Bahagia

dret... dret... dret... ponsel Anna berdering Cindy menghubungi nya.

"hallo cin apa kamu begitu senang mengganggu istrahat orang" ucap Anna kesal karna hendak ingin tidur tapi malah diganggu.

"aishhh... ini baru jam 22.00 kamu sudah ingin tidur saja, banci saja belum keluar" ucap cindy.

"dihhh... itu kan banci," ucap Anna.

"ada apa?? apa yang ingin kamu bicarakan." tanya Anna.

"ohh iya aku hampir lupa. tiga hari lagi perayaan anniversary ayah dan ibu yang 35 tahun, kamu datang yaa ayah dan ibu yang mengundang nya. katanya mereka merindukan mu." ucap cindy

"tiga hari lagi ya... baiklah aku akan pergi." ucap Anna.

"sekalian ajak tu pacar kamu." ledek Cindy.

"emm nnti aku bicarakan dulu ya cin, kalau dia ada waktu." ucap Anna.

"ya udahh kamu lanjut aja tidurnya, sampai ketemu yaa" ucap ciihndy hendak pamit.

"tunggu cin jangan matikan dulu, ada yang mau aku ceritakan." ucap Anna.

"emm apa tuhh" cindy.

"kamu tau ternyata... Davin dan Jho itu kakak beradik." ucap Anna.

"maksud kamu saudara gitu." Cindy.

"iyaa saudara kakak beradik." Anna.

"mksud kamu Davin dan pacar mu" tanya Cindy.

"astaga... kamu bego apa gimana sihh kan dah aku bilang Davin dan Jho kakak beradik. emang ada Jho yang lain atau Davin yang lain." ucap Anna kesal karna sahabat nya tree G.

"kok bisaa!" ucap cindy tak percaya.

"ya bisaaa..."ucap Anna.

"maksud aku kok.. bisa gitu." ucap cindy yang bingung bilang apa lagi karna terkejut mendengar nya.

"aku juga bingung cin."

kemudian Anna menceritakan semua kejadian dimana Davin dan Jho ketahuan saudara kandung.

keesokan nya di kampus.

"heii kakak ipar" panggil Davin.

Anna langsung menoleh kearah sumber suara ternyata itu Davin memanggil dirinya.

"sumpah aku masih gak percaya kalau kamu jadi kakak ipar ku." ucap Davin.

"Davin pelankan suaramu, orang orang bisa mendengar nya." ucap Anna

"hemm... emang kenapa kalau mereka tauu" ucap Davin.

"Anna kakak iparku..." teriak Davin sambil berlari.

"vinnnn!" teriak Anna sambil mengejar Davin.

Orang orang yang melihat Anna dan Davin setiap hari selalu bersama dikampus bahkan juga terkadang bermain bersama mengira mereka pacaran. ada yang mengatai mereka serasi ada juga yang tidak menyukai Anna dan menganggap Anna yang menggoda Davin dan lain sebagainya.

dret... drett...dret... ponsel Anna berdering kekasih nya menghubungi.

"hallo" ucap Anna.

"sedang apa sayang?? apa sudah makan siang?" ucap Jho.

"emmm ini lagi sama Davin rencana mau makan siang." ucap Anna

"dimana?? boleh aku ikut?" ucap Jho, padahal tanpa bertanya Jho bisa datang kapan pun menemui nya. tapi Jho menjaga privasi nya dan menghargai pendapat Anna.

"bolehh.. ini kami mau ke cafe XXX" ucap Anna

"baiklah... dah sayang" ucap Jho langsung bergegas menemui kekasihnya.

"kenapa banyak sekali kamu pesan?" tanya Davin.

"porsi bertiga kok" ucap Anna

Davin hanya menunjukkan reaksi kebingungan.

"Jho" ucap Anna menjawab pertanyaan Davin meski tidak di ungkapkan tapi Anna sudah tau.

"plakkk" suara tepukan di punggung Davin.

"aduhhh." rengek Davin

"jadi laki itu gak boleh lemah, cuman tepukan doang kamu sudah merengek." ucap jho yang tiba tiba datang.

"lihat lahh Anna dia menyakiti ku bukan nya minta maaf malah mengatai ku lemah." keluh Davin pada Anna.

"jangan panggil dengan namanya tapi kak, belajar lah dari sekarang" ucap Jho.

"jho" ucap Anna yang merasa tidak terima.

"aku tidak mau.. dia tetap teman ku" ucap Davin lagi.

"kamu pulang lah sendiri" ucap Jho yang sudah menggandeng tangan Anna dan meninggal kan Davin.

"kak aku mau ikut" ucap Davin.

"patuh lah vin," ucap Jho.

"ishhh... mentang mentang Anna pacarmu bukan berarti dia seutuhnya milikmu" ucap Davin yang menarik tangan Anna yang satunya lagi.

"dia juga teman ku.. dan kami kesini bersama maka pulangnya juga bersama." ucap Davin tak mau kalah.

"tapi dia kekasihku" ucap Jho.

mereka malah saling tarik menarik dan orang orang yang disana memperhatikan mereka dan menganggap yang satu kekasih sungguhan dan yang satu selingkuhan Anna.

"dihhh lihatlah mereka sangat tampan tapi memperebutkan wanita murahan seperti itu. sungguh tidak layak diperebutkan." ucap seseorang

"Davin Jho cukup... kalian seperti anak anak, lihat sekeliling kalian sedang memperhatikan kita." ucap Anna yang sudah melepaskan genggaman keduanya.

"dan sekarang aku mau pulang sendiri, kalian pulang lah bersama." ucap Anna lalu pergi meninggalkan mereka.

"ini karna kamu." ucap Jho yang sambil menepuk jidat Davin.

