Mobil Niel memasuki halaman mansion Eve sekitar pukul sebelas malam, sedangkan gadis pemilik rumah sudah tertidur disebelahnya setelah puas menjajal banyak makanan selama di Mercado de San Miguel.
Gadis itu terlelap pulas sehingga Niel tidak tega untuk membangunkannya. Jadi Niel berhati-hati menggendongnya masuk. Eve bersandar nyaman di gendongan Niel tanpa terusik.
Wajah datar Niel tampak mendingin begitu memasuki ruang tamu. Sosok yang dikenalnya ada disana bersama Amy dan Lewis. Saat pandangan mereka bertemu, Niel hanya berjalan melewati mereka menuju kamar Eve di lantai atas.
Setelah melepaskan sepatu Eve, Niel merapatkan selimut gadis itu dan mencium keningnya dengan lembut, kemudian keluar dan menutup pintu dengan pelan.
"Kupikir kau lupa untuk membawanya pulang." Bukan Amy maupun Lewis yang mengatakannya, melainkan seseorang yang terlibat dalam rasa sakit hati wanitanya.
"Sebenarnya aku memang tidak berniat membawanya pulang." Menatap Felipe tak kalah tajam. Sungguh, ia tak takut sama sekali dengannya.
Inilah alasan Eve tidak ingin pulang kerumah. Kehadiran pria ini. Eve mungkin tidak menceritakan apapun padanya, tetapi bukan berarti Niel juga tidak tahu. Pikirnya ia akan diam saja seperti orang bodoh setelah melihat kondisi maupun emosi Eve yang tiba-tiba berbeda?
"Sudah kubilang aku percaya pada Niel," kata Amy melindungi Niel yang bisa saja menjadi korban amukan Felipe. Pria itu bisa dibilang sangat sensitif dengan hal yang menyinggung nya.
"Kau harus berhenti menjodohkannya, Amy." Menatap wanita itu, kemudian menatap Niel kembali, "jangan memaksanya untuk bersamamu jika dia tidak mau!"
Niel tersenyum sinis. "Aku lebih suka menjadi egois untuk bersamanya. Dia takkan bisa menolakku, Sir."
"Kau—" Tangan Felipe mengepal marah.
"Tapi aku akan menghormati anda sebagai calon mertuaku, jadi sebaiknya cukup sampai disini saja." Meski begitu Niel mengatakannya dengan wajah datar dan dinginnya.
Ucapan Niel langsung memunculkan tanda tanya dan wajah terkejut Amy.
"Kau tahu?"
Apa Eve bercerita? Berdasarkan watak Eve, seharusnya tidak.
"Sangat mudah untuk menebaknya, Amy. Apa kalian sadar jika Eve sangat mirip dengannya." Menunjuk Felipe dengan dagunya.
Lewis menghela nafas pelan sebelum membantu istrinya bicara. Ia juga tahu watak Niel. Pria itu bisa lebih menggila daripada Felipe.
"Memangnya kalian pergi kemana?" Mencoba mencairkan suasana mencekam ini.
"Tanyakan putrimu itu kenapa dia tidak mau pulang."
Karena Eve mengetahui keberadaan ayah kandungnya di mansionnya sendiri.
"Sejauh apa kau menyakitinya hingga dia hampir kehilangan perasaannya?"
"Kau tidak tahu apapun," datar Felipe.
"Dia mengalami trauma terhadap lawan jenis hingga tanpa sadar nalurinya terus menolak sebuah perasaan," jelas Niel tidak peduli. Itulah kebenarannya. Felipe diam dengan menatapnya dingin.
"Eve hidup dengan rasa hambar. Kau senang dengan itu?" Rasanya Niel ingin mengeluarkan semua keluhannya pada pria paruh baya ini.
"Kau tidak tahu apa yang ku lakukan!" geram Felipe, "dia putriku. Aku berhak terhadapnya!"
"Felipe—"
"Jangan bicara, Amy! Aku selalu meminta putriku kembali, tapi apa yang kalian lakukan, hah?!"
"Cukup, Felipe! Sekarang keluar dari rumahku," perintah Lewis. Jangan sampai ia memukul kakaknya lagi seperti dulu.
Lewis menuntun lengan Felipe keluar, namun Amy menghentikan langkah keduanya.
"Aku tidak bisa memberikan putriku pada orang yang belum tentu akan menyayanginya." Menatap Felipe dengan berani.
"Pulanglah, Felipe. Cristina pasti menunggumu," ujarnya pelan, lalu mendudukkan diri kembali di sofa. Lewis akhirnya mengantar saudaranya itu keluar.
"Duduklah, Niel." Amy mengelus kedua lengannya, "tidak kusangka kau mengetahuinya. Aku sangat terkejut." Mencoba tersenyum.
"Kami tidak bermaksud menyembunyikannya—"
"Aku tidak akan berubah pikiran," potong Niel datar. Amy tersenyum tipis.
-
-
-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
Sandisalbiah
nyatanya Felipe bener² egois.. perbuatanya yg menghancurkan hidup Ave.. kesalahan yg dia oerbuat lalu kenapa haru Ave yg dihukum, dihujat, dibenci, dan dicaci maki... hingga menghadirkan trauma terhadap lawan jenis tp Filpe gak peduli akan hal itu... terlalu arogan..
2024-05-26
0
Vlink Bataragunadi 👑
go niel! aku padamuu ♡
2023-05-03
3
*blank*
uhh manis nya niel yang tetep mau berjuang sama eve🥰
2023-05-03
1