Bab 4 - Ciumman Suami

Bella terus mendapatkan serangan bertubi-tubi pada jantungnya, sampai rasanya Dia kesulitan itu bernafas. Beberapa kali dia cubit tangannya sendiri untuk merasakan sakit.

Sungguh, hingga detik ini Bella masih merasa bahwa Ini semua adalah mimpi.

Kata Tua Edward hari ini juga mereka akan segera menikah, dan ucapan pria itu ternyata sungguhan.

Entah bagaimana caranya tiba-tiba sekarang ini Bella dan Edward sudah berada di sebuah rumah ibadah.

Di hadapan mereka ada seorang penunggu di sana yang akan menikahkan mereka berdua.

Bella bahkan saat ini sudah menggunakan gaun berwarna putih yang menjuntai panjang.

Meski pernikahan ini begitu cepat dan hanya kontrak tapi dia benar-benar terlihat seperti seorang Ratu.

Sangat cantik.

Wajahnya begitu berseri dengan rambut berwarna pirang panjang yang bergelombang.

Edward pun nampak begitu tampan dengan setelan jas pengantinnya.

Satu-satunya saksi yang menyaksikan pernikahan mereka adalah asisten Leo.

Dan dengan suaranya yang bergetar akhirnya Bella mengucapkan janji suci tersebut, untuk setia, selamanya dalam suka dan duka selalu bersama dengan Edward Lim.

Tidak ada air mata yang jatuh dari kedua mata Bella setelah dia mengucapkan janji suci tersebut.

Dia malah masih merasa gamang dengan semua ini.

Sampai akhirnya semua kesadarannya kembali pulih ketika dia merasakan tiba-tiba tuan Edward mencium bibirnya dengan begitu dalam.

Sangat dalam sampai rasanya semua oksigen di rebut oleh pria tersebut.

Ahk! Bella berontak, mendorong dada Edward kuat untuk melepaskan ciuman itu.

Namun Edward yang begitu candu tak mengindahkannya, dia memeluk pinggang Bella erat, mengigit sedikit bibir wanita itu hingga mengeluarkan darrah dan dia sesap dengan begitu nikmat.

Emhh ini manis sekali. batin Edward.

sebelum dia kehilangan kendali, Edward segera melepaskan ciumannya.

bagi Edward mungkin ini hanyalah ciuman yang beberapa detik, tapi bagi Bella itu rasanya lama sekali.

Hah hah hah, nafas Bella bahkan sampai terengah ketika ciuman itu terlepas. Di sisi kanan Bella masih ada sang penunggu tempat ibadah, sementara di sisi kirinya masih ada Leo, namun tuan Edward sudah menciumnya sedalam ini.

Bella merasa sangat malu, seperti begitu hina dirinya, tapi dia sadar tidak punya kekuatan untuk melawan.

Apalagi saat dilihatnya pria berwajah pucat itu tersenyum menyerinngai.

"Itu adalah ciuman perttama dari suami mu," ucap Edward.

Deg! jantung Bella kembali tersentak. kata suami yang diucapkan oleh Tuan Edward seolah semakin mengekang dia, seperti sebuah kata yang mengikat seluruh tubuhnya menggunakan rantai.

Saking takutnya Bella sampai tidak merasakan bibirnya terluka.

Bella hanya bisa menelan ludahnya sendiri dengan kasar.

"Ayo kita pulang, aku akan memperkenalkan mu kepada seluruh keluargaku," ajak Edward, pria itu sebenarnya selalu tersenyum ke arah Bella, tapi entah kenapa Bella merasa bahwa senyumnya itu malah terlihat sangat mengerikan.

Saat Edward hendak menyentuh tangannya, Bella reflek mundur 1 langkah.

Seketika itu juga senyum di wajah Edward pun menghilang.

Deg! Bella sontak mendelik, sadar jika telah melakukan sebuah kesalahan.

"Ma-maaf Tuan, bu-bukan saya tidak ingin menuruti keinginan anda, ta-tapi apa boleh saya pergi lebih dulu? ada hal penting yang harus saya kerjakan," ucap Bella dengan buru-buru sebelum pria ini menaruh salah paham kepadanya.

Bella harus segera pergi ke rumah sakit untuk menemui dokter ibunya, dia akan meminta agar operasi sang ibu dipercepat.

Namun Edward tidak menjawab pertanyaan itu, tapi kedua matanya terlihat lebih tajam.

Dalam benak pria itu mulai berpikir apakah Bella akan menemui kekasihnya untuk mengucapkan salam perpisahan, karena pada akhirnya Bella harus menikah dengannya.

Ada perasaan tidak suka ketika Edward menyadari tentang hal itu.

Dia seperti tidak rela darrah spesialnya dimiliki oleh orang lain.

Edward lantas maju 1 langkah, kembali mengikis jarak di antara mereka berdua.

Glek! Bella lagi-lagi hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar.

Terpopuler

Comments

Miss Typo

Miss Typo

katakan semuanya Bella jujur pada Edward karna dia tidak bisa membaca pikiran mu

2024-07-23

0

Septi Ariyanti

Septi Ariyanti

langsung inget twilight Edward bella

2024-02-05

2

🌈Yulianti🌈

🌈Yulianti🌈

serasa liat film vampir deh Thor

2023-11-25

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Darrah Manis
2 Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3 Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4 Bab 4 - Ciumman Suami
5 Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6 Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7 Bab 7 - Gadis Yang Baik
8 Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9 Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10 Bab 10 - Sebuah Gaun
11 Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12 Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13 Bab 13 - Ada Yang Salah
14 Bab 14 - Pria Kesepian
15 Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16 Bab 16 - Sudah Biasa
17 Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18 Bab 18 - Pria Pertama
19 Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20 Bab 20 - Wajah Marah
21 Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22 Bab 22 - Jangan Begini
23 Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24 Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25 Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26 Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27 Bab 27 - I Love You
28 Bab 28 - Tamu Yang Datang
29 Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30 Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31 Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32 Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33 Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34 Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35 Bab 35 - Masa Depan Bella
36 Bab 36 - Harus Memilih
37 Bab 37 - Andrew Lim
38 Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39 Bab 39
40 Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41 Bab 41 - Sangat Bahagia
42 Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43 Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44 Novel Baru Author
45 Menikahi Majikan Lumpuh
46 Novel baru
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Bab 1 - Darrah Manis
2
Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3
Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4
Bab 4 - Ciumman Suami
5
Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6
Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7
Bab 7 - Gadis Yang Baik
8
Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9
Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10
Bab 10 - Sebuah Gaun
11
Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12
Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13
Bab 13 - Ada Yang Salah
14
Bab 14 - Pria Kesepian
15
Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16
Bab 16 - Sudah Biasa
17
Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18
Bab 18 - Pria Pertama
19
Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20
Bab 20 - Wajah Marah
21
Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22
Bab 22 - Jangan Begini
23
Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24
Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25
Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26
Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27
Bab 27 - I Love You
28
Bab 28 - Tamu Yang Datang
29
Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30
Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31
Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32
Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33
Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35
Bab 35 - Masa Depan Bella
36
Bab 36 - Harus Memilih
37
Bab 37 - Andrew Lim
38
Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39
Bab 39
40
Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41
Bab 41 - Sangat Bahagia
42
Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43
Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44
Novel Baru Author
45
Menikahi Majikan Lumpuh
46
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!