Hugo Dan Pembuktiannya

Agam, Edgar dan Vivian pasti akan menganggap Hugo gila karena malam ini Hugo nekad mengunjungi SMA Harapan seorang diri untuk mencari bukti penyelewengan yang dilakukan oleh koki sekolah baru bernama Liliana di dapur kantin sekolah.

Hugo masih belum menyerah. Dia ingin membuktikan bahwa steak sapi yang para menjadi menu makan siang para murid tiga hari yang lalu adalah steak yang terbuat dari daging anjing.

Malam ini adalah malam ketiga sejak kematian Chelsea. Sekolah masih diliburkan karena sedang berduka. Besok sekolah sudah berjalan normal kembali. Karena itulah Hugo memanfaatkan malam terakhir hari libur dalam rangka berduka ini untuk mencari bukti daging anjing di dapur kantin.

Hugo awalnya takut jika dengan mengunjungi sekolah malam-malam seperti ini berakibat dia bertemu dengan hantu Bara. Namun Hugo mencoba berani demi memperbaiki namanya di depan murid-murid lain dan demi agar para murid-murid itu tidak kembali makan siang dengan daging anjing seperti tiga hari yang lalu. Hugo melakukan ini untuk mereka dan dirinya sendiri. Jadi, jika Hugo harus mati di tangan Bara hari ini pun Hugo rela.

Setidaknya kematiannya berakhir dengan baik karena Hugo telah membersihkan namanya dan menyelamatkan orang-orang dari penyelewengan koki sekolah sialan bernama Liliana.

SMA Harapan tidak begitu gelap di malam hari. Semua lampu di setiap area di sekolah ini dihidupkan setiap malam. Hugo pun sudah sampai di dapur kantin saat ini.

Hugo pikir dialah orang satu-satunya yang berada di sekolah, namun ternyata tidak. Di dapur kantin, ternyata ada koki sialan bernama Liliana itu. Hugo pun bertanya-tanya. Untuk apa Liliana sialan itu mengunjungi sekolah pada malam hari? Tidakkah perempuan paruh baya sialan itu takut? Tidakkah dia mendengar gosip tentang hantu Bara yang sedang sering bergentayangan pada malam hari di sekolah ini?

Hugo pun mendadak bingung sekarang. Bagaimana caranya dia mencari bukti di dapur kantin jika Liliana ada di dalam sana. Namun sepertinya malam ini adalah malam keberuntungan untuk Hugo. Karena saat ini di dalam dapur sana si Liliana sialan mengeluarkan daging dari kulkas daging. Dan daging yang dikeluarkan si Liliana sialan itu adalah daging anjing yang sama persis seperti daging anjing yang Hugo lihat enam hari yang lalu. Terbukti ada kepala anjing di antara daging-daging itu.

Hugo mengintip gerak-gerik Liliana sekarang dari balik pintu dapur kantin. Hugo juga sudah merekam dan memfoto semuanya sejak tadi menggunakan ponselnya. Mulai dari Liliana yang mengeluarkan daging anjing dari dalam kulkas sampai kepala anjingnya sudah Hugo rekam dan foto menggunakan ponselnya. Kini saatnya Hugo menangkap basah Liliana sialan itu. Jika perlu, Hugo akan mengikatnya dan menyerahkannya kepada polisi.

"Heh, koki sialan!" seru Hugo. Liliana tampak terkejut hebat ditempatnya.

"Gue sudah rekam semuanya," pamer Hugo sambil menunjukkan ponselnya yang memutarkan video gerak-gerik Liana sejak tadi. Dan Liliana semakin panik ditempatnya.

"Kali ini lo tidak akan bisa membela diri lagi, koki licik. Gue akan mengirim video itu ke grup sekolah. Kebusukan lo akan disaksikan oleh warga-warga sekolah," ancam Hugo.

"Ayo, lo ikut gue ke kantor polisi sekarang, koki sialan!"

Saat Hugo akan menangkap Liliana, koki sekolah itu melemparkan bubuk cabai aida yang terdapat di meja dapur kantin. Membuat Hugo yang matanya terkena bubuk cabai aida langsung mengumpat hebat karena merasakan perih yang luar biasa.

"Ahhh! Dasar koki sialan!"

Liliana yang mendapat kesempatan untuk kabur pun segera beranjak lari pergi meninggalkan dapur kantin.

"Jangan kabur lo, koki sialan!" teriak Hugo ketika menyadari jika si Liliana sialan sudah kabur darinya.

Hugo pun mencoba mengejar si Liliana sialan itu. Matanya masih merasakan perih karena bubuk cabai aida yang masih memenuhi matanya. Membuat Hugo pun terus menerus menabrak macam-macam benda di sekolah saat mengejar si Liliana sialan.

Saat ini Hugo berhenti di area sekolah yang berair. Hugo bisa merasakan jika kakinya sedang menuruni area berisi gumpalan air.

