OH MY GOOD

"Kita batalkan dulu pernikahan ini, karena kita harus melihat kondisi gadis ini. kalau tidak sesuatu akan terjadi seperti mempelai wanita ku yang tiba-tiba meninggal dunia!" seru Kaisar Tian mo yang Mencari alasan.

Di tempat itu, Lin xia sedang terbaring di sebuah ranjang yang begitu besar. terlihat wanita itu masih belum sadarkan diri karena hempasan mesin waktu. di sebuah tempat yang begitu berbeda dengan dunianya, di sebuah tempat yang benar-benar begitu asing

DUA HARI KEMUDIAN

Sinar matahari memasuki celah-celah jendela yang ada di sebuah ruang kamar, terlihat seorang gadis sedang menguap sambil merentangkan tubuhnya. matanya masih belum terbuka sepenuhnya namun serasa tubuhnya seperti diremuk oleh sesuatu.

"Hua...," Lin xia menguap dengan sangat keras.

terlihat Gadis itu merentangkan tangannya sembari menggaruk rambut panjangnya. tatapan matanya menatap sebuah ruangan yang begitu asing, Lin xia mengira kalau dia masih dalam kondisi pusing atau bagaimana. yang jelas Dia mengira kalau dia masih sedang bermimpi.

"Ini sudah siang ya, Kenapa ayah tidak membangunkanku." ucap Lin xia sembari menggaruk rambutnya.

DEG...

Tiba-tiba pikirannya tertuju pada sang ayah yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan gadis itu.

"Ayah..," ucap Lin xia.

Seketika Lin xia berdiri dan menatap ruangan tempatnya berada, kedua bola matanya benar-benar terpaku pada ruangan yang dia tempati.

"Ini tempat apa." ucap Lin xia yang menatap dekorasi sebuah ruangan yang begitu aneh. "Ini di mana? tadi tadi ayah mendorongku masuk ke mesin waktu, lalu sekarang aku ada di mana?" Lin xia benar-benar kebingungan ketika dia melihat tempat keberadaannya.

Lin xia berfikir dia akan berpindah ke suatu tempat yang tidak jauh dari tempatnya, namun Gadis itu belum mengetahui Di mana tempat keberadaannya sekarang.

"Hua...,"

Lin xia kembali menguap sambil merentangkan tubuhnya, terlihat Gadis itu menatap kamar yang dia tempati kembali.

"Di mana ini?" ucap Lin xia yang kebingungan sambil menatap kamar yang dia tempati.

Gadis itu masih berfikir kalau dia ditolong oleh seseorang karena Gadis itu masih berpikir dia berada di zamannya. Lin xia terbangun dari tidurnya dan berjalan sambil memutar tubuhnya hingga mengeluarkan suara tulang yang kelelahan.

"Kira-kira Ayah membawaku kemana ya." ucap Lin xia yang penasaran.

Ketika dia berdiri terlihat Gadis itu berjalan ke sebuah tempat, tatapan matanya belum sepenuhnya mengetahui dimana tempat keberadaannya. yang dia lihat kalau kamar tidurnya seperti kamar tidur yang ada di sebuah film-film Kerajaan.

"Ini rumah siapa, rumah kok kayak di film-film." ucap Lin xia dalam hati sambil membuka jendela kamarnya.

Terlihat di luar jendela itu sebuah pohon yang begitu besar dan udara yang begitu sejuk, tak lama kemudian terlihat dua wanita memasuki kamar Lin xia.

"Nona sudah bangun!" seru pelayan yang sudah memasuki kamar Lin xia.

Dua pelayan itu berteriak kepada orang-orang yang ada di luar kamar Lin xia. dua pelayan itu menatap linsia dengan tatapan mata yang begitu keheranan, pakaian yang sudah diganti oleh para pelayan. wajah yang begitu berseri bahkan bibir yang terlihat begitu merona.

"Siapa kalian!!"

seru Lin xia ketika melihat beberapa wanita berpakaian aneh sudah masuk ke dalam kamarnya. Gadis itu sangat terkejut kemudian berjalan mundur ketika dua pelayan itu mendekatinya.

"Nona sudah bangun?" tanya dua pelayan.

