Episode 5 "Menuju Pulau Heidel"

Jane, dan sahabat sahabatnya yang sudah berada di atas kapal itupun seketika dikagetkan dengan orang orang yang ada di atas kapal tersebut, dikarenakan bukan hanya mereka bertiga saja yang berangkat ke pulau Heidel. Melainkan, ada sekitar puluhan orang yang berada di kapas tersebut.

"Jane, ini rame banget, sumpah loh. Gua kirain hanya kita kita ajah yang pergi, ternyata ada orang sebanyak ini yang juga mau pergi ke pulau Heidel" ucap Liya yang, dan seketika Ferdy pun menyahuti perkataan Liya itu.

"Iyalah, gimana gak rame. Secara pulau Heidel itukan terkenal didunia Liya"

"Hmmm" Liya mendehemm singkat

"Jangan bilang orang orang ini juga sama kayak Ferdy dan Jane, yang tiba tiba dapat pesan dari nomor misterius itu" ujar Alda dengan polosnya

"Iya, sebagian orang orang ini dapat pesan kayak gua dan Jane, dan sebagian lagi diajakin dari orang yang mendapat tiket lebih, bahkan ada juga yang jauh jauh hari mendaftar dan lulus persyaratan untuk melakukan perjalanan ke pulau Heidel" ujar Ferdy memperjelas secara rinci

"Oh gitu" sahut Alda

"Hmmm, kok Ferdy bisa tau ya mengenai pulau Heidel dan orang orang yang ada di atas kapal ini" ujar Jane dalam hati dengan sedikit kecurigaan

Jane yang tidak ingin mengambil pusing untuk persoalan itupun dengan segera dan mengajak sahabat sahabat nya untuk berkeliling kapal tersebut.

"Mending kita keliling ajah yuk" ucap Jane singkat

"Ayo"

"Ayo, kita sekalian foto foto" ujar Alda dengan semangat

"Apaan si dah, jangan lebay deh" sahut Liya

"Ihhh kenapa, emang gak boleh ya? Kan jarang jarang Liya. Apalagi kita kan belum ada tu foto di atas kapal, kan lumayan buat snap WhatsApp dan story' Instagram" ucap Alda

"Bukan gitu dah, tapi kan..." Liya yang sedang beradu mulut dengan sahabatnya itupun seketika dihentikan oleh Jane, karena Jane tidak ingin melihat sahabatnya itu bertengkar seperti Tom and Jerry.

"Udah udah, Kalian ini kayak anak kecil ajah" ujar Jane dengan tegas, kemudian lanjutnya

"Kalau kalian bertengkar terus, kita kapan keliling kapal ini" ujar Jane kembali.

Jane, Liya dan Alda yang sedang asik asik nya mengelilingi kapal tersebut pun seketika langkah mereka harus terhentikan karena suara pemberitahuan dari kapal yang segara akan melakukan lepas jangkar.

"PERHATIAN! PERHATIAN!" suara awak kapal memberitahukan:

"Kurang lebih 5 menit lagi kapal akan berlabuh ke pulau Heidel, sekian dan terima kasih."

Dengan segera merekapun bergegas kembali ke ruangan tempat yang sudah disediakan oleh kapal untuk mereka. Dan setibanya disana Jane yang baru saja ingin membuka pintu ruangan itupun tanpa sengaja melihat Ferdy sedang berbincang dengan seseorang yang orang itu adalah orang asing bagi Jane, dan ketika Jane menghampiri Ferdy, orang tersebut pun buru buru meninggalkan Ferdy.

"Ferdy" ucap Jane sembari menghampiri Ferdy

"Iya Jane" jawab Ferdy

"Tadi itu siapa Fer" ucap Jane lagi

"Ehhh, bukan siapa siapa kok Jane" ujar Ferdy menjawab

"Lahh, kok kayak akrab gitu ngobrol nya" tanya Jane kembali

"Oh itu, kayaknya dia sesat deh, tadi nanya nanya ruangan gitu. Ya karena kasian gua coba bantu sebisa gua ajah" jawab Ferdy dengan jelas

"Ohh gitu" ujar Jane singkat, setelah percakapan itu Jane dan Ferdy pun bergegas menuju ke ruangan mereka masing masing.

