Part 12

Baru juga mau menikmati kopi, sebatang rokok, dan dinginnya udara malam di rumah tengah-tengah hutan. Tapi Annora tiba-tiba mendempel seperti tak memiliki takut sedikit pun dengan Quirinus. Andai saja wanita itu bukan orang yang belum pernah tersentuh pria, pasti sudah ia buat kelelahan di ranjang sebagai hukuman. Namun, sayangnya, meskipun ia bejat, tapi masih memiliki prinsip untuk tak merusak yang masih polos.

Quirinus melepaskan tangan Annora yang melingkar di lengannya. Dia sudah berusaha keras untuk tak berbuat sesuatu melebihi batas, tapi justru wanita itu yang memancing batas kesabarannya.

“Masih banyak space kosong, geser!” sentak Quirinus seraya mendorong lengan Annora supaya menjauh. Harusnya dia usir pulang manusia satu itu. Tapi, sayangnya tidak karena wanita itu sudah tahu tempat tinggalnya dan tak ada jaminan kalau bisa diam tanpa memberi tahu siapa pun tentang tempat tinggalnya. Jadi, demi kerahasiaan rumahnya, dia mau tak mau tetap membiarkan berkeliaran di dalam sana.

“Kenapa? Kau anti wanita?” tanya Annora. Tapi tidak mungkin juga. “Tanda-tanda merah di tubuhmu masih jelas, ya. Mana mungkin tidak senang dengan wanita. Kecuali ....” Dia menjeda ucapan dengan mata memicing menatap Quirinus walau tak dibalas oleh pria itu. “Tidak mungkin kau baru selesai bercumbu dengan seorang lelaki, kan?”

Kopi yang baru saja masuk ke dalam mulut Quirinus menolak untuk ditelan. Dia terbatuk mendengar tuduhan Annora, matanya lalu menatap tajam bercampur kesal. “Pemikiran macam apa itu.”

Walau tak ada jawaban pasti berupa iya atau tidak, tapi Annora bisa simpulkan sendiri dari reaksi Quirinus. Ia bisa bernapas lega karena yang ditaksir bukan pecinta sesama jenis. “Kau terlihat tidak senang ku jadikan sandaran. Ya ... tidak salah kalau ada terbesit pemikiran tentang gay.”

Quirinus hanya bergeleng kepala. Memang tubuhnya besar dan kekar seperti pria yang sering datang ke tempat gym. Tapi, dia masih tahu juga kalau kenikmatan jauh enak didapat dari depan, bukan alat keluarnya kotoran.

“Tidur sana!” usir Quirinus. Dia menunjuk kamar yang tadi digunakan untuk mengurung Annora. “Di sana.” Demi apa pun, pusing sekali menghadapi wanita banyak bicara.

Dalam satu hari, Quirinus mungkin berinteraksi dengan orang kalau sedang bekerja saja. Itu pun tidak lama dan tak banyak kata yang diucapkan. Semalas itu bersosialisasi dengan orang.

“Tidak, aku akan menemanimu di sini,” tolak Annora. Namanya juga cucu Dominique, keras kepala sudah pasti ada bibitnya.

Quirinus hanya berdecak. Sudahlah, susah memang kalau menghadapi orang yang seenaknya. Jadi, dia membiarkan Annora tetap duduk di dekatnya. Lebih baik ia nikmati kopi yang sudah tak panas lagi.

Quirinus duduk dengan posisi setengah tiduran. Sepasang mata bisa melihat bintang di langit. Walau tak jelas juga dilihat menggunakan mata kosong. Lagi-lagi rokok menemani malamnya.

Annora kembali melingkarkan tangan di lengan Quirinus, dan menyandarkan kepala di bahu pria itu. Dia bisa mendengar helaan napas pasrah dari bibir manusia yang seperti freezer tapi bernyawa. Nampaknya sudah pasrah dengan kelakuannya. Jadi, ia bisa menikmati malam di sandaran Quirinus.

“Kau itu perokok aktif, ya? Sejak tadi ku hitung putungnya sudah banyak berserakan,” tanya Annora.

“Hm ....” Quirinus menjawab berupa gumaman saja seraya mengeluarkan asap dari bibir.

“Oh ... aku tidak terlalu suka rokok.” Annora mencoba mengajak Quirinus mengobrol.

“Tidak tanya.” Sementara Quirinus membalas sinis dan ketus. Pokoknya semua tanda-tanda penolakan sudah ditunjukkan. Tapi tetap saja ditempeli Annora seperti lintah yang sulit sekali dilepas.

Terpopuler

Comments

himmy pratama

himmy pratama

luluhkan kekerasan HT nya anora sampai mendapatkan nya..lama2 jg mencaeer

2024-04-20

0

Fenty Dhani

Fenty Dhani

😂😂😂😂Annora...Annora bikin gemes♥️

2024-01-24

0

mamae zaedan

mamae zaedan

pepet terus sampai dapat 🫰🫰🤞

2023-11-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!