Episode 3 "Penasaran"

Liya dan Alda yang kaget itupun sontak dengan tegas mempertanyakan apakah Jane betul betul dengan perkataanmya barusan.

"Loh serius Jane" tanya Liya dengan serius

"Iya gua serius Liya, kali ini gua gak main main, tekad gua udah bulat, gua bakalan ke pelabuhan hari Minggu untuk membuktikan isi pesan itu" jawab Jane dengan yakin.

"Tapikan Jane" belum selesai Liya melayangkan perkataannya sontak Jane pun tiba tiba memotong pembicaraan Liya.

"Ehh udah dulu ya, entar malam aja deh kita bahas lagi, entar malam kita ketemu di tempat biasa ya. Dahh, bye" ujar Jane seketika mematikan telepon nya.

"Ehh Jane, Jane"

"Halo Jane, Jane" ucap Alda dan Liya yang terus memanggil karena Jane yang tiba tiba saja mematikan telepon nya.

Waktu yang semakin berjalan itupun kini menunjukkan pukul 19.30, sehingga membuat Jane dengan cepat bergegas untuk menemui sahabat sahabat nya di tempat biasa mereka bertemu. Setiba nya disana ternyata Liya dan Alda belum ada dilokasi sehingga membuat Jane terpaksa harus menunggu. Namun hanya berselang beberapa menit setibanya Jane disana tiba tiba Alda pun menyapa Jane dengan suara cempreng nya.

"Jane!" Teriak Alda dari kejauhan sambil melambaikan tangan kepada Jane, kemudian Jane pun membalas lambaian tangan Alda itu.

"Liya belum ada ya?" Tanya Alda

"Hmm gitu dehh" jawab Jane dengan singkat

"Hmm, paling dia juga udah otw kesini" ujar Alda

"Kayaknya si gitu" jawab Jane

"Ya udah deh kalau, jadi gimana Jane mengenai pulau Heidel" ujar Alda yang langsung mempertanyakan

"Ihh tunggu Liya ajah deh baru kita bahas ya da!" Ujar Jane yang tidak ingin membahas terlebih dahulu sebelum Liya tiba

Namun tiba tiba suara Liya pun terdengar sedang memanggil mereka

"Jane, Alda" panggil Liya dengan lambaian tangan.

"Sini cepat" ujar Alda memanggil sahabatnya itu

Tanpa berlama lama lagi Alda yang kelihatan sudah tidak sabar tentang perkataan Jane yang ingin pergi ke pulau Heidel itupun dengan sigap menanyakan:

"Jadi gimana Jane mengenai pulau Heidel, loh serius mau kesana? Gua ikut ya Jane"

"Iya gua serius mau kesana" jawab Jane, yang kemudian di sahut oleh Liya:

"Tapi menurut gua, mending loh mikir mikir dulu deh Jane, lagian kan pesan itu loh gak tau sumber nya darimana, gimana kalau itu pesan hoax" ujar Liya yang ragu mengenai pulau tersebut

"Enggak Liya, gua yakin kok 100% kalau itu pesan nya real" jawab Alda dengan tegas.

Kemudian Jane pun kembali menjelaskan tentang pembicaraan nya dengan Ferdy melalui telepon dan membuat ia yakin jika pesan Misterius tersebut merupakan pesan yang real dan bukan pesan hoax.

"Jadi gimana Liya, loh mau ikut kan bareng aku sama Alda ke pulau Heidel?" Tanya Jane, setelah menjelaskan panjang lebar

"Hmmm, gua si gak yakin Jane bisa ikut atau enggak" ujar Liya sambil mendehem karena masih ragu mengenai pesan tersebut.

"Ya, gak asik loh Liya, gak setia teman banget si. Masa loh gak mau pergi si bareng kita" ujar Alda dengan sedikit menyinggung sahabatnya itu

"Bukan gitu da, gua belum bisa pasti'in, kalau gua itu bisa pergi atau enggak" ujar Liya menjelaskan

"Hmm, ya udah deh Liya kalau emang elu masih ragu gak apa apa, kita juga gak maksa'in kok. Intinya, Gua sama Alda akan tetap pergi ke palabuhan hari Minggu buat pastikan kapalnya datang apa enggak" ujar Jane.

