~ Tahun Ajaran Baru ~

...●○●○●...

..." Hidupmu terlalu sempurna dan kamu terlalu beruntung.. sehingga kamu tidak perlu lagi orang lain untuk melengkapi hari-harimu "...

...~ Liam Adijaya ~...

...●○●○●...

Di Lapangan Sekolah

Pagi ini cuaca sangat cerah dan mendukung sekali pelaksanaan upacara bendera di SMA Trisakti.

"Duh, lama bangat sih itu tepung bondan ngasih amanat" Keisha (sahabat Alana) sibuk mengeluh dari tadi perkara amanat yang sudah dari 20 menit yang lalu belum kelar juga.

Tepung bondan adalah panggilan spesial dari Keisha kepada bapak kepala sekolahnya yang bernama Bondan.

"Iya nih gua juga udah lapar tau dari tadi" Tambah Clarissa (sahabat Alana juga) sambil memegangi perutnya.

"Ini orang kalo mau bikin kue nggak usah ngajak-ngajak, dah tau panas juga" Keisha dari tadi tak henti-hentinya mengeluh karna emang benar cuaca yang cerah ini terasa panas sekali ketika berdiri di bawahnya yang sudah sampai setengah jam.

Alana hanya bisa menghela nafas melihat betapa tersiksa batinnya kedua sahabatnya ini setiap upacara.

Setelah upacara selesai, semua siswa langsung berjalan meninggalkan lapangan. Tak terkecuali Alana dan kawan-kawan.

"Kantin yuk, dah mau mati nih gua rasanya" Ajak Clarissa kepada Alana dan Keisha.

"Lebay amat lu, pake acara mati segala" Balas Keisha menyela ajakan Clarissa.

"Lo nggak tau aja gw tadi telat bangun, makanya ga sempat sarapan dulu. Untung aja nggak pingsan" Lagi-lagi Clarissa membuat Keisha tak henti untuk mengejeknya.

"Kalo lo pingsan kan ada ayang Bayu yang bakal ngangkat lo ke UKS" Tambah Keisha sambil tertawa puas setelah mengejek Clarissa.

"Idih amit-amit banget gua diangkat Bayu, nanti ayang Liam mikir gua cewek apaan" Balas Clarissa tak terima.

"Emang Liam peduli, nggak bakal" Ujar Keisha lagi.

"Udah ah, kalian berdua dari tadi ribut mulu. Baru ketemu udah kayak Tom and Jerry aja" Ucap Alana menghentikan perdebatan kedua sahabatnya.

"Katanya mau ke kantin, yuk!" Ajak Alana yang diikuti keduanya.

Setelah dari kantin, mereka memutuskan buat langsung ke kelas.

"Lan, di panggil tuh ke ruang guru" Ucap salah seorang siswi sekelas Alana ketika Alana baru sampai di ambang pintu.

"Ngapain?" Tanya Alana penasaran.

"Nggak tau tuh, gua cuman diminta nyampain aja" Jawab siswi tadi lalu masuk ke dalam kelas.

"Mau kita temanin nggak?" Tawar Keisha kepada Alana.

"Nggak usah, kalian duluan aja ke kelas, nanti gua nyusul" Jawab Alana menolak tawaran Keisha.

"Yaudah deh" Balas Keisha lalu masuk kelas diikuti Clarissa.

Di Ruang Guru

Tok.. tok.. tok..

Alana mengetuk pintu ruang guru.

"Silahkan masuk" Ucap salah seorang guru dari dalam.

Alana pun masuk, di dalam terdapat Bu Sarah selaku guru Biologi dan Pak Bondan.

"Kata Ara saya di suruh kesini, ada apa buk?" Tanya Alana langsung.

"Jadi gini, bulan depan kan udah dilaksanakannya tuh olimpiade Sains tingkat nasional, jadi ibu mau kamu yang mewakili sekolah kita" Ucap Bu Sarah menjelaskan.

Alana mengangguk kecil pertanda setuju.

"Cuman olimpiade Sains aja buk?" Tanya Alana lagi.

"Bakal ada olimpiade matematika juga, ini nih yang belum ketemu dari siswa kita. Nantilah ibu cari" Jawab Bu Sarah yang di angguki Alana.

Jam istirahat pun datang, siswa kelas XI IPA 3 langsung berhambur ke luar dengan tujuan paling banyak ke kantin.

"Lan, kantin bareng yok!" Ajak Liam kepada Alana.

"Nggak deh Liam, gua masih kenyang. Tadi juga udah ke kantin bareng mereka" Tolak Alana sambil menunjuk Keisha sama Clarissa.

