Daniella Rosalie meremas ujung gaunnya untuk ia bisa menenangkan dirinya dari emosi yang di sebabkan oleh cemoohan para artis lain dan juga para netizen di medsos.
"Lihatlah Adrian telah datang ke acara ini juga." kata para artis itu segera menengok ke samping untuk melihat pria tampan itu berjalan dari pintu masuk ke tempat duduk di kursi bagian para aktor papan atas dan barisannya adalah nomor satu.
"Gunawan lakukan sesuatu untuk menghentikan berita ini yang akan merugikan produksi film kita semua." bisik Adrian kepada asistennya.
"Adrian,ada cara untuk mengatasinya yaitu kamu harus mengganti aktris utama di film ini dengan aktris lain seperti Thalia atau Cecilia." kata para aktor yang terlibat di film tersebut kepada Adrian yang menengok ke belakang untuk melihat gadis landak yang selalu tersenyum bahagia namun ia tahu bagaimana hati gadis itu sedang terluka.
"Aku takkan pernah menggantinya dengan orang lain." kata Adrian tegas.
"Adrian,Aku akan mendukungmu dibelakangmu dengan sepenuh hatiku." kata Fabian dari kursi belakangnya dengan semangat.
Adrian berdiri ketika namanya dipanggil untuk menaiki podium namun ia lebih dahulu datangi Daniella Rosalie dan menjemput gadis itu dari kursi belakang barisan para aktris sampai setiap orang disana tercengang melihatnya.
"Daniella,kau adalah pasangan film ini sampai kapanpun dan Aku minta kamu jangan pernah menyerah atas impianmu menjadi seorang yang pantas untuk menjadi seorang Diva nomor satu di dunia entertainment." kata Adrian dengan raut wajahnya yang tegas meraih jemari Daniella.
Daniella terperangah melihat kesungguhan hati pemuda tampan itu sehingga ia meneteskan air mata tanpa sadar dan Ia menganggukkan kepala sebelum membalas genggaman tangan Adrian.
"Daniella, bangun sudah siang..!" suara teriakan dari depannya mengagetkan gadis itu sampai terguling di lantai.
Daniella terbelalak melihat cahaya matahari dari jendela kamarnya dan wajah Stephanie yang menunduk kepadanya terlihat kesal karena gadis itu harus membangunkannya cukup lama sekali.
"Eh, maaf, Stephanie.Aku semalam tak bisa tidur dengan nyenyak dan Aku baru bisa tidur pagi ini yaitu pada pukul enam pagi." kata Daniella nada memelas kepada Stephanie.
"Ah,baiklah.Aku akan memaafkan kamu jika kau cepat merapikan dirimu dan kita harus segera berangkat ke lokasi syuting." kata Stephanie di depannya.
"Eh, ya. Hari ini adalah syuting perdananya." kata Daniella melompat ke kamar mandi dengan satu lompatan kedua kaki panjangnya saja.
Stephanie menggelengkan kepalanya sebelum ia pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan pagi untuk mereka berdua sebelum berangkat ke lokasi syuting.Gadis cantik ini mengambil hpnya di meja ruang tamu lalu melihat pesan WA untuk aktrisnya dari salah seorang kru film tersebut.
"Stephanie,tolong kamu siapkan aktris cantikmu dengan sebaik-baiknya ya karena hari ini ada Adrian tampil." tulis pesan WA dari kru film untuk Stephanie.
"Oke, kawan."balas Stephanie di WA.
Daniella sudah rapi dan wangi juga duduk di sofa ruang tamu sambil mengunyah roti sarapan pagi dan menatap ke arah Stephanie dengan tatapan mata bertanya.
" Kru film mu, dia bilang kau harus bisa tampil ok di film ini karena dia akan datang."jawab gadis berkuncir ekor kuda dengan kedipan matanya ke arah Daniella.
"Oh,pasti dong."kata Daniella dengan sinar mata bersinar-bersinar usai mendapatkan informasi tersebut dari sahabatnya.
