"Salam kenal Lea perkenalkan nama ibu mentari, wali kelasmu silahkan duduk kembali" Lea mengangguk pelan berjalan ke tempatnya semula.
......................
"baiklah semua silahkan buka buku kejuruan kalian hal 40" semua langsung mengambil buku lalu mencari hal 40.
"Lea kau berdua dengan teman sebangkumu yah" Lea mengangguk pelan melihat buku teman sebangkunya.
"nama Lo Lea kah, gue Gracia panggilan saja gue gra atau cia saja" Lea mengangguk Pelang mendengarnya.
tidak terasa bel berbunyi semua murid langsung keluar dari kelas menuju ke kantin karena kantin cepat penuh.
"Lea kita ke kantin Yo" tarik Gracia diikuti oleh dua orang lain di belakang mereka berdua.
"kalian berdua cari bangku gue dan Kanya akan memesan makanan" mereka berdua mengangguk pelan.
"bakso jus jeruk/ sama saja semua" ucap mereka berdua kompak.
"ok, bakso jus jeruk kan, ayo pergi pesan dan kalian pergi cari meja kosong awas saja kalo nggak dapet" ucap sambil menunjuk ke arah Lea dan cia lalu pergi dari sana.
Lea dan cia langsung mencari meja yang kosong hingga akhirnya Lea melihat meja kakaknya yang masih ada 5 yang kosong. Lea langsung menghampiri mereka semua, cia yang ingin mencegahnya tapi tidak berhasil jadi dia pasrah ikut di belakang Lea.
"kk sen" Sena yang mendengar suara adiknya langsung menoleh ke belakang.
"ada apa Lea" Sena tersenyum lembut menatap wajah adiknya yang baru datang bersama dengan orang lain.
"tadi, Sena tersenyum genteng banget manis lagi, nggak salah lagi gue jadiin dia crush gue"
"mimpi apa gue semalam bisa liat Sena tersenyum seperti itu"
"alamak ganteng banget suami gue"
"hmm, Lea boleh duduk di sini nggak soalnya semua sudah penuh boleh yah" ucap Lea sambil memasang wajah memelas nya.
"cantik banget tuh cewek, sudah kaya malaikat tak bersayap"
"yang ada itu bidadari tak bersayap mana ada malaikat tak bersayap dasar bego Lo"
"terserah gue lah, mulut mulut gue bukan mulut Lo jadi diam"
Sena yang tidak tahan melihat langsung berdiri mencubit pipi adiknya yang menurutnya sangat imut di matanya. cia menutup mulutnya terkejut melihat wajah memelas Lea saat ini, Alex dkk hanya diam menatap mereka berdua.
"gue nggak mimpi kan yah, kemarin saat Mira jenguk Samuel hanya mengeluarkan beberapa kata saja dan ini" ucap bara menatap mereka satu persatu.
plak
bintang memukul kepala bara dengan keras membuat merintih kesakitan sambil memegang kepalanya.
"apa-apa Lo mukul kepala gue, sakit tau nggak" kesal bara menatap tajam ke bintang.
"boleh banget Lea sini duduk di dekat Kaka saja, minggir Lo bara" bara langsung pindah ke bangku sebelah.
Lea dan cia langsung duduk di meja tersebut menunggu pesanan mereka berdua, tidak lama kemudian satu cowok dan dua pelayan kantin datang dengan membawa makanan.
"silahkan pesanan anda tuan-tuan" ucap sambil menaruh makanan di meja.
"memang cocok Lo jadi pelayan Dimas" ledek bara mengambil makanannya.
"Tiana, Kanya sini" panggil cia saat melihat kedua temannya yang pergi memesan makanan tadi.
mereka berdua langsung menghampiri mereka lalu duduk di bangku kosong, lalu menaruh makanan pesanan cia dan Lea di depan mereka berdua.
"nggak ada tempat lain apa" batin kedua kesal karena banyak murid yang melihat mereka berempat.
"beruntung banget mereka berempat bisa duduk dengan most wanted VHS"
"sialan beruntung banget tuh mubar bisa kenal dengan Sena"
"Mak gue mau juga duduk di dekat most wanted VHS"
dll
"makan yang banyak adek" Sena mengelus rambut Lea yang sedang makanan.
"juga" Sena mengangguk paham langsung memakan makanannya mereka semua makan dengan tenang.
"nama kalian berdua siapa" Dimas menatap mereka bertiga dengan wajah playboy.
"Nama gue Tiana Rosa Dixon dan dia Kanya Grazia Carter" ucap ana sambil memperkenalkan Kanya Kepada mereka semua.
"kalo gue Gracia Aurora Silva" mereka semua langsung mengangguk Pelan lalu lanjut makan yang sempat tertunda akibat berkenalan.
selesai makan mereka langsung pergi dari sana Lea dkk pergi ke kelas sedangkan Alex dkk pergi ke rooftop.
Di kelas
"Lea Lo kok bisa berteman dengan Alex dkk sih?" tanya Kanya yang sangat penasaran apalagi perlakuan Sena tadi di kantin.