Jum'at 21 Oktober 2023 Jane yang baru saja bangun dari tidurnya itupun membuka handphone nya, dan kembali lagi ia menerima pesan nomor misterius tersebut.

"Selamat pagi bapak/ibu yang kami hormati, Kembali kami mengingatkan jika keberangkatan kapal menuju pulau Heidel kini hanya tersisa 2 hari lagi. Maka dari itu perlu kami sampaikan jika keberangkatan kapal pada hari Minggu tepat pada pukul 09.00 dan diperkirakan tiba pada jam 20.30 "

Jane yang melihat pesan tersebut pun seketika dengan sigap menghubungi Ferdy untuk menanyakan apakah Ferdy juga menerima pesan tersebut.

"Titt, titt, titt" suara panggilan telepon Jane yang tertuju kepada Ferdy

"Halo Fer" ucap Jane ketika Ferdy sudah mengangkat telepon masuk dari Jane

"Iya, halo Jane" jawab Ferdy melalui telepon tersebut

"Fer loh udah liat pesan gak" ucap Jane yang langsung to the poin

"Haa? Maksudnya" ujar Ferdy yang bingung karena Jane tiba tiba menanyakan hal tersebut

"Pesan dari nomor misterius itu lohh Fer, yang mengenai pulau Heidel" jelas Jane

"Oh itu, iya barusan gua terima pesan itu, emang kenapa Jane" ujar Ferdy

"Iya gak apa apa, gua cuman penasaran aja" ucap Jane

"Oalahh, jadi gimana Jane lohh mau pergi apa enggak nanti hari Minggu" tanya Ferdy

"Hmmm, gimana ya" ujar Jane hingga membuat Ferdy sedikit merayu

"Please Jane! Gua pengen banget kesana bareng elu Jane"

"Ihhh apaan si Fer, hahaha. Iya gua pergi kok" ujar Jane

"Serius lohh Jane, lohh gak bercanda kan?" Tanya Ferdy serius

"Iya gua serius Fer gua pergi entar hari Minggu ke pulau Heidel" jawab Jane tegas

"Asik, makasih Jane, gua senang banget sumpah" ucap Ferdy yang merasa senang dengan ucapan Jane tersebut.

"Tapi entar itu gua bawa teman gua ya, gak apa apa kan?" Tanya Jane

"Haa? Emang teman lohh ada yang mau ikut ya?" Ucap Ferdy

"Iya ada Fer, soalnya kan gua juga dapat tiketnya 3 tu, jadi sayang kalau gak digunakan" ujar Jane menjelaskan kepada Ferdy

"Hmmm iya juga si, ya udah gak apa apa kalau gitu Jane" ujar Ferdy

Setelah mengakhiri obrolan telepon bersama Ferdy, Jane yang kelihatan sudah tidak sabar untuk melakukan perjalanan ke pulau Heidel, seketika mencoba untuk mencari tahu lebih banyak lagi mengenai pulau Heidel, ia dengan segera mungkin membuka google yang ada di handphone nya lalu mencari tahu tentant apa apa saja yang ada di pulau Heidel tersebut. Berdasarkan hasil pencarian nya melalui google tersebut, ternyata memang disana itu tidak ada yang istimewa selain restoran eksklusif yang terletak di pulau tersebut. Selain itu chef yang yang berada disana akan menyajikan makanan makanan yang tidak akan pernah terlupakan oleh siapa pun yang menjadi pelanggan chef tersebut. Sehingga perjalanan ke pulau Heidel merupakan perjalanan yang dinanti nanti oleh setiap orang dan perjalanan tersebut akan menjadi sebuah perjalanan yang lezat di restoran eksklusif tersebut.

Pulau Heidel merupakan pulau terpencil yang berada cukup jauh dari pusat kota, diperlukan sekitar 11 atau 12 jam untuk melakukan perjalanan ke pulau tersebut. Dan setelah mencari tahu mengenai pulau tersebut, Jane pun merasa jika ini menjadi liburan yang berkesan baginya dan tentunya liburan ini tidak akan terlupakan oleh nya karena ia melakukan liburan dengan cara yang unik.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!