Bab 4.

Adrian tersenyum bahagia melihat hasil dari MV baru yang di bintangi olehnya dan Leticia untuk lagu terbaru dari teman lamanya yang bernama Ronaldo melalui youtube.

"Adrian, Aku takkan pernah mungkin bisa seperti dahulu jika kamu tak membantuku membuat MV baruku." kata Ronaldo menyalami tangan Adrian.

"Sama-sama kawan. Aku sangat senang sekali bisa membantumu."kata Adrian dengan ramah.

Di saat mereka berdua sedang memperhatikan Leticia berakting di depan kamera untuk proses pembuatan MV untuk lagu baru dari Ronaldo, HP di saku celana panjang milik Adrian berdering.

" 📱Hallo, ini siapa ya yang menghubungiku?" tanya Adrian tanpa melihat nomor HP seseorang yang menghubunginya itu.

"📱Aku." jawab suara ketus Daniella Rosalie di telinga Adrian.

Adrian kaget mendengar suara gadis sombong di hpnya sampai ia menjauhkan hpnya dengan jarak jauh dari telinganya dan Leticia menatap ke arahnya dengan kebingungan.

"📱Hai, bisakah kau bicara dengan sopan untuk telingaku tidak sakit mendengar suaramu?" pinta Adrian yang cepat pergi ke ruangan lain di dalam kafetaria sederhana itu untuk berbicara dengan Daniella Rosalie tanpa ada gangguan.

"📱Bisa, kalau kau mau memberitahuku satu hal yang tidak bisa ku mengerti darimu?" Daniella Rosalie begitu membingungkan kelakuannya itu bagi Adrian.

"📱Ya, apa yang ingin kamu tanyakan dariku?"

"📱Aku ingin tahu kenapa pihak manajemen artis kamu menghubungi pihak manajemen artis Aku dengan mengatakan bahwa kamu ingin Aku ikut serta dalam pembuatan film terbarumu, dan apa maksud mu dengan memfollow akun instagram Aku?" Daniella Rosalie tersenyum sendiri namun ia tetap menjaga imagenya di depan Stephanie.

"📱Oh, karena Aku ingin semua teman lama kita berkumpul bersama di film ini untuk menghibur para fans kita semua, dan alasanku memfollow akun instagram kamu adalah untuk berteman kembali denganmu."jawab Adrian dengan tulus.

" 📱Oh, begitukah? "tanya Daniella Rosalie yang terdengar gembira suaranya oleh telinga Adrian.

" 📱Ya, tak ada keinginan lain lagi dibenakku." jawab Adrian dengan nada cepat.

"📱Baiklah, kalau begitu nanti malam Aku akan mengunjungi apartemen kamu untuk membahas rapat bersama teman-teman kita." kata Daniella Rosalie tersenyum sendiri di depan Stephanie.

"📱Oke, Aku akan kirim alamat apartemen Aku padamu melalui WA.Nah, sekarang Aku ada urusan, jadi aku tak bisa lama untuk mengobrol denganmu." kata Adrian dengan nada sopan lalu menutup hpnya.

Ronaldo dan Leticia menghampirinya ketika ia sudah kembali bergabung dengan mereka diluar kafetaria sederhana itu untuk kembali bekerja sebagai aktor profesional.

*****

Di apartemen mewah yang ditempati oleh aktris fenomenal Daniella Rosalie sudah ramai dengan kehadiran sejumlah wartawan yang ingin bicara atau wawancara eksklusif dengan gadis cantik itu.

"Nona Daniella Rosalie,apa benar Anda akan ikut serta dalam film baru yang dibintangi oleh aktor Adrian Pedrosa Lucero? " tanya wartawan yang duduk di sofa dekat sofa panjang yang diduduki oleh gadis cantik itu.

"Ya, benar. " jawab Daniella Rosalie tersenyum di bibirnya yang manis.

"Apakah ini pertanda bahwa Anda dan si Kaisar Zombie akan berbaikan?" tanya wartawan lain di ruang tamunya.

"Ya, kita lihat saja nanti ya, namun aku Daniella Rosalie hanya ingin menunjukkan kemampuanku dalam bekerja sebagai aktris papan atas untuk bekerjasama dengan aktor mana pun juga." jawab Daniella Rosalie tersenyum angkuh.

