Bab 14 - Pria Kesepian

Edward awalnya hanya tertawa pelan, tapi lambat laun tawanya itu jadi semakin keras saja.

Ini adalah kali pertamanya dia tidak bisa membaca pikiran orang dan ternyata itu sangat menarik.

Dia tahu jika sejak tadi pagi pertemuan mereka hingga sekarang Bella terus menatapnya dengan ketakutan, tapi Siapa sangka bahwa di dalam pikiran gadis ini malah memikirkan tentang mallam perttama.

"Astaga, lucu sekali," ucap Edward, di antara tawanya yang masih tersisa.

Sementara Bella sudah menurunkan pandangannya, wajah dia kini merah padam, malu bukan main.

Bagaimana bisa dia berpikir bahwa mereka akan melewati malam yang panas, sementara Edward sedikitpun Tidak terpikirkan tentang hal itu.

Astaga, aku malu sekali. Batin Bella, jika bisa rasanya saat ini juga dia ingin pingsan, lalu bangun di tempat lain, bukan berada di bawah tindihan pria berwajah dingin ini.

Saat suara tawa Edward tidak terdengar lagi, jantung Bella jadi semakin berdegup. Dia baru sadar jika posisi mereka sangat intim.

"Dengarkan aku baik-baik," ucap Edward.

Bella sontak melihat ke atas, membalas tatapan sang suami.

"Pernikahan kontrak kita batal, kita akan menikah sungguhan, mengerti?"

Bella terpaku, seperti terhipnotis dia menganggukkan kepalanya. Bukan apa-apa, Bella hanya merasa dia telah memakai uang Edward, karena itulah dia akan menuruti apapun perintah sang Tuan.

"Istri pertama ku ya kamu, semua baju itu milik mu. Tidak perlu bertanya kenapa aku memilih mu untuk jadi istri, anggap saja kita saling membutuhkan satu sama lain, jadi akan coba untuk menerima satu sama lain juga, mengerti?" tanya Edward setelah menjelaskan panjang lebar.

Dan Bella lagi-lagi mengangguk.

Penjelasan kali ini terasa lebih mudah untuk dia terima, Bella membutuhkan uang Edward, sementara Edward ...

Tunggu dulu,

Bella mulai berpikir, apa yang dibutuhkan Edward dari dirinya?

"Tu-tunggu dulu, apa aku boleh bertanya sesuatu?" tanya Bella, dia tak bisa banyak bergerak, karena sejak tadi Edward masih setia menindihnya.

Dadda polos Edward adalah satu-satunya pemandangan yang sejak tadi coba dia hindari.

"Hem, kamu mau tanya apa?"

"Ma-maaf harus mengatakan ini, aku memang membutuhkan uang Tuan. Tapi, apa yang Tuan butuhkan dari ku?" tanya Bella.

Mendengar itu Edward tersenyum kecil, dia tahu Bella tak ingin untung sendiri, gadis ini terlalu baik untuk memikirkan orang lain. Takut jika dia tidak bermanfaat bagi Edward.

"Aku adalah pria kesepian, aku butuh kehangatan dari mu, perasaan tulus dan cinta, bisakah kamu memberikannya?" tanya Edward, kedua matanya menatap sayu, seperti sedang menjual kesedihan pada gadis ini.

Dan mendengar pertanyaan itu, hati Bella seketika berdesir.

Jantungnya berdegup tida beraturan.

Dia hanya bisa terpaku saat Edward kembali mengikis jarak dan menjangkau bibirnya dengan begitu lembut.

Ciuman lembut yang lama-lama berubah jadi sangat dalam.

Ciuman yang awalnya hanya menguasai bibirnya namun lambat laun turun dan menyesap lehernya begitu kuat.

Ahk! Desah Bella lolos begitu saja, dan Edward makin menciumi aroma tubuh sang istri yang begitu manis.

Malam itu memang tak ada penyatuan diantara mereka, tapi semua tubuh Bella telah berada dalam kuasa Edward. Di seluruh tubuh gadis itu telah membekas banyak tanda merah ciuman sang vampir.