Dia yang sudah tidak bisa menahan lagi rasa perih pun segera membasuh wajahnya menggunakan gumpalan air di area tersebut demi menghilangkan bubuk cabai aida yang memenuhi matanya.

Hugo bahkan sudah tidak peduli lagi pada rencananya untuk mengejar dan menangkap si Liliana sialan. Saat ini Hugo hanya ingin rasa perih di matanya hilang.

Sudah satu kali Hugo membasuh wajahnya, rasa perih itu belum hilang. Saat dia mencoba untuk kedua kalinya, penglihatan matanya mulai sedikit membaik. Ada buram sedikit. Matanya juga masih belum bisa membuka secara lebar dan masih sering berkedip-kedip.

Mata Hugo yang masih belum normal tersebut pun sempat menangkap penampakkan sosok siswa yang berjarak beberapa meter dari tempatnya sekarang. Namun Hugo merasa bahwa dia salah lihat. Diapun kembali membasuh wajahnya untuk menormalkan penglihatan matanya.

Setelah basuhan ketiga pada wajahnya, mata Hugo semakin membaik. Matanya mulai bisa terbuka lebar dan melihat secara normal. Dan Hugo langsung terlonjak kaget di tempatnya ketika matanya kembali menangkap penampakkan sosok siswa ditengah-tengah area berisi gumpalan air yang saat ini dia turuni.

Sosok siswa itu ternyata masih ada. Hugo ternyata tidak salah lihat barusan. Sosok siswa itu menampakkan diri ke permukaan air. Sosok siswa itu berwajah putih pucat menyeramkan. Dia memakai seragam sekolah dibaluti jas almamater kosmik berwarna merah tua dan menggendong tas dibelakang tubuhnya. Sosok siswa itu adalah Bara. Dia adalah hantu Bara.

Bodohnya Hugo baru menyadari jika dia sedang berada di area danau melati saat ini. Ternyata area berisi gumpalan air yang Hugo turuni adalah danau melati. Hugo sejak tadi turun ke danau untuk membasuh wajahnya.

Hantu Bara menatap Hugo penuh amarah di tengah danau. Tatapannya begitu menakutkan seperti tatapan singa yang bertemu mangsanya. Dan Bara benar-benar sudah bertemu mangsanya hari ini. Mangsanya itu adalah Hugo.

Hugo pun bergidik ngeri detik itu juga. Dia menatap hantu Bara dengan tatapan horor. Tubuh Hugo bergetar ketakutan saat ini.

Hugo pun segera naik ke tepi danau dan langsung beranjak lari terbirit-birit berniat meninggalkan area sekolah sebelum dirinya dimangsa oleh hantu Bara.

***

Besoknya, nama Hugo pun sudah bersih kembali. Dia telah membuktikan bahwa koki baru sekolah bernama Liliana telah melakukan penyelewengan di sekolah dengan memberikan makan siang steak dari anjing kepada murid-murid.

Bukti video telah Hugo sebarkan ke grup sekolah tadi malam. Paginya, Liliana pun langsung menjadi buronan polisi dan Hugo langsung mendapat ribuan permintaan maaf dari semua murid SMA Harapan, termasuk ketiga sahabatnya.

"Sialan! Gue menyesal empat hari lalu tidak percaya sama lo, Hugo," kata Edgar sambil mengumpat.

Edgar, Agam dan Hugo sedang menongkrong di toilet sekolah saat ini.

Edgar yang baru tahu jika dirinya telah memakan daging anjing empat hari yang lalu pun merasa mual dan berusaha memuntahkan isi perutnya sejak tadi. Agam pun melakukan hal yang sama. Sedangkan Hugo memilih bercermin santai di cermin toilet sambil menikmati penyesalan orang-orang karena tidak mempercayainya empat hari yang lalu.

Di tempat lain, ada Vivian yang sedang sibuk dengan aktivitasnya bersama Mister Daniel di parkiran sekolah. Keduanya sedang saling bercumbu di mobil milik Mister Daniel.

"Ikuti ritme ciuman saya, Vivian!" perintah Mister Daniel.

Vivian pun menurut. Dia mengikuti permainan lidah Mister Daniel di dalam mulutnya.

Vivian dan Mister Daniel saling balas mengerang dan mendesah satu sama lain menikmati kegiatan mereka.

***

Sabar yah, bunuh membunuh akan terjadi di malam penentuan nanti. Untuk saat ini hantu Bara akan meneror dulu setiap tokohnya.

Tim Hugo atau Tim Liliana?

Kira-kira akan kabur kemana Liliana?

Jangan lupa vote dan komen sebanyak-banyaknya yah. Vote dan komen kalian adalah apresiasi yang sangat dibutuhkan oleh penulis.

See you in next chapter.

Instagram : @sourthensweett

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!