Bab 11 " Hubungan yang semakin membaik "

Setelah tak sengaja berkata seperti itu, Reyhan pun meminta maaf kepada putri, Akan tetapi Putri malah mengabaikannya dan tidak menanggapi sama sesali perkataan yang diucapkan Reyhan barusan.

Karena merasa bersalah Reyhan pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari ruangan kerja itu, sedangkan Putri merasa tidak enak hati.

"Baiklah jika kamu tidak mau memaafkan aku tidak masalah kok, tapi kamu harus tau kalau aku tidak pernah ada niatan untuk berkata kasar seperti itu,"ucap Reyhan yang pada akhirnya dia meningalkan ruangan kera tersebut.

"Apa aku terlalu berlebihan karena marah kepada pak Reyhan, aku juga tidak tega melihatnya bersedih seperti itu. jadi lebih baik aku kejar pak Reyhan sekarang,"ucap Putri yang akhirnya ikut mengejar Reyhan keluar.

Setelah berusaha mengejar Reyhan, Putri kehilangan jejaknya dan dia pun kebingungan dimana Reyhan berada sekarang.

"Ah..dimana pak Reyhan sekarang kenapa cepat banget perginya,"ucap Putri yang sesekali menengok ke kanan dan ke kiri.

Pada saat Putri hendak ingin berbalik badan dia pun terkejut karena tiba-tiba ada seseorang di belakangnya dan dia adalah Reyhan. Karena terkejut Putri pun hampir saja dia terjatuh untungnya tangan Reyhan dengan sigap langsung menangkap tubuh Putri yang pada akhirnya terjadilah pelukan diantara mereka berdua, karena terkejut pandangan diantara keduanya pun tidak bisa dihindari lagi. dengan waktu cukup lama mereka pun akhirnya tersadar jika mereka telah berpelukan.

"Astaga maaf pak Reyhan aku tidak sengaja..maaf!," ucap Putri yang agak sedikit malu ketika menatap Reyhan yang berada dihadadannya saat ini.

"Iya tidak apa-apa kok lagian aku juga yang salah karena aku telah menggagetkan kamu seperti itu.

"Iya gak papa kok pak."

"Ada apa apa kamu tadi sedang mencari ku.."

"Hm mencari aaa tidak. Aku tidak mencari pak Reyhan kok,"ucap Putri yang agak sedikit gugup ngomongnya.

"mmm okelah kalau gitu."

"kenapa aku jadi salah tingkah gini sih ngomong sama pak Reyhan sekarang."

"Ya udah tunggu apa lagi..kenapa kamu masih ada disini apa kamu tidak akan kerja sekarang."

"Iya ini aku mau masuk sekarang pak, Ya udah aku tinggal dulu ya pak permisi."

Karena salah tingkah Putri pun lupa arah masuk ruang kerjanya. Reyhan yang melihat ia hanya menahan tawa. sambil mengatakan.

"Maaf Put! sejak kapan ya ruang kerja kamu berada disana bukannya ruang kerja kamu itu ada disitu,"ucap Reyhan sambil menunjuk ke salah satu arah.

Putri yang baru menyadarinya dia pun merasa malu sendiri.

"Oh iya ya pak. Kenapa aku malah kearah sana ya terima kasih pak permisi,"ucap Putri sambil merasa sangat malu. dan dia pun langsung bergegas pergi.

Sedangkan Reyhan yang melihat perilaku Putri, dia pun tertawa dan tidak menyangka jika Putri bisa salah tingkah setelah kejadian tadi.

"Putri Putri...kamu itu ada-ada aja sih."

Sesampainya didalam ruangan. Putri pun langsung meminum dan habis 2 gelas sekaligus. Orang-orang yang melihatnya pun terheran sampai-sampai ada yang berkata.

"Hei Put! Kamu kenapa kamu habis lari marathon ya..kok minumnya banyak amat. Tidak sekalian juga satu galon kamu habisin,"ucap salah satu karyawan kantor yang meledek Putri.

"Hahaha iya iya maaf ya. Aku haus banget soalnya."

"Gila apa yang terjadi barusan sama gue .kenapa aku bisa jadi salah tingkah seperti ini sama Reyhan,"ucap Putri yang merasa bingung.

