Bab 2 " Pertemuan tak Terduga "

Selesai makan siang, Andra pun mengantar Putri untuk segera pulang, sesampainya di rumah, Andra pun terlebih dulu turun dari mobil yang kemudian dia pun membukakan pintu mobil buat Putri.

"Terima kasih ya, karena kamu udah mau mengantarkan aku pulang,"ucap Putri.

"Iya ini kan udah jadi tugas aku untuk tetep menjaga kamu. Apalagi kamu itu pacar aku ya sudah masuk sana pasti Mama kamu udah nungguin kamu didalam."

"Ya udah aku masuk dulu ya? Kamu hati-hati dijalan."

"Ya udah aku pulang dulu? Sampai jumpa besok?"

Akhirnya hari pun berlalu dengan sangat cepat. Malam harinya Putri tidak bisa menghentikan bayang-bayang wajah kekasihnya itu sembari tersenyum-senyum sendiri, hingga pada akhirnya Mamanya pun memergoki Putrinya yang sedang lagi kasmaran itu.

"Ehem..kenapa ini dengan Putri kesayangan Mama ini? Kenapa tersenyum-senyum sendiri? Apa yang sedang kamu pikirkan sayang?"tanya Mamanya dengan ledekan-nya.

"Mamaku sayang, tidak! Tidak ada apa -apa kok aku hanya terbayang wajah seseorang aja." Sembari menunjukkan wajah tersenyum malu-malu"

"Ya udah sekarang kamu tidur ya sayang? Ini kan udah malam belum lagi, Kamu kan harus kerja besok, Mama tidak mau kamu nanti sakit, tidur ya?"ucap mamanya"

"Iya ma aku akan tidur sekarang, Mama juga harus tidur ya? Karena Putri tidak mau mama juga sakit nanti. Kan mama juga pasti capek, Karena seharian mama juga hrs kerja bersihin rumah ini sendirian? "ucap Putri kepada mamanya"

"Iya sayang. Mama juga akan tidur sekarang selamat malam putri tercinta mama." Sembari memberikan kecupan pada kening Putri"

"Tidur yang nyenyak ya sayang? "ucap mamanya"

"Iya mama selamat malam juga dah."

Akhirnya Putri pun memutuskan untuk tidur, setelah mamanya menutup pintunya dan mematikan lampu, Putri pun hanya menyalakan lampu kamar untuk bisa menerangi sebagian kamarnya.

"Selama ini mama sudah banyak berkorban buat aku. Jadi alangkah baiknya untuk masalah pekerjaan ini, Mama tidak boleh sampai tau jika aku belum juga mendapatkan pekerjaan. Aku tidak mau Mama nantinya akan tambah sedih dengan masalah ku ini,"gumam Putri sambil mengusap air matanya itu"

Malam pun berlalu dengan sangat cepat, Dan keesokan paginya, Putri pun terbangun dari tidurnya ia segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dulu. Selesai mandi dan juga selesai sarapan. Dia pun pamit sama mamanya untuk berangkat kerja.

"Ya udah sayang, kamu hati-hati ya, jaga diri kamu,"ucap mamanya"

"Iya ma terima kasih ya, ya udah aku berangkat dulu Assalamualaikum,"ucap Putri sembari mencium tangan mamanya"

"Waalaikumsalam,hati-hati ya sayang,"ucap mamanya"

Sambil berjalan dan tak tau arah tujuannya, Putri pun bingung harus melangkahkan kakinya kemana lagi.

"Harus kemana lagi aku, rasanya aku inggin berteriak sekeras mungkin untuk membuang kesedihanku ini, tapi sayangnya aku tidak sanggup untuk melakukan semua itu. "Keluhan Putri sebagai tulang punggung keluarga. Karena pada saat masih berusia 5 tahun, papanya pergi meningalkan dia dan juga mamanya untuk selama- lamanya lantaran penyakit jantung yang sudah di derita sang ayah selama bertahun-tahun.

Dan pada saat berjalan, Ia di buat terkejut dengan lirikan matanya yang mengarah kearah sebuah mobil berwarna putih, yang sedang terparkir di depan sebuah kantor. Merasa agak familiar dengan mobil tersebut. Tanpa berfikir lagi. Putri pun akhirnya mendekatkan diri untuk melihat lebih dekat. Apa benar mobil itu yang hampir membuatnya celaka kemaren.

"Tunggu -tunggu? Ini bukannya mobil yang kemaren bikin aku apes? Ya tidak salah lagi. Ini memang mobilnya, dimana orang yang mengemudi ini dimana dia?"ucap Putri sambil marah-marah.

Dan ternyata pemilik mobil ini adalah Rayhan Rahardi, laki-laki tampan kaya raya, ia juga memiliki sifat yang dingin. Karena terlahir dari keluarga anak orang kaya raya yang hidupnya bergelimang dengan harta dan memiliki banyak Perusahaan salah satunya adalah Perusahaan Departemen PR(Pier).

