"Hufff...,"
Kaisar Tian mo menghela nafasnya, hanya karena curiga dengan istrinya itu pria itu langsung mengumumkan sebuah pengumuman yang tidak masuk akal hingga membuat dirinya terjebak dalam situasi yang yang begitu membingungkan.
"Siapkan pakaianku, karena aku akan membawa Selir Rui na untuk menemui Selir Lin xia." ucap Kaisar Tian mo.
"Memangnya anda mau apa, Yang Mulia?" tanya Kasim.
"Tentu saja aku akan memperkenalkan Selirku ini kepada Selir yang lain." jawab Kaisar Tian mo dengan ekspresi yang benar-benar begitu kebingungan. pria itu sebenarnya ingin membuat Lin xia merasakan cemburu.
"Nampaknya Yang Mulia ingin membuat selir Lin xia cemburu dengan keberadaan Selir barunya ini, kelihatannya anda akan sia-sia saja Yang Mulia. karena yang terlihat Selir Lin xia tidak akan pernah menghiraukan Anda." guman Kasim dalam hati saat melihat kelakuan Kaisar nya itu.
Akhirnya Kaisar Tian mo mengajak Selir Rui na ke tempat Lin xia, nampak pria itu Hatinya sudah bangga karena dia akan membuat Selir sok cantik itu akan terluka saat melihat wanita lain yang akan dinikahi oleh dirinya.
Berbeda dengan Lin xia yang sedang berada di kediamannya, terlihat Gadis itu sedang memainkan permainan sepakbola bersama para pengawalnya. terlihat jelas wajahnya begitu bahagia, rona kecantikannya bertambah terpancar saat gadis itu tersenyum kepada para pengawal yang ada di tempatnya.
DUGG..
BUGG..
DUGG..
"GOLLL!!!" seru Lin xia.
"YESSSS!!!!" teriak Lin xia sembari memeluk beberapa dayangnya.
"Ternyata yang mulia sangat hebat!!" seru salah satu pengawal.
"Tentu saja hebat, kamu kira permainan seperti ini tidak aku kuasai? bahkan bertarung pun aku bisa, memakai pedang memakai tongkat atau apapun aku bisa. Aku ini bukan seorang wanita yang akan melenggok-lenggokkan tubuhnya hanya untuk mencari perhatian saja." jawab Lin xia sembari sok bergaya.
"Yeeee," seru dayang.
Terlihat di tempat lain sang Kaisar sudah berada di tempat itu, dia sedang bersama beberapa pelayannya juga bersama dengan beberapa pengawal. Kaisar Tian mo yang baru datang, pria itu terus menatap Lin xia yang begitu bahagia saat melakukan permainan bersama para pelayannya. Entah mengapa tiba-tiba hati Sang Kaisar berdebar tidak menentu, apalagi wajah Lin xia yang terlihat basah begitu menggoda. Gadis itu terlihat bertambah cantik dan menawan.
"Dasar kau ini ya, kau mau main curang denganku. Awas kau ya akan ku buat kau membayar semua kecuranganmu itu!" seru Lin xia kepada salah satu pengawalnya.
BUGG..
sedangkan si pengawal nampak wajahnya bersemu Merah saat salah satu tangan Lin xia memukul lengannya.
Tidak jauh dari tempat keberadaan Sang Kaisar. nampak seorang pria datang sambil tersenyum kepada Lin xia. sang pangeran nampak tersenyum begitu bahagia ketika dirinya melihat Lin xia bersama beberapa pengawal, bahkan Gadis itu benar-benar seperti seorang wanita yang terbebas.
"Kau sedang bermain apa, Lin xia?" tanya Pangeran Lee Hyun kepada Lin xia.
"Apakah kau tidak melihat aku sedang bermain sepak bola dengan para pengawal ku ini." jawab Lin xia yang kemudian menguncir rambutnya karena dari tadi terus terlepas.
"Ngapain rambutnya harus dikuncir Kamu terlihat cantik jika rambutmu terurai seperti itu." puji pangeran.
"Tapi kalau bermain sepak bola rambutnya terurai, Nanti rambutku malah tersangkut kemana-mana. Kamu kira aku ini sedang peragaan model apa." kesal Lin xia yang kemudian meminta beberapa pengawal dan dayang berhenti untuk sementara karena kedatangan pangeran Lee Hyu.
Sang kaisar yang melihat Lin xia, pria itu merasa sedikit sakit hati karena melihat Selirnya itu dikerumuni oleh begitu banyak pria. bahkan Lin xia tidak segan-segan tersenyum kepada pria lain selain dirinya. Memangnya Apa kesalahan Lin xia, toh pria itu sudah mengumumkan kalau dia hanyalah Selir semantara yang artinya Selir yang tidak diakui oleh Kaisar walaupun dia telah dinikahi.
"Wanita ini benar-benar tidak menganggapku sama sekali, Lihatlah dia tersenyum begitu bahagia bersama pria lain bahkan bersama dengan adikku sendiri. dia ini ingin bermain-main denganku atau dia ini ingin membuat aku sakit hati." guman kaisar yang terlihat terus menatap Lin xia yang sedang bermain-main bersama dengan beberapa pengawal yang lain juga dengan pangeran.
Kasim melihat wajah Kaisar Tian mo yang sudah dilipat-lipat, sesaat kemudian dia langsung berseru hingga membuat orang-orang yang ada di kediaman Lin xia langsung menoleh ke asal suara itu.
"Yang Mulia Kaisar datang!" seru Kasim yang memberitahukan kalau Kaisar Tian mo telah datang.
Lin xia menatap pria itu bersama dengan seorang wanita. Saat Lin xia melihat dirinya bersama selir barunya itu, nampak Kaisar langsung memeluk erat pinggang Selirnya itu.
"Apa yang kau lakukan di tempatku, Kaisar!" seru Lin xia kepada Kaisar Tian mo.
"Aku kesini karena aku harus memperkenal mu dengan Selir ku ini, karena itu merupakan tradisi yang harus dilakukan di Kerajaan ku ini." ucap Kaisar.
"Oo..," Lin xia menatap wanita itu, sesaat kemudian Lin xia tersenyum sembari menjabat tangan selir Rui na.
"Halo, namaku Lin xia. namamu Siapa?" tanya Lin xia kepada Selir Rui na.
DEG..
sang Kaisar sangat terkejut karena tidak ada wajah sedih sama sekali yang terlihat pada wanita itu. bahkan terkesan Kalau lincia tidak mau tahu suaminya mau menikah berapa ribu kali toh semuanya tetap tidak akan berubah semuanya tetap seperti itu bahkan semuanya benar-benar tidak akan merubah segalanya.
"Namanya Selir Rui na, Selir kesayangan ku!" seru Kaisar Tian mo yang kemudian memeluk erat kembali pinggang Selir Rui na dengan sangat agresif.
"OOO..,"
Lin xia hanya tersenyum kepada pria tersebut, karena Lin xia tidak berniat untuk cemburu ataupun sakit hati kepada pria yang sudah membuatnya benar-benar seperti seseorang yang tidak dihargai sama sekali.
"Sudah kan perkenalannya, kalau begitu pulanglah Yang Mulia. karena aku harus melanjutkan olahraga ku bersama para pengawalku." jawab Lin xia yang kemudian meninggalkan sang Kaisar.
Terlihat sekali wajah Kaisar Tian mo sangat kesal saat melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Selirnya itu.
"Apa-apaan dia, mengapa dia tidak marah ataupun mengumpat padaku. bahkan wanita ini sama sekali tidak menunjukkan wajah sedih." ucap Kaisar Tian mo dalam hati.
Sesaat kemudian nampak sang Kaisar langsung meninggalkan kediaman Lin xia dengan muka yang begitu kesal. Kasim yang melihat hal itu, nampak pria itu tersenyum karena Selir Lin xia berhasil mengerjai Kaisar nya itu, Kaisar sombong yang tidak pernah bisa mengakui kebenaran.
"Kena Kau Yang Mulia, baru pertama ini kulihat wajahmu kusut." ucap Kasim saat melihat Kaisar Tian mo terlihat marah.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Oi Min
ye..... mang salahe sopo??? situ waras Tian Mo....??? ato hilang ingatan???
2024-05-13
0