Chapter 19

Chapter 19

Raja Astaroth telah menghancurkan seluruh benua, mengambil semua energi sihir di segala penjuru dunia.

Seluruh benua direduksi menjadi reruntuhan yang tidak bisa dihuni dan membuat penderitaan semua orang yang ada di dalamnya. Namun, mereka semua tak terima, seluruh benua tidak menyerah begitu saja. Mereka semua berperang melawan Raja Astaroth dan mengerahkan seluruh kekuatan mereka dengan tujuan tunggal untuk membunuhnya.

Raja Astaroth yang sedang mengumpulkan seluruh energi sihir yang tersebar di seluruh benua Hanya tersenyum kecut. Lalu bangkit dari posisi nya

"Kekuatan yang sangat besar..."

Dan Raja Astaroth terbang ke atas langit, lalu mengeluarkan petir yang mana itu langsung menghanguskan sebagian besar pasukan yang melawannya.

Tak hanya itu, ia juga mengeluarkan sihir gravitasi tingkat tinggi yang membuat seluruh medan gravitasi menjadi begitu berat, seketika semuanya tak bisa bergerak lagi.

"Sial....!"

Semuanya berada dalam keputusasaan, ketidak kemampuan mereka untuk melawan raja Astaroth sudah sampai batasnya.

Dan Raja Astaroth mulai sedikit turun dan memberikan sedikit pidato kepada semuanya dengan penuh berwibawa. "Mulai sekarang, seluruh benua akan menjadi milik kerajaan 'Guylos' jika kalian menyerah kepada raja ini."

"Aku akan menyelamatkan darah kalian."

Raja Astaroth memberikan kesempatan kepada mereka semua untuk menyerah, namun mereka langsung menolaknya. Karena mereka masih memiliki satu harapan yang selalu di andalkan.

"Tidak akan, dia pasti akan menyelamatkan kita! Dia akan membunuhmu!"

Mendengar hal itu, hanya bisa membuat Raja Astaroth tertawa. Dan merasa begitu sombong seakan dirinya sudah berada di atas segalanya. "Hahaha... Aku sudah menjadi raja tertinggi di dunia. Tidak ada yang bisa menandingi-ku."

"Walaupun Pahlawan Arthur sedikit memiliki kemampuan, dia hanya bisa tunduk kepadaku!"

Raja Astaroth telah merasa dirinya tak terkalahkan, karena ia sudah menyerap seluruh energi sihir yang ada di seluruh benua. Dan mempelajari berbagai teknik sihir yang tak terhitung jumlahnya.

Lalu sesaat ia mengatakannya.

Seketika, ledakan energi sihir terjadi. Dan membuat seluruh wilayah bercahaya karena energi sihir itu mengeluarkan cahaya yang membentang pada satu benua.

"Omong kosong!"

Dan sosok pahlawan yang dia maksudkan muncul. Ia terbang dengan kekuatan tinggi dan melemparkan pedang hitam miliknya ke arah wajahnya.

Raja Arthur yang melihatnya hanya tertawa. Lalu mengindari pedang itu dan membuatnya tertanam ke atas tanah. "Hahaha, selamat datang pahlawan Arthur."

Lalu pahlawan itu seketika berada di pedangnya, dan terlihat di wajahnya ia begitu marah. "Aku pasti akan membunuhmu!"

Kemudian, pertarungan sengit antara Raja Astaroth dan Pahlawan Arthur terjadi dalam waktu yang cukup lama. Dunia menjadi sangat buruk, gunung-gunung meletus serta tsunami terjadi di segala wilayah.

Ini hampir seperti kiamat tunggal yang akan mengakhiri segalanya, tapi nyata nya tidak.

Dan Siapa sangka, akibat pertarungan mereka berdua, itu membuat ruang dan waktu di dunia mereka menjadi terganggu, seketika membuat ruang dan waktu terbelah lalu membawa salah satu mereka ke suatu tempat yang berbeda.

"Apa!? Tidak mungkin...!"

Yaitu Raja Astaroth, ia terbawa ke dimensi lain secara paksa karena di serap sesuatu yang ada di dalamnya. Hal itu membuat semua orang terkejut, beserta Pahlawan Arthur yang sedang bertarung dengannya.

"Jangan pergi kau, Raja Astaroth!"

Pahlawan Arthur terbang mengejarnya, namun ia sudah terlambat. Sebelum ia masuk ke dalam retakan ruang dan waktu itu, seketika dunia sudah memperbaiki kerusakannya.

Semua orang dan musuh raja Astaroth pun sangat marah karena dia tak berhasil di bunuh atas semua kejahatan yang telah di lakukannya kepada mereka. Mereka pikir, Raja Astaroth kabur dari pertarungan.

Sama dengan Pahlawan Arthur, ia begitu marah. Ia Menggenggam tangannya penuh amarah, matanya menatap tajam ke langit dimana tempat terakhir Raja Astaroth terlihat. "Baj*ngan itu, beraninya dia melarikan diri..."

"Tidak akan ku maafkan kau, jika kita bertemu kembali. Aku pasti akan langsung membalas semua penghinaan ini! Tunggu saja!"

*********

Di dalam ruang hampa yang begitu gelap, terlihat Raja Astaroth sedang mengambang di dalamnya. Dengan kondisi sadar, ia tahu bahwa dirinya sama sekali tak bisa memahami apa yang ada di sekelilingnya.

Apa ini? apa yang terjadi?

'Tidak dapat di pahami, itu saja yang bisa ku katakan untuk tempat ini.' Walaupun sebenarnya ia bersuara, itu tak dapat terdengar sama sekali karena tak ada sesuatu untuk menyalurkannya.

Dan tak lama kemudian sesuatu muncul, sesuatu yang di sebutkan sangatlah besar, kebesarannya tak dapat di ukur atau di perkirakan lagi bagi Astaroth. Ia menatapnya dengan sangat bingung.

Karena sesuatu yang sangat besar itu tidak bisa di gambarkan lagi. Bagaimana rupa dan bentuknya, itu sama sekali tak dapat di pahami oleh Astaroth. Atau bisa di bilang, logika dan penalaran Astaroth sangat kurang untuk memahami sesuatu itu.

"Identitas Raja Astaroth telah melanggar hukum semesta ini. Seranganmu telah menghapus sebagian kecil konsep ruang dan waktu di dunia. Akibatnya kau di bawa ke dalam ruang hampa ini." Sesuatu itu berbicara kepadanya dengan bahasa yang ia pahami.

Namun, Astaroth masih tak paham dengan apa yang di maksudkan. Siapakah itu? Apakah dia? Tak dapat di pahami.

"Aku adalah Identity Of Law. Aku akan memberimu salah satu hukuman karena telah melanggar aturan ku. Jadi nikmatilah apa yang telah kau perbuat..."

Setelah itu cahaya yang amat terang muncul dan menyinari ruang hampa ini. Seketika, pandangan Astaroth berubah ke sebuah ruangan yang sangat asing baginya.

'Huh, dimana ini?'

Lalu ia mencoba untuk berdiri, namun ia tak bisa untuk melakukannya. 'Aku tak bisa bergerak, sial. Apa yang terjadi?'

Saat itu, ia mulai melihat ke bawah yaitu ke sekujur tubuhnya. Ternyata saat ini, ia sedang terbaring kaku dan menyadari bahwa dirinya di penuhi oleh kain putih yang bisa di bilang sebuah perban di sekujur tubuhnya.

Saat itu, Astaroth menjadi sangat terkejut.

'Sebenarnya, apa yang telah terjadi?'

[Anda sekarang sedang di hukum oleh "Law Of Identity" karena telah melanggar salah satu hukumnya. Raja Astaroth.]

Suara asing muncul di kepalanya, sontak mendengarnya ia menjadi cukup bingung. 'Siapa?'

[Aku adalah System, saya adalah Exitence yang akan membantu anda untuk keluar hukuman dari "Law Of Identity"]

'Aku sama sekali tidak paham, sebenarnya apa yang telah terjadi!?' Astaroth sekarang ini sangat kebingungan. Karena apa yang di lihatnya sekarang begitu asing baginya.

[Tubuh Anda telah di hancurkan oleh "Law Of Identity" dan kini jiwa anda telah di transmigrasi ke seorang pemuda lemah dari dunia lain. Sekarang ini, tubuh yang anda tempati ini mengidap sebuah penyakit lumpuh total.]

[Atau bisa di bilang, semua bagian tubuh anda tak bisa bergerak sama sekali. Bahkan mulut anda sendiri tak bisa di gunakan untuk berbicara.]

Saat itu, Astaroth sangat terkejut. Ia sangat tak percaya apa yang telah di katakan olehnya, kebenaran tak bisa di terima olehnya dimana itu seharusnya tak terjadi namun kini terjadi karena ulah "Law Of Identity"

Ia menjadi sangat terpukul. 'Tidak mungkin....'

[Ini adalah hukuman anda yang telah merusak konsep dunia yang seharusnya.]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!