18 : Amanda yang Belum Siap

“Ini keluarga kecilku. Inilah duniaku,” batin Amanda sambil memakaikan jaket miliknya kepada Pia.

Malam sudah makin larut, dan sebagian pembesuk juga silih berganti pulang. Amanda dan pak Samudra mengantar Pia hingga depan tenda bocah itu.

“Mamah sama Papah ada di mobil,” ucap Amanda sambil mengelus poni Pia penuh sayang.

“Papah sama Mamah beneran enggak pulang?” sergah Pia antusias.

Amanda langsung menggeleng. “Enggak. Kita pulangnya besok bareng kamu.”

Setelah mengakhiri kebersamaan mereka dengan Pia, Amanda dan pak Samudra berangsur kembali ke mobil. Sadar suasana malam makin dingin, pak Samudra melepas jaket kulit yang dikenakan kemudian mengenakannya ke punggung Amanda.

Dunia Amanda seolah langsung berputar lebih lambat hanya karena kenyataan tersebut. Gadis itu berangsur menoleh kemudian menengadah, menatap wajah khususnya kedua mata pak Samudra yang memang lebih tinggi darinya.

“Kamu mau bilang kalau saya sedang modus?” ucap pak Samudra.

Amanda langsung mengangguk-angguk. “Bahkan lebih dari itu!” balasnya sengaja menuding.

Kesal, pak Samudra langsung memanggul tubuh Amanda.

“Ya ampun, Pak! Bapak pikir aku karungan sayur di pasar yang wajib dipanggul?” protes Amanda sibuk memberontak.

“Saya mau buang kamu ke jalanan agar pikiran kamu bisa jalan!” ucap pak Samudra tak hanya mengancam karena ia sungguh membawa Amanda ke jalan raya.

“Woooi, Pak! Bapak itu guru, bisa-bisanya mau buang orang, bahkan istri sendiri ke jalanan!” protes Amanda yang kali ini memukul keras punggung pak Samudra.

Pak Samudra berangsur berhenti melangkah kemudian buru-buru menurunkan Manda. Namun, ia sengaja seolah-olah akan membuang tubuh Amanda hingga gadis itu buru-buru memeluk tengkuknya sangat erat menggunakan kedua tangan.

Sadar pak Samudra tak akan berulah, Amanda sengaja menarik dirinya. Kedua tangan pak Samudra masih mendekap pinggangnya sangat erat.

“Mau peluk saja sampai harus bikin drama mau buang istri ke jalan raya!” ejek Amanda sambil tersenyum geli.

Pak Samudra yang yang masih menatap serius Amanda berkata, “Jadi, kamu tidak percaya bahwa saya benar-benar akan membuang kamu ke jalan raya?”

Amanda langsung terbengong-bengong tak percaya. “Serius, Bapak beneran mau buang saya ke jalan raya?”

Pak Samudra langsung menggeleng tegas. “Tidak. Saya tidak akan pernah membuang kamu karena saya sudah telanjur menyayangimu.”

Pipi Amanda langsung hangat dan Amanda yakin, kedua pipinya juga sampai merah mirip tomat masak. “Emang yah, laki-laki. Apalagi laki-laki tua dan parahnya duda, beneran paling enggak bisa lihat wanita apalagi istri sendiri, nganggur!”

Mendengar ucapan cepat sang istri, pak Samudra langsung tak bisa berkata-kata. “Aku kita selesaikan di mobil!” tegasnya.

“A-ayo! Siapa takut!” tegas Amanda yang sebenarnya sudah sangat takut. Di dalam dadanya saja seolah sudah langsung ada musik disko yang berdentam sangat kencang. Apalagi sambil terus mengangkat tubuhnya mirip adegan pelukan romantis, pak Samudra sungguh membawanya masuk ke mobil.

Di tempat duduk penumpang, pak Samudra sengaja memojokkan Amanda dan gadis itu langsung meraung-raung ketakutan.

“Bapak ih!” kesal Amanda yang sudah sampai menangis duduk di sudut bawah depan tempat duduk.

Padahal, pak Samudra hanya pura-pura memojokkan Amanda dan kini saja, pria itu tengah sibuk menahan tawa.

“Dasar kupret kamu, Pak!” ucap Amandra masih berkeluh kesah.

“Memangnya kamu beneran belum pernah pacaran, hah?” ucap pak Samudra susah payah menahan tawanya.

Amanda melirik sinis pak Samudra. “Memangnya apa hebatnya sih, sudah pacaran dan enggaknya? Memangnya kalau sudah sering pacaran, jadi punya level khusus?”

Pak Samudra langsung duduk dengan benar dan tak lagi berusaha mengungkung sekaligus memojokkan Amanda lagi.

“Enggak juga, tapi kalau lihat catatan kenakalan kamu, sewajarnya kamu sudah biasa pacaran bahkan lebih,” ucap pak Samudra sambil bersedekap kemudian mengangguk-angguk.

