"Mati gue apa yang harus aku katakan sama ini bos, kalau macan udah ngamuk kaya gini pasti susah untuk meredakan amarahnya"
"Hei kamu budek ya, dari tadi aku itu ngomong sama kamu ya, ya udah dari pada kamu bengong disini, lebih baik kamu sekarang cepat pergi ke dapur dan bikinin gue kopi cepet..."
"Baik pak aku akan segera membuatkan kopi buat bapak."
Dan Putri pun langsung berlari menuju ke dapur dan langsung membuat kopi buat Reyhan.
" dasar! Tunggu tapi ngomong-ngomong apa aku ini tidak terlalu kasar ya ngomong sama dia, ya jelas tidaklah kamu itu bos disini jadi kamu berkah kali omelin siapapun orang yang kerjanya tidak becus!"ucapnya dengan senyum.
"Gila itu orang makin lama di baik'in malah makin ngelunjak aja, mentang-mentang bos dia seenaknya aja asal marahin orang, kayaknya itu orang harus dikasih pelajaran tapi apa.
Karena sudah tidak tahan dengan sikap Reyhan yang super duper nyebelin, Putri pun berniat untuk mengerjainya atasannya tersebut. Akan tetapi dia masih bingung dengan ide apa yang akan dia buat untuk mengerjai atasannya tersebut, hingga akhirnya ide pun muncul sesaat ia mengambil sesendok gula dan kopi yang ia tuangkan kedalam cangkir.
"Aha ku punya ide
Sesaat kemudian Putri pun akhirnya kembali keruangan kerjanya dan tak lupa ia sambil membawa secangkir kopi, dan menaruhnya di disamping Reyhan, Sambil mengeluarkan jurus rayuannya, membuat Reyhan pun tak berkedip ataupun berkata apapun.
"Akhirnya kopi ku datang juga."
"Ini pak kopinya, silahkan diminum oh iya pak sekalian hanya inggin mengasih tau, jika bapak inggin meminumnya akan lebih baik jika bapak meminum sambil melihat wajahku."
Mendengar Perkataan putri, Reyhan pun terkaget dan berkata.
"Melihat wajah kamu, untuk apa aku harus melihat wajah kamu!"
"Agar rasa kopi yang akan bapak nikmati menjadi manis."
"Ha oh iya baiklah."
"Hem ... Apa maksud dari omongannya ini orang, apa dia beneran merayuku atau dia hanya inggin mengerjai-ku saja?"
"Rupanya gombalan aku ini berhasil membuat nih macan luluh,"batin Putri sambil tertawa diam-diam.
"Tinggal nunggu jebakan selanjutnya,"ucap Putri sambil tersenyum sinis"
Setelah nge'gombalin Reyhan, Putri pun kembali ketempat duduk asalnya dan setelah terduduk, Reyhan pun tak berhenti mengalihkan pandangannya ke putri dan ia terus menatap Putri Dan tatapan Reyhan membuat Putri pun tersenyum. Akan tetapi senyuman yang diberikan kepada Reyhan hanya bersifat sementara karena tanpa di sadari oleh Reyhan, Putri telah mencampurkan sesuatu kedalam cangkir kopi dan setelah meminum kopi tersebut wajah Reyhan yang tadinya agak ceria karena melihat putri pun berubah.
"Ah astaga ini kopi atau apa, kenapa rasanya aneh gini?"gumam Reyhan sambil melihat kearah Putri.
"Eh ini pasti kerjaan kamu kan?"tegas Reyhan sambil menunjuk Putri.
" Iya ini kerjaan aku karena kenapa? Karena aku udah capek ngadep'in bos galak, Jutek dan Nyebelin kaya bapak!"ucap Putri sambil tertawa terbahak-bahak"
"Berani sekali ya kamu! Apa kamu tidak takut kalau kamu akan kehilangan pekerjaan kamu ini? Apa kamu tidak takut kalau aku akan memecat kamu hari ini juga!"
"Tidak aku tidak takut karena aku punya senjata untuk mengalahkan kamu sekarang, harusnya kamu yang takut kepadaku!"
"Apa maksud kamu?"
Dan Putri pun akhirnya mengeluarkan ponselnya,ia mengirim sebuah video ke ponsel Reyhan yang dimana video itu berisi tentang perilaku dan tindakan Reyhan.
Dengan keberaniannya Putri pun menunjukkan video yang berisi tentang perilaku Reyhan yang tidak bisa menghargai kerja keras yang di lakukan oleh karyawannya sendiri, melihat ada seseorang yang dengan beraninya menantangnya, Reyhan pun tak berdiam diri.
