Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan

Bella merasa sangat takut, padahal sejak tadi kakinya kuat untuk dibuat berlari. Tapi ketika sudah berada di hadapan pria itu kini seketika kedua kakinya seolah kehilangan semua kekuatan.

Lemas, bahkan hanya untuk digunakan maju ke depan.

Edward lantas bangkit dari kursi kebesarannya setelah melihat sang istri datang, dan saat itu juga Bella pun segera bergegas masuk ke dalam ruangan tersebut.

Sampai akhirnya mereka berdua bertemu di tengah-tengah.

"Maaf Tuan, saya terlambat dan membuat Anda menunggu terlalu lama," ucap Bella dengan buru-buru, bahkan saat mengatakan itu dia pun membungkukkan badannya dengan sangat dalam bukan hanya menundukkan kepala saja.

Saat ini sebenarnya Bella tengah merasa sangat bersedih, karena dia tidak bisa menemani sang ibu yang akan menjalani operasi.

Tapi di hadapan tuan Edward, dia singkirkan semua kesedihannya itu dan hanya menunjukkan dirinya yang sebagai budak.

Bella telah banyak menggunakan uang pria ini dan sekarang giliran dia membayarnya.

"Istriku, bangunlah ... kenapa kamu menundukkan kepala sampai sedalam itu? harusnya ketika bicara dengan suamimu kamu menatap wajah ku," balas Edward.

Deg!

Sumpah! balasan seperti itu tidak pernah Bella bayangkan sebelumnya.

Yang ada di dalam benaknya hanyalah tentang kemarahan pria berwajah dingin ini.

Dan apa katanya?

Istriku?

Astaga, panggilan istri seperti itu justru terdengar sangat mengerikan di telinga Bella.

Deg! jantung Bella semakin berdegup tak karuan saat dia merasakan dua tangan Tuan Edward yang dingin menyentuh kedua lengannya, meminta dia untuk berdiri tegap.

Deg deg! deg deg!

Ya Tuhan. Batin Bella.

Kiri mereka berdua telah saling tatap.

Wajah tuan Edward memang sangat tampan, seperti dipahat dengan sempurna oleh Tuhan. tapi wajah pria tampan itu benar-benar terlihat pucat, putih yang teramat putih.

Bagaimana bisa manusia memiliki kulit putih seperti itu.

"Aku sudah menunggumu sangat lama, dan sekarang aku tidak ingin membuang-buang waktu. Jadi ayo kita pulang," ajak Edward.

Dia tersenyum lagi.

Dan senyum itu sungguh membuat Bella jadi merasa tidak nyaman. membuatnya jadi semakin takut.

Senyum yang di matanya justru memiliki sebuah maksud.

Tapi entah apa.

"Ba-baik Tuan," jawab Bella gagap. Bagaimana bisa dia bicara dengan normal di saat mereka saling tatap seperti ini.

"Aa ... ada yang sedikit salah Istriku. Ketika kita sedang berdua seperti ini atau ketika kita sedang berada di rumah, jangan memanggilku dengan sebutan Tuan, panggil saja nama ku, Edward, sayang Atau ... suamiku," ucap Edward lagi.

Hingga membuat Bella menelan ludahnya sendiri dengan kasar.

bahkan gerak lehernya pun dapat dilihat dengan jelas.

Sungguh, Edward merasa sangat terganggu saat dia tidak bisa membaca pikiran gadis ini.

Membuatnya jadi benar-benar mencandui Bella. seperti ada hal yang selalu membuatnya tertarik pada gadis ini, bukan hanya tentang darrah yang terasa sangat manis.

Edward lantas menatap Bella intens, seperti memberi sebuah isyarat bahwa dia ingin mendengar Bella memanggilnya dengan sebutan yang dia ajukan tadi ...

Dan Bella bisa memahami itu, dengan semua keberanian yang coba dia kumpulkan, akhirnya Bella memberanikan diri untuk buka suara, memanggil tuan Edward dengan sebutan yang terakhir ...

"Ba-baik Suamiku," balas Bella, suaranya terdengar berat ketika mengatakan kalimat itu, karena dia begitu takut.

Namun Edward langsung tersenyum lebar ketika mendengar Bella memanggilnya dengan sebutan seperti itu.

Itu memang panggilan yang dia inginkan.

"Ayo, kita pulang," ajak Edward.

