Episode 18 "Misteri Hilangnya Ferdy"

*Seminggu Kemudian*

Setelah melewati satu malam yang begitu menegangkan dan membuat semua orang-orang begitu frustasi dengan pulau Heidel. Akhirnya, mereka semua bisa selamat dari pulau terkutuk itu berkat Jane dan Ferdy. Dan Jane pada hari itu tepatnya seminggu setelah kejadian tersebut pun bermaksud mendatangi Ferdy untuk meminta penjelasan terkait kejadian selama disana. Karena, pada saat awal mereka memasuki restoran, Ferdy sudah tidak pernah kelihatan sehingga membuat Jane penasaran akan hal itu.

"Tutt, tutt, tutt," suara handphone Jane mencoba melakukan panggilan masuk kepada Ferdy.

"Maaf, nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi. Silahkan coba beberapa saat lagi"

Panggilan Jane pun tak bisa tembus, karena nomor Ferdy pada saat itu tidak aktif sehingga membuat Jane harus mendatangi rumah Ferdy secara langsung.

Jane pun segera menuju ke rumah Ferdy, dan pada saat sampai di rumah Ferdy itupun lagi dan lagi Jane tidak dapat menemui Ferdy karena menurut orang yang membukakan pintu untuk Jane pada saat itu mengatakan jika tidak ada yang namanya Ferdy di rumah tersebut:

"Tok, tok, tok." Alda mengetik pintu rumah Ferdy.

Beberapa kali Alda mencoba mengetok pintu tersebut, dan seseorang pun membuka pintu itu dan menanyakan:

"Iya, siapa?" Tanya orang yang membuka pintu itu.

"Maaf, apakah Ferdy ada" tanya Jane.

"Haa? Ferdy siapa?" Tanya orang itu yang kebingungan.

"Ferdy, yang tinggal disini" sahut Alda lagi.

"Maaf, tapi tidak ada yang namanya Ferdy di rumah ini!" Sahutnya.

"Haaa, kok ada Ferdy si? Apa gua salah rumah ya!" Ujar Jane dalam hati bertanya tanya.

"Ehhh maaf, ibu sudah lama tinggal disini?" Tanya Jane kembali ke orang itu.

"Iya saya sudah lama disini" jawab nya.

"Oh ya udah Bu, mungkin saya salah rumah" ujar Jane.

"Oh iya gak apa apa" sahut ibu itu.

Jane pun segera berpamitan dan minta maaf karena hal tersebut. Sehingga Jane pun kembali lagi mencoba melakukan panggilan telepon kepada Ferdy. Namun, tetap saja nomor Ferdy tidak dapat dihubungi oleh Jane.

"Kemana Ferdy, kok tiba tiba nomor hp nya udah gak bisa gua hubungi ya" ucapnya dalam hati.

Jane pun mengotak atik kembali handphone nya dan mencoba mengirim pesan teks kepada sahabat sahabat yaitu, Liya dan Alda.

"Guyss, entar malam kita ketemu di tempat biasa ya" ujar Alda dalam isi pesan teks tersebut.

"Tidur" suara pesan masuk dari handphone Jane yang ternyata itulah adalah balasan pesan dari Liya dan Alda.

"Ok Jane" pesan Alda.

"Siap Jane" pesan dari Liya.

Jane pun bertanya tanya dalam benaknya, sebenarnya apa yang terjadi kepada Ferdy. Kenapa handphone tidak dapat di hubungi, dan kenapa rumahnya itu sudah di tempati oleh orang asing yang sama sekali tidak mengenali Ferdy.

Waktupun terus berjalan dan kini sudah menunjukkan pukul 19.30, dan sesegera mungkin Jane pun pergi menuju ketempat dimana ia menemui sahabat sahabatnya itu. Dan setibanya disana. Ternyata, Liya dan Alda sudah berada di tempat itu.

"Jane!"

"Sini" ucap Liya dan Alda melambaikan tangan sambil memanggili Jane yang baru saja tiba, dan Jane pun kembali membalas lambaian tangan Liya dan Alda itu.

