Chapter 12

Chapter 12

'Tidak mungkin! Tidak mungkin!'

Rey berlari dengan sangat cepat mengarah ke pusat kekacauan, iblis bunga yang sedang berjalan membantai para manusia di sekitarnya, mengubah mereka menjadi bunga hanya dengan gas yang ia keluarkan.

Membuat suasana menjadi begitu buruk, dan saat itu Rey menatap iblis itu yang bahkan tidak mempedulikannya. Terus menatap ke depan ke arah sebuah rumah yang tidak jauh darinya.

Rey menjadi sangat panik. "Tidak akan ku biarkan!"

Stap!*

Rey melompat dengan sekuat tenaga, mengeluarkan pedang jiwanya lalu menyerang iblis bunga yang ada di hadapannya.

Tring!*

Namun serangan itu langsung terpantul setelah pedangnya mengenai kulit iblis itu. 'Sial! Keras sekali...!'

Itu memang benar, walau seribu orang menyerangnya dengan kekuatan yang sama secara bersamaan, itu tidak mampu menembus pertahanan dari iblis itu. Iblis Bunga adalah iblis kelas atas yang memiliki ancaman yang sangat besar untuk manusia.

'Tapi tidak akan ku biarkan! Masa depan akan ku rubah!'

Rey menyerang kembali, namun sebelum itu. Sebuah tangan yang sangat besar mengarah kepadanya dengan kecepatan yang sangat tinggi dan menghantamnya hingga membuat dirinya terpental menabrak puing-puing rumah yang hancur.

BOOOOM!*

"Ahk...!"

Rey merasa sangat sakit, di sekujur tubuhnya mulai memunculkan kutukan iblis bunga, di mulai tangannya yang mulai menumbuhkan sebuah bunga yang membuatnya merasa sangat kesakitan. "Sial!"

Namun bunga itu segera di hentikan dengan cara menebas bunga itu dengan pedang jiwa miliknya. Karena kekuatan dari pedang jiwa Rey mampu menghilangkan semua kekuatan yang berhubungan dengan iblis.

Sring!*

'Sial! Jika terus seperti ini, semuanya akan terulang lagi! Bagaimana!? Bagaimana!?'

Rey berfikir keras dalam kepalanya, dan masih menyerang iblis itu sekuat tenaga.

Swosssh!*

Ia melesat dengan kecepatan kilat, mengeluarkan semua jurusnya hanya untuk membunuh iblis yang ada di hadapannya. "Mati! Mati! Matilaaaah!"

Sring!

Sring!

Sring!

Tebasan demi tebasan terus di lancarkan kepada iblis itu, namun semua serangan Rey tidak ada yang berhasil untuk melukainya. "Sial! Kenapa tidak mau tembus!?"

Rey menjadi sangat panik, takut dengan masa depan yang akan terulang lagi. Baik untuk dirinya atau teman-temannya, namun yang sangat penting. Rey tak ingin kekuatan Yuki yang berujung kematiannya bangkit.

'Aku tak boleh menyerah!'

Swuuusssssh!*

Dan tangan iblis yang sangat besar mengarah kepadanya dengan sangat cepat , melihatnya ia langsung menghindarinya dan membuat tangan iblis itu sebagai pijakan untuk menyerang kembali.

Stap!

"Tidak akan ku biarkan kau bertindak seenaknya!"

..........

Sedangkan di sisi Shin, yang berada dalam tubuh iblis itu. Lalu kesadarannya mampu untuk mengendalikan tubuh iblis ini. Hal itu terjadi karena dirinya telah menyatu dengan iblis bunga.

Konsep sebenarnya dari iblis bunga adalah yang mana siapapun yang mampu untuk berkorban kepadanya dan membuatnya puas, iblis bunga akan membiarkan orang itu untuk bergabung dengannya. Dan mengendalikan semua kekuatannya.

Namun pengorbanan yang di butuhkan sangatlah besar, ratusan tidak... Ribuan nyawa manusia harus di bayar untuk kekuatannya. Dan Shin terus melakukannya setiap harinya, menjebak semua manusia baik dari luar desa ataupun dalam desa.

Untuk mati dan di korbankan kepada iblis bunga.

'Kekuatan yang sangat besar, aku menyukainya. Dengan kekuatan ini, aku bisa membuat ayahku terus hidup untuk selama-lamanya!'

Shin senang dengan apa yang ia dapatkan, tapi tiba-tiba ia melihat seseorang sedang menyerangnya. 'Siapa itu?'