Tanpa aba-aba dia langsung menggandeng tangan Bella untuk keluar dari ruangan ini. Bella bisa merasakan dengan jelas tangan tuan Edward sangat dingin.

Sementara Edward, merasa tangan istrinya begitu hangat.

Sepanjang perjalanan pulang itu Bella terus merasa takut, di dalam hatinya dia tidak bisa menebak Apa yang akan terjadi selanjutnya setelah ini.

Apakah benar, tuan Edward akan membawanya pulang ke rumah utama keluarga Lim.

Atau mereka akan pulang ke rumah pribadi pria ini?

Sungguh, Bella tidak tahu kemana arah yang akan mereka tuju.

Yang jelas hatinya selalu merasa takut.

Sekitar 20 menit dalam perjalanan akhirnya mereka tiba di tempat tujuan, sebuah mansion mewah adalah tempat yang mereka datangi.

Deg! jantung Bella selalu merasa tidak tenang. Seperti kapan saja dia bisa jatuh ke jurang yang begitu dalam.

"Ayo istriku, aku akan memperkenalkan kamu pada seluruh keluarga Lim," ucap Edward.

Deg! Bella lagi-lagi tersentak hatinya.

Ini hanyalah sebuah pernikahan kontrak, tetapi ternyata dia diperkenalkan juga pada seluruh keluarga.

Dengan sedikit kesusahan akhirnya Bella turun dari dalam mobil itu, dia sedikit menjinjing gaunnya agar tidak menyentuh jalanan.

Sampai akhirnya pintu rumah megah itu pun terbuka lebar-lebar.

Dan mereka berdua langsung disambut oleh seluruh keluarga Lim.

Deg! Bella, rasanya ingin jatuh pingsan saat itu juga. Tubuhnya bahkan sedikit terhuyung.

Bagaimana bisa seluruh keluarga ini memiliki wajah yang sama-sama putih pucat.

Astaga.

Bella, tanpa sadar menggenggam erat tangan Edward di antara ketakutan yang dia rasa.

Terpopuler

Comments

Salim ah

Salim ah

biasa aja Bel ada aq yg mendukungmu😁

2024-02-09

1

🌈Yulianti🌈

🌈Yulianti🌈

aku jg merasakan ketakutan luarrr biasah bell

2023-11-25

1

Rina_

Rina_

ow ow

2023-09-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Darrah Manis
2 Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3 Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4 Bab 4 - Ciumman Suami
5 Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6 Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7 Bab 7 - Gadis Yang Baik
8 Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9 Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10 Bab 10 - Sebuah Gaun
11 Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12 Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13 Bab 13 - Ada Yang Salah
14 Bab 14 - Pria Kesepian
15 Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16 Bab 16 - Sudah Biasa
17 Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18 Bab 18 - Pria Pertama
19 Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20 Bab 20 - Wajah Marah
21 Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22 Bab 22 - Jangan Begini
23 Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24 Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25 Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26 Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27 Bab 27 - I Love You
28 Bab 28 - Tamu Yang Datang
29 Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30 Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31 Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32 Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33 Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34 Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35 Bab 35 - Masa Depan Bella
36 Bab 36 - Harus Memilih
37 Bab 37 - Andrew Lim
38 Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39 Bab 39
40 Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41 Bab 41 - Sangat Bahagia
42 Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43 Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44 Novel Baru Author
45 Menikahi Majikan Lumpuh
46 Novel baru
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Bab 1 - Darrah Manis
2
Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3
Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4
Bab 4 - Ciumman Suami
5
Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6
Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7
Bab 7 - Gadis Yang Baik
8
Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9
Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10
Bab 10 - Sebuah Gaun
11
Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12
Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13
Bab 13 - Ada Yang Salah
14
Bab 14 - Pria Kesepian
15
Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16
Bab 16 - Sudah Biasa
17
Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18
Bab 18 - Pria Pertama
19
Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20
Bab 20 - Wajah Marah
21
Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22
Bab 22 - Jangan Begini
23
Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24
Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25
Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26
Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27
Bab 27 - I Love You
28
Bab 28 - Tamu Yang Datang
29
Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30
Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31
Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32
Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33
Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35
Bab 35 - Masa Depan Bella
36
Bab 36 - Harus Memilih
37
Bab 37 - Andrew Lim
38
Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39
Bab 39
40
Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41
Bab 41 - Sangat Bahagia
42
Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43
Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44
Novel Baru Author
45
Menikahi Majikan Lumpuh
46
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!