Bab 20 - Wajah Marah

"A-apa?" tanya Liona dengan suaranya yang tergagap. Sungguh, dia tidak ingin menerima apa yang dia dengar barusan.

Saking terkejutnya Liona, dia bahkan sampai mundur satu langkah dan seolah nyaris terhuyung jatuh.

Hubungannya dengan Edward memang belum terlalu lama, namun Liona telah sangat sangat mencintai pria itu.

Edward yang dia temui saat ada pertemuan bisnis, pria yang seolah tak tersentuh oleh wanita lain.

Pria dengan sejuta pesona.

Pria yang akan membuat Liona nampak berharga ketika bersanding dengan pria tersebut.

Liona menggeleng pelan, kenapa tiba-tiba ada gadis lain yang mendadak jadi istri Edward.

"Ti-tidak Ed, ka-kamu pasti salah bicara kan?" tanya Liona, kedua matanya menatap nanar, nyaris berlinang. Hatinya sedih sekali dan Edward bisa mengerti itu.

Di Kapala Liona bahkan hanya diisi tanda tanya kenapa?

Tapi Edward tak bisa menaruh belas kasih pada ketulusan Liona itu, bagaimana pun kini Bella adalah istrinya.

Bella yang telah membuka hati untuk hubungan mereka, dan Edward tidak ingin menghancurkan itu.

"Kamu tidak salah dengar Liona, kemarin aku dan Bella menikah," terang Edward gamblang.

Saat Liona berkedip ada air mata yang jatuh.

Sumpah, Bella sungguh tak tega melihat pemandangan itu. Entah bagaimana ceritanya, tapi sekarang Bella benar-benar merasa seperti wanita yang jahat. Wanita yang merebut Edward.

Bella ingin menjelaskan semuanya pada Liona, namun belum sempat mulutnya berucap, Edward sudah lebih dulu menarik tangannya.

Lebih masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Kemari," ucap Edward.

"Kita mau kemana, aku harus menjelaskan sesuatu," balas Bella diantara tubuhnya yang mulai ditarik mengikuti langkah pria tersebut.

Liona yang melihat pemandangan itu hanya mampu menatapnya dengan nanar.

Edward membawa Bella masuk ke dalam kamar pribadinya di ruangan ini. Bella sendiri bahkan tidak menyangka jika di dalam ruangan itu ada sebuah kamar.

"Tunggu disini," titah Edward.

"Tidak, aku harus menjelaskan sesuatu pada wanita itu."

"Apa yang mau kamu jelaskan?"

Bella terdiam.

Edward langsung mencium bibir Bella dengan begitu dalam, lalu keluar dari sana. Mengunci pintunya dari luar dan kembali menemui Liona yang setia menatapnya dengan tatapan sayu.

"Jahat kamu Ed," ucap Liona lirih.

"Aku tidak akan menjelaskan apapun, tapi sekarang hubungan kita sudah berakhir. Bella adalah istri ku."

Liona tersenyum getir.

Bella. Ucapnya di dalam hati.

Edward kemudian mendengar saat Liona berkata di dalam hatinya bahwa dia tidak terima diperlakukan seperti ini.

Siapa Bella? jelas dia jauh lebih baik dari segala sisi.

"Bella hanya wanita biasa dan Kamu jauh lebih sempurna dari dia. Jadi, tidak perlu mencari tahu apapun tentang Bella," ucap Edward.

Hingga membuat Liona tersentak, seolah pria itu bisa membaca pikiran dan dalam kepalanya.

Liona menggeleng.

"Tidak Ed, ini tidak adil bagiku!" marah Liona.

"Harusnya kamu putuskan aku dulu baru menikahi dia! bukan menikahi dia lebih dulu baru memutuskan aku!" Liona marah sekali.

Berulang kali menggeleng tidak terima diperlakukan seperti ini.

"Kamu masih akan tetep jadi kekasihku!" putus Liona, setelah mengatakan itu Dia memutuskan untuk langsung pergi dari sana, tanpa mendengarkan jawaban Edward lebih dulu.

Liona juga menghapus air matanya yang sempat keluar, jadi ketika sudah berada di luar ruangan itu air matanya pun kering.

Edward menggelengkan kepalanya kecil. Begini lah repotnya berhubungan dengan wanita, pikir pria itu.

Lepas dari Liona, kini tinggal menangani Bella ...

"Astaga, aku tidak akan berencana punya istri dua," gumam Edward.

Dia membuka pintu kamar dan langsung disambut wajah marah milik sang istri.

Terpopuler

Comments

RossyNara

RossyNara

hati2 ed singa betina mu ngamuk.

2024-04-03

0

Kanthi Mansur

Kanthi Mansur

waah sadis bener ancamannya!!!!

2023-12-18

2

🌈Yulianti🌈

🌈Yulianti🌈

😲😲😲air mata buaya kok bisa😄😄😄

2023-11-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Darrah Manis
2 Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3 Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4 Bab 4 - Ciumman Suami
5 Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6 Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7 Bab 7 - Gadis Yang Baik
8 Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9 Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10 Bab 10 - Sebuah Gaun
11 Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12 Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13 Bab 13 - Ada Yang Salah
14 Bab 14 - Pria Kesepian
15 Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16 Bab 16 - Sudah Biasa
17 Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18 Bab 18 - Pria Pertama
19 Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20 Bab 20 - Wajah Marah
21 Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22 Bab 22 - Jangan Begini
23 Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24 Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25 Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26 Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27 Bab 27 - I Love You
28 Bab 28 - Tamu Yang Datang
29 Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30 Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31 Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32 Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33 Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34 Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35 Bab 35 - Masa Depan Bella
36 Bab 36 - Harus Memilih
37 Bab 37 - Andrew Lim
38 Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39 Bab 39
40 Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41 Bab 41 - Sangat Bahagia
42 Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43 Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44 Novel Baru Author
45 Menikahi Majikan Lumpuh
46 Novel baru
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Bab 1 - Darrah Manis
2
Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3
Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4
Bab 4 - Ciumman Suami
5
Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6
Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7
Bab 7 - Gadis Yang Baik
8
Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9
Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10
Bab 10 - Sebuah Gaun
11
Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12
Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13
Bab 13 - Ada Yang Salah
14
Bab 14 - Pria Kesepian
15
Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16
Bab 16 - Sudah Biasa
17
Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18
Bab 18 - Pria Pertama
19
Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20
Bab 20 - Wajah Marah
21
Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22
Bab 22 - Jangan Begini
23
Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24
Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25
Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26
Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27
Bab 27 - I Love You
28
Bab 28 - Tamu Yang Datang
29
Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30
Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31
Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32
Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33
Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35
Bab 35 - Masa Depan Bella
36
Bab 36 - Harus Memilih
37
Bab 37 - Andrew Lim
38
Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39
Bab 39
40
Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41
Bab 41 - Sangat Bahagia
42
Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43
Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44
Novel Baru Author
45
Menikahi Majikan Lumpuh
46
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!