PERJANJIAN

BRAKKK!!

Kaisar Tian mo yang langsung membuka pintu kamar Lin xia secara paksa.

"Ya ampun, dasar pria tidak punya harga diri dan tidak punya sopan santun, beraninya kau memasuki kamar seorang gadis!" seru Lin xia.

"Tentu saja aku berani melakukan hal apapun, karena ini adalah Kerajaan ku!" jawab Kaisar Tian mo.

Seketika Lin xia memutar bola matanya jengah, karena yang terlihat pria sombong yang ada di depannya itu memang penguasa tempat Lin xia terdampar.

"Kalau dia bukan Kaisar, pasti dia bakal aku gorok lehernya." guman Lin xia dalam hati sambil menatap seorang pria yang berada di depannya.

"Apakah kau sudah memikirkan apa yang aku katakan kemarin?" tanya Kaisar Tian mo yang sudah berada di kamar Lin xia.

"Hufff..," Lin xia hanya menghela nafasnya secara kasar.

"Kau itu seorang Kaisar, bisa tidak bersikap sopan dan berwibawah. ini itu kamar seorang gadis. Apakah kau tidak tahu malu memasuki kamarku, Coba kalau waktu kau masuk Aku sedang tidak berpakaian. Apakah kau sengaja melakukan hal itu." ucap Lin xia yang membuat Kaisar Tian mo sangat tersentak. bahkan nampak wajah pria itu bersemu merah karena kata-kata yang diucapkan oleh mana.

Baru pertama kali Kaisar Tian mo bertemu dengan seorang wanita yang perkataannya begitu logis, tanpa dibuat-buat bahkan kelakuannya nya begitu alami tanpa dilandasi oleh rencana dibalik senyumannya itu.

"Lalu, Mengapa sampai siang Kau tidak menampakan batang hidungmu di kediamanku?!'' tanya Kaisar Tian mo.

"Tentu saja aku belum menampakan batang hidungnya, Bahkan aku begitu kaget sudah terdampar di tempat yang tidak aku ketahui.. lalu aku disuruh menandatangani surat perjanjian seperti ini, kalau kau menjadi aku Apakah kau tidak akan terkejut."

Lin xia yang benar-benar dibuat terkejut sekaligus dibuat kebingungan dengan semua yang dikatakan oleh sang Kaisar. Bagaimana tidak dia, bagaikan sebuah pisau bermata dua baru selamat dari kejaran musuh-musu ayahnya. sekarang dia diperlakukan seperti wanita yang mempunyai banyak hutan dan dipaksa menandatangani surat pernikahan kontrak.

"Cepat lakukan apa yang Aku perintahkan." perintah Kaisar Tian mo.

"Nasibku ini benar-benar sangat tragis, aku harus melakukan sesuatu yang tidak ingin aku inginkan. bertemu pria brengsek sepertimu di tempat seperti ini kemudian diancam seperti aku ini mempunyai banyak hutang." ucap Lin xia sembari menatap tajam wajah sang Kaisar.

Kaisar Tian mo mengeluarkan sebuah tinta yang telah dia bawa dari kediamannya, sesaat kemudian pria itu menarik salah satu tangan Lin xia dan mencelupkan tangan gadis itu ke tinta tersebut. setelah itu sang Kaisar langsung menempelkan jari Lin xia yang sudah dibasahi tinta dan..

TAP..

Secara sah Lin xia telah menandatangani kontrak perjanjian antara dia dan Kaisar.

"Apa yang kau lakukan!" seru Lin xia yang melihat kulit domba itu sudah ada cap jempolnya. berarti Lin xia Sudah menandatangani kontrak perjanjian pernikahan dengan sang Kaisar.

"Dengar, dua hari lagi kita akan menikah. walaupun kita sudah menikah Jangan berharap aku akan memperlakukanmu sebagai seorang istri, karena aku hanya akan memperlakukanmu sebagai wanita biasa. tidak ada cinta di antara kita, tidak ada hubungan fisik ataupun yang lain." ucap Kaisar Tian mo yang kemudian meninggalkan Lin xia di dalam kamarnya.

"Apa maksud perkataannya tadi?" ucap Lin xia yang masih kebingungan dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Kaisar Tian mo. "Tidak ada cinta, tidak ada hubungan fisik. tidak ada apapun. berarti aku ini menikah dengan cara apa dong." ucap Lin xia kembali.

