Pagi datang.
Pagi-pagi sekali Bella terbangun dalam keadaan cemas. Dia langsung terduduk dan memegangi selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos, melirik sang suami yang masih tertidur di samping kirinya.
Kepalanya bergerak cepat melihat ke arah jam, masih jam 4 dini hari.
Ya Tuhan, bagaimana keadaan mama? bagaimana operasinya semalam. Batin Bella.
Dia cemas sekali.
Bella ingin beranjak dari ranjang, namun takut menganggu Edward. Ingin memunguti baju yang berserak di lantai dan memakainya, tapi takut Edward masih ingin melihatnya polos seperti ini.
Bella jadi bingung sendiri mau bagaimana.
Sementara ponselnya ada di dalam tas sejak kemarin dan tidak pernah dia lihat.
Bella menatap Edward lagi, melihat pria berwajah dingin itu tidur dengan begitu nyenyaknya, bahkan Bella sampai bisa mendengar deru nafasnya yang teratur.
Jadi teringat tentang pembicaraan mereka semalam, tentang mencoba untuk menerima satu sama lain.
Bella lantas meremat tangannya sendiri, tangan yang hendak menjangkau tubuh pria itu untuk dibangunkan.
Ya Tuhan, aku masih saja takut, batin Bella.
Namun dengan semua keberanian yang dia punya, akhirnya Bella benar-benar menggerakkan salah satu tangannya untuk membangunkan Edward.
"Suami ku," panggil Bella lirih, menggoyang pundak sang suami dengan sangat pelan.
Tapi sepertinya itu saja sudah berhasil membuat Edward membuka kedua matanya.
Deg! Bella seketika tersentak. dia sendiri yang membangunkan sang suami tapi dia juga yang terkejut ketika melihat Edward bangun.
"Sayang, ini jam berapa?" tanya Edward, dia jadi bangun juga, langsung memperlihatkan daddanya yang masih polos.
Deg! Bella jadi teringat jika Edward pun tidak memakai sehelai benang pun. handuk yang semalam digunakan oleh Edward kini sudah tergeletak asal di atas lantai.
"Maaf sa ...yang, ka-kamu jadi bangun," ucap Bella dengan jantung yang berdetak hebat. Kalau bukan suamiku, Bella harus memanggil sayang. Tidak boleh Tuan atau nama.
"Kenapa? kamu tidak bisa tidur?"
"Bukan begitu."
"Lalu."
"Aku ingin telepon seseorang, apa boleh?"
"Di jam seperti ini? kamu mau telepon siapa?"
"Mama," jawab Bella lirih, sebenarnya bukan sang Mama yang ingin dia telepon, melainkan perawat yang menjaga mamanya tersebut.
Bella belum menceritakan tentang kondisi sang ibu, belum sedikitpun menceritakan tentang keluarganya.
Bella juga tidak tahu jika sebenarnya Edward sudah mengetahui semuanya.
Dan mendengar ucapan Bellla tersebut, Edward cukup tau jika Bella belum bersedia terbuka padanya.
"Operasi mama Maiden berjalan dengan baik, saat ini mama sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Leo mengabari ku semalam," jawab Edward.
Bella seketika mendelik.
Bagaimana bisa?
"Pagi nanti, kita akan pergi bersama-sama untuk melihat keadaan mama Maiden, ya?" tanya Edward.
Dan Bella makin dibuat tercengang dengan ucapan pria tersebut.
Glek! Bella menelan ludah kasar.
"Tidak perlu terkejut, kamu tau? hanya dengan sekali perintah, aku bisa mendapatkan semua informasi di dunia ini, apalagi jika hanya tentang istri ku, jelas aku sudah mengetahui semuanya." terang Edward.
Bella masih sangat terkejut, gamang apakah harus bahagia atau bagaimana dengan kejutan seperti ini.
Dia sesaat lupa bahwa suaminya adalah Edward Lim. seorang pria yang dikenal sebagai pebisnis berdarrah dingin.
"Sini." Edward lantas menari Bella untuk mendekat ke arahnya.
Bella hanya pasrah, akhirnya mereka berdua kembali berbaring dengan saling memeluk.
Deg! Bella amat sangat terkejut saat merasakan sesuatu benda yang aneh, menyentuh pahanya.
"Kita tidur sebentar lagi," ucap Edward.
Ya Tuhan, bagaimana aku bisa tidur dalam keadaan seperti ini? Batin Bella.
Edward sangat menikmati sentuhan kulit mereka, namun Bella benar-benar tersiksa. Karena tak bisa dipungkiri, ada hasrat di dalam dirinya yang mendidih.
Tapi Edward tidak kunjung menyentuhnya.
Astagaaaa, geram Bella.
Bagaimana bisa, jika justru dia yang menginginkan penyatuan mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
🌈Yulianti🌈
😄😄😄 Bella terangsang sama s tuan vampir
2023-11-26
2
Novi Silitonga
hahaha tuh kan jadi Bella yg gregetan lama-lama
2023-11-16
1
Deandra Putri
dag dig dug yaa bell...😁😁
2023-06-07
0