Bella hanya mampu terdiam saat Edward memperkenalkannya pada seluruh keluarga Lim.
Daddy Gilbert Lim adalah ayahnya Edward.
Mommy Lilyana adalah ibunya Edward. Dia cantik sekali, kulitnya memang putih pucat, namun make up yang digunakannya membuatnya terlihat sangat sangat cantik.
Serine adalah kakak perempuan Edward, wajahnya mirip seperti mommy Lilyana. Kak Serine sudah menikah dan suaminya adalah Lucas.
Andrew adalah adik laki-laki Edward, dia masih SMA.
Itu semua adalah keluarga Edward, keluarga Lim yang tinggal di mansion ini.
Mansion yang juga akan jadi tempat tinggal Bella saat ini.
Bella tidak tahu, jika seluruh anggota keluarga Lim tersebut adalah klan Vampir.
Leo juga ada di sana, satu-satunya yang nampak normal di mata Bella.
Tidak, seluruh pelayan yang dia temui juga nampak normal.
Bella belum tau bahwa seluruh pelayan itu adalah keluarga Leo. Keluarga yang secara turun temurun melayani keluarga Lim.
Imbalannya tentu harta yang tak habis-habis.
"Jadi nama mu Bella Claire sayang? nama yang sangat cantik, sama seperti kamu, cantik sekali," ucap mommy Lilyana.
Semua Vampir itu bisa merasakan darrah Bella yang manis. Bukan hanya Edward, seluruh keluarganya pun sangat menikmati aroma itu.
Hanya mencium aromanya, mereka seperti telah mendapatkan kekuatan penuh.
"I-iya Mom, nama ku adalah Bella," jawab Bella. Masih tak menyangka jika dia ada disini, tak menyangka jika seluruh keluarga Lim menyambutnya dengan sangat baik.
Bahkan memberikan pelukan selamat datang.
Semua anggota keluarga Lim memiliki tubuh yang dingin.
Entahlah, Bella tak bisa berpikir jernih saat ini. Sudut hatinya berbisik, apakah mereka semua hantu?
Tidak, bahkan semua kaki menapak pada lantai. Ini semua benar-benar nampak normal.
Ahk! entahlah, Bella sangat bingung, gamang dan takut yang jadi 1.
"Naik lah untuk mengganti bajumu sayang, setelah itu kita makan malam bersama," ucap mom Lilyana lagi, anggota keluarga yang lain nampak setuju.
Tapi Edward tidak.
"Tidak Mom, setelah kami masuk kamar, kami tidak akan keluar," jawab Edward.
Daddy Gilbert adalah yang paling keras tertawa, sementara Bella menghapus peluh yang ada di dahinya, sungguh, dia sangat takut.
"Baiklah, nanti kami akan meminta pelayan untuk mengantar makan malam kalian," balas mommy Lilyana.
Bella kembali memberi hormat sebelum dia meninggalkan semua keluarga, lalu mengikuti langkah kaki Tuan Edward untuk menuju sebuah tempat, yang katanya adalah kamar mereka berdua.
Mansion itu benar-benar megah, entah ada apa saja di bangunan besar itu, hanya kesan mewah yang Bella rasakan.
Menaiki tangga melewati lantai 2, sementara kamar mereka ada di lantai 3.
Bukankah ini perjalanan yang sangat jauh? hanya untuk menuju kamar saja?
Namun Bella tidak berani untuk menanyakan hal tersebut, dia hanya bisa membatin, bertanya pada dirinya sendiri dan tidak menemukan jawaban apapun.
"Apa kamu lelah?" tanya Edward.
Bella tidak bisa menjawab, nafasnya yang terengah sudah jadi jawaban. Pasalnya hari ini baginya sangat sibuk dan melelahkan.
Jangan lupakan saat dia berlari menuju perusahaan tadi.
Edward lantas bergerak untuk mengangkat Bella dalam gendongannya.
Dan Bella yang terkejut tidak bisa memekik, hanya mampu tercengang dan buru-buru memegang pundak tuan Edward karena takut jatuh.
Diam, hanya itu yang bisa Bella lakukan.
Sampai akhirnya mereka tiba di kamar.
Deg! sebuah ranjang berukuran king size adalah yang pertama kali Bella lihat.
Ya Tuhan, inilah akhir hidup ku. Batin Bella.
Setelah ini Bella yakin, dia tak akan punya harga diri lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Cari Perhatian
entah berap kali aq membaca kata "Deg"🤣😭
2023-12-17
6
fifid dwi ariani
trussukses
2023-07-23
1
Muawanah
dah aku ksh vote nieh y kak... lanjut bc aahhh 😊😊😊😊
2023-07-01
1