Lea bingung mau bilang apa langsung mengambil kertas dan pulpen yang ada di tasnya lalu menulis sesuatu setelah itu memberikan kepada mereka bertiga.
...'Sena kk gue jadi wajar kalo gue kenal dengannya walaupun sedikit canggung karena kami baru saja bertemu kembali setelah 16 tahun gue di culik oleh musuh keluarga gue'...
Tiana Kanya dan Gracia yang membacanya langsung mengangguk mengerti.
"gue nggak nyangka kalo Lo itu adek yah Sena bunglon itu" ucap Kanya yang masih nggak habis pikir.
Lea yang mendengar Kanya memanggil Sena bunglon langsung mengerutkan keningnya bingung menatap mereka bertiga.
"kak Lo itu di panggil bunglon karena sifat yang berubah-ubah nggak menentu layaknya bunglon yang selalu berubah warna" jelas Gracia yang mengerti tatapan Lea.
tidak lama kemudian guru datang Kanya dan Tiana langsung kembali ke tempat duduk.
skip pulang.
Lea sampai di halaman mansion langsung turun dari mobil lalu masuk ke dalam mansion di sambut oleh bunda.
"nak kesayangan bunda sudah pulang ayo masuk langsung ke kamar yah lalu mandi ganti baju, cepat kau bau tau" Lea mengerucutkan bibirnya kesal mendengarnya.
"ayah dan kakek belum pulang yah bunda" bunda mengangguk menjawab pertanyaan Lea.
"ayah dan kakekmu sedang rapat tahunan hari ini mungkin malam mereka pulang, sana naik ke kamarmu" Lea mengangguk pelan pergi dari sana.
di kamar Lea langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi selesai itu Lea langsung memakai memakai dress biru di campur hitam. Lea keluar dari kamar lalu turun ke lantai satu menemui bundanya yang sedang di ruang keluarga.
"wah, anak bunda sudah cantik ayo sini duduk dekat bunda" Lea mengangguk Pelan lalu duduk di samping bundanya.
mereka berbincang-bincang dengan hal-hal sekolah dll tak terasa matahari hampir tenggelam Lea dan bunda langsung ke dapur menyiapkan makan malam. selesai menyiapkan makan malam Lea dan bunda langsung menyusunnya di meja makan.
"wah, sepertinya makannya enak nih" ucap Ayah yang baru datang bersama dengan kakek.
"ayah dan kakek pergi mandi dan ganti pakaian dulu baru bisa makan" ucap Lea dianggupi oleh mereka berdua.
mereka berdua langsung masuk ke lift untuk lantai tiga, sesampainya mereka berdua ke lantai tiga langsung pergi ke kamar masing-masing.
"Bun kenapa kk belom pulang juga yah " ucap Lea menatap wajah bunda dengan penasaran.
"Sena mungkin ada di markasnya" Lea mengangguk tidak mengeluarkan suara lagi.
"Icha misi gue yang Minggu lalu sudah selesai kan mana hadiahnya" ucap Lea dari dalam hati.
"sabar nona ini juga saya baru akan memprosesnya" ucap lcha.
Status
...Nama: Lea Miranda Atmajaya...
...Umur: 17...
...Peran: figuran...
...Kecantikan: 51%...
...Keimutan: 43%...
...Daya tarik 54%...
...Kesehatan: 60%...
...Kepintaran: 92%...
...Kelicikan: 99%...
...Keahlian: multitalenta, membaca pikiran...
...Poin: 15.000...
...Hadiah...
...- pengharum tubuh mint permanen...
...- pengharum rambut aroma vanilla permanen...
...- mobil dan motor sport keluar baru....
...-Kalung pemberian orang tua pemilik tubuh...
...- sebuah mansion di tengah hutan...
status tutup
sebuah kalung emas dengan permata biru muncul di leher milik Lea yang membuatnya terpukau dengan kecantikan kalung tersebut.
"Icha ini kalung pemilik tubuh ini bagus banget gue suka, makasih Icha" ucap Lea senang.
"sama-sama Lea ini semua karena anda menyelesaikan misi Anda dengan sempurna" ucap Icha.
"loh, sayang kepada kamu bengong sih" ucap bunda membuat Lea tersentak kaget.
"bunda membuatku kaget saja" Lea mengangkat kedua tangan lalu melipatnya sambil memalingkan wajahnya ke samping.
tidak lama kemudian 1 pria dewasa dan 1 pria tua datang secara beriringan menghampiri meja makan.
"hahaha cucu kakek kenapa" tawa kakek Lalu bertanya kepada Lea sedang cemberut.
"tau tuh Bun bikin Lea kaget untung Lea nggak punya riwayat jantung" ucap Lea yang masih terlihat cemberut.
"sudah-sudah tidak usah cemberut lagi nanti cantiknya ilang lagi" ucap Ayah duduk di kursinya begitu juga dengan kakek.
makan malam pun di mulai dengan kakek yang terlebih dulu memakan makanannya lalu diikuti oleh yang lain.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
☠zephir atrophos☠
senjata belati ama pistolnya mana?
2023-11-22
0