"Jane gua kangen banget!" Ucap Alda sambil berdiri dan memberi cepika cepiki kepada Jane. Begitupun Alda memberikan cepika cepiki juga kepada Jane.

"Iya, gua juga kangen sama kalian" sahut Jane.

"Ehhh ngomong ngomong, kabar kalian gimana?" Tanya Jane.

"Hemmm. Ya gitu lah Jane, semenjak kejadian itu, sikologis gua kayak terganggu. Gua kadang merasa takut jika kejadian itu terulang lagi" sahut Liya.

"Iya, gua juga sama kayak gitu. Takut, sedih, merinding tiba tiba kalau ingat kejadian itu!" Sahut Alda juga menanggapi.

"Ya emang si, kejadian itu bakalan susah kita lupakan. Tapi yang penting kan sekarang kita udah selamat dari hal itu. Dan semoga hal hal yang seperti itu gak bakalan terulang lagi di kehidupan kita" ujar Jane kemudian melanjutkan:

"Gua juga pengen minta maaf sama kalian, gara gara gua. Kalian terlihat dalam hal itu"

"Udah Jane, lohh gak salah kok, lagian kan lohh juga gak tau kalau hal itu bakalan terjadi!" Sahut Liya.

"Iya Jane, lagian kita juga kok yang pengen kesana. Bukan karena lohh yang ajak, emang karena kotanya juga yang kepengen" sahut Alda kembali.

"Udah udah, yang penting sekarang kita udah kembali dengan selamat dan sudah berada di sini ok!" Sahut Liya lagi.

"Uhhhh pelukkk" ucap Alda.

Kemudian mereka pun berpelukan. Dan tiba tiba Jane pun berbicara mengenai Ferdy yang tidak bisa dihubungi bahkan rumahnya yang sudah ditempati oleh orang asing itu.

"Guyss. Ngomong ngomong, kalian ada dapat kabar gak dari Ferdy?" Tanya Jane dengan serius.

"Gak ada Jane, dia gak pernah hubungin gua sama sekali" sahut Liya dan Alda pun ikut menyahuti:

"Iya juga ya. Ngomong ngomong Ferdy kabarnya gimana ya? Gua belum sempat berterima kasih lagi ke dia" ucapnya.

"Mending lohh telpon deh Jane, suruh datang kesini!" Ucap Liya.

"Gak tembus, dari tadi pagi gua udah coba telpon dia tapi gak bisa sampai sekarang! Bahkan, tadi gua juga sempat samperin ke rumahnya. Tapi, ternyata dia udah gak ada dirumahnya itu" ucap Jane menjawab.

"Apa jangan jangan dia udah balik ke tempat dia kuliah?" Sahut Alda tiba tiba.

"Hemm. Kayaknya gak mungkin deh, soalnya katanya itu dia agak lamaan disini" ujar Jane menyahuti perkataan Alda.

"Hemmm aneh!!" Sahut Alda lagi.

"Iya aneh kan. Pedahal, gua itu pengen tanya beberapa hal terkait apa yang terjadi di pulau itu" ujar Jane.

"Emang kenapa dengan dia Jane, ada sesuatu ya?" Sahut Liya.

Liya yang bertanya seperti itupun sehingga membuat Jane menjelaskan semuanya mengenai keberhasilan mereka untuk keluar dari pulau itu kepada Liya dan Alda. Setelah menjelaskan panjang lebar. Liya pun menyahut:

"Ohh jadi yang ngasi lohh pistol itu Ferdy" ucapnya.

"Terus dia dapat pistol itu darimana, dan kenapa dia tiba tiba dia muncul disaat saat ending game dari chef gila itu?" Tanya Liya penuh tanda tanya.

"Nahh makanya gua pengen tanyain semua itu, kenapa bisa dia udah persiapin itu semua. Sepertinya, dia udah tau dari awal tentang apa yang akan kita alami di restoran itu" ucap Jane.

"Hmmm iya juga si" sahut Alda yang juga bingung dan bertanya tanya.

*Bersambung*

Terpopuler

Comments

Bunda'a Gilang

Bunda'a Gilang

banyak tipo kak,tlong perbaiki lg penulisanya,,,,💪💪💪💪kak....

2023-03-09

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!