"Gila kenapa aku bisa jadi salah tingkah gini sih sama pak Reyhan. Astaga," Putri yang menghela nafas dalam-dalam.

Sore hari Putri yang hendak inggin pulang kerja. Dia pun bingung karena Andra tidak bisa dihubungi sama sekali, sesekali dia berusaha untuk menghubunginya lagi tapi hasilnya slalu sama. Hingga akhirnya Reyhan yang menuju keparkiran mobil. dia pun tak sengaja melihat Putri dan dengan senang hati, dia pun menawari Putri untuk pulang bareng, akan tetapi Putri yang merasa merepotkan dia pun menolak tawaran baik Reyhan itu karena Reyhan yang terus memaksa Putri akhirnya Putri bersedia menerima tawaran baik Reyhan itu..

"Baiklah pak. Jika bapak tidak keberatan. Aku bersedia,"ucap Putri sambil menganggukkan kepalanya.

"Gitu dong ya udah ayo masuk."

"Baik pak."

Setelah melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Tak lama kemudian mereka pun telah sampai dikediaman Putri..sesampainya Reyhan pun terkejut melihat kediaman Rumah putri, yang dimana rumah Putri terbilang sangat sederhana dan berbeda jauh dari kediamannya Reyhan..

"Put! Ini rumah kamu?"

"Iya pak ini rumahku! Pak Reyhan pasti kaget kan lihat rumahku yang sangat sederhana seperti ini berbeda jauh dengan rumah yang pak Reyhan tempati yang sangat mewah dan luas."

"Maaf Put! Aku tidak bermaksud untuk mengatakan itu?"

"Iya gak papa kok pak Reyhan. Walaupun rumahku kecil dan sederhana aku bahagia disini karena disinilah aku mendapatkan cinta dan kasih sayang dari kedua orang tuaku walaupun sekarang papaku sudah tidak ada dan aku hanya tinggal berdua sama mamaku aku tidak putus asa, aku akan tetap semangat demi mamaku dan aku tidak peduli berapa banyak orang yang menghina kami. aku akan tetep semangat dan menganggap jika itu hanyalah angin yang lewat saja,"ucap PUtRI yang sambil menangis.

"Kamu yang sabar ya Put! Pada akhirnya kebahagiaan akan datang pada diri kamu sendiri dan juga mama kamu, dan cinta, cinta akan pulang pada rumahnya karena cinta tahu kemana dia akan pulang. Sejauh apaun dan semenderita apapun hidup kamu..kamu harus yakin jika kamu masih memiliki tuhan yang setiap waktu akan mendengar semua doa-doa kamu yang telah kamu ucapkan."

"itu pasti pak Reyhan dan sekali lagi terima kasih ya pak atas apa yang telah pak Reyhan lakukan selama ini sama aku."

"iya.."

"Kamu beruntung An! Karena kamu bisa mendapatkan wanita secantik dan hati sebaik Putri,"ucap Reyhan sembari tersenyum manis kepada Putri.

"Ya udah pak apa pak Reyhan tidak mau mampir dulu."

"Iya terima kasih Put! Tapi aku masih ada urusan lagi jadi aku tidak bisa berlama-lama disini jadi aku pamit pulang ya sekarang."

"Baiklah pak kalau gitu hati-hati ya pak."

"Iya terima kasih ya udah aku permisi Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam dah."

Setelah Reyhan pergi. Putri pun masuk kedalam rumah dan didalam sudah ada mamanya.

"Assalamualaikum,"salam Putri sembari membuka pintu.

"Waalaikumsalam,"jawab sang mama.

"Sayang kamu sudah pulang."

"Iya ma..aku sudah pulang."

"Ya sudah cepat mandi dan ganti baju setelah itu makan. Kamu pasti lapar kan?"tanya Mamanya.

"Mmm iya mama tau aja kalau aku lagi lapar sekarang, ya udah aku mandi dulu ya?"

"Iya cepatlah.."

"Baik mamaku sayang."

Selesai mandi Putri pun makan malam bersama mamanya. Walaupun hidangannya sederhana tapi mereka tetep bersyukur dengan apa yang mereka dapat sekarang.