Perusahaan yang memiliki banyak saham dan jumlah kekayaan yang tidak bisa terhitung, Dan diusianya yang masih muda yaitu baru menginjak angka 3 puluhan keatas. Dia sudah berhasil menjadi salah satu Ceo muda karena sang Papa yang menyuruhnya untuk bisa mengantikan posisinya sebagai Tuan Presdir di Perusahaan terbesar tersebut.

DEPARTEMEN PR(PIER

Setelah tak sengaja melihat mobil yang diduga milik dari seseorang waktu itu telah membuatnya kena apes, tanpa pikir panjang lagi, Putri pun langsung menghampirinya.

"Mobil ini? Ini kan mobil yang waktu itu. Iya ini beneran mobil waktu itu, tidak salah lagi. Sekarang mana pemiliknya gara-gara dia, aku harus kena apes. Sekarang mana dia biar aku bej*k dan pit*s tuh kepalanya?" Kesal Putri sambil mengepal-ngepal kedua tangannya.

Akan tetap Putri yg melihat kearah kanan maupun ke kiri, dia tidak melihat keberadaan dari laki-laki itu. Dan tidak ditemukan juga tanda-tanda akan kehadirannya.

"Dimana ya dia, kenapa dia tidak ada disini?" gumam Putri sambil melihat sebuah ban mobil, Mobil yang tak lain milik dari pria tersebut, yang terletak tidak jauh darinya dari keberadaan Putri saat ini hingga akhirnya terlintas dalam pikiran Putri untuk mengerjai pria tersebut.

"Aku punya ide dari pada aku susah-susah mencari orang itu? Kenapa aku tidak melakukan hal ini aja? Lihat saja apa yang akan aku lakukan sama mobil cantik ini?" ucap Putri sambil menunjukkan senyuman sinis tersebut.

Entah apa yang ada dipikiran Putri saat ini. Hingga dia pun nekat bener-bener melakukannya. Tak berapa lama kemudian, akhirnya Putri pun bener-bener melakukan itu, yaitu mengempis kedua ban mobil itu, belum selesai mengempis ban yang satunya lagi.

Tak disangka Putri pun telah kepergok duluan sama pemilik mobilnya, yang tak lain dia adalah Reyhan, spontan Reyhan pun langsung meneriakinya yang dimana dia baru aja keluar dari kafe bersama dengan seseorang laki-laki.

"Hei ... Apa yang kamu lakukan dengan mobilku?" teriak Reyhan yang meneriaki seorang gadis yang berduduk dari sebelah ban mobil miliknya. Dan spontan Putri yang mendengar teriakan tersebut ia pun terperanjat kaget.

"Astaga mati aku orangnya lihat! Gimana ini, aku ... Aku harus kabur!" ucap Putri yang terlihat tegang wajahnya. Dan tak mau menunggu lama ia pun lantas berusaha untuk melarikan diri.

Dan akhirnya niat Putri untuk melarikan diri pun sia-sia. Karena dia tiba-tiba terjatuh karena tersandung oleh sesuatu.

"Aduh kenapa aku pake acara jatuh lagi.. astaga orang itu mau mendekat, aku harus segera pergi sekarang!"ucap Putri yang berusaha untuk melarikan diri tapi naasnya. Dia malah tertangkap duluan oleh laki-laki tampan tersebut.

Dan baru aja mau pergi, Reyhan sudah berhasil menangkapnya terlebih dahulu. Yaitu dengan menarik tangan Putri. Dan menggenggamnya dengan sangat erat. Agar dia tidak bisa melarikan diri lagi.

"Mau kabur kemana lagi kamu? Apa yang sedang kamu lakukan barusan, kenapa kamu ada didekat mobil mewahku ini?" tanya Reyhan dengan menunjukkan muka tegangnya.

Kemudian Reyhan setelah itu ia pun melihat kearah ban mobil miliknya. Setelah melihatnya ia pun lantas terkaget melihat ban mobil yang sudah dalam keadaan kempes. Putri yang melihat ekpresi dari laki-laki ini, ia pun lantas menghindari pandangan tajam yang dilalukan pada laki-laki ini ketika menatap balik kearahnya.

"Apa? Ban mobilku?" Sembari menatap tajam kearah putri"

"Mati aku? Apa yang harus aku lakukan sekarang?"batin Putri yang merasa takut.

"Udah sekarang aku ikut aku!

Aku harus kasih perhitungan sama kamu karena kamu sudah dengan berani-berani nya kempes'in mobilku! Pak urus mobilku ya, aku harus kasih perhitungan sama gadis ini?" pinta Reyhan pada salah satu supirnya dan ia sambil terlihat sangat marah"

"Baik Tuan!"ucap dari seorang laki-laki yang tak lain dia adalah supir dari Reyhan.

