“Jangan, aku malu.“ Gina menggelengkan kepalanya, menolak untuk ikut terekam kamera fi siaran langsung.
Ryzel perlahan memasang ponsel ke gimbal seraya berkata, “Nanti kamu selalu lihat arah layar ponselku dan pastikan lensa kamera tidak menangkap sosokmu.“
“Oke, kalau begitu.“ Gina setuju dan akan mengikuti instruksi Ryzel.
“Aku akan memulai siaran langsungnya.“
Setelah mengatakan itu, Ryzel menekan tombol mulai siaran langsung dan ruang siaran langsungnya menyala.
Dalam beberapa detik, ruang siaran langsung Ryzel didatangi oleh para pengikutnya.
Sekejap mata, lebih dari 5.000 orang masuk ke dalam siaran langsungnya dan memberikan banyak hadiah.
“Dewanggi telah mengirimkan Melati x7!“
“Garoks telah mengirimkan Melati x11!“
“Putri telah mengirimkan Buket Bunga x3!“
“…”
Hadiah penonton memenuhi layar ponsel, mereka semua berlomba-lomba untuk mengirimkan hadiah kepada Ryzel.
“Terima kasih atas hadiahnya, Semuanya ….“ Ryzel tersenyum ramah kepada para penonton.
Ia tidak tahu harus bagaimana lagi untuk memberi tahu mereka untuk tak lagi mengirimkan hadiah, padahal sebelumnya ia sudah dengan jelas memberi tahu informasi bahwa dirinya tidak perlu diberi hadiah.
Namun, hari ini mereka masih memberi banyak hadiah ia bingung harus senang atau kesal.
“Untuk peringatan sekali lagi, aku harap kalian mendengarkan ucapanku. Kalian tidak perlu repot-repot mengeluarkan uang untuk siaran langsungku, lebih baik uang kalian disimpan untuk membeli keperluan yang memang dibutuhkan atau memberi uang ke lebih yang membutuhkan, seperti anak yatim atau fakir miskin daripada diberikan kepadaku.
“Bukan karena aku sombong atau apa. Ini murni prinsipku, aku tidak ingin dianggap mengemis atau menghabiskan uang kalian. Sekali lagi, ini terakhir kali aku peringatkan, jika masih ada yang mengirimkan hadiah, aku akan terima, tetapi itu akan disumbangkan di setiap minggunya ke situs KamiBisa ….“
Ryzel duduk sambil berinteraksi dengan para penontonnya di ruang siaran langsung yang kian ramai.
Mendengar ucapan Ryzel, mereka semua justru makin semangat untuk memberi Ryzel hadiah.
Respons penonton ini benar-benar di luar dugaan Ryzel, ternyata mereka malah makin menjadi-jadi dalam memberi hadiah.
Dengan senyum tak berdaya, Ryzel berkata, “Aku akui, kalian memang baik, kalian lebih memilih memberi hadiah di siaran langsung ini. Baiklah, jika itu mau kalian. Total hadiah yang didonasikan oleh kalian semua akan diakumulasikan dan tiap hari senin aku akan memberi laporan atau bukti transfernya, berarti itu mulai besok, besok tunggu saja laporannya di akun Instagrem milikku ….“
Lebih dari 10.000 orang memberi komentar positif terhadap tindakan Ryzel, mereka merasa hormat dengan sikap Ryzel yang baik.
“Streamer panutan, memang pantas aku idolakan!“
“Selain tampan, Ryzel juga sangat mulia hatinya, aku makin suka!“
“Mulai hari ini, aku akan menyisihkan uang untuk memberi hadiah kepadamu, hitung-hitung membantu sesama, aku sangat senang!“
“Sangat hebat! Orang-orang di sini sangat peduli dengan sesama, sangat positif! Aku suka dengan komunitas seperti ini!“
“Sayang, mengapa kamu baik sekali? Aku jadi makin jatih cinta kepadamu!“
Selain para penggemar yang menonton siaran langsung yang merasa takjub dengan sikap Ryzel, Gina yang menyaksikan Ryzel melakukan siaran langsung secara nyata juga kagum, hatinya terasa bahagia tanpa sebab.
“Aku lupa memberi tahu kalian sesuatu.“ Ryzel berdiri dan meninggalkan tempat duduk. “Kali ini aku sedang berada di Sempur, tempat olahraga di Bogor, pagi hari seperti ini banyak orang yang berdatangan.“
Sebelum mengalihkan ke kamera belakang, Ryzel memberi kode ke Gina untuk tidak berdiri di depan kamera belakang.
“Kalian bisa lihat, banyak orang sekali!“
Ponsel Ryzel digerakkan ke sekitar sempur secara perlahan dan bertahap dari arah barat sampai ke timur.
Orang-orang yang sedang berolahraga tertangkap kamera dan ditampilkan pada layar setiap orang yang menonton siaran langsung Ryzel.
Suasana sejuk dan riang pun dapat dirasakan oleh mereka semua yang ada di dalam siaran langsung.
“Oh, ini serupa dengan CFD di Jakarta Pusat.“
“Ramai sekali! Aku jadi ingin ke sana untuk bertemu Ryzel!“
“Cuaca yang bagus di sana, di sini mendung tampak ingin hujan!“
“Aku juga mau olahraga, tetapi bersama Ryzel di ranjang, hehe~”
“Sempur? Ini dekat dengan rumahku! Aku harus bergegas pergi!“
Melihat pemandangan di Sempur, banyak orang yang berkomentar mengenai banyak hal.