“Sewajarnya dengkul Bapak!” kesal Amanda yang kemudian berusaha duduk. Pak Samudra hendak membantunya, tapi ia sengaja memuukul keras kedua tangan suaminya itu silih berganti.

“Aku bantu,” ucap pak Samudra memohon, tapi Amanda terus meliriknya dengan sinis. Gadis itu jelas marah.

“Jadi, apa alasanmu hobi tawuran,” ucap pak Samudra sengaja melanjutkan obrolan mereka setelah Amanda duduk di sebelahnya.

“Mereka yang bikin gara-gara duluan, Pak!” jawab Amanda tanpa sedikit pun melirik pak Samudra karena ia sadar, pria itu menjadi sibuk menatapnya.

“Gara-garanya?” sergah pak Samudra sengaja geser guna lebih tak berjarak dengan Amanda.

Amanda langsung menatap sebal pria di sebelahnya.

Pak Samudra berangsur menghela napas dalam. “Saya enggak akan macam-macam kok, Nda. Cuma duduk sebelahan gini, apa salahnya? Balik ke obrolan kita.”

Tanpa Amanda sadari, ia sudah banyak bicara dengan pak Samudra. Walau obrolan mereka tak berjalan mulus, Amanda nyaman-nyaman saja bertukar pikiran dengan pria di sebelahnya. Dan akhirnya, mereka benar-benar mengantuk. Amanda yang sudah bersandar asal ke pintu sebelah, sementara pak Samudra tetap bersedekap menahan rasa dingin.

Sebenarnya, mereka bisa saja pulang. Namun karena terlalu khawatir pada Pia yang kerap mendapat perundungaan, mereka memutuskan untuk menunggu di mobil. Kini saja, pak Samudra sengaja turun untuk kontrol apakah putrinya baik-baik saja.

“Ikut Pak!” Amanda tidak mau ditinggal.

Pak Samudra segera balik badan kemudian mengulurkan sebelah tangannya kepada Amanda. “Saya kedinginan,” ucapnya jujur kepada Amanda.

Tentu Amanda langsung paham, alasan pak Samudra kedinginan karena jaket pria itu dipakai olehnya. Namun ketika ia hendak melepas dan juga mengembalikan jaketnya, pak Samudra menolak.

“Sudah enggak apa-apa. Asal kamu izinin aku peluk kamu, sudah lebih dari cukup,” ucap pak Samudra.

Amanda langsung cemberut. “Pelukanku mahal!” Walau sudah sangat mengantuk, ia tetap berusaha menghindar.

“Kalau dipeluk suami, yang ada kamu dapat pahala!” ucap pak Samudra yang sampai memeluk Amanda secara paksa.

“Pahala? Semacam malam jumat, maksudnya?” tanya Amanda.

Pak Samudra mengerjap tak paham. “Pahala, malam jumat?”

Menggunakan sebelah tangannya, Amanda agak mendorong wajah pak Samudra agar wajah pria itu tak sepenuhnya ada di atas wajahnya dan parahnya sampai menatapnya secara saksama.

“Apaan ih, Nda. Saya beneran enggak tahu!” protes pak Samudra kembali menatap wajah Amanda.

“Alaaah, gayaknya enggak tahu. Sengaja pancing-pancing aku, iya!” cibir Amanda.

“Eh beneran, saya serius!” yakin pak Samudra.

“Ah, taiii! Apalagi jika melihat usia Pia, berarti Pia lahir pas usia Bapak sekitar sembilan belas tahun! Sembilan belas tahun saja sudah punya anak dan otomatis pinter bikin anak, kok semacam tadi enggak tahu? Modus banget!” cibir Amanda.

Pak Samudra hanya menahan senyumnya seiring ia yang mengeratkan dekapannya. Kemudian, mereka segera melongok ke dalam tenda Pia dengan sangat hati-hati. Ditemani guru di sana, mereka mendapati Pia yang belum tidur sendirian. Gadis kecil pak Samudra tampak melamun, tapi beranjak tidur ketika Amanda menasihati.

Paginya, Amanda terbangun di pangkuan pak Samudra. Mereka tidur di mobil tempat duduk penumpang.

“Kaki saya kesemutan parah,” ucap pak Samudra sambil menekap wajahnya menggunakan kedua tangannya.

“Terus, Bapak mau marah ke saya? Kan Bapak juga yang memaksa saya tidur di pangkuan Bapak,” balas Amanda yang berangsur duduk.

Pak Samudra yang kali ini menguap segera menggeleng. “Sikap saya di sekolah dengan saat kita sedang di rumah ataupun menjadi suami istri, jelas akan beda!” yakinnya.

“Syukurlah kalau begitu. Jadi aku enggak bakalan jadi nenek-nenek terlalu dini!” cibir Amanda.

Mendengar itu, pak Samudra merasa terusik. Ia tak hanya tersenyum geli karena ia juga sengaja memojokkan Amanda.

“Pak ih, Pak tolong aku belum siap!”

