Chapter 06
Kedua orang tua Yui pun langsung terdiam, gemetar sedikit takut setelah melihat Rey. Mereka duduk saling memeluk satu sama lain karena takut dengan kemarahan Rey.
"A-anu... Pak Rey, kapan kau datang?" Tanya Shin kepada Rey dengan wajah takut
"Dari tadi, dan aku mendengar semua perkataan kalian semua"
Mendengarnya, mereka berdua langsung menelan ludah mereka karena sangking takutnya kepada Rey.
Dulu, Eri dan Shin adalah teman masa kecil yang sangat akrab lalu akhirnya mereka menikah. Tetapi saat mereka berdua kecil, mereka berdua sering di jahili oleh Rey lalu di jadikan babu oleh Rey.
Rey menganggap mereka itu menyenangkan untuk di jadikan pelayan kecilnya, apalagi mereka berdua itu bisa di bilang cukup bodoh. Mudah sekali untuk di manfaatkan.
Hal itu membuat rasa trauma bagi mereka berdua kepada Rey. "Hmmm? Apa kalian takut kepadaku?"
Tiba-tiba Rey lebih dekat menatap mereka, sehingga itu membuat mereka sedikit mundur menjauh dari Rey. "T-tid----"
"Duduk rapi sekarang, jangan coba-coba menjauh dariku!" Rey memberikan perintah dengan sedikit ancaman, hal itu membuat Eri dan Shin langsung melakukannya.
"B-baik!"
Melihat hal itu, Rey sedikit tersenyum "Bagus, kalian itu memang anjing yang pintar."
Sementara itu di sisi Yui, ia merasa sangat terkejut dan melongo setelah melihat perlakuan Rey terhadap kedua orang tuanya. Apalagi Ayah dan Ibunya sangat takut kepada Rey.
Hal itu membuat Yui bertanya kepada Rey. "Rey? Bagaimana kau ada di sini? Sejak kapan? Sepertinya ayah dan ibuku juga sangat mengenalmu."
Mendengar pertanyaan Yui, Rey tersenyum tipis. "Rahasia,"
Mendengar jawaban yang tak memuaskan, Yui mengembung-kan pipinya. "Menyebalkan,"
Namun Rey mengabaikan kekesalan Yui, dan mulai ke tujuan awalnya datang kesini. "Baiklah, akan ku jelaskan apa tujuanku datang mencampuri urusan keluarga kalian."
"Aku mendengar tentang Yui yang memiliki kekuatan
"Eri.. Shin, tujuan kalian untuk tetap mempertahankan kemampuan dan memperkuatnya itu memang bagus, namun cara kalian salah."
Shin dan Eri menatap ke bawah dan mendengarkan nasihat dari Rey.
"Memaksa Yui untuk tetap melatih kekuatan Summon, tidak akan membuatnya berkembang pada potensi maksimalnya. Apakah kalian lupa, dengan konsep kekuatan
Eri hanya terdiam, dan mengatakan apa yang di ajarkan ibunya tentang konsep dasar kekuatan
"Harapan para roh dan semua jiwa. Itulah yang membuat kekuatan summon ada." Ucap Eri dengan sedikit ragu.
"Benar, jika di logika. Kekuatan Summon sebenarnya bukanlah kekuatan milik Lina ataupun Lisa, melainkan para Roh. Jika Yui tak menginginkan atau memaksa menggunakan kekuatan itu..."
"Itu hanya akan berakhir dengan kegagalan. Apakah kalian mengerti? Para Roh dan Jiwa hanya menginginkan kekuatan
Mendengar hal itu, Eri dan Shin hanya bisa terdiam tak berkata sama sekali. Karena semua yang di katakan Rey memanglah benar. Namun Eri masih tak terima begitu saja, ia berani untuk mengutarakan pendapatnya kepada Rey
"Tapi... Aku tidak terima ini, jika Yui tidak mengembangkan kekuatan itu. Hal itu akan berdampak buruk untuk masa depan dunia manusia, tidak ada yang tahu Raja Iblis akan kembali menyerang..."
"Kekuatan itu, satu-satunya harapan manusia untuk melawannya!"
Mendengar hal itu, Rey hanya menghela nafasnya. "Siapa yang melarang Yui mengembangkan kekuatan
"Jika caraku salah, jadi bagaimana yang benar?!" Tanya Eri dengan sedikit membentak
Rey sedikit tersenyum, lalu ia mulai mendekat ke arah Yui. "Mudah saja,"
"Yui, tunjukan jiwa pedangmu padaku." Perintah Rey kepada Yui.
Yui segera melakukannya, dan mulai menunjukan jiwa pedangnya yang berbentuk katana. Di sekitar bilah katana itu terdapat sebuah aura yang begitu kuat, dimana itu terpancar memenuhi ruangan ini
"Begini?" Tanya Yui yang sedikit bingung.
"Benar, lalu coba kau keluarkan
Mendengar hal itu, Yui menjadi cukup bingung "Gerbang? Apa maksudnya? Aku tidak tahu gerbang apa yang kau maksudkan."
Lalu Rey tersenyum, dan menunjukan
Rey mulai mendekatkan wajahnya dan menatap mata Yui dengan cukup dekat. Dan Yui menuruti perintah Rey lalu menatap
Tak perlu waktu lama, sebuah gerbang muncul di atas kepala Yui. Namun ia sama sekali tak sadar akan gerbang itu, gerbang itu semakin membesar terus membesar sampai seukuran pintu rumah, tapi itu belum batas maksimalnya.
Gerbang itu masih membesar dengan cukup pesat
"Apa mungkin? Itu
Eri dan Shin sangat terkejut melihatnya, ini adalah kali pertama mereka melihat Gerbang Roh secara langsung. Gerbang itu sangatlah indah. Tak bisa di jelaskan oleh kata-kata.
"Gerbang itu adalah seuatu yang menghubungkan dunia Roh dan Manusia, Dan memanggil para Roh untuk membantu siapapun yang membuka gerbang tersebut."
Benar, Gerbang Roh adalah sesuatu yang sangatlah berharga. Hanya manusia terpilih yang memiliki kekuatan
Dulu pemilik akses Gerbang Roh sebelumnya yaitu Lina. Ia mampu membuka Gerbang yang seukuran Gunung dan memanggil Roh begitu banyak untuk melawan para Iblis yang mengancam manusia.
Namun, ada yang lebih hebat lagi. Saat berhadapan langsung dengan Raja Iblis, ia memanggil Raja Roh yang dengan membuka Gerbang seukuran Bulan, hal itu ia lakukan hanya sekali seumur hidup
Karena jika ia melalukan untuk kedua kalinya, akan membuat dirinya mati sebagai bayarannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 23 Episodes
Comments
PRIDE [KESOMBONGAN]
update zal jan lama lama
2023-05-05
0