Setelah berhasil kabur dan menghindar dari kejaran laki-laki tersebut, Putri pun merasa sangat lega.
"Huu....syukurlah aku berhasil kabur dari laki-laki itu, dan untung aja aku tidak tertangkap olehnya, jika aku sampai tertangkap aku gak tahu apa yang terjadi nanti?"ucap Putri yang kemudian memegang lututnya karena dia habis saja melakukan lari marathon yang membuatnya sangat kelelahan.
Dan dalam perjalanan Putri, Ia tidak sengaja berpapasan dengan seorang preman yang inggin merampok sebuah tas yang dimiliki oleh seorang bapak-bapak.
"Tunggu! Apa yang mau dilakukan oleh orang itu hei ... Apa yang mau kamu lakukan?"teriak Putri pada preman tersebut yang kemudian membuat di preman itu pun terkejut. Dan berusaha untuk melarikan diri.
"Sial ada orang yang lihat!"kata Preman itu sambil menunjukkan wajah terkejutnya itu. Dan tanpa pikir panjang lagi, Preman itu pun hendak inggin meloloskan diri tapi naas dia telah tertangkap orang beberapa orang yang juga telah memergokinya.
"Rampok ... Rampok?"teriak Putri yang kemudian membuat beberapa orang yang sedari tadi tidak mengetahuinya, akhirnya mengetahui niat jahat dari si preman tersebut. Dan kemudian akhirnya si Preman berhasil dibekuk juga.
"Lepasin aku! Lepasin aku!"ucap preman yang berusaha untuk memberontak.
Dan tak lama kemudian pemilik dari barang yang mau dirampoknya pun datang. Dan dia adalah Putra wijaya rahardi salah satu orang yang memiliki perusahan terbesar disini.
"Ada apa ini? Kenapa ada keributan disini..tas ku? Itukan tas milikku apa yang terjadi?"tanya salah satu Pria yang tiba-tiba datang dan terkejut melihat barang berharganya sudah jatuh di tangan orang lain.
" Ini pak hampir aja tas bapak dirampok sama orang ini. Dan untungnya aja gadis ini langsung berteriak, Jadi bapak selamat jadi korban rampok dari preman bajingan ini?"ungkap satu warga yang memberi kesaksian pada pria tersebut.
" Kamu ... Terima kasih nak, berkat bantuan kamu, saya tidak jadi kehilangan tas berharga saya ini, karena didalam tas ini ada banyak berkas-berkas yang sangat berharga jadi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
"Iya om sama-sama aku juga senang karena bisa menolong om, mendingan orang ini langsung dibawa kekantor polisi aja, biar pihak Polisi yang mengasih hukumannya sendiri?"ucap Putri yang mencoba memberi saran kepara warga agar tidak menghakimi dengan cara sendiri.
Dan Putra wijaya yang inggin memberi beberapa lembar uang pun Putri tidak mau menerimanya. Dan menolak tawaran tersebut.
"Ini ada sedikit uang buat kamu, mungkin cuma dengan cara ini, saya bisa menunjukkan rasa berterima kasih saya ke kamu?" pinta Putra sembari mengulurkan beberapa lembar uang.
"Maaf om tapi saya tidak mau menerimanya, karena saya ikhlas menolong om..dan lebih baik uang ini om beri kepada seseorang yang lebih membutuhkannya lagi."
"Sungguh anak yang berhati mulia kamu nak, ya udah jika kamu menolak uang memberikan om ini, apa kamu juga akan menolak untuk om ajak makan siang hari ini?" ajak Putra.
"Kalau itu saya tidak bisa menolak om, soalnya saya juga laper sekarang?"kata Putri yang sedikit malu"
"Ya sudah mari,"ajak Putra.
"Baik om!" Jawab Putri dengan sigap.
Dan akhirnya mereka pun telah sampai disebuah restoran yang terbilang cukup besar, bahkan menu makanannya terbilang mahal. Putri yang menyadarinya ia pun berkata dalam hatinya.