Terpopuler

Comments

~ янιєz🖤 ²²¹º

~ янιєz🖤 ²²¹º

bahasa kasar, klo menurut sebagian org mungkin ga pantas, tapi di dunia nyata, banyak kok yang seperti itu.. n bahkan mungkin memang bahasa sehari2 mereka
ada juga kok suami istri yang klo becanda pun saling toyor2an kepala, saling balas2an kentut dll nya n itu mungkin bagi org lain terkesan jorok, tapi bagi mereka ya itu lah cara mereka utk bahagia🤭

2024-03-12

1

~ янιєz🖤 ²²¹º

~ янιєz🖤 ²²¹º

emang ga siap ngapain mand🤭🤣🤣

2024-03-12

0

Erina Munir

Erina Munir

samudra...senengnya main pojokan yaa...😂😂😂😂😂😂

2024-02-17

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Amanda Ceselia (Versi baru)
2 2 : HAH?!
3 3 : Langsung Tidur Bareng?
4 4 : Merasa Terjebak
5 5 : Guru Galak Itu Suamiku!
6 6 : Pacar Amanda?
7 7 : Pak Samudra
8 8 : Sebagian Beban Hidup Amanda
9 9 : Harus Terbiasa Sayang
10 10 : Korban Ibu Tiri yang Menjadi Ibu Tiri
11 11 : Demi Pia
12 12 : OK!
13 13 : Hukuman Tak Masuk Akal
14 14 : Kepergok
15 15 : Pacaran Dulu
16 16 : Deg-degan
17 17 : Berubah
18 18 : Amanda yang Belum Siap
19 19 : Hadiah
20 20 : Jebakan
21 21 : Dan Akhirnya ....
22 22 : Setelah Tragedi
23 23 : Orang Tua Tak Berguna
24 24 : Boleh Peluk?
25 25 : Hadiah Manis
26 26 : Bocah Ini, Istriku!
27 27 : Sisi Lain Pak Samudra
28 28 : Kabar Penangkapan Pak Edo
29 29 : Bangkit Dan Memulai Lembaran Baru
30 30 : Gengsi
31 31 : Mulai Romantis
32 32 : Gangguan Dari Miko
33 33 : Terlalu Khawatir
34 34 : Masakan Istri
35 35 : Persiapan Kencan
36 36 : Kencan
37 37 : Mendadak Disidang
38 38 : Permintaan Maaf Miko
39 39 : Permintaan Maaf yang Terlambat
40 40 : Izin
41 41 : Amanda yang Sekarang
42 42 : Suami Siaga
43 43 : Pesta Perpisahan Sekolah
44 44 : Hadiah Malam
45 45 : Sepenggal Masa Lalu Pak Samudra
46 46 : Sangat Bahagia
47 47 : Lima Tahun Berlalu
48 48 : Ikatan Antara Amanda Dan Pia
49 49 : Mendadak Liburan Rame-Rame
50 Tamat
51 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
53 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
54 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
55 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
56 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
57 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
58 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
59 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
60 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 60 Episodes

1
1 : Amanda Ceselia (Versi baru)
2
2 : HAH?!
3
3 : Langsung Tidur Bareng?
4
4 : Merasa Terjebak
5
5 : Guru Galak Itu Suamiku!
6
6 : Pacar Amanda?
7
7 : Pak Samudra
8
8 : Sebagian Beban Hidup Amanda
9
9 : Harus Terbiasa Sayang
10
10 : Korban Ibu Tiri yang Menjadi Ibu Tiri
11
11 : Demi Pia
12
12 : OK!
13
13 : Hukuman Tak Masuk Akal
14
14 : Kepergok
15
15 : Pacaran Dulu
16
16 : Deg-degan
17
17 : Berubah
18
18 : Amanda yang Belum Siap
19
19 : Hadiah
20
20 : Jebakan
21
21 : Dan Akhirnya ....
22
22 : Setelah Tragedi
23
23 : Orang Tua Tak Berguna
24
24 : Boleh Peluk?
25
25 : Hadiah Manis
26
26 : Bocah Ini, Istriku!
27
27 : Sisi Lain Pak Samudra
28
28 : Kabar Penangkapan Pak Edo
29
29 : Bangkit Dan Memulai Lembaran Baru
30
30 : Gengsi
31
31 : Mulai Romantis
32
32 : Gangguan Dari Miko
33
33 : Terlalu Khawatir
34
34 : Masakan Istri
35
35 : Persiapan Kencan
36
36 : Kencan
37
37 : Mendadak Disidang
38
38 : Permintaan Maaf Miko
39
39 : Permintaan Maaf yang Terlambat
40
40 : Izin
41
41 : Amanda yang Sekarang
42
42 : Suami Siaga
43
43 : Pesta Perpisahan Sekolah
44
44 : Hadiah Malam
45
45 : Sepenggal Masa Lalu Pak Samudra
46
46 : Sangat Bahagia
47
47 : Lima Tahun Berlalu
48
48 : Ikatan Antara Amanda Dan Pia
49
49 : Mendadak Liburan Rame-Rame
50
Tamat
51
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
52
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
53
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
54
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
55
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
56
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
57
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
58
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
59
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
60
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!