"Nikahi aku!" ucap Dirga tegas.
"Kau gila ya!" Kyara bertolak pinggang di hadapan pemuda aneh itu, hanya dua kali tumpah pria itu mentut untuk minta di nikahi olehnya. Benar-benar tidak masuk akal.
"Aku tidak gila, kakak yang mengambil keperjakaanku, kakak juga yang sudah memperposah aku. Statusku masih jejaka tapi aku sudah tidak ori, itu artinya pembohongan publik." Dirga nyerocos tanpa henti membuat kening Kya terasa semakin pusing. Kyara memijat keningnya yang berdenyut, ia salah perhitungan untuk pertama kalinya ia menyesal setelah bercinta.
"Biar ku pikirkan jalan lain agar kita tidak perlu menikah." putus Kyara.
"Bagai mana jika kakak hamil anakku?" Masih ada sesegukan di suara pemuda itu.
"Tidak mungkin, aku menggunakan kontrasepsi suntik rutin. Jadi berhenti membayangkan hal mustahil." kesal Kyara. Pemuda itu terlalu berpikir jauh. "Kenakan pakaianmu sebelum ku perkosah kembali."
Dirga buru-buru memakai pakaiannya, ia baru teringat akan mikhro kamera yang ia letakan di atas nakas, tiba-tiba pemikiran hebat terlintas begitu saja.
Dan benar saja saat ia membuka dan mengotak-atik ponsel canggihnya kejadian tadi terekam begitu jelas di ponselnya.
"Kakak tidak memiliki pilihan lain selain menikahiku atau ..." Dirga tak melanjutkan ucapannya.
"Atau apa?" sambung Kyara cepat.
"Atau aku viralkan perbuatan kakak." Dirga menunjukan sepintas polselnya yang tengah memutar perbuatan tercelanya.
Kyara panik merebut dan membanting ponsel itu dengan kencang kampai isinya berhamburan menjadi beberapa bagian, saking kencangnya bantingan itu. Satu hal yang Kyara sadari ponsel itu bukan ponsel murah, itu artinya Dirga bukan orang sembarangan dia juga pasti dari kalangan menengah ke atas. Dan pasti ini akan semakin rumit untuk di selesaikan.
"Kau tidak bisa mengancamku, dasar bocah bau kencur." Kyara tersenyum sinis. "Aku juga bisa menghancurkanmu sama seperti ponsel itu." tunjuk Kyara.
"Sekarang kau tidak memiliki sesuatu untuk mengancamku lagi." Kyara tersenyum penuh kemenangan.
"Kakak pikir aku bodoh. Aku sudah mengcopy file itu ke beberapa prangkat." ucap Dirga tenang. Sial ternyata bocah ingusan itu cerdik juga.
"Hey kau itu masih muda Dirga!"
"Aku tau, tanpa Kakak kasih tau pun aku sudah mengerti." ucap Dirga lagi.
"Jika kau tau, harusnya kau berpikir luas. Lagi pula seorang wanita tidak akan menanyakan kesucian seorang pria." Jelas Kya lagi.
"Tapi kita berdosa Kak, harusnya kita menikah dulu baru merasakan itu. Tapi tidak apa jika kakak mau bertanggung jawab aku bisa memaafkan Kakak."
Sialann kenapa Kyara seceroboh itu meniduri seorang perjaka polos condong ke bodoh ini.
"Dirga pikirkan sekali lagi. Jarak umur kita sangat jauh, sembilan tahun." tapi Kyara menunjukan sepuluh jarinya, Dirga melipat satu jari wanita dewasa dihadapanya.
"Sembilan bukan sepuluh Kau itu, bisa berhitung tidak?" cibir Dirga.
"Jika kita menikah, saat kau matang dan dewasa nanti aku sudah jadi nenek-nenek Dirga, kau akan menyesal." ungkap Kyara lagi.
"Aku tidak beduli." ujar Dirga kembali.
"Arghh ..." Kyara berteriak seraya menjabak rambutnya frustasi.
"Cepat putuskan sebelum aku memviralkan vidio itu." Ancam Dirga lagi.
"Oke, Kita akan menikah." Akhirnya Kyara mengalah juga.
"Sebulan lagi kita menikah."
"Tidak mau aku ingin besok, kita menikah besok." tegar Dirga.
"Seminggu lagi oke." tawar Kyara.
"Besok atau tidak sama sekali." sanggah Dirga lagi.
"Ya sudah lebih baik tidak."
"Kakak, jangan main-main denganku." Dirga menunjuk wajah Kyara.
"Aku perlu mempersiapkan segalanya."
"Yang penting kita menikah saja dulu." ungkap Dirga lagi.
Kyara berpikir lagi. "Deal. Asalkan kau harus merahasiahkan pernikahan kita terhadap siapapun, kau harus menjadi suami berondongku yang tersembunyi, baik dari publik ataupun keluarga."
Dirga terlihat menimang-nimang sebentar syarat dari calon istrinya.
"Deal."
"Aku akan menyiapkan semuanya sekarang juga perjanjian hitam di atas putih. Berikan kartu identitasmu biarkan asistenku yang akan mengaturnya." Kyara mengulurkan tangannya meminta kartu identitas berodong yang tadi ia tiduri secara tidak sengaja. Alasan Kyara sebenarnya, mana ada tidak sengaja sampai terjadi dua kali tumpah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Ima Kristina
kayaknya seru nich
2025-02-23
0
Fifid Dwi Ariyani
trusseukses
2024-02-24
0
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
untung dirga polos kelewatan.... coba kalo cowok bener kasian amat dpt seken... maniak lagi... lucu kali y kisah mereka setelh nikah go go thor
2023-10-12
0