"Ini orang? Pasti dari kalangan orang kaya raya dari menu makanan aja harganya segini kalau aja aku makan-makanan yang harga segini..bisa-bisa besoknya aku mungkin udah bangkrut!"batin Putri yang tidak percaya dengan siapa dia saat ini sedang berbincang.
Dalam perbincangan di antara keduanya. Akhirnya mereka pun udah mulai akrab, dalam membahas sesuatu, Putra pun melihat sebuah berkas yang telah dibawa oleh Putri.
"Kamu anak yang baik dan kamu juga mudah diajak berbicara, tapi ngomong-ngomong berkas apa yang kamu bawa itu?" ucap Putra sambil sedikit penasaran dengan berkas yang dibawa Putri itu.
"Ini berkas lamaran kerja saya om! Hanya saja saya cuma kurang beruntung aja, karena sudah seharian saya mendatangi semua perusahan yang ada disini tapi hasilnya nol! Karena gak ada perusahaan yang mau menerima saya, jadi akhirnya saya tidak kunjung mendapatkan pekerjaan tersebut,"jelas Putri sambil merasa sedih.
"Apa..saya boleh melihat berkas kamu itu?"pinta Putra yang kemudian membuat Putri pun terkejut
Setelah melihat dengan sangat teliti berkas laporan kerja dari tersebut, Putra pun akhirnya mau membantunya, yaitu dengan menjadikan dia sebagai sekertaris di perusahaan yang saat ini sedang dipegang oleh putranya saat ini yang tak lain perusahaan itu adalah Perusahaan Departemen setors.
"Laporan yang bagus, dan saya bersedia menerima kamu menjadi sekertaris di perusahaan saya. Apa kamu bersedia menerima tawaran saya ini?" Tawaran Putra pada Putri yang kemudian membuat Putri pun tak mampu berkata apa-apa.
"Maksud om? Om mau menerima saya?" ucap Putri yang merasa belum mempercayai apa yang barusan dikatakan oleh laki-laki dihadapannya ini.
"Iya saya mau menerima kamu. Saya lihat kamu anak yang baik dan pandai dalam hal per bisnisan Jadi saya harap kamu bisa membantu Putra saya dalam menjalankan bisnis yang saat ini sedang dia pegang! Saya juga berharap kamu tidak menolak permintaan saya ini?"
"Iya om, saya mau menerima tawaran om itu sekali lagi terima kasih om! Terima kasih atas kebaikan yang om berikan ke saya sekali lagi terima kasih!"ucap Putri yang gak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang kelihatan jika dia sangatlah bahagia mendengar tawaran ini.
"Jadi besok kamu sudah bisa masuk kerja, dan ini adalah alamat perusahaan saya, jadi kamu besok datang pagi-pagi ya, karena saya akan memperkenalkan kamu sama putra saya,"pinta Putra pada Putri.
"Oh iya saya hampir lupa, saya hanya inggin mengasih tahu kamu juga Putra saya ini orangnya sangatlah dingin dan agak sedikit kaku dan juga keras kepala? Jadi saya harap kamu jangan sampai membuat kesalahan yang akan membuatnya marah nanti.
Tapi kamu tidak perlu cemas walaupun dia keras kepala dia orang juga baik, hanya saja kelemahannya dia agak sedikit kaku dan juga dingin pada saat menghadapi seseorang, Jadi kamu berhati-hatilah dan jangan bikin dia sampai emosi ya hanya itu saran saya?"
"Baik om saya tidak akan mengecewakan om atau pun putra om, sekali lagi terima kasih om, terima kasih,"ucapan terima kasih yang terus menerus keluar dari mulut Putri.
"Ya udah kalau gitu saya permisi dulu, Ada tugas yang harus saya kerjakan saat ini, Jadi saya tinggal dulu?.
"Baik om hati-hati ya om. Dan sampai jumpa kembali nanti," ucap Putri sambil memberikan senyuman terima kasihnya.
BERSAMBUNG.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments