Di lantai bawah, Edward segera mendatangi keluarganya yang telah menunggu di ruang pertemuan mereka.
Edward tadi membaca pikiran kak Serine, kak Serine mengatakan bahwa mereka harus berkumpul lebih dulu.
Darrah manis yang dimiliki oleh Bella tak bisa mereka acuhkan.
"Siapa dia Ed?" tanya mommy Lilyana langsung, ketika Edward tiba di dalam ruangan tersebut.
Semua mata kini tertuju ke arah Edward. Pria dengan pahatan wajah yang sangat sempurna itu pun mengeluarkan sebuah berkas tentang data diri Bella Claire.
"Aku nyaris tak bisa mengendalikan diri, darrahnya begitu manis," ucap kak Lucas.
"Sayang, tolong jaga perasaan ku," balas kak Serine.
Tapi yang lebih dicemaskan oleh semua orang adalah Andrew, remaja itu sejak tadi mengepalkan tangannya kuat menahan dirinya sendiri agar tidak menggigit manusia tersebut.
"Ingat Drew, dia bukan makanan kita, dia adalah manusia, dia adalah keluarga kita, hanya beda ras," ucap mommy Lilyana, bicara pada anak bungsunya tersebut.
Sementara daddy Gilbert telah membaca data diri Bella Claire.
Wanita itu adalah manusia biasa, bukan dari keturunan kaum bangsawan di kehidupan kuno.
Namun Bella memiliki riwayat hidup yang sangat menyedihkan, namun hal itu tak membuat hatinya menghitam. Dia tetap hidup dengan baik dan menunjukkan hatinya yang begitu bersih.
Pengorbananya untuk sang ibu tidak main-main.
"Aku tidak bisa membaca pikiran Bella Dad, dia sangat spesial," ucap Edward, semua orang seketika tercengang.
Pasalnya kemampuan Edward itulah yang bisa membuat keluarga Lim hidup jadi vampir selama ini. Edward yang bisa melihat kelicikan manusia dari hati dan pikirannya.
Dari sana jelas mereka tahu yang namanya musuh.
Tapi bagaimana dengan Bella?
Apakah ini akan bahaya untuk meeka?
Mommy Lilyana dan kak Serine segera membaca berkas itu pula. Sedikitpun mereka tidak merasa terancam dengan data itu.
"Bella adalah gadis yang baik sayang, dia bukan musuh," putus mommy Lilyana.
"Benar, mencium aroma darrahnya saja kita semua merasa jauh lebih segar, dia adalah manusia yang sangat berharga untuk kita," ucap Lucas pula. Menyuarakan apa yang ada di dalam benaknya.
Edward bahkan sudah bisa membaca pikiran itu sebelum Lucas mengucapkannya.
"Drew, bagaimana menurut mu?" tanya Edward, bertanya pada sang adik.
Andrew memejamkan matanya sesaat, menghirup dalam-dalam aroma tubuh wanita dewasa itu yang masih mampu dia cium.
"Aku terserah saja kak, apa keputusan kalian akan aku ikuti," jawab Andrew.
"Aku sudah menikahi Bella, sekarang dia adalah istri ku," ucap Edward.
"Tapi Ed, mommy mohon, jangan lakukan itu dulu," sahut mommy Lilyana dengan raut wajah yang nampak cemas.
Dia jadi mengkhawatirkan Bella.
"Di matanya kita pasti aneh, jadi buat dia nyaman dulu bersama keluarga kita. Tau kan maksud mommy?" tanya mom Lilyana.
Edward menganggukan kepalanya patuh. Dia juga tidak mungkin melakukan itu pada Bella, disaat gadis itu belum mengetahui siapa dia sebenarnya.
Bella akan dalam bahaya jika wanita itu tidak siap.
Pertemuan keluarga itu akhirnya berakhir, semuanya sepakat akan memperlakukan Bella dengan baik.
Di rumah ini Bella akan diperlakukan layaknya seorang putri.
Selesai membuat kesepakatan itu, Edward kembali ke dalam kamarnya.
Langsung bersitatap dengan kedua mata coklat milik wanita tersebut.
Deg! Bella menelan ludahnya dengan kasar.
dia telah selesai mandi, menggunakan gaun yang dia pilih.
Dan sekarang Bella sangat yakin, Edward akan menguasai dia.
Deg deg! deg deg! jantung Bella berdegup dengan kuat, seirama dengan langkah kaki Edward yang berjalan mendekatinya ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
🌈Yulianti🌈
hhmmm semua suka rasa manis dari darah Bella....tahan adik ipar Bella bukan santapan mu yah
2023-11-25
4
Ney Maniez
🤭🤭
2023-04-15
2
Kitty.Me
tenang bel.... aman koq
2023-02-21
1