"Lalu apakah Anda yakin bahwa anda dan aktor Adrian Pedrosa Lucero takkan pernah terlibat kasus cinlok seperti yang seringkali Anda dan aktor lainnya yang pernah bekerjasama dengan Anda? " tanya wartawan yang duduk di sofa lain di depan meja tamunya.

"Tidak akan pernah karena Aku sangat benci dia dan Aku sangat yakin bahwa ia juga takkan bisa membuat Aku luluh dengan kebaikannya yang bisa ku lihat sebagai aktingnya di depan publik." jawab Daniella Rosalie yang mengejutkan para wartawan itu.

"Kenapa kau bicara tentang Adrian seperti itu? Apakah kamu tidak takut akan mendapatkan serangan hatters dari para fans fanatik Adrian?" tanya Stephanie yang wajahnya pucat.

"Karena Aku sangat membencinya, tidak."jawab Daniella Rosalie sambil mengambil cangkir kopi di meja tamu.

Para wartawan segera diminta untuk tidak tulis dan mengupload perkataan terakhir yang telah dikeluarkan oleh gadis cantik itu secara live di depan para wartawan itu oleh pihak manajemen artis yang menangani Daniella Rosalie.

" Baik,kami mohon pamit undur diri."kata para wartawan itu dengan sopan segera pergi dari apartemen gadis cantik itu karena mereka dapat melihat isyarat mata dari manajer Daniella yang berdiri di dekat jendela.

Setelah para wartawan itu pergi, Simon manajer Daniella Rosalie menghampiri gadis cantik itu di sofa yang diduduki oleh gadis cantik itu yang tak takut dipandangi dengan tajam oleh Simon.

"Kau sungguh gadis gila yang tentunya bisa buat aku bangkrut dengan ucapanmu secara bodoh di depan para wartawan tadi mengenai seseorang yang setenar Adrian." kata Simon dengan tajam kepada Daniella Rosalie.

"Kenapa?" tanya Daniella Rosalie tersenyum tak peduli dengan kemarahan manajernya itu.

"Aku akan berhenti untuk menjadi manajermu di hari ini juga." kata Simon yang berbalik ke arah pintu.

"Silakan saja,Simon. Aku bisa mencari manajer baru yang jauh lebih baik dari kamu."tantang Daniella Rosalie yang berdiri di depan sofa dan menyiram kopi ke punggung Simon.

Simon membalikan badannya dengan tangannya ingin memukul Daniella Rosalie namun ia segera mengurung niatnya itu karena Stephanie sudah berdiri di antara dirinya dan Daniella Rosalie.

"Simon,tolong kamu harus sabar.. " kata gadis di depannya.

"Stephanie sampai kapan kamu bisa bertahan di dekat gadis gila itu? " tanya Simon yang telunjuk kanannya menunjuk ke arah Daniella Rosalie di belakang Stephanie menyeringai kepadanya.

"Entahlah, " jawab Stephanie getir.

Simon segera berbalik ke arah pintu dan berjalan dengan cepat meninggalkan apartemen mewah itu. Stephanie membalikkan badannya untuk ia bisa menghadapi Daniella Rosalie.

"Dan,kau adalah sahabatku tapi kau sangat buat Aku lelah dengan tingkah lakumu.Apa yang telah lama kamu pendam sampai detik ini pun kamu tetap membencinya?" Stephanie duduk di sofa di depan Daniella Rosalie dengan wajah lelah.

"Aku tak pernah bisa mengungkapkannya pada kamu atau siapapun, Stephanie.Karena yang jelek adalah Aku sangat muak mendengar suara dan melihat dirinya baik dari layar hpku atau hal lainnya." kata Daniella Rosalie berjalan ke kamar dengan raut wajahnya begitu marah.

Stephanie menghela napas dalam-dalam lalu ia pun pergi ke kamar lain untuk mempersiapkan segala keperluan Daniella Rosalie untuk jumpa dengan Adrian Pedrosa Lucero di apartemen pria itu sendiri untuk bahas pekerjaan mereka di sana.

Daniella Rosalie mengeluarkan bandul bintang warna emas dari laci kotak perhiasannya sendiri di meja rias dan menggenggam erat bandul itu dengan airmata kemarahan dan kesedihan di kedua bola matanya yang indah.

Bersambung!!

Terpopuler

Comments

🌿Leony Fernanda🔱🎻

🌿Leony Fernanda🔱🎻

keren nih fenemonal novel

2023-05-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!