"Eh kamu mau bawa aku kemana?"tanya Putri.

"Terserah aku mau bawa kamu kemana yang pasti kamu harus ikut aku sekarang ayo!" ajak Reyhan dengan cara kasar.

"Enggak aku tidak mau lepasin aku! Lepasin aku!"ucap Putri mencoba memberontak memaksa inggin pergi"

Akhirnya Putri pun tanpa pikir panjang lagi, dia pun langsung mengigit tangan Reyhan yang akhirnya membuat Reyhan pun kesakitan. Dan langsung melepas genggaman tangannya merasa ada kesempatan emas ia pun akhirnya melarikan diri.

"Rasakan ini!"ucap putri sembari mengigit lengan tangan Reyhan.

"Ah ... Sakit! Hei ... Mau kemana kamu? hei ... jangan kabur!"teriak Reyhan.

"Ah sial! Dia berhasil kabur, lihat saja nanti jika aku berhasil ketemu dengannya aku tidak akan pernah membiarkan dia berhasil kabur! Lihat saja nanti!" ungkap reyhan sambil menggenggam tangannya"

Sedangkan Putri Alexandra yang akhirnya lega, karena bisa kabur dari laki-laki itu.

BERSAMBUNG.

Episodes
1 Bab 1 " Awal Mula "
2 Bab 2 " Pertemuan tak Terduga "
3 Bab 3 " Mendapatkan pekerjaan "
4 Bab 4 " Siapa sangka "
5 Bab 5" Mendapatkan Omelan "
6 Bab 6 " Sekali-kali memberi perhitungan "
7 Bab 7 " Siapa yang menolong Putri "
8 Bab 8 " Mulai Berbaikan "
9 Bab 9 " Kesadaran Reyhan "
10 Bab 10 " Perubahan Andra "
11 Bab 11 " Hubungan yang semakin membaik "
12 Bab 12 " Sandiwara Andra "
13 Bab 13 " Terbongkar oleh Reyhan "
14 Bab 14 " Apa Reyhan akan mengabulkannya "
15 Bab 15 " Tak sengaja berciuman "
16 Bab 16 " Terbongkar oleh Putri"
17 Bab 17 " Kena imbasnya "
18 Bab 18 " Menyetujuinya "
19 Bab 19 " Pernikahan Andra dan juga Putri "
20 Bab 20 " Meninggalnya Andra "
21 Bab 21 " Dijodohkan"
22 Bab 22 " Mabuk "
23 Bab 23 " Awal kehancuran "
24 Bab 24 " Apa yang akan terjadi selanjutnya "
25 Bab 25 " Memutuskan pergi "
26 Bab 26 " Hati yang tidak bisa dipaksakan"
27 Bab 27 " Kehamilan "
28 Bab 28 " Untung tidak dipecat "
29 Bab 29 " Pernikahan Reyhan dan Monika "
30 Bab 30 " Mengetahuinyaa "
31 Bab 31 " Pertemuan tak terduga "
32 Bab 32 " Mengetahui kehamilannya "
33 Bab 33 " Keegoisan Reyhan "
34 Bab 34 " Apa yang akan terjadi "
35 Bab 35 " Diketahui "
36 Bab 36 " Motif balas dendam "
37 Bab 37 " Kematian Gibran "
38 Bab 38 " Apakah Putri akan menyetujuinya"
39 Bab 39 " Permintaan gila"
40 Bab 40 " Memberikan Restu "
41 Bab 41 " Pernikahan Reyhan dan juga Putri "
42 Bab 42 " Diperbudak mertua"
43 Bab 43 " Hanya sebatas pembantu "
44 Bab 44 " Percuma berkata jujur "
45 Bab 45 " Hinaan batin "
46 Bab 46 " Kabur dari Rumah "
47 Bab 47 " Tidak jadi pindah "
48 Bab " 48 Mulai diketahui Reyhan "
49 Bab 49 " Menangung resiko "
50 Bab 50 " Siapakah yg akan ia ajak "
51 Bab 51 " Mungkin akan memaafkannya "
52 Bab 52 " Kemana Reyhan akan membawanya "
53 Bab 53 " Berani menggoda "
54 Bab 54 " Siapa seseorang itu "
55 Bab 55 " Rencana apalagi "
56 Bab 56 " Kemenangan berpihak pada si lampir "
57 Bab 57 " Tak Dianggap "
58 Bab 58 " Tipuan Belaka "
59 Bab 59 " Mertua Bodoh "
60 Bab 60 " Rencana licik Monika "
61 Bab 61 " Tak sadar melakukannya "
62 Bab 62 " Kesadaran Reyhan "
63 Bab 63 " Rencana Reyhan "
64 Bab 64 " Berganti dipermainkan "
