"Kak, nanti malam aku pulang terlambat mungkin setelah makan malam. Ayah, ibuku menyuruh aku untuk pulang makan malam bersama di rumah dengan Kakak tertuaku, sepertinya akan Kakakku akan menempuh perjodohan mengingat di usianya yang ke tiga puluh lima tahun, Abangku belum mengenalkan satu wanitapun pada keluarga kami." ucap Dirga di saat mereka tengah makan siang bersama.
"Baiklah, aku juga akan makan malam bersama Papiku." Kyara ikut menimpali ucapan suaminya. Tetapi Kyara tidak mengatakan jika akan makan malam dengan keluarga asisten Papinya.
"Oh ya, Gio kemana Kak, kok tidak kelihatan?" Dirga bertanya karna dari tadi tidak melihat asisten istrinya itu.
" Mungkin tengah berkencan dengan para kekasihnya. Dia seorang cassanova hampir setiap wanita yang bekerja di kantorku sudah pernah dia kencani." Kyara tertawa membayangkan tingkah asistennya, meski begitu Kyara membiarakannya asalkan Gio bermain aman saat tengah berkencan dan satu jangan mengganggu kualitas kerja pria itu.
"Oh begitu."
"Kau tidak berniat mengenalkanku juga pada keluargamu." Kyara menghoda suaminya.
"Kakak serius jika serius aku akan mengatur jadwalnya." Dirga menanggapi serius ucapan istrinya.
"Tidak, tidak aku hanya bercanda. Jangan katakan apapun dulu pada keluargamu, kau masih tetap sembunyikan status kita." Kyara memperingati.
"Baiklah aku akan menerima menjadi suami berondong Kakak yang tersembunyi." Dirga menjawab datar saat menyadari kepanikan di raut istrinya.
Ponsel Kyara berbunyi, ternyata Papinya menghubunginya untuk segera kekantornya.
.
Malam hari
Kyara dan Papinya tiba di suatu rumah yang sangat besar. Tapi rasanya Kyara pernah berkunjung ke rumah itu tapi ia sudah lupa kapan, mungkin karna sudah terlalu lama pikirnya.
Kyara dan Papi Arman di sambut oleh Xavier dan keduaorang tua pria itu.
"Kyara." Sang Ibu mengenali wanita yang akan mereka hibatkan untuk putra sulungnya.
"Ibunya Sena ya? Apa kabar?" Kyara mendekat dan memeluk tubuh wanita setengah baya itu dengan hangat.
"Ya Tuhan dunia sangat sempit sekali. Kau sudah lama tidak main kemari." Ibu Xavier masih memeluk tubuh calon mantunya.
"Ibu dimana Sena dan suaminya?"
"Ada di dalam sedang menidurkan putrinya sebentar lagi juga pasti turun. Kau semakin cantik dari terakhir kita bertemu sayang." Ibu Xavier menatap takjub wanita di hadapannya.
"Ibu juga awet muda." Kyara menimpali.
Baik Xavier dan ayahnya maupun Arman mereka tidak menyangka jika Kyara sudah mengenal ibu dari Xavier juga ternyata teman sang adik Sena. Xavier memang tidak mengetahui hal itu karna Xavier selalu tinggal sendiri dan tidak pernah melihat Sena membawa teman wanitanya kerumah.
"Kyara, Kyara?" sepasang suara menemui mera kedua orang itu adalah Sena dan suaminya Dion.
"Astaga, sayang itu beneran Kyara." Sena segera berlari dan memeluk sahabatnya.
"Ih, kangennya." Sena dan Kyara berputar-putar dan memeluk satu sama lain.
"Dimana Elga?" Kyara mengurai pelukan dan menanyakan keponakan cantiknya.
"Dia sudah tidur." Dion juga ikut memeluk sahabatnya juga. "Kyara bagaimana kabar dokter Aiden yang kubuat masuk rumah sakit." Dion mengurai pelukannya.
Kyara menghembuskan nafas jengkel. "Pria itu tidak menyerah Di, sudah tujuh belas lamarannya yang ku tolak." Kyara terkekeh geli.
"Astaga pria itu benar-benar menyukaimu." Sena ikut tertawa.
"Yang ku heran darinya kenapa kau senang sekali melajang?" Dion tak habis pikir padahal banyak pria hebat yang menginginkan temannya.
"Aku belum mendapat yang cocok." ujar Kyara.
"Abang, jika kau bisa menikahi temanku aku akan memberikan satu mobil koleksiku padamu." Dion mengatakan itu pada Kakak iparnya Xavier.
"Deal." tanpa di duga Xavier menyetujinya. Membuat Kyara melongo tak percaya.
Semua sudah berkumpul di meja makan. Tujuh orang di sana sudah duduk anteng di kursi masing-masing.
"Tuan Arman, sebentar putra bungsuku sebentar lagi tiba." Ayah Xavier yang sedari tadi diam membuka suaranya.
"Tidak masalah Tuan Alexander." Arman menjawab seadanya, pria itu memang sangat kaku jika bukan di hadapkan dengan putri cantiknya.
"Selamat malam." Sebuah suara ramah nan hangat mengejutkan Kyara. Dan dengan perlahan menoleh ke sumber suara.
"Dirga."
"Kakak Kya."
Keduanya sama-sama terkejut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Ima Kristina
seperti tebakanq kalau Dirga adalah adik Xavier mungkinkah pernikahan rahasia mereka terbongkar
2025-02-23
0
Uthie
Tuhhhh kaaannnn.. 😆😆😆
Kyara rencana dijodohkan dengan kakak nya Dirga, Xavier 👍😁
dan jika semua tau, Kya malah akan. jd adik ipar nya Sena.. bukannya jd Kaka ipar 😂
2023-02-17
2
Melly Y
seru nih😭😘
2023-02-17
2