Chapter 18

Suaranya sudah tidak terdengar lagi, Rey masih menangis memeluk Mayat Yuki tanpa kepala itu. Dan tak lama kemudian, menunjukan keberadaannya di mata Rey.

"Aaaaaaaaaaaaaaaa!"

Saat itu, gelombang energi yang sangat besar melambung tinggi ke angkasa dan membuat berbagai puing-puing di sekitarnya terbang seperti debu.

Kemudian, terlihat Rey berdiri dengan aura emas yang menyala tajam di sekitar tubuhnya. Aura emas itu terasa begitu kuat, melampaui apapun yang ada di dunia ini.

Dan terlihat ia matanya menatap tajam iblis bunga yang sedang berjalan ke arah sebuah rumah. Dan ia berhenti berbicara kepada seseorang yang ada di dalam rumah tersebut.

Iblis Bunga... tidak, Shin sekarang sedang berbicara kepada ayahnya yang terikat di dalam rumah. "Ayah, akan ku selamatkan kau dari Penyakit yang sedang meregang nyawamu."

"Ayo kita hidup abadi untuk selamanya, ayah."

ayah shin tak menjawab sama sekali, ia hanya terdiam ketakutan menatap anaknya yang sudah menjadi iblis mengerikan di hadapannya. iblis yang membantai warga desa.

Adalah Anaknya sendiri. "Kenapa kau tidak menjawab ayah? kau harusnya senang melihat anakmu tumbuh kuat seperti ini..."

Tiba-tiba lonjakan energi yang begitu besar terjadi di sekeliling Rey, energi emas yang terpancarkan begitu kuat hingga membuat energi itu mengepung menembus awan.

boooom!*

Dan itu menimbulkan angin kencang yang menerbangkan tanah layaknya kertas. Iblis bunga atau Shin merasakannya, kekuatan yang begitu kuat nan mengerikan ada di belakangnya sekarang.

Ia mulai menghadap ke belakang dan ternyata, ia tak menyangka akan terjadi seperti ini. "Eh? Apa?"

Shin melihat Rey di selimuti oleh kekuatan yang sangat kuat, apalagi tatapannya itu bahkan membuat dirinya begitu gemetar saat melihatnya. 'Apa yang terjadi, darimana ia mendapatkan kekuatan sebesar itu?'

'Tidak bisa ku biarkan, aku harus segera membunuhnya sekarang juga----'

Saat itu, ia sangat terkejut. Ia bahkan tak menyadarinya bahwa sekarang kedua tangannya sudah tidak ada lagi, ia melihat bahwa kedua tangannya sedang di angkat oleh Rey dengan begitu mudahnya.

'Apa? Kenapa!? Kapan!? Bagaimana bisa dia melakukan itu!? Sebelumnya dia bahkan tak mampu memotongnya atau bahkan mengangkat benda sebesar itu!'

Ukuran tangan Iblis bunga sangatlah besar, lebih besar dan berat dari puluhan rumah yang ada di desa ini. Bagaimana cara dia memotong dan mengangkat kedua tangan iblis bunga hanya dengan Tangan kosong? Dari mana dia memiliki kekuatan sebesar itu!?

Itulah yang ia pikirkan sekarang ini. Kali ini ia menjadi sangat waspada kepada Rey, ia menyadari bahwa 'Mata Rey berubah? Apakah itu rahasia di balik kekuatan besar yang ia miliki?'

Dan kedua tangan yang di terpotong sudah tumbuh kembali, ia mulai bersiap menyerang Rey dengan kekuatan iblis bunga yang ia miliki. "Rey! Jangan pikir kau bisa membunuhku dengan kekuatan seperti itu!"

Iblis bunga mulai melancarkan serangan akar-akar tajamnya ke arah Rey, serangan yang sama dimana ia membuat Shigeo dan Lina terbunuh, serangan itu semakin dekat ke arah Rey

Namun anehnya Rey tak bergerak dan menghindari serangan miliknya, ia masih berada di tempat seakan menunggu serangan itu datang.

'Kenapa dia tidak bergerak!? Apakah dia benar-benar ingin mati! Aku tahu, dia pasti sangat putus asa melihat semua teman-temannya mati sampai ia ingin menyusul mereka!'

'Dengan senang hati, akan ku bantu Rey!'

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!