Dimas pulang jauh lebih cepat dari yang dia katakan ke Nadilla pagi tadi dan sekarang hati dan fikiran nya sudah lebih baik mendapati ide brilliant dari asisten dan dua sahabatnya.
Mobil yang Dimas dan Frans gunakan telah sampai di basement Appartement, tidak lama berselang Tasya dan Nadilla juga baru tiba, Dimas segera naik melalui lift khusus dengan raut wajah yang begitu bahagia.
Nadilla melihat Frans sudah siap akan pulang mengandarai mobil milik nya sendiri yang selalu dia tinggalkan nya di basement itu. "Ya Tuhan!"
Nadilla pun mempercepat langkah nya berpamitan kepada Tasya "Bye.. Thanks ya sya." Ucap nya sembari berlari ke arah lift.
Nadilla tampak panik. "Habis lah aku kali ini! dasar monster tadi kau bilang pulang telat, dan sekarang sudah sampai di sini." Gerutu nya sendiri sambil berlari dengan sangat cepat, akan tetapi Dimas sampai terlebih dulu.
"Sayang.. aku pulang.."
Dimas langsung mencari keberadaan istri nya, ke kamar. "Sayang.. Nadilla Sayang....sayang kau sedang apa?"
Berkali-kali memanggil tetap tidak ada jawaban, ia pun melangkahkan kaki nya ke kamar sebelah yang pernah Nadilla gunakan.
"Sayang kau di sana?" Dimas mulai Panik,mulai membuka semua pintu, gudang, dapur, hingga toilet.
"Kemana dia?" Dimas menghela nafas nya susah payah dan menjatuhkan tubuh nya ke sofa ruang tengah. "Bisa-bisa nya dia pergi lagi tanpa izin!"
Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka, Dimas menoleh dan segera berjalan untuk menghampiri, rahang nya sudah berdiri tegak, menatap tajam ke arah yang datang, Nadilla mendadak takut dan melangkah pelan.
"Kenapa kau pergi keluar tanpa memberitahu ku!!" tanya Dimas meninggikan suaranya
"A..Aku--"
Tanpa mendengar kan jawaban istri nya Dimas langsung meledak tak terarah, "TIDAK BISA KAH 1 HARI SAJA KAU TIDAK JADI WANITA PEMBANGKANG!"
Nadilla di buat terkesiap "Tidak bisakah dia menegur dengan lembut." guman berjalan pelan meninggalkan Dimas yang masih sangat meledak-ledak.
"APA SEPERTI ITU KEBIASAAN MU!Meninggalkan orang ketika sedang bicara!" ujar Dimas semakin meledak
Nadilla seolah tidak perduli dia segera masuk ke kamar dan menjatuhkan dirinya ke sofa wajah nya menekuk netra nya membasah hati nya sangat sakit mendapatkan pekikan Dimas.
Perlahan Dimas tampak menyesali kemarahan nya tadi, menarik nafas nya dalam-dalam, kini dia terduduk di sofa ruang tengah dengan kedua tangan mengusap di kepala nya.
Semua ini jelas ada hubungan nya dengan berita kehamilan Felisha yang membuat nya banyak berfikir dan cepat emosi, bagaimana tidak di saat dia bahkan baru berdamai dengan rasa dendam nya kepada felisha dan juga yang baru akan memulai kehidupan baru ,tiba-tiba hal yang lebih buruk datang lagi, bagaimana jika Felisha benar hamil, lagi-lagi apa yang akan terjadi.
Tidak lama kemudian Dimas pun masuk ke kamar, untuk melihat Nadilla, ia menyesali sikapnya.
"Sayang..." panggilnya berjalan mendekat ke arah Istri nya, Dimas semakin merasa bersalah melihat istri nya yang menangis.
Tapi Nadilla sadar dia salah, dia keluar tanpa memberi kabar. "Ma—afkan aku, Aku salah." lirih nya lebih dulu menyadari kesalahannya.
