OH MY GOOD

Lin xia tidak mengatakan apapun, terlihat Gadis itu hanya menatap orang-orang yang ada di tempat itu. dalam benaknya orang-orang itu begitu aneh.

"Aku yakin aku sedang bermimpi, mimpi yang begitu panjang, begitu aneh bahkan mimpi yang benar-benar membuat aku seperti terdampar di sebuah kerajaan masa lalu." ucap Lin xia yang kemudian berlari keluar dari kamarnya.

Terlihat gadis itu menatap ke kanan ke kiri, ke depan ke belakang sembari menatap langit yang terlihat begitu cerah hari ini.

"Huaaaa..., mimpiku benar-benar terasa nyata!!" seru Lin xia. "Aaaaa!!!"

Lin xia terus melakukan sebuah kekonyolan di Kerajaan asing tempat dia terdampar karena mesin waktu milik ayahnya.

"Nona, apa yang kamu lakukan!!" seru para pelayan.

"Aku pasti sedang bermimpi, Coba cubit aku." pinta Lin xia.

"Kami tidak berani melakukannya." jawab pelayan.

"Aku rasa Aku sedang bermimpi dan mimpinya benar-benar sangat panjang." jawab Lin xia.

"Anda tidak sedang bermimpi, nona." jawab para pelayan.

Seketika para pelayan itu langsung mencubit pipi Lin xia hingga membuat Gadis itu langsung terjingkat.

"Auh!!" seru Lin xia.

"Benar kan nona, kamu tidak sedang bermimpi." jawab para pelayan.

Lin xia menyentuh kepalanya kemudian menatap beberapa wanita itu. "Jadi ayah benar-benar menyelamatkanku dan membawaku kemari. Oh Tuhan.., Ayah mengorbankan dirinya untuk menyelamatkanku." guman Lin xia dalam hati yang kemudian menatap langit untuk berterima kasih kepada ayahnya.

"Ayah, aku pasti berjuang. aku pasti tidak akan pernah menyia-nyiakan pengorbananmu." ucap Lin xia yang kemudian melipat kedua tangannya. Gadis itu berharap Tuhan menerima Ayahnya di sisi almarhum ibunya.

Sesaat kemudian Gadis itu terlihat menggerakkan tubuhnya.

"Yeeee...aye..aye..Lala..Lala.."

gadis itu terus berjoget Ria di depan kediamannya, Hal itu membuat para pelayan yang ada di tempatnya sangat terkejut dengan semua kekonyolan dari calon istri Kaisar mereka itu.

"let's go baby!!!" seru Lin xia yang terus berjoget sambil bernyanyi dengan gaya barbar yang biasa dia lakukan jika dia berada di kamarnya.

Lin xia menggoyangkan pinggulnya, seolah Dia sedang melakukan gerakan erotis yang membuat para pelayan wanita yang ada di sana nampak menutup mulutnya.

"Ya ampun nona, jangan lakukan itu. Apakah kau tidak malu dengan kelakuanmu itu!" seru para pelayan.

Lin xia tidak menghiraukan perkataan dari seluruh pelayannya itu, Sedangkan di tempat lain nampak seorang pria sedang menatap semua kelakuan konyol Lin xia yang berjoget ria di depan kediamannya.

"Nona Cepatlah masuk, Jangan melakukan hal itu di depan kediamanmu!" seru para pelayan kembali.

"Let's go baby... lalala.. lalalala.. aye.. aye.." Lin xia terus menyanyikan sebuah lagu yang membuat para pelayan nampak malu sendiri dengan gerakan-gerakan yang menurut mereka sangat erotis.

Tak berselang lama datang seorang pria yang mengaku kalau dirinya adalah seorang pangeran. pria itu adalah adik dari Kaisar Tian mo.

"Selamat pagi kakak ipar!" seru Lee Hyun.

Lin xia menatap asal suara, Sesaat kemudian gadis itu menoleh ke tempat asal suara berada. terlihat di sana seorang pria sedang menatap dirinya yang sedang berjoget ria di depan kediamannya.

"Siapa kau, apa yang kau lakukan di depan kamarku?" tanya Lin xia kepada pria itu.

"Aku adalah Pangeran Lee Hyun. adik dari Kaisar Tian mo." jawab Lee Hyun.

"Aku tidak mengenalmu, minggir sana. cepat pulang Jangan menggangguku." ucap Lin xia.

Sesaat kemudian gadis itu langsung memasuki kediamannya karena dia merasa diganggu oleh pemuda yang baru saja masuk ke ke dalam area kediamannya. Sedangkan di tempat lain Kaisar Tian mo menatap seorang Kasim yang datang melapor.

"Ada apa, Kasim?" tanya Kaisar Tian mo kepada Kasim Mun.

"Hamba melapor Yang Mulia." ucap Kasim Mun.

"Memangnya ada apa?" tanya Kaisar Tian mo.

"Tadi hamba memata-matai gadis tersebut, nampak Gadis itu telah siuman." jawab Kasim Mun.

"Lalu, Memangnya ada apa?" tanya Kaisar kembali.

"Nampaknya Gadis itu sangat unik Yang Mulia." jawab Kasim Mun.

"Unik bagaimana?" tanya Kaisar Tian mo kepada Kasim.

"Terlihat semua kelakuan dan perilakunya sangat alami, Bahkan dia tidak menutupi segala kekurangan dan kelebihannya." jawab Kasim Mun.

"Sudahlah, Kasim. kau tidak mengenal Gadis itu bahkan kau tidak pernah bertemu Gadis itu." ucap Kaisar Tian mo.

Seketika sang Kasim menundukkan kepalanya, karena dia takut akan kemarahan seorang pria yang bernama Kaisar Tian mo.

"Baiklah kalau begitu, aku akan ke kediaman gadis itu." ucap Kaisar Tian mo yang kemudian berdiri dan meninggalkan ruang kerjanya untuk menuju kediaman Lin xia.

Di sana Lin xia sedang dirias oleh para pelayan, bahkan wajah yang terkesan sangat sempurna dan sederhana membuat para pelayan tampak menatap takjub wajah gadis itu.

"Nona, Kamu jangan banyak bergerak." pinta salah satu pelayan.

"Memangnya aku harus ya memakai pakaian ini juga riasan ini?" tanya Lin xia yang benar-benar merasa risih.

"Tentu saja Nona." jawab pelayan yang membuat Lin xia langsung mencibirkan bibirnya.

"Kalian ini merias ku atau kalian memperbaiki tembok yang lagi rusak. lihatlah dari tadi kalian terus menyisir rambutku dan memberikan bedak-bedak di tubuhku, kalian kira aku ini ondel-ondel yang perlu ditaburi bedak di seluruh tubuh Ku." ucap Lin xia yang membuat para pelayan nampak menatap gadis tersebut. Bahkan mereka hanya menepuk-nepuk kan kain ke tubuh Lin xia tanpa diberi bedak sama sekali.

"Sudah-sudah pergi dariku, kalian kira aku ini mainan apa!" seru Lin xia yang kemudian mencuci wajahnya karena dia merasa kalau dia tidak terlalu menyukai riasan yang diberikan oleh para pelayan.

Lin xia memakai sedikit bedak dan memberikan pewarna di bibirnya, hanya sederhana seperti itu namun wajah Lin xia terkesan alami namun begitu cantik. para pelayan yang menatap wajah Gadis itu. nampak mereka sangat terkejut dengan kecantikan alami tanpa make-up yang sangat tebal, seperti para wanita yang ingin menjadi istri dari Kaisar Tian mo.

Lin xia keluar dari kediamannya, sedangkan Kaisar Lin xia pria itu sudah berdiri dan ingin mengetuk pintu kamar gadis itu.

ZRERTT...

Lin xia yang membuka pintu kediamannya, terlihat di sana muncul seorang wanita cantik dengan pakaian ala kerajaan tempo dulu. Hal itu membuat Lin xia sedikit kerepotan saat memakai pakaian itu.

"Ini pakaian atau penyiksaan." ucap Lin xia yang terus menggerutu.

Sedangkan Kaisar Tian mo, nampak pria itu menatap seorang gadis cantik yang telah membuka pintu kediamannya. begitu cantik hingga membuat Kaisar Kaisar Tian mo terpukau dengan kecantikan yang dimiliki oleh Lin xia.

** Bersambung **

Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.

- Isteri kesayangan tuan besar

- ku balas pengkhianatanmu

- Gairah cinta isteri muda

- One night stand with mister William

- Gairah terlarang

- Isteri bayaran tuan Presdir

- aku mencintai isteri yang ku benci

- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

- The royal palace

Terpopuler

Comments

Dek Erna II

Dek Erna II

ada ya prempuan model begini, terdampar di tempat org lain cuma bawa badan aja, bukannya bersikap sopan malah kurang ajar kyk dia yg punya rumah, kira" dong thor klo bikin cerita, org kuat itu bukan kasar, tutur kata sopan tegas itulah tipe manusia kuat, belajarlah mendiskripsikan kata kuat dengan benar klo ingin punya cerita yg bermutu, kuat bukan kurang ajar, wlpn dunia fiksi tp jangan keluar dri etika manusia beradab..

2024-11-15

2

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!