Leher, dua dadda, perut, bahkan pangkal pahanya.

Bella hanya bisa pasrah, kini mulai memposisikan dirinya sendiri sebagai istri sungguhan Edward Lim.

Terpopuler

Comments

RossyNara

RossyNara

panas panas kipas mana kipas

2024-04-03

0

secret_01

secret_01

Rawrrrrrrr arhhhhhh 🤣😍❤️

2023-12-19

5

🌈Yulianti🌈

🌈Yulianti🌈

untuk GK d hisap tuh darah d leher Bella bisa," Bella jg jd keluarga vampir sungguhan

2023-11-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Darrah Manis
2 Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3 Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4 Bab 4 - Ciumman Suami
5 Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6 Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7 Bab 7 - Gadis Yang Baik
8 Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9 Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10 Bab 10 - Sebuah Gaun
11 Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12 Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13 Bab 13 - Ada Yang Salah
14 Bab 14 - Pria Kesepian
15 Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16 Bab 16 - Sudah Biasa
17 Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18 Bab 18 - Pria Pertama
19 Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20 Bab 20 - Wajah Marah
21 Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22 Bab 22 - Jangan Begini
23 Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24 Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25 Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26 Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27 Bab 27 - I Love You
28 Bab 28 - Tamu Yang Datang
29 Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30 Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31 Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32 Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33 Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34 Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35 Bab 35 - Masa Depan Bella
36 Bab 36 - Harus Memilih
37 Bab 37 - Andrew Lim
38 Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39 Bab 39
40 Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41 Bab 41 - Sangat Bahagia
42 Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43 Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44 Novel Baru Author
45 Menikahi Majikan Lumpuh
46 Novel baru
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Bab 1 - Darrah Manis
2
Bab 2 - Tawaran Yang Lebih Menarik
3
Bab 3 - Tidak Punya Pilihan Untuk Mundur
4
Bab 4 - Ciumman Suami
5
Bab 5 - Jangan Melepas Gaun Pengantinmu
6
Bab 6 - Air Mata Dia Jatuh
7
Bab 7 - Gadis Yang Baik
8
Bab 8 - Panggilan Yang Dia Inginkan
9
Bab 9 - Ranjang Berukuran King Size
10
Bab 10 - Sebuah Gaun
11
Bab 11 - Layaknya Seorang Putri
12
Bab 12 - Apa sudah saatnya?
13
Bab 13 - Ada Yang Salah
14
Bab 14 - Pria Kesepian
15
Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh
16
Bab 16 - Sudah Biasa
17
Bab 17 - Mengikuti Arusnya
18
Bab 18 - Pria Pertama
19
Bab 19 - Dia Adalah Istriku
20
Bab 20 - Wajah Marah
21
Bab 21 - Perpindahan yang begitu cepat
22
Bab 22 - Jangan Begini
23
Bab 23 - Bukan Manusia Biasa
24
Bab 24 - Masih Ingin Melakukannya?
25
Bab 25 - Satu-satunya Penolong
26
Bab 26 - Tidak Bisa Berhenti
27
Bab 27 - I Love You
28
Bab 28 - Tamu Yang Datang
29
Bab 29 - Penghapus Dari Semua Rasa Benci
30
Bab 30 - Berpindah Dengan Magic
31
Bab 31 - Harusnya Kamu Pergi
32
Bab 32 - Menggelinding Dengan Cepat
33
Bab 33 - Sangat Menjjijikan
34
Bab 34 - Melenyapkan Nyawa Liona
35
Bab 35 - Masa Depan Bella
36
Bab 36 - Harus Memilih
37
Bab 37 - Andrew Lim
38
Bab 38 - Tidak Menginginkannya
39
Bab 39
40
Bab 40 - Rumah Tengah Hutan
41
Bab 41 - Sangat Bahagia
42
Bab 42 - Jangan Benci Daddymu
43
Bab 43 - Dia Adalah Anakku
44
Novel Baru Author
45
Menikahi Majikan Lumpuh
46
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!