Dimas ikut mejatuhkan dirinya di sofa lalu memeluk istri nya, mendekap erat Nadilla di dadanya."Tidak sayang, aku yang minta maaf,.. aku sudah terlalu kasar, tidak seharus nya aku membentak mu" ucap nya seraya mencium di puncak kepala istri nya.
***
Di jalanan ibu kota tampak Alex melajukan mobil sport berwarna merah miliknya, mengikuti mobil seorang wanita cantik ke sebuah tempat latihan taekwondo, wanita itu tidak lain adalah Tania asiaten Dimas di kantor nya.
Wanita itu keluar dari mobil nya dan berjalan ke arah anak kecil lalu mencium anak kecil itu.
"Astaga, apakah dia sudah punya anak? berarti dia sudah punya suami, tapi kenapa suami nya tidak melarang nya berpakaian sangat terbuka seperti itu."ucap nya menatap Nadilla yang memakai baju sangat terbuka di bagian dada dan rok nya.
Flashback on Alex
Alex pergi ke gedung Hadiwinata Corporation,
Membawa sebuah kotak, berdiri tepat di depan meja Tania sekretaris Dimas itu.
"Maaf Tuan Alex , Tuan Dimas sudah pulang!" ujar Tania.
"Its oke, aku tidak sedang mencari Dimas, aku datang mencari mu Tania!" ujarnya dengan netra mesum milik nya yang masih menatap tak berkedip ke dada Tania yang sedikit terbuka.
Tania merasa sangat malu, dan tidak nyaman dengan sikap tidak sopan Alex lalu memutar tubuh nya ke samping. "Menemui sa...saya apa maksud anda Tuan?"
Tanpa memberikan jawaban Alex memberikan Kotak yg di bawa nya itu kepada Tania.
"Ini untuk mu Tania, buka lah!" ucap nya tapi mata nya tak lepas dari tatapan nya ke Tania.
Setelah memberikan kotak itu Alex segera beranjak pergi dan mengedipkan sebelah mata nakal nya kepada Tania.
Dengan penasaran Tania langsung membuka Sebuah kotak yang sangat cantik itu, Tania terbelalak melihat isi di dalam kotak itu
Sebuah alat pengaman milik pria dan satu ikat uang Dollar, di tambah sepucuk surat bertuliskan.
"Aku menunggu mu di bawah sayang "
Melihat sebuah alat kontrasepsi milik pria itu Tania langsung menitikkan Air mata,"Serendah Itu kah aku di mata mereka" bathin nya.
Tidak menunggu lama, Tania menghapus air mata nya dan segera turun ke bawah untuk menemui Alex.
Alex melihat dari kejauhan Tania berjalan menghampirinya. "Tania.. Tania.. bahkan kau tidak ingin berfikir dulu sebelum langsung menemui ku"
Namun semua nya tidak seperti yang Alex fikirkan , Tania melemparkan tanpa ragu kotak beserta isi nya ke hadapan Alex tanpa berucap sepatah kata pun, dia tampak terisak dan pergi meninggalkan Alex.
Alex terpaku seperti orang bodoh menatap lurus tak bergeming ke arah Tania yang telah berlalu sambil menangis itu.
Alex tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi pada nya, sebuah penolakan dengan Air mata ,ternyata Tania bukan wanita seperti yang ada dalam fikiran kotor nya.
Sejak saat itu Alex mulai penasaran oleh Wanita cantik bisa-bisa nya yang menolak ajakan nya itu, dia fikir akan semudah dan seperti biasa menaklukan semua nya.
Flashback Off
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments
Rosini Abdul Rajab
Cinta murni memang susah didapat..memang kalau kita dapati cinta yang datang tiba2 , itu sangat lebih seru penuh dengan penasaran....
2022-11-10
0
👻Yusuf🦖
syukurin sembarngan nilai cewek
2022-10-16
0
Christy Oeki
sukses selalu
2022-08-02
0