BERSAMBUNG.

Episodes
1 Bab 1 " Awal Mula "
2 Bab 2 " Pertemuan tak Terduga "
3 Bab 3 " Mendapatkan pekerjaan "
4 Bab 4 " Siapa sangka "
5 Bab 5" Mendapatkan Omelan "
6 Bab 6 " Sekali-kali memberi perhitungan "
7 Bab 7 " Siapa yang menolong Putri "
8 Bab 8 " Mulai Berbaikan "
9 Bab 9 " Kesadaran Reyhan "
10 Bab 10 " Perubahan Andra "
11 Bab 11 " Hubungan yang semakin membaik "
12 Bab 12 " Sandiwara Andra "
13 Bab 13 " Terbongkar oleh Reyhan "
14 Bab 14 " Apa Reyhan akan mengabulkannya "
15 Bab 15 " Tak sengaja berciuman "
16 Bab 16 " Terbongkar oleh Putri"
17 Bab 17 " Kena imbasnya "
18 Bab 18 " Menyetujuinya "
19 Bab 19 " Pernikahan Andra dan juga Putri "
20 Bab 20 " Meninggalnya Andra "
21 Bab 21 " Dijodohkan"
22 Bab 22 " Mabuk "
23 Bab 23 " Awal kehancuran "
24 Bab 24 " Apa yang akan terjadi selanjutnya "
25 Bab 25 " Memutuskan pergi "
26 Bab 26 " Hati yang tidak bisa dipaksakan"
27 Bab 27 " Kehamilan "
28 Bab 28 " Untung tidak dipecat "
29 Bab 29 " Pernikahan Reyhan dan Monika "
30 Bab 30 " Mengetahuinyaa "
31 Bab 31 " Pertemuan tak terduga "
32 Bab 32 " Mengetahui kehamilannya "
33 Bab 33 " Keegoisan Reyhan "
34 Bab 34 " Apa yang akan terjadi "
35 Bab 35 " Diketahui "
36 Bab 36 " Motif balas dendam "
37 Bab 37 " Kematian Gibran "
38 Bab 38 " Apakah Putri akan menyetujuinya"
39 Bab 39 " Permintaan gila"
40 Bab 40 " Memberikan Restu "
41 Bab 41 " Pernikahan Reyhan dan juga Putri "
42 Bab 42 " Diperbudak mertua"
43 Bab 43 " Hanya sebatas pembantu "
44 Bab 44 " Percuma berkata jujur "
45 Bab 45 " Hinaan batin "
46 Bab 46 " Kabur dari Rumah "
47 Bab 47 " Tidak jadi pindah "
48 Bab " 48 Mulai diketahui Reyhan "
49 Bab 49 " Menangung resiko "
50 Bab 50 " Siapakah yg akan ia ajak "
51 Bab 51 " Mungkin akan memaafkannya "
52 Bab 52 " Kemana Reyhan akan membawanya "
53 Bab 53 " Berani menggoda "
54 Bab 54 " Siapa seseorang itu "
55 Bab 55 " Rencana apalagi "
56 Bab 56 " Kemenangan berpihak pada si lampir "
57 Bab 57 " Tak Dianggap "
58 Bab 58 " Tipuan Belaka "
59 Bab 59 " Mertua Bodoh "
60 Bab 60 " Rencana licik Monika "
61 Bab 61 " Tak sadar melakukannya "
62 Bab 62 " Kesadaran Reyhan "
63 Bab 63 " Rencana Reyhan "
64 Bab 64 " Berganti dipermainkan "
65 Bab 65 " Memulai Misinya "
66 Bab 66 " Sang Penolong "
67 Bab 67 " Rencana diketahui Reyhan "
68 Bab 68 " Mulai Kasmaran "
69 Bab 69 " Tidak percaya "
70 Bab 70 " Jangan mudah tertipu "
71 Bab 71 " Jangan mudah dibohongi"
72 Bab 73 " Apa Permintaan Reyhan "
73 Bab 75 "Reyhan kecelakaan "
74 Bab 74 " Hati Mertua Mereda "
75 Bab 75 " Sikap Manja Reyhan"
76 Bab 76 " Menuju Episode terakhir "
77 Bab 77 " TAMAT "
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Bab 1 " Awal Mula "