"Kau gembira sekali usai dengar dia akan datang hari ini?" goda Stephanie sambil mengambil tas keperluan syuting di lantai.
"Hhhh.. "
Daniella malu sendiri mendengar godaan teman dekatnya dan ia memegang kedua pipinya yang merah seperti sepasang tomat ceri sebelum ia mengikuti Stephanie keluar dari rumahnya.
Di lokasi syuting, Adrian benar-benar datang ke lokasi syuting dan ketika Daniella tiba di sana.Ia segera menghampiri aktris cantik itu lalu tangan kanannya menjabat tangan Daniella yang lembut seraya tersenyum ramah.
"Hai,semoga kita bisa bekerjasama dengan baik ya? " sapa Adrian melepaskan tangannya dari tangan Daniella.
"Hai, ya." jawab Daniella sopan.
"Baiklah, Aku ganti baju dulu ya di ruang kostum di sana." kata Adrian yang segera berlari ke arah ruang kostum khusus untuk para aktor film ini.
"Dia semakin menggoda ya?" bisik Stephanie di samping Daniella yang mencubit paha temannya dengan gemas sebelum berjalan ke arah ruang kostum khusus untuk para artis film ini juga.
Daniella di rias secantik mungkin oleh para staf khusus penata rias setelah dipakaikan kostum yang membuatnya begitu cantik dan seksi tapi elegan dan agung sehingga para artis lainnya di ruang kostum mendadak muram durja.
"Dan, ayo sudah tiba giliranmu untuk tampil di depan kamera." kata kru film dari pintu masuk ke ruang kostum khusus untuk para artis.
"Ya, teman terimakasih banyak." jawab Daniella segera berjalan dengan mengikuti langkah kru film ke tempat Adrian sudah menunggu di lantai kaca dari jembatan kaca gurun Nevada di lokasi syuting mereka saat ini.
Adrian terpana melihat gadis itu berjalan menuju ke arahnya dan ia cepat mengambil payung dari tangan asistennya untuk melindungi gadis itu dari panas, angin kencang dan pasir. Dan, sikap Adrian ini masuk berita di internet dari paparazi yang lihai mencari informasi mengenai keduanya di lokasi syuting meskipun lokasi syuting begitu ketat penjaganya alias tertutup untuk umum.
"Kalian berdua harus siap ya saat Aku berteriak ' Action' dan kalian harus bisa memberikan yang terbaik untuk kami." kata sutradara film tersebut kepada mereka berdua dari belakang kamera.
"Oke, Bos." jawab Adrian sopan.
"Ya,Aku sudah siap." jawab Daniella ramah.
Adrian berjalan dengan langkah tegap menuju ke tengah-tengah jembatan kaca dengan pistol di saku pakaiannya dan tatapannya begitu luar biasa tajam bagaikan sepasang pedang tajam.
"Kevin..! " seru seorang gadis cantik yang terikat pada tiang-tiang di atas jembatan kaca itu.
Adrian melompat dengan gerakan indah sekali ke arah gadis itu dan berhasil melepaskan gadis itu dari ikatannya lalu gadis itu jatuh ke pelukan hangatnya dengan tepat waktu sebelum nyaris terjungkal ke jurang belakang jembatan kaca.
"Selene.." panggil Adrian yang berperan sebagai Kevin dengan senyuman lembut kepada Daniella sebagai Selene.
"Terimakasih untuk pertolonganmu untukku." kata Daniella dengan suaranya yang merdu pada Adrian.
"Sama-sama, Selene. Mari kita segera pergi dari tempat ini sebelum para gangster itu datang dan melihat kita disini."kata Adrian meraih pinggang kecil Daniella lalu mereka berjalan dengan amat cepat menuju ke arah kru film dan terdengarlah suara teriakan dari sutradara.
" Cut! Bagus sekali..! "teriak sutradara film ini di belakang kamera dengan senyuman puas sekali melihat akting keduanya.
Bersambung!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments
🌿Leony Fernanda🔱🎻
lanjut seru nih
2023-05-20
2
Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻
semoga semakin sukses thor
2023-05-19
1