"Oh gitu, yaudah gua kantin dulu ya" Pamit Liam yang di beri senyuman tipis oleh Alana.

Waktu pun berlalu cepat, tibalah sekarang bel pulang sekolah berbunyi.

"Guys gua rapat OSIS sekarang, kalian duluan aja baliknya" Ucap Keisha kepada Alana dan Clarissa.

"Yaudah deh kami duluan ya" Balas Alana.

Ketika baru sampai parkiran, Liam kembali menghampiri Alana.

"Lan, pulang bareng yuk!" Ajak Liam lagi dan lagi.

"Duh, gimana ya bilangnya. Barusan bokap telpon katanya mau pulang bareng. Kalo lo pulang bareng Clarissa aja gimana. Soalnya Keisha juga lagi rapat OSIS" Tolak Alana sambil menawarkan Liam pulang bareng Clarissa.

Clarissa yang sedikit telmi hanya memilih menyimak.

"Gimana Liam, nggak papa kan Clarissa pulang bareng lo?" Tanya Alana lagi karena belum di jawab oleh Liam.

"Yaudah deh Lan, yuk Clarissa pulang bareng gua" Meskipun tampak sedikit kekecewaan di wajah Liam, dia tetap setuju pulang bareng Clarissa.

Setelah motor Liam meninggalkan pekarangan sekolah, Alana masih memperhatikan kepergian mereka.

"Sebenarnya bokap nggak ada telpon gua, ini biar Liam sama Clarissa tambah dekat" Gumam Alana sambil sedikit tersenyum.

Di Kediaman Keluarga Adijaya

Seorang Liam Adijaya sekarang sedang rebahan dengan tangan telentang di kasur king sizenya sambil mata menghadap ke langit-langit kamar.

"Udah satu tahun lo Al gua ngecrushin lo. Lo kenapa ga pernah peka sih?" Ucap Liam dengan wajahnya yang sedikit sedih.

"Gua ngiranya di tahun ajaran baru ini lo bakal buka hati lo buat gua, nyatanya lo sama aja kayak kemarin" Tambah Liam lagi berlalu mengambil guling di sebelahnya sambil di peluk.

Di Kediaman Keluarga Ketlovly

Alana berjalan menuju ruang santai sambil membawa satu toples camilan yang berisikan biskuit-biskuit.

...●○●○●...

💬 Sahabat Jomblo 💬

Clarissa : @Alana thanks ya tadi udah minta Liam buat pulang bareng gua

^^^^^^Alana : Biasa aja kali^^^^^^

Keisha : Widih, lo gercep juga Cla

Ga nyangka gua Liam mau juga pulang bareng lo😂

Clarissa : @Keisha sewot amat sih mbak😒

...●○●○●...

Begitulah sekiranya isi grup chat Alana bareng sahabatnya.

"Senang banget kayaknya lo Cla, gua do'a in Liam suka balik sama lo" Gumam Alana.

"Ya ampun Lan, kamu disini. Mama cariin lo dari tadi" Seorang wanita berumuran 40 tahun datang dari arah belakang Alana.

Mama Alana menghampiri Alana.

"Emang mau ngapain mom cari Alana?" Tanya Alana penasaran.

"Mama mau masak makan malam, kamu mau mama masakin apa?" Tanya Elmira yang di kasih senyum manis oleh Alana.

"Apa aja deh mom, asal mama yang masak Alana pasti suka" Jawab Alana yang membuat Elmira senang karena Alana selalu memuji masakannya.

"Yakin nih ga mau request?" Tanya Elmira memastikan.

"Yakin, oh ya Alana bantu juga ya?" Tawar Alana yang di beri anggukan oleh Elmira.

Elmira dan Alana pun bergegas ke dapur dan memasak. Alana tertawa lepas ketika masak bareng mamanya. Sesekali dia juga ngusilin mamanya.

...●○●○●...

Makasih buat yang udah mau lanjut baca cerita ini..

Bab berikutnya mau di lanjut ga nih?

Seperti biasa kalo ada kesalahan dalam penulisan atau typo bilang ya guys di kolom komen, agar aku bisa koreksi dan ningkatin lagi penulisannya..

Kalo suka jangan lupa like and comment..

Follow juga ig @_irshghsti

Terpopuler

Comments

lalalicious

lalalicious

Hai thor salam kenal ya👋 "My Favoite Wife" sudah mampir nih, jangan lupa mampir baca juga ya thor🤗

2023-05-31

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!