Ryzel lebih memperhatikan komentar terakhir yang ia lihat. “Apa dari kalian ada yang tinggal di Bogor?“
Segera, banyak penonton yang menjawab dan mengirimkan rentetan.
“Aku, Bang! Dekat hanya tinggal naik mobil angkutan umum!“
“Aku, Ryzel! Aku sedang dalam perjalanan ke sana, tunggu aku!“
“Sayang sekali, aku jauh dengan daerah Bogor, harus naik pesawat terbang.“
“Sebentar lagi aku sampai, tolong jangan matikan siaran langsungnya, Ryzel!“
Ryzel tersenyum dan berkata, “Untuk kalian yang sedang berangkat ke sini, aku berada di daerah barat lapangan Sempur, kalian ke sini saja jika ingin bertemu denganku.“
Sama sekali Ryzel tidak mempermasalahkan tentang penontonnya yang datang ingin bertemu, justru ia senang karena bertemu dengan banyak orang.
Mungkin hari ini akan menjadi pertemuan bersama penggemar secara mendadak.
“Jangan lama-lama, aku di sini hanya sampai jam 8, sekitar satu jam di sini, setelah itu aku akan pergi,” Ryzel memperingatkan para penontonnya yang terus bertambah.
Di Sempur, Ryzel tidak lama, cukup satu jam untuk olahraga sambil siaran langsung, kemudian ia akan pergi menuju daerah yang ada di daerah Kebun Raya Bogor.
Rencananya, Ryzel dan Gina menonton bioskop di sebuah Mall yang tidak jauh dari Kebun Raya Bogor, kemudian jalan-jalan sampai siang hari.
Setelah itu, banyak penggemar yang mempercepat langkahnya untuk sampai ke Sempur, bahkan mereka sampai berlarian untuk tidak terlambat.
Tepat pukul jam setengah 8, begitu Ryzel berlari santai dengan Gina sambil menyiarkan langsung, ia bertemu dengan beberapa wanita yang ternyata itu penontonnya.
Dengan ramah Ryzel menyapa mereka dan berkenalan.
Mereka semua terkejut ketika melihat Ryzel sedang berlari dengan seorang wanita di sebelahnya, di siaran langsung, Ryzel sama sekali tidak memberi tahu tentang siapa dan jenis kelamin apa ia membawa teman.
Ryzel sempat memberi informasi bahwa dirinya sedang berolahraga dengan seorang penonton tanpa mengungkapkan jenis kelaminnya.
Sempat ada percikan api di antara wanita-wanita penontonnya ini dengan Gina.
Namun, Ryzel abaikan dan mencoba mendamaikan mereka.
Total ada 23 orang wanita yang adalah penontonnya yang berasal dari Bogor dan bisa menyisihkan waktunya untuk datang ke sini dan bertemu dengannya.
Sebenarnya, itu masih banyak lagi penonton yang berasal dari daerah Bogor, tetapi mereka sepertinya tidak sempat untuk datang ke sini.
Setelah mereka berfoto bersama, Ryzel dan Gina berpamitan dengan mereka semua dan pergi berjalan mengelilingi bagian luar trotoar Kebun Raya Bogor.
Ryzel dapat merasakan tatapan iri para penontonnya yang bertemu dengannya ini begitu melihat Gina berjalan beriringan bersamanya.
Selain itu juga, Ryzel melihat ada segelintir para penontonnya di siaran langsung yang bergosip tentang Gina.
Sebagai preventif kejadian yang tidak diinginkan seperti gosip yang tidak benar, Ryzel langsung mengklarifikasi kepada mereka bahwa Gina hanya penonton dan bukan pacar.
Lagi pula, ia dan Gina baru bertemu kemarin, tidak mungkin ia berpacaran dengan Gina dalam waktu yang sesingkat itu.
Syukurnya para penonton ini ingin mempercayai Ryzel dan gosip tentang perihal itu makin lama makin sedikit yang muncul.
Selama berjalan di sepanjang trotoar yang melingkari Kebun Raya Bogor, Ryzel masih menyiarkan siaran langsung dan berinteraksi dengan mereka, apa pun Ryzel bicarakan sampai rusa yang memunculkan sosoknya di pinggi pagar Kebun Raya pun ia bicarakan dan mengajak penonton untuk melihat.
Gina yang ada di sampingnya hanya terlihat bagian tangan tanpa diperlihatkan wajahnya sama sekali.
Waktu siaran langsung berlangsung bertambah 1 jam lagi hingga waktu menunjukkan pukul jam 10 pagi, Ryzel berpamitan dengan 15.000 penonton dan bergegas mematikan siaran langsung.
Di dalam Mall, Ryzel dan Gina berjalan di antara toko-toko yang baru terbuka, keduanya hendak pergi ke lantai atas tempat bioskop berada.
“Kita mau nonton film apa?“
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 219 Episodes
Comments
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
Horror aja, biar seru🤭
2023-08-30
2
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
Pasti ada komentar yg begini🤣
2023-08-30
2
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Anime
2023-06-19
5