"Siapa Kalian?" tanya Lin xia.

"Kami adalah pelayan anda, nona." jawab dua pelayan.

"Siapa dua wanita yang memasuki kamar ini." ucap Lin xia yang mengikuti dua wanita yang keluar dari kamarnya.

Tak lama kemudian saat Lin xia berada di pintu kamarnya, nampak beberapa orang langsung memasuki kamar Lin xia juga.

"Terima kasih Dewa, karena kau telah membangunkan gadis ini!" seru seorang pria yang berpakaian sangat aneh.

Lin xia sangat kebingungan dengan orang-orang yang memasuki kamarnya, orang-orang yang berpakaian sangat aneh dengan penampilan yang aneh pula.

"Siapa Kalian, kenapa kalian berpakaian seperti orang gila?" tanya Lin xia kepada orang-orang yang ada di dalam kamarnya.

Para pelayan dan tabib yang melihat hal itu mereka sangat terkejut dengan kata-kata kasar yang dikeluarkan oleh Lin xia.

"Nona, apakah anda baik-baik saja?" tanya seorang pelayan kepada Lin xia.

Lin xia menyipitkan matanya dan melihat seorang wanita yang berpakaian seperti pakaian Kerajaan yang ada di televisi-televisi. lincia menatap orang-orang yang ada di tempat itu dari ujung kepala sampai ujung kaki.

"Kalian ini sedang ada syuting ya?" tanya Lin xia kepada orang-orang yang ada di kamarnya.

mendengar pertanyaan yang dikatakan oleh Lin xia, tentu saja orang-orang yang ada di tempat itu kebingunan dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh gadis asing yang terjatuh dari langit, orang-orang yang ada di tempat itu menganggap Lin xia sedang kehilangan ingatan karena dia harus menyelesaikan tugas dari para dewa untuk menikah dengan kaisar.

"Apakah Nona baik-baik saja?" tanya seorang tabib kepada Lin xia.

"Kenapa kau memakai pakaian yang sangat aneh, Memangnya kalian ini sedang syuting ya?" tanya Lin xia kembali. terlihat wanita itu belum sepenuhnya mengerti Kalau dia sedang yang berada di Zaman Kerajaan, mesin waktu yang membawanya itu mengalami kerusakan hingga membuat dia terlempar ke masa lalu.

Lin xia langsung menyingkirkan orang-orang yang berada di kamarnya, terlihat Gadis itu keluar dari kamar sambil menatap tempat dia berada. betapa terkejutnya Lin xia saat dia berada di suatu tempat yang namanya Kerajaan.

"Di mana ini, kenapa aku di sini." ucap Lin xia yang masih kebingungan. "Oh my god, aku sedang syuting apa, Kenapa aku ada di sini!" seru Lin xia yang masih kebingungan.

Para pengawal yang melihat Lin xia seperti orang gila, mereka langsung menarik pedang mereka dan mengarahkan kepada gadis itu.

"Kalian ini sedang syuting film apa sih, Kenapa memakai pedang asli." ucap Lin xia kepada para pengawal.

Para pengawal yang melihat hal itu mereka saling menatap satu sama lain. Seorang wanita yang tiba-tiba turun dari langit, namun kelakuannya sangat aneh bahkan bisa dibilang kelakuannya seperti seorang pria.

"Nona Jangan berlari!" seru pelayan yang ada di kamar Lin xia.

Lin xia menatap Gadis itu sambil memejamkan matanya, mungkin Lin xia mengira kalau hal itu adalah mimpi. dia tidak akan pernah berpikir kalau dia benar-benar sudah tersedot ke mesin waktu hingga membuat dia harus terpental ke dimensi masa lalu.

"Aku yakin kalau aku sedang bermimpi, tidak mungkin kan aku terlempar ke dunia seperti ini." ucap Lin xia yang berpikir.

** Bersambung **

Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.

- Isteri kesayangan tuan besar

- ku balas pengkhianatanmu

- Gairah cinta isteri muda

- One night stand with mister William

- Gairah terlarang

- Isteri bayaran tuan Presdir

- aku mencintai isteri yang ku benci

- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

- The royal palace

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!