Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh

Pagi datang.

Pagi-pagi sekali Bella terbangun dalam keadaan cemas. Dia langsung terduduk dan memegangi selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos, melirik sang suami yang masih tertidur di samping kirinya.

Kepalanya bergerak cepat melihat ke arah jam, masih jam 4 dini hari.

Ya Tuhan, bagaimana keadaan mama? bagaimana operasinya semalam. Batin Bella.

Dia cemas sekali.

Bella ingin beranjak dari ranjang, namun takut menganggu Edward. Ingin memunguti baju yang berserak di lantai dan memakainya, tapi takut Edward masih ingin melihatnya polos seperti ini.

Bella jadi bingung sendiri mau bagaimana.

Sementara ponselnya ada di dalam tas sejak kemarin dan tidak pernah dia lihat.

Bella menatap Edward lagi, melihat pria berwajah dingin itu tidur dengan begitu nyenyaknya, bahkan Bella sampai bisa mendengar deru nafasnya yang teratur.

Jadi teringat tentang pembicaraan mereka semalam, tentang mencoba untuk menerima satu sama lain.

Bella lantas meremat tangannya sendiri, tangan yang hendak menjangkau tubuh pria itu untuk dibangunkan.

Ya Tuhan, aku masih saja takut, batin Bella.

Namun dengan semua keberanian yang dia punya, akhirnya Bella benar-benar menggerakkan salah satu tangannya untuk membangunkan Edward.

"Suami ku," panggil Bella lirih, menggoyang pundak sang suami dengan sangat pelan.

Tapi sepertinya itu saja sudah berhasil membuat Edward membuka kedua matanya.

Deg! Bella seketika tersentak. dia sendiri yang membangunkan sang suami tapi dia juga yang terkejut ketika melihat Edward bangun.

"Sayang, ini jam berapa?" tanya Edward, dia jadi bangun juga, langsung memperlihatkan daddanya yang masih polos.

Deg! Bella jadi teringat jika Edward pun tidak memakai sehelai benang pun. handuk yang semalam digunakan oleh Edward kini sudah tergeletak asal di atas lantai.

"Maaf sa ...yang, ka-kamu jadi bangun," ucap Bella dengan jantung yang berdetak hebat. Kalau bukan suamiku, Bella harus memanggil sayang. Tidak boleh Tuan atau nama.

"Kenapa? kamu tidak bisa tidur?"

"Bukan begitu."

"Lalu."

"Aku ingin telepon seseorang, apa boleh?"

"Di jam seperti ini? kamu mau telepon siapa?"

"Mama," jawab Bella lirih, sebenarnya bukan sang Mama yang ingin dia telepon, melainkan perawat yang menjaga mamanya tersebut.

Bella belum menceritakan tentang kondisi sang ibu, belum sedikitpun menceritakan tentang keluarganya.

Bella juga tidak tahu jika sebenarnya Edward sudah mengetahui semuanya.

Dan mendengar ucapan Bellla tersebut, Edward cukup tau jika Bella belum bersedia terbuka padanya.

"Operasi mama Maiden berjalan dengan baik, saat ini mama sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Leo mengabari ku semalam," jawab Edward.

Bella seketika mendelik.

Bagaimana bisa?

"Pagi nanti, kita akan pergi bersama-sama untuk melihat keadaan mama Maiden, ya?" tanya Edward.

Dan Bella makin dibuat tercengang dengan ucapan pria tersebut.

Glek! Bella menelan ludah kasar.

"Tidak perlu terkejut, kamu tau? hanya dengan sekali perintah, aku bisa mendapatkan semua informasi di dunia ini, apalagi jika hanya tentang istri ku, jelas aku sudah mengetahui semuanya." terang Edward.

Bella masih sangat terkejut, gamang apakah harus bahagia atau bagaimana dengan kejutan seperti ini.

Dia sesaat lupa bahwa suaminya adalah Edward Lim. seorang pria yang dikenal sebagai pebisnis berdarrah dingin.

"Sini." Edward lantas menari Bella untuk mendekat ke arahnya.

Bella hanya pasrah, akhirnya mereka berdua kembali berbaring dengan saling memeluk.

Deg! Bella amat sangat terkejut saat merasakan sesuatu benda yang aneh, menyentuh pahanya.

"Kita tidur sebentar lagi," ucap Edward.

Ya Tuhan, bagaimana aku bisa tidur dalam keadaan seperti ini? Batin Bella.

Edward sangat menikmati sentuhan kulit mereka, namun Bella benar-benar tersiksa. Karena tak bisa dipungkiri, ada hasrat di dalam dirinya yang mendidih.

Tapi Edward tidak kunjung menyentuhnya.

Astagaaaa, geram Bella.

Bagaimana bisa, jika justru dia yang menginginkan penyatuan mereka.

Terpopuler

Comments

🌈Yulianti🌈

🌈Yulianti🌈

😄😄😄 Bella terangsang sama s tuan vampir

2023-11-26

2

Novi Silitonga

Novi Silitonga

hahaha tuh kan jadi Bella yg gregetan lama-lama

2023-11-16

1

Deandra Putri

Deandra Putri

dag dig dug yaa bell...😁😁

2023-06-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Darrah Manis
2 Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3 Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4 Bab 4 - Ciumman Suami
5 Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6 Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7 Bab 7 - Gadis Yang Baik
8 Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9 Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10 Bab 10 - Sebuah Gaun
11 Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12 Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13 Bab 13 - Ada Yang Salah
14 Bab 14 - Pria Kesepian
15 Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16 Bab 16 - Sudah Biasa
17 Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18 Bab 18 - Pria Pertama
19 Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20 Bab 20 - Wajah Marah
21 Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22 Bab 22 - Jangan Begini
23 Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24 Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25 Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26 Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27 Bab 27 - I Love You
28 Bab 28 - Tamu Yang Datang
29 Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30 Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31 Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32 Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33 Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34 Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35 Bab 35 - Masa Depan Bella
36 Bab 36 - Harus Memilih
37 Bab 37 - Andrew Lim
38 Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39 Bab 39
40 Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41 Bab 41 - Sangat Bahagia
42 Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43 Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44 Novel Baru Author
45 Menikahi Majikan Lumpuh
46 Novel baru
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Bab 1 - Darrah Manis
2
Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3
Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4
Bab 4 - Ciumman Suami
5
Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6
Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7
Bab 7 - Gadis Yang Baik
8
Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9
Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10
Bab 10 - Sebuah Gaun
11
Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12
Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13
Bab 13 - Ada Yang Salah
14
Bab 14 - Pria Kesepian
15
Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16
Bab 16 - Sudah Biasa
17
Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18
Bab 18 - Pria Pertama
19
Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20
Bab 20 - Wajah Marah
21
Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22
Bab 22 - Jangan Begini
23
Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24
Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25
Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26
Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27
Bab 27 - I Love You
28
Bab 28 - Tamu Yang Datang
29
Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30
Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31
Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32
Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33
Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35
Bab 35 - Masa Depan Bella
36
Bab 36 - Harus Memilih
37
Bab 37 - Andrew Lim
38
Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39
Bab 39
40
Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41
Bab 41 - Sangat Bahagia
42
Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43
Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44
Novel Baru Author
45
Menikahi Majikan Lumpuh
46
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!