65 Bab 65 " Memulai Misinya "
66 Bab 66 " Sang Penolong "
67 Bab 67 " Rencana diketahui Reyhan "
68 Bab 68 " Mulai Kasmaran "
69 Bab 69 " Tidak percaya "
70 Bab 70 " Jangan mudah tertipu "
71 Bab 71 " Jangan mudah dibohongi"
72 Bab 73 " Apa Permintaan Reyhan "
73 Bab 75 "Reyhan kecelakaan "
74 Bab 74 " Hati Mertua Mereda "
75 Bab 75 " Sikap Manja Reyhan"
76 Bab 76 " Menuju Episode terakhir "
77 Bab 77 " TAMAT "
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1 " Awal Mula "
2
Bab 2 " Pertemuan tak Terduga "
3
Bab 3 " Mendapatkan pekerjaan "
4
Bab 4 " Siapa sangka "
5
Bab 5" Mendapatkan Omelan "
6
Bab 6 " Sekali-kali memberi perhitungan "
7
Bab 7 " Siapa yang menolong Putri "
8
Bab 8 " Mulai Berbaikan "
9
Bab 9 " Kesadaran Reyhan "
10
Bab 10 " Perubahan Andra "
11
Bab 11 " Hubungan yang semakin membaik "
12
Bab 12 " Sandiwara Andra "
13
Bab 13 " Terbongkar oleh Reyhan "
14
Bab 14 " Apa Reyhan akan mengabulkannya "
15
Bab 15 " Tak sengaja berciuman "
16
Bab 16 " Terbongkar oleh Putri"
17
Bab 17 " Kena imbasnya "
18
Bab 18 " Menyetujuinya "
19
Bab 19 " Pernikahan Andra dan juga Putri "
20
Bab 20 " Meninggalnya Andra "
21
Bab 21 " Dijodohkan"
22
Bab 22 " Mabuk "
23
Bab 23 " Awal kehancuran "
24
Bab 24 " Apa yang akan terjadi selanjutnya "
25
Bab 25 " Memutuskan pergi "
26
Bab 26 " Hati yang tidak bisa dipaksakan"
27
Bab 27 " Kehamilan "
28
Bab 28 " Untung tidak dipecat "
29
Bab 29 " Pernikahan Reyhan dan Monika "
30
Bab 30 " Mengetahuinyaa "
31
Bab 31 " Pertemuan tak terduga "
32
Bab 32 " Mengetahui kehamilannya "
33
Bab 33 " Keegoisan Reyhan "
34
Bab 34 " Apa yang akan terjadi "
35
Bab 35 " Diketahui "
36
Bab 36 " Motif balas dendam "
37
Bab 37 " Kematian Gibran "
38
Bab 38 " Apakah Putri akan menyetujuinya"
39
Bab 39 " Permintaan gila"
40
Bab 40 " Memberikan Restu "
41
Bab 41 " Pernikahan Reyhan dan juga Putri "
42
Bab 42 " Diperbudak mertua"
43
Bab 43 " Hanya sebatas pembantu "
44
Bab 44 " Percuma berkata jujur "
45
Bab 45 " Hinaan batin "
46
Bab 46 " Kabur dari Rumah "
47
Bab 47 " Tidak jadi pindah "
48
Bab " 48 Mulai diketahui Reyhan "
49
Bab 49 " Menangung resiko "
50
Bab 50 " Siapakah yg akan ia ajak "
51
Bab 51 " Mungkin akan memaafkannya "
52
Bab 52 " Kemana Reyhan akan membawanya "
53
Bab 53 " Berani menggoda "
54
Bab 54 " Siapa seseorang itu "
55
Bab 55 " Rencana apalagi "
56
Bab 56 " Kemenangan berpihak pada si lampir "
57
Bab 57 " Tak Dianggap "
58
Bab 58 " Tipuan Belaka "
59
Bab 59 " Mertua Bodoh "
60
Bab 60 " Rencana licik Monika "
61
Bab 61 " Tak sadar melakukannya "
62
Bab 62 " Kesadaran Reyhan "
63
Bab 63 " Rencana Reyhan "
64
Bab 64 " Berganti dipermainkan "
65
Bab 65 " Memulai Misinya "
66
Bab 66 " Sang Penolong "
67
Bab 67 " Rencana diketahui Reyhan "
68
Bab 68 " Mulai Kasmaran "
69
Bab 69 " Tidak percaya "
70
Bab 70 " Jangan mudah tertipu "
71
Bab 71 " Jangan mudah dibohongi"
72
Bab 73 " Apa Permintaan Reyhan "
73
Bab 75 "Reyhan kecelakaan "
74
Bab 74 " Hati Mertua Mereda "
75
Bab 75 " Sikap Manja Reyhan"
76
Bab 76 " Menuju Episode terakhir "
77
Bab 77 " TAMAT "

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!