"Nona." Panggil salah satu pelayan.

"Coba kalian ulangi apa yang dikatakan oleh kaisar mu tadi, cepat ulangi aku kok tidak sebegitu mengerti ya." Lin xia yang memang belum begitu paham dengan kata-kata yang diucapkan oleh sang Kaisar. karena barusan dia harus mengkoneksikan otaknya.

"Nona, 2 hari lagi nona akan menikah dengan yang mulia Kaisar. itu artinya Nona akan secara resmi menjadi istri yang mulia Kaisar." jawab dua pelayan.

"Apa!!" seru Lin xia yang benar-benar sangat terkejut.

Sesaat kemudian Lin xia langsung membasuh mukanya dan berlari ke kediaman Kaisar Tian mo.

BRAKKK..

Lin xia langsung membuka paksa pintu kediaman sang Kaisar, terlihat di sana sang Kaisar hendak mengganti pakaiannya. para pelayan yang ada di luar tak mampu menahan Lin xia untuk masuk ke kediaman pria itu.

"Lancang, beraninya kau memasuki kediamanku!" seru Kaisar Tian mo.

"Aku tidak ada urusan, cepat katakan apa maksud dari surat perjanjian itu dan apa nama di balik pernikahan ini?" tanya Lin xia kepada Kaisar Tian mo.

"Aku menikahimu hanya atas landasan Aku membutuhkan pendamping hidup untuk kestabilan Kerajaanku, namun aku tidak akan pernah mencintaimu. Aku tidak akan pernah menganggapmu sebagai seorang istri dan aku tidak akan pernah menyentuhmu." ucap Kaisar Tian mo.

"Lalu?" tanya Lin xia kembali.

"Jika aku bertemu dengan seorang wanita yang aku cintai. maka kau akan kujadikan selir pajangan saja." Jawab Kaisar Tian mo.

Terkejut, Lin xia begitu terkejut dengan semua kata-kata yang dikeluarkan oleh Kaisar Tian mo. karena gadis itu tidak pernah mengira kalau sebuah pernikahan yang begitu dia idam-idamkan ternyata malah sekarang menjebaknya di dalam kebisuan semata.

"Jika kau tidak mau melakukan apa yang aku perintahkan, maka akan ku penggal kau sekarang juga di alun-alun kota. karena aku sudah mempunyai bukti kalau kau Sudah menandatangani surat perjanjian itu!" seru Kaisar Tian mo.

Sepertinya Lin xia benar-benar telah terjebak di dalam permainan yang dibuat oleh sang Kaisar, hanya demi keuntungan nya saja, pria itu membuat Lin xia menjadi terjerumus ke suatu permainan yang tidak pernah dia pikirkan.

"Pernikahan, perjanjian dan isteri pajangan." ucap Lin xia dalam hati saat mendengar semua kata-kata yang dikeluarkan oleh Kaisar Tian mo.

"Lalu apa keuntungan ku saat melakukan perjanjian itu?" tanya Lin xia.

"Kau boleh melakukan apapun sesukamu, uang, nama besar. namun kau tidak boleh mencari pria untuk kau jadikan kekasih, karena itu akan membuatku malu dan kehilangan wibawa. namun jika aku telah mendapatkan wanita yang aku cintai, maka kau akan segera kuceraikan dan kau baru boleh mencari pria untuk kau cintai!" seru Kaisar Tian mo.

"Cepat ulangi apa kata-katamu tadi, yang mulia." pinta Lin xia.

"Pernikahan ini hanyalah sebuah formalitas, tidak ada cinta tidak ada hubungan fisik ataupun kedekatan." jawab Kaisar.

"Baiklah kalau begitu, aku akan menikah denganmu dengan meminta perjanjian yang sama sepertimu agar aku tidak dirugikan. Jika kamu tidak memberikan hal itu maka aku tidak mau menikah, mungkin aku bisa melarikan diri atau bunuh diri." ancam Lin xia.

"

** Bersambung **

Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.

- Isteri kesayangan tuan besar

- ku balas pengkhianatanmu

- Gairah cinta isteri muda

- One night stand with mister William

- Gairah terlarang

- Isteri bayaran tuan Presdir

- aku mencintai isteri yang ku benci

- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

- The royal palace

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!