Dan saat melihatnya, ia langsung mengenalnya. 'Aah... Pemuda itu, haha... Dia pasti sangat kesal sekarang. Karena tidak berhasil menggagalkan rencanaku.'

Shin tersenyum mengejek karena senang dengan kekesalan yang di tunjukan dari raut wajah Rey, pemuda yang telah membuat rencananya hampir hancur.

'Tapi, karena dirinya. Rencanaku hampir hancur, maka dari itu. Aku akan membunuhnya terlebih dahulu.'

Dan saat itu, Ia mulai menggerakkan tangan iblis bunga sembari menyelimutinya dengan gas kutukan dari iblis bunga. Lalu menghempaskannya ke arah Rey hingga membuatnya terpental menghantam puing-puing.

"Hahaha... Kena! Rasakan itu, kau pasti mati!"

Namun itu tidak seperti yang ia pikirkan, Rey bangkit dan kutukan dari iblis bunga langsung di hilangkan dengan pedang miliknya. "Aaah... Merepotkan, tapi tidak ada salahnya bermain-main dengannya sebelum aku membunuhnya."

Shin pun tersenyum licik, walau dirinya menyadari bahwa serangan Rey tak akan mampu untuk melukainya. Tapi ia tetap akan bermain dengannya lalu tidak serius melawannya dan memberikan harapan palsu kepada Rey.

Dan membunuhnya dengan sangat menyakitkan. "Ini pasti akan menyenangkan!"

.......

Sementara itu di sisi Yuki, Lina dan Shigeo. Mereka bertiga nampak sedang mengejar Rey yang sedang bertarung sendirian dengan iblis bunga itu, terlihat wajah Yuki sangat khawatir melihat Rey bertarung mati-matian dengannya

Namun, ia tak dapat langsung bertarung di sana karena banyak sekali manusia yang terkena kutukan dari Iblis bunga. "Yuki, Lina. Kalian susul Rey lebih dulu! Aku akan menyembuhkan para warga yang ada di sini!"

"Baiklah, hati-hati Yuki! Ayo Lina!"

"Ya!"

Yuki tak punya pilihan lain, karena hanya dirinya yang mempunyai kekuatan untuk menghapus kutukan para iblis kelas atas, namun ia hanya bisa menyelamatkan orang yang masih hidup.

Jika orang itu sudah mati karena kutukan, ia tak bisa melakukan apa-apa. "Sakit... Sakit...! Tolong aku!"

Seseorang meminta tolong dan tergeletak kesakitan dengan kondisi tubuh yang mulai di tumbuhi oleh bunga. Lalu Yuki pun menghampirinya. "Tenang saja, akan segera ku sembuhkan!"

Lalu sebuah cahaya hijau mulai terlihat dari telapak tangannya. Dan ia mulai meletakan telapak tangan itu di kutukan itu, seketika itu langsung menyembuhkannya. Bunga yang sudah tumbuh juga langsung layu dan menghilang.

"Terimakasih..."

Yuki menjawabnya dengan senyuman lembut, tetapi masih banyak yang harus di selamatkan olehnya. "Tolong aku.. aku tidak ingin mati...!"

"Sakit... Sakit...!

Banyak orang yang mengharapkan pertolongan darinya, dan ia akan terus menyembuhkan orang yang masih bisa di selamatkan. Terus... Terus... Terus, ia akan tetap melakukan apa yang sudah jadi tugasnya.

Namun di dalam pikiran Yuki sangatlah kacau, ia sangat khawatir kepada teman-temannya, dan orang yang sangatlah penting baginya. 'Rey...kumohon bertahanlah, aku akan segera kesana. Jangan mati...!'

.....

Desa ini sudah semakin kacau, dan kepala desa melihatnya dari dalam rumah dengan sangat lemas dengan kondisi terikat kursi yang membuatnya tak bisa bergerak.

Ia tak bisa melalukan apapun sekarang. Melihat anaknya sendiri tengah menghancurkan dan membantai para manusia yang ada di hadapannya, ia menangis dan menerima kenyataan yang sangat pahit.

'Shin... Tolong hentikan! Tolong hentikan ini!'

Menonton kekacauan yang di buat oleh anaknya sendiri, sebagai seorang ayah itu sangat menyakitkan baginya.

'Kenapa jadi seperti ini...?'

Terpopuler

Comments

PRIDE [KESOMBONGAN]

PRIDE [KESOMBONGAN]

jan lama lama updatenya cokkk....

2023-05-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!