Akhirnya Reyhan pun pergi meningalkan Andra, tak berselang lama dia pun akhirnya sampai juga dikantornya. Sesampainya dia sudah disambut oleh Putri yang tiba-tiba menghadang didepan pintu sambil menunjukkan muka agak menyesal.
"Putri apa yang kamu lakukan?"tanya Reyhan yang merasa bingung.
"Aku tahu pak Reyhan sekarang pasti membenciku, dan aku sadar jika yang aku lakukan ini salah aku minta maaf, tapi bukan berarti pak Reyhan bisa mengabaikan aku begitu saja, jadi tolong maafin aku pak aku mohon. Apa perlu aku melakukan sesuatu agar pak Reyhan mau maafin aku,"jawab Putri yang merasa sangat menyesal.
Melihat Putri yang bertingkah seperti ini membuat Reyhan malah menertawakannya. Dan Putri pun terkejut.
"Pak Reyhan kenapa, kenapa malah tertawa, apa semua ini ada yang lucu?"jawab Putri yang merasa penasaran.
"Iya ini lucu banget, siapa yang bilang jika aku membencimu?"
"Ya kan tadi sifat pak Reyhan mendadak jadi seperti itu, dan pergi tanpa berpamit bukannya itu sudah menunjukkan kalau pak Reyhan memang membenciku?"tanya balik Putri.
"Baiklah aku minta maaf karena tadi aku sempat pergi tanpa berkata yang jelas kepadamu, dan memang aku juga agak kesal sama kamu karena dari kemaren kamu slalu mengabaikan aku, dan tidak berbicara sepatah katapun kepadaku, tapi bukan berarti aku membencimu dan harusnya yang meminta maaf itu aku bukan kamu?"jawab Reyhan yang akhirnya membalikkan fakta.
"Jadi pak Reyhan tidak membenciku?"jawab Putri dengan polos.
"Tidak aku tidak pernah membencimu?"jawab Reyhan dengan santai.
"Baiklah kalau gitu jadi sekarang biar lebih sama-sama enak, aku akan memaafkan pak Reyhan tapi sebaliknya pak Reyhan juga harus memaafkan aku, apa pak Reyhan setuju!"jawab Putri agak memaksa.
"Baiklah aku setuju!"
"Baiklah kalau gitu!"
Setelah memutuskan berbaikan dan memaafkan kesalahan yang dibuat oleh Reyhan pada dirinya pada waktu itu, Putri pun mengangap semuanya sudah tidak ada apa-apa, dan dia akan melupakannya.
"Pak Reyhan pak Reyhan dia ternyata lucu juga ya kalau lagi ngambek seperti itu!"ucap Putri yang mengingat perilaku REYHAN yang gimana dia terlihat menakutkan, tapi kenyataanya dia juga bisa takut pada seseorang juga.
Sambil bersandar di ranjang dipan tempat tidurnya, Putri pun tiba-tiba teringat dengan Andra yang dimana Andra pernah berkata, Jika dia inggin sekali ditahun ini dia bisa meminang orang yang paling dia cintai dan bisa menjadi miliknya seutuhnya dan orang itu yang tak lain adalah Putri sendiri, tapi melihat kondisi Andra yang semakin lama, makin buruk, Putri yakin Andra gak akan mungkin mau melakukan itu. mengingat perkataan beberapa tahun lalu membuat Putri pun akhirnya telah memutuskan sesuatu.
"Kamu tenang saja An! Jika kamu gak mampu untuk mewujudkan impian kita itu aku sendiri yang akan mewujudkan impian kita yang sudah lama kita rencanakan dari dulu, dan kamu tenang saja tidak lama lagi. Kamu akan bisa memilikiku seutuhnya karena aku mau diakhir nafasmu itu aku orang yang slalu ada disamping kamu disaat air mata terakhir yang bisa kamu teteskan!" ucap Putri yang tidak bisa menghentikan air matanya itu.
Keesokan paginya kebetulan hari ini adalah hari libur, jadi Putri bisa menyempatkan diri untuk bisa membuat Andra bisa merasakan kebahagian lagi. Berkat bantuan Reyhan juga, Putri pun sudah selesai menyiapkan semua kejutan untuk Andra. Dan agar bisa sampai ketempat yang sudah disiapkan Putri, Putri pun mendorong kursi yang dipakai oleh Andra, Sesampainya. Andra pun terkejut dengan apa yang ada dihadapannya itu.
