"Gred apakah sudah siap semua pesanan saya?" Tanya Nadilla pada supir sekaligus Mata-mata dari suami nya itu.
"Sudah Nyonya, tapi anda bisa memeriksa nya lagi" ucap nya.
"Tidak!!..tidak perlu, baiklah kita berangkat Sekarang" ajak Nadilla perlahan masuk ke mobil nya.
Nadilla akan pergi ke yayasan tempat yang memang biasa ia kunjungi, sebelum nya dia sudah meminta izin kepada suami nya, dan juga mertua nya, sudah lama sejak menikah dia tidak pernah mengunjungi yayasan itu.
Yayasan Itu terletak di perbatasan kota, cukup jauh jarak yang mereka tempuh, akhirnya setelah memakan waktu yang lama di perjalanan panjang dan melelahkan mobil mereka pun sampai Menjelang tengah hari.
Nadilla segera turun membawa 2 buah papper bag besar , dan Gred turun membawa beberapa kotak besar yang di sambut oleh penjaga Yayasan untuk membantu nya seketika.
Nadilla sudah memberitahu kedatangan nya sebelum nya dan langsung di sambut hangat oleh seorang wanita sang pengelola yayasan, yang langsung memeluk nya.
"Nadilla , sudah lama sekali kamu tidak ke Yayasan, sayang" ujar wanita Itu memeluk penuh bahagia atas kunjungan Nadillam
"Maaf Bu Nadilla sangat sibuk akhir-akhir ini" jawab Nadilla melampirkan senyuman.
"Iya Ibu paham kok! " ucap nya merangkul Pinggang Nadilla untuk masuk ke dalam
"Kemana adik-adik Bu, Kenapa sepi sekali? " tanya nya mengedarkan manik nya melihat sekeliling.
"Mereka di Aula , sedang ada Dokter yang Melakukan pemeriksaa Rutin" jawab wanita itu sembari memberhentikan langkah nya di sebuah meja.
Nadilla pun segera memberikan 2 buah papper Bag besar dari mertua nyaitu."Bu, ini dari nyonya Hadiwinata buat Ibu" ucap Nadilla mengulurkan papper bag itu.
"Apa ini, Ya Tuhan, ucapkan terimkasih ibu Kepada Ibu Bos mu itu ya Nak" lirih wanita itu berkaca-kaca.
"Iya Bu, Nanti Nadilla sampaikan" Nadilla Hanya mengiyakan dan tidak menceritakan Bahwa saat ini Nyonya Hadiwinata itu adalah mertua nya.
Nadilla dan Wanita itu meneruskan langkah mereka ke Aula, langsung di sambut ooreh anak-anak yang langsung menyadari kehadiran nya.
"Kak Nadilla .. Kak Nadilla pekik beberapa orang anak.
"Kak Nadilla!!" panggil seorang anak Perempuan langsung berlari memeluk pinggang nya"
Nadilla Merendahkan tubuh nya "Hay Nina Kakak merindukan mu" ujar nya memeluk anak itu.
"Nina Juga nerindukan kakak, jenapa kakak tidak pernah datang kesini, apa kakak sibuk?" Tanya Gadis kecil itu Haru.
Nadilla mengangguk kan kepala nya, dan memberikan senyuman. "Iya,sayang"
Gred dan beberapa penjaga yayasana datang Membawa beberapa kotak-kotak besar itu ke Aula, Semua anak mengerumuni kotak yang Mereka bawa.
Nadilla pun di tinggal dan berdiri sendiri setelah pengurus yayasan akhir nya Berpamitan untuk Kembali ke ruangan karena ada pihak donatur lain datang, tiba-tiba dari sisi lain seseorang yang memakai pakaian Dokter menghampiri Nadilla.
Nadilla Seperti mengenal nya tapi "Eh Steven.. benar kah?" gumam nya dalam Hati
Pria dengan pakaian Dokter itu memanggil nya.
"Nadilla!" panggil nya ragu.
"Stev Steven, Kau dokter nya? " Tanya Nadilla masih tidak percaya dengan yg di lihat nya.
Steven melebar kan senyuman nya Mengiyakan , Pria itu mentap Nadilla oenuh kekaguman, sangat berbeda dengan Nadilla yang dia kenal dulu ,Nadilla yang Penampilan nya lebih berkelas dan Elegant.
Nadilla sedikit gugup, langsung memflashback, Steven adalah pria pertama yang dia sukai sejak SMA hngga di Awal kuliah.
Namun Steven tidak pernah tau itu,dl
dan Steven bahkan selalu mempunyai kekasih dan membuat Nadilla sedih setiap melihat nya bersama wanita lain.
Sebelum nya mereka sempat bertemu ketika ulang tahun Tasya namun hanya sebentar.
"Nadilla? kau sungguh Nadilla Citra Prayetno" tanya nya seperti tidak percaya, manik nya bersinar menatap dari atas hingga ke bawah.
"Hay Dokter Steven iya aku Nadilla " ucap Nadilla menghilangkan kegugupan nya.
"Panggil saja Steve seperti dulu!"
"Baik lah Steve, apa kau sering datang ke sini?"
"Ini pertama kali Nad, aku menggantikan seseorang, dia sedang ada Kepentingan lain" jawab pria itu.
Beberapa anak kembali memekikan suara Memanggil Nadilla untuk Nadilla Segera datang ke arah mereka.