Jane yang sedang asik asik nya memejamkan mata bersama sahabat sahabatnya itupun kembali melek, ketika suara awak kapal kembali melayangkan pemberitahuan dari pengeras suara kapal tersebut.

"PERHATIAN! PERHATIAN!" Ucap salah satu awak kapal yang bertugas memberitahukan kepada seluruh penumpang melalui pengeras suara:

"Dikarenakan sekarang sudah menunjukkan jam 16.00, maka kami sampaikan kepada seluruh penumpang jika ada sebuah hidangan yang spesial yang akan kami sajikan untuk anda semua, dan perlu kami sampaikan untuk penumpang yang ingin merasakan hidangan ini, silahkan datang ke restoran kapal yang berada di Deck 2 paling belakang. Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih."

Alda yang mendengar hal itupun dengan sigap membuka mata dan beranjak untuk berdiri serta tanpa ragi ragu membangunkan Liya yang sedang asik asik nya menikmati tidur.

"Liya, Liya bangun" ujar Alda membangunkan Liya, dan melihat Jane yang sudah membuka mata itupun dengan segera Alda menegur:

"Lohh dengar kan Jane?" Tanya Alda

"Iya dengar, makanya gua bangun" jawab Jane singkat.

Dan melihat Jane yang masih belum bangun juga, kembali lagi Alda mencoba membangunkan nya dengan menggoyang goyang tubuh Liya agar terbangun.

"Ihhh Liya, bangun! Bangun!!" Ucap Alda dengan nada sedikit keras

"Apaan si dah, ganggu ajah" ucap Alda dengan suara mager nya.

"Ihh bangun Liya, itu kamu gak dengar apa, kita semua disuruh turun ke DECK 2" ucap Alda.

Geladak atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan deck yang merupakan lantai kapal. Dek utama terdapat diatas, sementara deck dasar berada di bawah. Dan apabila terdapat deck diantara kedua deck tersebut, maka disebut dengan deck antara. Sementara itu kapal Jane dan sahabat sahabatnya berada di sebuah kapal yang terbilang mewah yang memiliki 3 deck, dan kebetulan Jane dan sahabat sahabat nya mendapatkan ruangan di deck 3 yang merupakan deck utama yang terdapat diatas. Sementara itu, restoran kapal berada di tengah atau deck antara seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Liya yang masih ingin menikmati tidurnya itupun terpaksa harus terbangun akibat ulah sahabatnya yang begitu jail yaitu, Alda. merekapun segera beranjak dan menuju ke resto kapal seperti yang sudah diberitahukan oleh awak kapal tadi melalui pengeras suara.

Setiba nya di resto, ternyata Ferdy sudah berada di resto kapal itu dan segera Jane, Liya dan Alda pun menghampirinya.

"Heyy Fer, kamu daritadi disini" ucap Jane

"Ohh, Hayy, gak kok baru ajah nyampe" ujar Ferdy singkat

"Kok kita dikasi makan si? Kan bentar lagi tiba tu di pulau Heidel, harusnya tu kita dibiarkan lapar ajah sampai tiba di pulau Heidel" protes Liya

"Itulah uniknya pulau Heidel, sebelum kita tiba, kita sengaja untuk mencicipi sebuah hidangan di kapal ini" ujar Ferdy kemudian melanjutkan:

"Kalian tau gak, ini itu udah mereka rancang sedemikian rupa agar orang orang yang berada di atas kapal ini itu semakin penasaran dengan resto di pulau Heidel, dengan hidangan yang mereka buat untuk kita nanti itu akan membuat kita terdiam, melototi hidangan itu, seolah olah berkata. 'hidangan kapal nya ajah semenarik dan selezat ini, gimana hidangan yang ada di resto pulau Heidel ya', yakin dan percaya, apa yang gua katakan ini itu benar benar real" ujar Ferdy seakan akan sudah mengetahui segalanya Mengenai pulau Heidel.

Sementara itu, Jane yang mendengar perkataan Ferdy tersebut, kembali menimbulkan pertanyaan pertanyaan di dalam hati nya:

"Kok Ferdy bisa tahu scara detail ya? Apa dia pernah ke pulau Heidel atau gimana?" Ucap Jane dalam hati. Dan ketika Jane ingin menanyakan secara langsung kepada Ferdy tiba tiba, pelayan pelayan resto itupun datang membawa hidangan mereka dan meletakkan di atas meja masing masing

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!