" Kamu! Dari mana kau bisa mendapatkan video itu?"tegas Reyhan sambil menunjukkan amarahnya"
"Pak Reyhan tidak perlu tau aku dapat dari mana video itu, tapi yang jelas jika video ini jatuh ketangan pak wijaya, Aku tidak tau apa yang akan terjadi dengan pak Reyhan selanjutnya?"balas Putri sambil menunjukkan wajah yang tidak takut"
"Berani sekali kamu merekam ku tanpa atas seijin ku terlebih dahulu! Lebih baik sekarang kamu kasih video itu ke aku, dengan begitu kamu akan aman!"
"Apa aku kasih video itu..hm tidak aku tidak akan kasih video itu, kenapa pak, Apa pak Reyhan sekarang sedang ketakutan jika video ini akan aku tunjukkan sama papa pak Reyhan,"Jawab Putri sembari Reyhan Reyhan""
"Jadi sekarang kau sudah berani sama atasan kamu ini, baiklah jika ini yang kamu inginkan jangan salahkan aku kalau aku bakal bertindak keras sama kamu,"Jawab Reyhan tanpa bertele-tele""
Dan Reyhan yang dengan terpaksa dia pun akhirnya langsung mengambil ponsel Putri yang sedang dipegang oleh Putri sendiri, Putri yang mencoba untuk menghalangi Reyhan pun sia-sia saja, Hingga akhirnya ponsel Putri pun berhasil diambil oleh Reyhan sendiri.
"Ponselku!"teriak Putri"
"Kembalikan ponselku sekarang!"
"Apa ponselmu! Jadi kau inggin ponselmu kembali baiklah. Ayo ambillah!"jawab Reyhan dengan senyum sinisnya""
Dan tak disangka Putri yang hendak inggin mengambil ponselnya dari tangan Reyhan, dengan lancangnya Reyhan pun menjatuhkan ponsel Putri kedalam gelas yang berisi air. Hal itu membuat Putri pun sangat terkejut.
"Ha! Ponselku! Apa yang kau lakukan. Apa kau sudah gila!"teriak Putri"
"Sekarang kamu tau siapa aku kan, Makanya jangan pernah mencoba untuk melawanku sekarang, dan setelah kamu melihat ponselmu yang udah rusak seperti ini, apa kamu bisa menunjukkan video itu ke papaku,"jawab Reyhan seakan-seakan tidak ada rasa bersalahnya"
Sedangkan Putri yang memungut ponselnya dan berkata.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan ponselku sudah rusak dan ini semua karena mu!"ucap Putri sambil menunjukkan muka keselnya itu"
"Kamu tenang saja walaupun aku udah rusak'in ponsel kamu, bukan berarti aku akan lari dari kesalahan. Aku bakal ganti ponsel kamu jadi kamu tenang saja. Tapi kalau soal video itu, maaf aku tidak bisa menggantinya paham!"jawab Reyhan tanpa bertele-tele."
"Dasar! Pantesan tidak ada wanita yang inggin jadi kekasihnya kalau dia aja sikapnya sadis seperti ini. Dan aku sumpah kaku jadi jomblo seumur hidup!"batin Putri sambil meledeknya"
"Kenapa kamu diam aja? Cepat kembali kerja! Emangnya kamu pikir dengan kamu nangis'in ponsel kamu yang sekarat ini. Ponsel kamu akan kembali hidup seperti semula, tidak kali. Cepat kerja!"bentak Reyhan.
Tanpa basa -basi lagi Putri pun langsung menuju kemeja kerjanya dan langsung menghadap didepan laptop, sembari menunjukkan muka marahnya kepada Reyhan, Melihat hal itu Reyhan pun tak berfikiran untuk berkata maaf atau apapun itu.
Sedangkan Putri yang sedang bingung karena ponselnya itu, disisi lain Andra pun juga kebingungan karena seharian ini Putri tidak bisa di hubungi sama sekali, dan Andra yang waktu itu sedang berada dikamar ia yang hendak inggin turun dari tempat tidur dia pun tiba-tiba merasakan sakit yang yang tidak karuan.
"Ah kepalaku!"sembari memegang kepalanya dengan sangat erat"
"Astaga kepalaku kenapa sakit sekali?"
Karena tidak bisa menahan rasa sakit itu Andra pun akhirnya terjatuh kelantai sembari meringis kesakitan, Karena tidak kuat akhirnya dia pun jatuh pingsan.
BERSAMBUNG
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments