jam 5 Subuh Lea terbangun langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi, selesai mandi Lea langsung memakai pakaian yang tadi malam diberikan oleh orang tuanya. Lea turun ke dapur disana ada bunda yang menyiapkan makanan.
"bun Lea izin pulang ke apartemen mengambil seragam sekolah dan baju Lea yang ada disana" Nesya yang mendengar tersebut langsung menoleh ke arah Lea.
"tidak usah sayang, tadi malam ayahmu menyuruh orang-orangnya membeli seragam baru dan juga pakai baru untukmu, mungkin sekarang sudah ada di lemari" Lea mengangguk pergi ke kamar.
sesampainya di kamar Lea langsung membuka lemari kamar dan benar saja di lemari penuh dengan pakaian. Lea membuka lemari yang di sebelahnya disana sudah ada seragam VHS dengan lambang KTIJ.
Lea langsung bersiap-siap memakai seragam milikinya, selesai memakai seragam Lea langsung keluar dari keluar dari kamar. Lea berpapasan dengan Sena langsung merentangkan kedua tangannya untuk di gendong.
"dek, Kaka mau di gendong yah" Lea mengangguk pelan, Sena langsung mengangkat tubuh Lea ala Kuala masuk ke lift.
Sena keluar dari lift dengan mengendong Lea berjalan ke ruang makan yang membuat kedua orang tuanya khawatir melihatnya begitu juga dengan kakek Geri.
"anak bunda kepada?" cemasnya menghampiri kedua anaknya.
"adek nggak apa-apa Bun, entah mengapa Lea malas jalan" Nesya mengangguk pelan, Ares langsung mengambil Lea dari gendong Sena.
"apa seperti ini yah rasanya punya keluarga, gue senang tidak seperti dulu punya keluarga tapi sepeti tidak punya keluarga" batin Lea senang.
"Lea misi mu untuk masuk ke VHS akan berhasil dan mendapatkan hadiah itu" ucap Icha senang.
"bunda kucingku Icha kelupaan di apartemenku, duh bagaimana ini pasti di kelaparan sekarang his his" air mata buaya Lea keluar yang membuat mereka semua khawatir.
"Lea tenang saja nanti kakek akan menyuruh seseorang mengambilnya di apartemenmu" Lea yang mendengar tersebut langsung menghentikan tangis buaya nya.
"benarkah kalo begitu tolong yah kek soalnya Icha teman Lea kalo terjadi sesuatu pada aku pasti akan sedih" kakek Geni yang mendengar hanya mengangguk.
"sudah kita makan, nanti kalian terlambat lagi dan Lea ini kunci mobilmu" ucap Ares memberikan kunci mobil Lea.
Lea mengambilnya kuncinya dari ayahnya lalu mengambil makanan yang ada di depan mulai memakannya dengan lahap.
selesai makan mereka langsung berpamitan pergi sekolah, Lea mengunakan mobilnya sedangkan Sena motor sportnya.
skip.
mobil Lea berhenti di parkiran membuat semua murid heboh karena mobil yang di gunakan oleh Lea hanya ada empat dunia.
"semoga cecan, bosen gue setiap ada mubar pasti cogan"
"gue tebak itu cogan, pasti cogan supaya koleksi cogan di sekolah ini bertambah"
"cogan Mulu di pikir Lo itu, nggak ada yang Laen kek cecan itu gitu"
"nggak ada"
Lea turun dari mobil dengan langkah lambat membuat murid-murid yang penasaran langsung kaget dengan kecantikan Lea.
"loh ko ada Bidadari yang sekolah kita"
"wow, bermohon gue terkabul cok"
"ini ma Queen VHS ni, dari lambangnya dari jurusan KTIJ"
dll
Lea berjalan ke arah parkir motor di sana ada kakaknya dan teman-teman yang seperti menunggu seseorang.
"mubar itu berani menghampiri most wanted di sekolah kita"
"mau caper tu mubar"
"seperti mubar itu akan malu di hari pertamanya kasih sekali nasib mubar"
"kaka antar aku ke kantor kepala sekolah dong" Lea memegang tangan Sena sambil Mengayunkan tangannya. Sena tersenyum mengelus rambut Lea lalu menariknya pergi dari sana para murid yang melihat membuka mulutnya lebar-lebar karena tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"seperti gue kenal dengan wajahnya tapi siapa" ucap bintang sambil berpikir setelah mengingatnya bintang langsung menjentikkan jari.
"gue ingat dia Mira" teriak Dimas mendahului bintang yang akan membuka suara.
"sialan Lo Sena" gumam Samuel menyusul mereka berdua di ikuti oleh yang lain.
"Woi sialan Lo pada, bukannya tungguin gue datang dulu disini Mala pergi dulu, dasar nggak setia kawan Lo pada" teriak bara langsung turun dari motornya mengikuti Alex dkk.
Lea dan Sena sampai di kantor kepala sekolah langsung mengetuk-ngetuk pintu setelah mendapat izin mereka berdua masuk.
"permisi pak saya mengantar adek saya kesini, untuk mengetahui dimana kelasnya" kepala sekolah mengangguk.
"Lea Miranda Atmajaya kelasmu X KTIJ 1" Sena mengangguk berterimakasih kepada kepala sekolah lalu pergi mengantar Lea ke kelasnya.
"kak, kelas dan jurusan kk apa?, Lea mau tahu" tanya Lea dengan memasang muka yang penasaran.
"XII Pbk 1 (bisnis pemasaran keuangan) kelas Kaka ada di lantai tiga" Lea mengangguk mendengarnya mereka berdua masuk ke lift.
mereka keluar dari lift di kejutkan dengan Alex dkk yang berdiri di depan lift dengan tatapan yang tajam bak ingin memakan seseorang.
"punya hubungan apa Lo dengan Mira" selidik Dimas menatap intens mereka berdua.
"gue pernah bilang kan dulu kalau gue punya adek yang diculik oleh musuh, dan Mira itu Adek gue yang baru ditemukan kemarin oleh bokap gue, nggak sengaja bertemu Mira dan meminta sehelai rambutnya dengan cara berbohong" jelas Sena membuat mereka mengangguk.
"minggir lo pada gue mau antar adek gue ke kelasnya" mereka semua langsung minggir memberi jalan ke Sena dan Lea.
"hahah" tidak sadar tertawa pelan saat melihat teman-teman kakaknya yang sangat lucu Menurutnya. Lea yang tersadar dengan ap yang di lakukan langsung mengubah wajah dingin.
"kapan terakhir gue tertawa seperti ini" batin Lea sambil mengingat kapan terakhir di tertawa seperti tadi.
sesampainya mereka di kelas Sena langsung mengelus rambut Lea lalu mencium pipinya lembut.
"Lea yang rajin belajarnya jangan bolos oke" Lea mengangguk langsung membentuk tangan bundar seperti o dengan ketiga jari yang lurus 👌.
"anak baik sana masuk" Sena sedikit mendorong Lea masuk kedalam lalu pergi dari sana mencari teman-temannya.
Lea masuk langsung mengubah raut wajah dingin dan datar saat Sena pergi dari sana dengan tatapan tajam menatap mereka semua yang ada di dalam.
"bukankah itu anak yang tadi di parkiran, tapi ko mukanya datar benar dah kaya tembok berjalan"
"tembok-tembok cecan tuh namanya, tatapannya itu kaya mau makan orang saja"
dll
Lea hanya diam berjalan ke bangku kosong dekat jendela, Lea duduk mengambil engset lalu memasang di telinganya.
triiiing
bel berbunyi semua murid langsung duduk di tempat masing-masing tidak lama guru masuk kedalam sambil tersenyum ramah.
"nah, saya dengar kalo di sini ada murid baru, silahkan naik kesini memperkenalkan dirimu ke teman-temanmu" Lea berdiri berjalan ke depan dengan tajam.
"Lea negara c"
kerik..........
semua murid terdiam mendengar perkenalan yang sangat singkat dari Lea.
"dingin banget sih tuh cewek, tapi nggak apa-apa sih yang penting dia cantik"
"gue dapat anak wali dingin lagi, kapan gue pada yang sedikit normal" guru tersebut hanya menghela nafas pasrah.
"di kelas bertambah lagi manusia tembok"
"Salken Lea perkenalkan nama ibu mentari, wali kelasmu silahkan duduk kembali" Lea mengangguk pelan berjalan ke tempatnya semula.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Koala Thor😅
2024-11-12
0
tia
iya
2023-11-27
0
Reka Cantika
Thor jangan gtu lh buat ny salken jangan di singkatin gk enak bacanya. cerita ny bagus lo
2023-11-25
0