2
Bab 2 " Pertemuan tak Terduga "
3
Bab 3 " Mendapatkan pekerjaan "
4
Bab 4 " Siapa sangka "
5
Bab 5" Mendapatkan Omelan "
6
Bab 6 " Sekali-kali memberi perhitungan "
7
Bab 7 " Siapa yang menolong Putri "
8
Bab 8 " Mulai Berbaikan "
9
Bab 9 " Kesadaran Reyhan "
10
Bab 10 " Perubahan Andra "
11
Bab 11 " Hubungan yang semakin membaik "
12
Bab 12 " Sandiwara Andra "
13
Bab 13 " Terbongkar oleh Reyhan "
14
Bab 14 " Apa Reyhan akan mengabulkannya "
15
Bab 15 " Tak sengaja berciuman "
16
Bab 16 " Terbongkar oleh Putri"
17
Bab 17 " Kena imbasnya "
18
Bab 18 " Menyetujuinya "
19
Bab 19 " Pernikahan Andra dan juga Putri "
20
Bab 20 " Meninggalnya Andra "
21
Bab 21 " Dijodohkan"
22
Bab 22 " Mabuk "
23
Bab 23 " Awal kehancuran "
24
Bab 24 " Apa yang akan terjadi selanjutnya "
25
Bab 25 " Memutuskan pergi "
26
Bab 26 " Hati yang tidak bisa dipaksakan"
27
Bab 27 " Kehamilan "
28
Bab 28 " Untung tidak dipecat "
29
Bab 29 " Pernikahan Reyhan dan Monika "
30
Bab 30 " Mengetahuinyaa "
31
Bab 31 " Pertemuan tak terduga "
32
Bab 32 " Mengetahui kehamilannya "
33
Bab 33 " Keegoisan Reyhan "
34
Bab 34 " Apa yang akan terjadi "
35
Bab 35 " Diketahui "
36
Bab 36 " Motif balas dendam "
37
Bab 37 " Kematian Gibran "
38
Bab 38 " Apakah Putri akan menyetujuinya"
39
Bab 39 " Permintaan gila"
40
Bab 40 " Memberikan Restu "
41
Bab 41 " Pernikahan Reyhan dan juga Putri "
42
Bab 42 " Diperbudak mertua"
43
Bab 43 " Hanya sebatas pembantu "
44
Bab 44 " Percuma berkata jujur "
45
Bab 45 " Hinaan batin "
46
Bab 46 " Kabur dari Rumah "
47
Bab 47 " Tidak jadi pindah "
48
Bab " 48 Mulai diketahui Reyhan "
49
Bab 49 " Menangung resiko "
50
Bab 50 " Siapakah yg akan ia ajak "
51
Bab 51 " Mungkin akan memaafkannya "
52
Bab 52 " Kemana Reyhan akan membawanya "
53
Bab 53 " Berani menggoda "
54
Bab 54 " Siapa seseorang itu "
55
Bab 55 " Rencana apalagi "
56
Bab 56 " Kemenangan berpihak pada si lampir "
57
Bab 57 " Tak Dianggap "
58
Bab 58 " Tipuan Belaka "
59
Bab 59 " Mertua Bodoh "
60
Bab 60 " Rencana licik Monika "
61
Bab 61 " Tak sadar melakukannya "
62
Bab 62 " Kesadaran Reyhan "
63
Bab 63 " Rencana Reyhan "
64
Bab 64 " Berganti dipermainkan "
65
Bab 65 " Memulai Misinya "
66
Bab 66 " Sang Penolong "
67
Bab 67 " Rencana diketahui Reyhan "
68
Bab 68 " Mulai Kasmaran "
69
Bab 69 " Tidak percaya "
70
Bab 70 " Jangan mudah tertipu "
71
Bab 71 " Jangan mudah dibohongi"
72
Bab 73 " Apa Permintaan Reyhan "
73
Bab 75 "Reyhan kecelakaan "
74
Bab 74 " Hati Mertua Mereda "
75
Bab 75 " Sikap Manja Reyhan"
76
Bab 76 " Menuju Episode terakhir "
77
Bab 77 " TAMAT "

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!