Chapter 7

Chapter 7

Gerbang Roh semakin membesar, Rey mencoba memandu kekuatan itu keluar dari dalam Yui dengan miliknya. Tetapi itu ada batasan dan resikonya, jika Rey tak mampu menahan tekanan dari kekuatan Gerbang Roh tersebut

Hal itu akan membuat Gerbang Roh sepenuhnya tak dapat di buka kembali. Namun, itu tidak akan terjadi karena baik tubuh serta jiwa Rey sama sekali tak dapat di lukai oleh sesuatu yang berhubungan ruang dan waktu.

Hal itulah yang membuatnya abadi, terus muda walaupun umurnya sudah hampir 100 tahun. Sesuatu telah terjadi padanya, akibat dari amukan Raja Iblis yang hampir menghancurkan dunia manusia yang harus membuatnya kehilangan kehidupan manusia normalnya.

...

Gerbang Roh semakin membesar, dan hampir memenuhi ruangan. Namun tiba-tiba ada sebuah kendala terjadi.

"Apa?"

"Ada apa Rey?" Yui bingung dengan ekspresi Rey, karena saat ini dirinya tak mengetahui bahwa ada Gerbang di atasnya, lebih tepatnya, ia tak merasakan apapun dengan gerbang tersebut.

BOOOOM!*

"Awas!"

Sebuah ledakan terjadi di sekitar Gerbang Roh, dan membuat segala hal sekitarnya terhempas layaknya debu, melihat hal itu membuat Rey sangat terkejut dan langsung memeluk Yui untuk melindunginya dari ledakan tersebut.

'Rey... Memelukku?'

"Apa yang terjadi?!" Eri dan Shin mulai bangkit setelah hempasan kuat itu, dan bingung dengan apa yang terjadi tadi.

"Sayang, lihat itu...." Eri menunjuk ke arah Gerbang Roh itu, ukurannya menjadi sangat kecil seukuran jendela rumah, tak lama kemudian. Sebuah Binatang seperti kucing muncul di sekitar gerbang roh itu

Tetapi tak ada yang tahu bahwa Kucing itu muncul dari gerbang Roh. Lalu Gerbang itu pun tertutup da menghilang entah kemana

"Nyaaa....!"

"Kucing?"

Rey, Yui, Shin dan Eri sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya, seekor kucing putih yang mana itu keluar dari gerbang roh itu. Hal itu membuat semua orang bertanda tanya.

Namun itu tak berlangsung lama, Yui berteriak

"Waaah imutnya!"

Yui berlari dan segera memeluk kucing itu dengan wajah yang begitu senang. Kucing itu menurut di peluk oleh Yui seakan ia nyaman dengan pelukan itu.

"Apakah kau mau jadi peliharaan ku?" Tanya Yui ke kucing itu. Sembari ia mengangkatnya ke atas dengan mata memandang ke arahnya.

Lalu Kucing itu tersenyum "Hm... Boleh."

"Eh?"

Mendengarnya, langsung membuat semua orang terkejut. Kucing itu dapat bicara "HAAAAAA!? BICARA!?"

Mereka semua tidak tahu dengan asal kucing ini, mereka sangat terkejut setelah mendengar kucingnya dapat berbicara, saat itu mereka langsung sadar bahwa kucing itu bukanlah kucing biasa. Mereka semua menduga kecuali Yui bahwa kucing ini muncul dari Gerbang Roh.

"Yang benar saja..." Yui tertegun sangking terkejutnya

"Tapi...."

Kucing itu berbicara dan mulai menatap Rey dengan tatapan tajam. "Kau mengganggu!"

Deg!*

Seketika, Rey merasakan sesuatu yang sangat aneh pada dirinya. Perlahan dirinya merasa bahwa keberadaannya akan menghilang, "A-apa...?"

Dirinya seakan jatuh dari ketinggian, terus menjauh dari realitas yang sebenarnya. Seakan dia jatuh ke dimensi yang berbeda... "Rey...! Rey...! Rey...!"

Seseorang menyebut namanya berulang kali, hal itu membuatnya segera tersadar, walaupun hal itu terdengar begitu samar-samar. Lalu ia mulai membuka matanya, ia melihat sesuatu yang sangat ia kenali, dan tak pernah ia lupakan selama ini.

Tak di sangka, ia melihatnya kembali. "Eh?"

"Sampai kapan kau akan terus tidur Rey! Ini sudah pagi!" Sekarang ini, dirinya nampak tertidur di sebuah ranjang kasur. Ia melihat seorang gadis yang sangat ia kenali sedang membangunkannya.

"Y-Yuki?"

Seorang gadis yang begitu cantik, memiliki wajah yang agak mirip dengan Yui namun ia lebih menawan. Rambut hitam yang di kucir kuda serta begitu lembut, serta senyuman dan ekspresi yang ia tunjukan padanya.