"Apa semua ini kamu yang menyiapkannya Put!" tanya Andra.
"Iya semua ini aku yang menyiapkannya dan berkat bantuan pak Reyhan juga aku berhasil menyelesaikan semua ini, gimana apa kamu suka?"tanya Putri balik.
"Iya aku sangat suka terima kasih ya!"
"Ya sudah kita duduk ya sekarang. Dan kita santap makanan yang dimana aku sendiri yang memasaknya tadi!"
"Kamu serius ini semua masakan kamu?"
"Iya semua ini aku yang memasak, Dan semua ini aku lakukan demi kamu!.
"Makasih ya Put. Aku tidak tau harus mengatakan apalagi sekarang!"
"Ya sudah kita makan ya!"
"Baiklah!
Melihat beberapa jenis makanan yang sudah tersaji dihadapannya, tanpa berfikir Andra dan juga Putri pun langsung menyantap makanan tersebut. Hingga dipertengahan Putri akhirnya mengatakan sesuatu atau dia meminta sesuatu pada Andra.
"Andra apa aku boleh meminta sesuatu dari kamu, dan apa aku boleh minta satu permintaan ke kamu?"
"Permintaan, Permintaan apa apapun permintaan kamu pasti aku bisa kabulkan!"
"Baiklah apa aku boleh minta satu permintaan, tolong kamu mau menikah denganku?"
Mendengar ucapan Putri barusan, Andra pun langsung berhenti makan, Dan meletakkan sesendok makanan yang tadinya mau dia makan, dan seketika Andra malah bertanya balik ke Putri apa maksud dari perkataan Putri barusan.
"Apa maksud kamu, dan apa yang bikin kamu bertanya padaku soal itu. Kamu sendiri kan tahu kondisiku sekarang, Dan kamu juga tahu jika tidak lama lagi. Aku akan mati. Terus kenapa kamu malah memintaku untuk menikah kamu?"
"An! Aku tahu di dunia ini kita semua juga akan mati, termasuk diriku sendiri dan aku juga tidak perduli dengan kekurangan kamu saat ini, karena yang aku tahu aku sangat mencintai kamu, dan aku ingat rencana kita setahun yang lalu, rencana yang kamu katakan jika di tahun ini kamu inggin meminang dan menjadikan diriku jadi milikmu seutuhnya, apa kamu lupa, Dan sekarang aku inggin mewujudkan impian itu aku mohon. Apa aku perlu bersujud dibawah kaki kamu agar kamu mau menerima permintaan aku ini, karena mungkin ini permintaan terakhir yang bisa aku minta dari kamu aku mohon?"ucap Putri yang memohon pada Andra. Karena tidak bisa melihat orang yang sangat dicintainya meneteskan air mata, dia pun mau mewujudkannya.
"Iya aku mau menikah denganmu,"jawab Andra yang akhirnya membuat Putri pun tersenyum.
"Apa kamu beneran mau menikah denganku?"jawab Putri yang dengan senangnya langsung memeluk Andra.
Tanpa disangka ternyata Reyhan sudah mengawasi mereka dari kejauhan, ada rasa bahagia didalam dirinya karena melihat orang-orang yang disayanginya bisa bersatu lagi. Akan tetapi ada rasa sedih juga ketika dia harus melihat wanita yang paling dicintainya ternyata lebih mencintai laki-laki lain.
"Aku senang akhirnya kalian bisa bersatu lagi, dan aku doakan semoga kalian bisa bahagia, walaupun jujur hatiku rasanya sakit sekali melihat semua ini. Tapi aku sadar cinta tidak bisa ditentukan dan cinta juga bukan milik kita seutuhnya. Jadi apa yang terjadi sekarang pada diriku ini sudahlah takdir, biarpun begitu aku tidak akan menyesal jika aku harus mencintai kamu secara diam-diam seperti ini Put! Berbahagialah karena dia memang laki-laki yang cocok buat kamu,"ucap Reyhan.
BERSAMBUNG.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments