~ Masa Lalu Rafael ~

...●○●○●...

..." Aku nggak tau seburuk apa masalalumu, aku juga nggak tau ceritamu dimasalalu seperti apa.. yang pasti aku nggak bakal membiarkanmu hancur seperti ini sendirian "...

...~ Alana Ketlovy ~...

...●○●○●...

Di SMA Cempaka

"Yang benar aja, ini beneran Rafael sama temannya kemarin pacaran?" Batin Vania kaget setelah melihat postingan instagram Rafael.

Vania yang tadinya berdiri, memilih duduk.

"Ini cewek namanya siapa sih? Penasaran gua" Ucap Vania penasaran.

Vania pun melihat instagram yang di tag Rafael.

"Oh jadi namanya Alana, Alana Ketlovy. Nama yang bagus" Ucap Vania lalu ngestalking instagram Alana.

"Jadi sekarang Rafael sekolah di SMA Antariksa" Ucapnya lagi setelah mendapat informasi baru.

Di SMA Antariksa

"Guys sore nanti temanin gua ke toko buku yuk!" Ucap Alana kepada kedua sahabatnya.

"Mau ngapain Lan ke toko buku?" Tanya Clarissa sedikit lola.

"Beli baju" Balas Keisha menyela.

"Oh beli baju" Ucap Clarissa saking polosnya.

"G*blok bangat sih lo Cla, dimana-mana orang kalo ke toko buka ya beli buku" Ucap Keisha yang kesal sendiri.

Clarissa hanya manggut-manggut.

"Gimana mau nggak?" Tanya Alana lagi meminta jawaban.

"Sorry Lan, gua nanti pulangnya sore. Ada rapat OSIS soalnya" Ucap Keisha tidak bisa.

"Kalo lo Cla" Tanya Alana lagi.

"Gua liat ntar ya Lan, gua juga nggak ingat nanti bakal ada acara atau nggak" Jawab Clarissa dengan ke telmiannya.

"Lo nggak usah berekspektasi sama nih anak, acara aja dia lupa, gimana mau nemanin lo" Ucap Keisha yang terus-terusan di buat kesal oleh Clarissa.

"Yaudah deh" Balas Alana singkat.

Di Toko Buku

Alana jadi pergi ke toko buku. Alana pergi sendirian soalnya Clarissa ada janji nemanin mamanya belanja di mall.

Alana memilih beberapa buku yang mau di beli.

"Wah ada novel baru, beli ah" Gumam Alana lalu mengulurkan tangannya ke novel.

Di saat tangan Alana hampir sampai, novel tadi sudah dulu diambil oleh seorang cewek seumuran Alana.

Mereka pun saling melihat.

"Alana kan?" Tanya cewek tadi.

"Kok tau nama gua?" Tanya Alana bingung.

"Kan kita pernah ketemu di tempat olimpiade kemarin" Jelas Vania.

"Oh iya, gua ingat. Nama lo siapa ya gua nggak tau" Ucap Alana setelah berhasil mengingat.

"Vania" Ucao Vania sambil mengulurkan tangan buat berkenalan.

"Alana" Balas Alana sambil tersenyum.

"Lo mau novel yang ini? Ambil aja" Ucap Vania memberikan novelnya.

"Nggak papa, buat lo aja" Tolak Alana.

"Buat lo aja" Ucap Vania kembali.

"Benaran nih" Tanya Alana yang dijawab anggukan oleh Vania.

"Oh iya, ke cafe seberang yuk, ada yang mau gua bicarain sama lo" Ajak Vania yang di setujui Alana.

Di BM Cafe

"Lan, gua boleh nanya sesuatu?" Tanya Vania.

"Mau nanya apa?" Balas Alana balik nanya.

"Lo sama Rafael pacaran udah berapa lama?" Tanya Vania to the point.

Alana sedikit kaget dengan pertanyaan Vania barusan. Tapi Alana tetap berusaha kelihatan santai.

"Belum lama ini juga" Jawab Alana santai.

"Lo tau masa lalu Rafael kayak gimana?" Tanya Vania penasaran.

"Nggak, gua nggak pernah nanyain masa lalunya kayak gimana" Jawab Alana lagi ngasal.

"Lan, sebelumnya gua minta maaf ya" Ucap Vania yang membuat Alana kembali bingung.

"Maaf buat?" Tanya Alana.

"Sebenarnya gua mantannya Rafael, bukan mantan sih sebenarnya. Gua nggak tau aja kenapa Rafael pindah sekolah" Jelas Vania yang hanya di respon anggukan kecil oleh Alana.

"Lo nggak marah kan Lan?" Tanya Vania lagi.

"Buat apa gua marah?" Tanya Alana balik yang di luar nalar Vania.

"Ya, buat yang gua jelasin barusan" Ucap Vania yang mulai kesal bicara sama Alana.

...●○●○●...

Keesokan harinya, Alana ngajak Rafael ketemu di sebuah taman.

"Ada apa Lan, lo ngajak gua ketemuan?" Tanya Rafael langsung kepada Alana.

"Gua langsung to the point ya, kita akhiri ya pura-pura pacarannya. Kemarin gua ketemu Vania di toko buku" Jelas Alana langsung.

"Vania bilang apa sama lo?" Tanya Rafael penasaran.

"Nggak ada, gua nggak mau aja terlibat dalam masalah kalian" Ucap Alana lebih tegas.

"Lan, gua kasih tau ya. Vania itu-" Ucapan Rafael belum selesai, tapi langsung di potong oleh Alana.

"Mantan lo kan?" Ucap Alana.

"Lo benar, Vania mantan gua. Makanya gua nggak mau Vania deket-deket gua lagi" Ucap Rafael langsung ke intinya.

"Gua nggak tau masalah kalian di masa lalu seperti apa, gua maunya lo sendiri yang selesaiin masalah lo sama Vania" Ucap Alana mengutarakan isi hatinya.

"Oke, gua bakal nyelesain masalah gua sama Vania. Tapi Lan, buat sekarang ini lo mau ya bantu jadi pacar pura-pura gua depan Vania. Gua janji kalo masalahnya kelar, lo nggak perlu jadi pacar pura-pura gua lagi" Ucap Rafael memohon bantuan Alana.

Alana kelihatan sedikit mempertimbangkan.

"Yaudah" Jawab Alana singkat.

Skip Alana pulang diantar Rafael.

Sesampai di depan gerbang, Alana langsung turun dan membuka helm yang di kenakannya.

"Pulang dulu ya tan" Teriak seseorang di balik gerbang.

Alana dan Rafael pun menoleh ke arah sumber suara.

"Liam ngapain disini?" Tanya Rafael kepada Alana.

"Biasa, bantuin mama bikin kue" Jawab Alana yang membuat Rafael tertawa.

"Bikin kue?" Tanya Rafael tak percaya.

"Iya, Liam hobi coba resep baru bareng mama" Jelas Alana lagi.

"Oh gitu, yaudah gua balik ya" Pamit Rafael yang di balas senyum sama Alana.

Tak lama motor Rafael meninggalkan Alana, Liam pun datang.

"Baru balik Lan?" Tanya Liam yang di jawab anggukan oleh Alana.

"Lo mau balik juga" Tanya Alana kepada Liam.

"Iya nih" Jawab Liam.

...●○●○●...

Jangan lupa like and comment..

Follow juga ig @_irshghsti

Babayy👋👋

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!