Segera membuat dirinya langsung mengingatnya. "Ya? Ada apa Rey? Ini aku loh. Yuki"

"T-tidak mungkin... Bukannya... Bukannya... Kau... Sudah mati? D-di bunuh... Olehku?"

Ia begitu tak percaya, ia mengatakan sesuatu yang sudah terjadi dengan sangat terbata-bata. Gadis itu yang bernama Yuki malah justru bingung, tapi setelahnya ia malah terkekeh "Heh... Kau membunuhku ya? Enaknya... Bagaimana ekspresiku saat di bunuh?"

Rey semakin tak percaya, nafasnya semakin tak karuan, detak jantungnya berdegup lebih cepat. Matanya terus menatap Yuki dengan tak percaya

"Tersenyum..." Ia perlahan mengatakannya kepada Yuki, mendengar hal tersebut, Gadis bernama Yuki itu mulai tersenyum lembut.

Setelah itu, ia mulai memegang kedua tangan Rey dengan sangat lembut. "Kalau begitu syukurlah Rey, aku juga pernah bermimpi aku di bunuh olehmu."

"Tapi, aku juga melihat ekspresimu saat kau membunuhku."

Rey sama sekali tak bergeming sekali, ketika Yuki mengatakan itu padanya sembari menggenggam kedua tangannya dengan sangat lembut.

Hangat sekali... Itulah yang ia rasakan...

"Itu membuatku sedih... Kau menunjukan tangisan saat perpisahan kita, seperti dirimu sekarang..."

Rey sama sekali tak menyadarinya, air matanya menetes sekarang ini. Ia baru menyadari ketika Yuki mengatakannya, "Aku..."

Lalu, tantan Yuki mulai mengusap air mata itu dengan tangannya. "Tak apa Rey, aku tak tahu apa yang baru kau alami. Tapi itu terlihat begitu berat untukmu... Jadi, silahkan kau menangis di pelukanku..."

Perlahan ia mulai memeluknya, Rey terdiam dan menurut, menangis di pelukan hangatnya. "Semuanya akan baik-baik saja..."

Onohara Yuki, atau Yuki dulunya adalah teman seperjuangan Rey, Lina dan Shigeo dalam memburu iblis beberapa dekade yang lalu. Namun ia mati karena sesuatu terjadi kepadanya yang membuat ia harus mati di tangan Rey sendiri.

Apakah kalian tahu apa penyebab Yuki harus mati di bunuh oleh Rey? Itu karena ia adalah Perwujudan lain dari Raja Iblis, dan ia tak sadar dengan hal itu, semuanya tak sadar dengan kebenaran yang cukup pahit.

Sehingga, saat kesadaran Yuki sepenuhnya di ganti dengan Raja Iblis. Hal itu membuat dirinya harus mati, di bunuh oleh Rey sendiri karena ia satu-satunya orang yang sanggup dan berhak melakukannya.

Dengan tangisan dan kesedihan penuh penyesalan...

Tidak tahu apa yang terjadi sekarang ini, entah kenapa Rey bisa bertemu Yuki kembali, mungkin kucing yang di panggil Yui yang melakukan semua ini. Apakah ia di lempar kembali ke masa lalu atau hanyalah mimpi yang di buat-buat...

Tidak ada yang tahu.

Rey sama sekali tak peduli, asal bertemu dengannya kembali. Ia merasa sudah cukup.

Kemudian... Seorang pemuda datang membuka pintu dengan cukup keras. "Rey, sampai kapan kau terus tidur!? Ayo bangun dan kalahkan para iblis seka...."

Ia adalah Shigeo, Shigeo saat masih muda. Ia memiliki wajah yang biasa saja tapi memiliki sifat yang begitu bersemangat dan sangat baik, oleh hal itu banyak orang yang menyukainya.

Pada awalnya, Shigeo ingin membangunkan Rey namun ia segera terhenti setelah melihat Rey sedang menangis di peluk oleh Yuki.

"Syttttt...!" Yuki memberikan kode untuk tidak berisik kepada Shigeo.

Hal itu membuatnya merasa sangat bersalah dan langsung meminta maaf kepadanya "Maafkan aku!"

Ia pun pergi dengan sangat cepat setelah meminta maaf, lalu itu membuat Rey bertanya "Siapa itu?"

"Itu Shigeo, dia sepertinya ingin mengajakmu untuk membasmi iblis lagi. Tapi karena kau lelah, jadi nanti saja ya?"

"Baik..."

Terpopuler

Comments

Riss.

Riss.

seperti biasa alurnya ga menentu

2023-05-07

0

nord

nord

aku bingung zal ama kejadian nya?

2023-05-06

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!