"Oh baiklah ,aku akan kesana dulu! "ucap Nadilla buru-buru berjalan ke arah anak-anak yg sudah memanggil nya sedari tadi.
"Baiklah" Steven tak berkedip Memandang Nadilla yang berlalu di hadapan nya.
Nadilla tampak sibuk bermain dengan Anak-anak yangg mengerumuni nya.
Dan Steven melanjutkan tugas nya yang Hampir selesai, bersama seorang Assisten laki-laki nya.
Tiba-tiba Gred datang menghampiri Nadilla yg sedang dalam kerumunan anak-anak itu."Nyonya.." Panggil nya Gred tampak ragu.
"Iya Gred ada apa?" Tanya Nadilla menatap ke Arah Gred.
"Nyonya maafkan saya, Ibu saya masuk Rumah sakit, saya harus segera ke sana..."ujar nya lirih
"Baik Gred pergilah saya bisa pulang naik taxi ,Pergi lah Gred Ibu mu sangat membutuhkan mu!"
"Terimkasih nyonya atas pengertian anda saya permisi..." ucap Gred Dengan mata nya yang sudah berkaca-kaca Gred pun segera berlalu meninggalkan Nadilla di Yayasan,
Beberapa jam berlalu hari pun sudah hampir petang, dan di luar turun hujan sangat deras nya, anak-anak yayasan pun sudah bersiap masuk ke kamar nya masing-masing.
Nadilla sedang berdiri di depan pintu Bersama Ibu pengurus yayasan itu, menunggu hujan sedikit reda untuk segera pulang.
Tak berapa lama menunggu, sebuah mobil Berhenti di depan halaman Yayasan, Mereka Menatap ke arah mobil yg berhenti itu.
"Dokter Steven?" sebut wanita tua itu.
Steve tiba-tiba turun dengan membawa sebuah payung dan nenghampiri Nadilla."Nadilla, ayo saya antarkan pulang?" ajak nya.
"Tidak Steve , terimakasih, saya Naik taxi saja" Nadilla langsung menolak nya.
"Nak , sebaiknya terima saja tawaran Dokter Steven untuk menghantar mu di sini sangat sulit mendapatkan Taxi yayasan Ini terlalu jauh dari jalan besar" tutur penjaga yayasan Menatap wajah Nadilla yang penuh keraguan.
Mendengar ucapan penjaga Yayasan ,Akhirnya Nadilla dengan berat hati pun mengiyakan tawaran Steven untuk menghantarkan nya pulang, ia pun segera berpamitan kepada wanita tua itu.
Kemudian Nadilla berjalan ke arah mobil, Dengan Steve yg memayungi nya, Nadilla masuk ke dalam mobil duduk di sebelah kursi pengemudi, seketika Steven langsung melemparkan payung ke jok mobil, bergegas melaju pergi meninggalkan yayasan.
Nadilla sedikit gugup, mengalihkan pandangan nya ke arah samping memandangi air hujan yang menetes di kaca jendela mobil.
Sementara Steve Sesekali mencuri padang ke Nadilla memandang kagum pada nya, tidak ada Interaksi di antara ke dua nya, Nadilla hanya diam begitu juga Steven, tidak ingin memulai sangay segan untuk nya.
Akhirnya, Mereka pun sampai hampir menjelang pukul 9 malam, dengan masih sedikit turun hujan, Nadilla mengucapkan terimakasih dan bergegas masuk ke dalam rumah.
Tidak terlihat Ibu mertua nya di sana, Mungkin Sudah naik ke kamar nya, Nadilla segera masuk ke kamar dan membersihkan diri nya.
Sedari tadi suami nya tidak memberi kabar, Nadilla meletakan hairdyer yang di gunakaan nya dan segera meraih ponsel nya.
Belum sempat dia menghubungi nya, Suami nya sudah terlebih dulu Melakukan nya.
My💖 Videocall.
"Sayang... Maafkan suami mu hari ini aku sangat sibuk, bahkan aku tidak sempat menyentuh ponsel ku" ujar nya.
"Iya sayang tidak masalah, aku juga baru sampai di rumah"
"Benarkah, apakah kau bersenang-senang Hari ini sayang"
"Pasti nya sayang" ....
Kedua nya pun menghabiskan malam lewat video call, hingga ke dua nya benar-benar tertidur dalam keadan ponsel masih menyala.
Namun, Dimas sama sekali tidak mrngatakan kesibukan nya hari ini sengaja ingin menuntaskan sisa perkerjaan nya , supaya bisa kembali lebih cepat dari yang dia rencana kan.
Ada beberapa hal yang telah Dimas persiapkan untuk istri nya, seperti akan kembali ke Jakarta besok sore.
Di lanjutkan dengan sukuran yang sudah Mereka rencana kan sebelum Keberangkatan Dimas, di ganti menjadi pesta ulang tahun Nadilla sekaligus memperkenalkan nya sebagai Istri CEO Hadiwinta Corp.
Tidak lupa Dimas juga sudah memesan sebuah Hadiah berupa kalung limited edition bermatakan berlian yang di design handmade untuk hadiah ulang tahun istri nya itu.
TBC.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments
Lela Lela
semoga gemuk ny itu hamil kamu nadilla
2023-04-27
0
Christy Oeki
trus sehat
2022-08-02
0
Coco
semua akan terlihat cantik kalau ada money nya
2022-07-03
0