"Ih dasar Galang mesum!" teriak Shabita sambil menimpuk Galang dengan bantal. Masih untung Shabita belum membuka handuknya.
"Yeh salah sendiri pintu gak dikunci!" Galang menangkap bantal yang dilempar Shabita.
"Pergi ih, dasar mesum!" teriak Shabita antara malu dan kesal.
"Kagak ada nafsu-nafsunya gue liat tubuh lo yang kerempeng itu!" sahut Galang lalu keluar dari kamar.
"Iiiihhh dasar Galang mesuuuuuuum!" teriak Shabita lagi.
Bagas yang mendengar teriakan menantunya hanya tersenyum kecil.
"Kenapa?" tanya Bagas pada Galang yang kembali ke meja makan dengan raut kesal.
"Tau tuh si preman!" Galang melanjutkan makannya yang tadi sempat tertunda.
"Wanita emang gitu, Lang. Awalnya aja nolak tapi lama kelamaan bakal minta sendiri." celetuk Bagas.
Galang tidak menyahuti ucapan Bagas, perutnya sudah sangat lapar.
Selesai makan, Galang tidak langsung ke kamar melainkan menemani Bagas yang akan bersiap untuk pulang.
"Kalian baik-baik ya disini, besok aja pulangnya jangan malam ini!" nasehat Bagas.
"Iya, Pa. Papa juga hati-hati dijalan. Aku panggil Shabita dulu kalo papa mau pulang." ucap Galang.
"Gak usah. Barangkali Shabita capek, papa pulang duluan ya!" pamit Bagas lalu masuk ke dalam mobil yang sudah dibukakan pintunya oleh sopir.
"Hati-hati, Pa. Mang, jangan ngebut ya bawa mobilnya!"
"Siap, den!" sahut sang sopir.
Galang melambaikan tangannya ke arah mobil Bagas yang melaju meninggalkan villa.
Sementara di kamar, Shabita sedang senyum-senyum sendiri karena sedang berbalas pesan dengan Rio. Semenjak kejadian itu, Rio dan Shabita jadi dekat. Shabita nyaman dengan Rio karena laki-laki itu cukup perhatian padanya.
"Noh tanda tangan!" Galang yang baru masuk kamar langsung memberikan selembar kertas pada Shabita yang sedang duduk di ranjang.
"Apaan?" tanya Shabita.
"Baca aja sendiri. Bisa baca kan?" Galang memilih duduk di sofa.
Shabita membaca setiap poin yang ada dalam kertas tersebut.
"Jadi ini perjanjian pra-nikah?" tanya Shabita.
"Iya. Cukup jelas kan disitu." jawab Galang. Matanya menatap tajam pada Shabita.
"Hmmmm, setelah 6 bulan kita akan bercerai kalo diantara kita tidak saling cocok, itu artinya aku bakalan jadi janda dong?" Shabita mengamati lagi tiap poin perjanjiannya.
"Masih kecil udah jadi janda, ah apa kata dunia!" Shabita membuang nafas kasar.
"Pernikahan kita ini tidak akan diketahui oleh publik kecuali keluarga jadi lu gak usah khawatir soal status janda itu." timpal Galang.
"Apa nanti Rio akan menerima aku apa adanya? Uuuhhh gimana kalo Rio nolak?" panik Shabita.
Kedua alis Galang mengerut mendengar nama Rio dibawa-bawa.
"Heh apa hubungannya sama si Teh itu?" Tangan Galang mulai bersidakep dengan raut wajah kesal.
"Ya jelas ada dong. Secara sekarang aku kan lagi PDKT sama Rio, besar kemungkinan sebentar lagi kita pacaran!" Shabita berbinar membayangkan dirinya bisa berpacaran dengan Rio.
"Jangan ngarep lu. Itu gak akan pernah terjadi, lu istri gue!" ucap Galang penuh penekanan.
"Lebih tepatnya istri rahasia. Nah kamu baca sendiri nih di poin 3 bahwa kita bebas mencintai siapa aja tanpa saling menghalangi yang itu artinya aku juga bebas suka sama Rio tanpa harus dihalangi oleh kamu." Shabita tersenyum penuh kemenangan.
Galang mendengus kesal.
"Aku setuju sama perjanjian ini, dan aku sangat senang sekali kalo pernikahan ini benar-benar dirahasiakan lalu kita akan bercerai setelah 6 bulan!" Shabita tanpa berpikir lagi langsung menandatangani surat perjanjian itu.
"Oh iya aku tambahin satu lagi deh, kalo didepan keluarga apalagi orang tua, kita harus terlihat harmonis." Shabita menuliskannya dipoin ke 6.
Galang dan Shabita masih mengira ini akan semudah yang mereka bayangkan padahal hati manusia tidak bisa serta merta diatur oleh mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk langsung SKAKMATT buat Galang,Sok soan bikin perjanjian,Dasar plin plan..
2024-09-14
0
Qaisaa Nazarudin
Galang emang jenis cowok yg gak bertanggungjawab ya..Jadi KETOS AJA GAK BECUS,KETOS TAPI SELALU DTG LAMBAT,NAK SEKARANG UDAH JANJI DGN ORTU ABIT, sekarang malah dia yg bikin PERJANJIAN segala..ckk
2024-09-14
0
Qaisaa Nazarudin
Sekarang nya aja ngomong kek gitu,kalo udah sekali coba pasti ketagihan..,😂😂😂
2024-09-14
0