"kamu pulang sendiri dan jangan mengganggu" ucap Jho lagi lalu mengejar Anna.

"dihhhhh" ucap davin

"heii ngapain rebutin wanita seperti itu, mending kamu kesini" ucap seseorang wanita.

Davin lalu pergi meninggalkan tempat itu, dan mengabaikan ucapan dari orang lain. sedangkan Jho sudah berhasil membujuk Anna dan mereka pergi ke suatu tempat.

"kita mau kemana" tanya Anna.

"melihat sunset" ucap Jho

Anna yang mendengarnya begitu senang.

"tapii... bukannya kamu masih kerja." tanya Anna

"apa ada yang bisa melarang ku berhenti bekerja" ucap Jho.

Anna lalu terdiam lagi mendengar jawaban Jho. karena Jho adalah direktur di perusahaan nya. Jho baru membangun usahanya sudah 6 tahun sejak usianya 23 tahun. awalnya Jho hanya bekerja di perusahaan ayahnya, namun Jho tidak tahan karena ayahnya selalu menyepelekan nya dan selalu mengatur aturnya sehingga Jho membangun usahanya sendiri. dan dana nya dibantu oleh ibu tirinya tanpa sepengetahuan ayahnya.

"wahhh... ini pantai." ucap anna yang melihat pantai dan seperti anak kecil.

"kamu senang???" ucap Jho

"emmm" ucap Anna.

kemudian mereka berhenti dan memikirkan mobil dan Anna langsung keluar dan berlari kesenangan.

Jho memandangi Anna yang berlari kesana kemari dan ikut senang melihat kekasih nya itu bahagia.

"siniii" ucap Anna yang mengajak Jho untuk bermain.

"baiklahhh." ucap Jho lalu berlari menghampiri Anna.

kemudian Jho menghampiri Anna dan memeluk nya dari belakang.

Anna lalu menggelitik Jho lalu berlari.

"kejar akuu" ucap Anna.

"baiklah aku mengejar mu" ucap Jho yang mengejar Anna.

mereka begitu senang berlari.

hingga sunset sudah kelihatan dan mereka berhenti dan duduk di pasir tepian pantai.

"indah sekali." ucap Anna memuji pemandangan didepan matanya.

"tapi bagiku kamu yang paling indah" ucap Jho.

"aku berencana akan mengenalkan mu pada keluarga ku." ucap Jho

"kapan??" ucap Anna yang tiba tiba terkejut dan langsung menciut.

"tapi aku belum siap" sambung Anna.

"aku ingin setelah aku wisuda baru aku bertemu keluarga mu, gimana?" tanya Anna.

"baiklah kalau itu maumu" ucap Jho sambil memeluk Anna dan menciumi ubun ubun kepala nya.

"ada yang ingin aku bicarakan." ucap Anna

"emm" ucap Jho yang sudah melepaskan pelukan nya.

"lusa aku diundang di acara anniversary pernikahan ayah dan ibunya Cindy." ucap Anna.

"boleh ikut" ucap Jho.

"Cindy meminta mu untuk ikut juga." Anna.

"baiklah.. kita pergi" saut Jho.

Terpopuler

Comments

Djo M

Djo M

Perkenalkan saat wisuda anna dan davin ,kan ortu datang juga

2023-09-09

0

lihat semua
Episodes
1 prolog
2 kehidupan baru
3 Kehidupan baru 2
4 pertemuan 1
5 merindukan ayah & ibu
6 Berteman
7 pertemuan 2
8 Anna yang malang
9 Masalah 1
10 masalah 2
11 Tempat tinggal baru
12 12
13 Bertemu teman lama
14 bersama sahabat
15 sitampan dan sicantik
16 ciuman pertama
17 Berjanji
18 siapa Albert?
19 Ternyata.
20 Bahagia
21 bertemu Selena ibunya
22 Depresi Anna
23 Wanita gila
24 Sang mantan
25 kegabutan cindy
26 membuat onar
27 27
28 kekasihnya dan mantannya bertemu
29 Bingung
30 Penjelasan
31 rencana chelsea
32 32
33 Anna tertusuk
34 34
35 35
36 Cindy patah hati
37 Cindy dan Gabriel
38 Cindy dan Gabriel 2
39 persiapan magang
40 permasalahan Anna
41 Hari bahagia
42 Hari kerja
43 perdebatan
44 pertemuan
45 Selena ibuku
46 kebingungan
47 Berdebat dengan ibuku
48 Anna ingin mengakhiri
49 mencari Anna
50 Kecelakaan Selena
51 Ternyata kamu juga Putrinya
52 Tuan Aaron
53 Anna pergi
54 Anna pergi 2
55 Anna dijodohkan
56 Anna setuju
57 perpisahan sesungguhnya
58 mansion Edward
59 bertemu setelah berpisah
60 Rencana ipar dan calon mertua
61 memilih gaun pengantin
62 Ziva kekasihnya
63 pernikahan
64 masa lalu
65 mertua dan Menantu
66 Tuan Edward meninggal
67 kericuhan
68 pemakaman
69 Calon pewaris
70 Berdebat dengan Adryan
71 Anna dibebaskan
72 Anna pindah kamar
73 Ziva hamil
74 Ziva dengan seorang pria
75 perjamuan malam
76 Inez dan Anna bermain
77 kecurigaan Liora
78 tertarik dengan Anna
79 kekhawatiran Ziva
80 interogasi
81 menjebak Adryan
82 malam pertama Anna
83 keluar bersama kakak ipar
84 Anna hamil
85 Liora mulai bereaksi
86 Anna Depresi
87 makan mie instan bersama
88 Masa kecil.
89 mual mual (ngidam)
90 Tidak suka aroma parfum
91 Anna dan Adryan
92 Misi Liora
93 menggantikan sekretaris
94 Anna ketahuan hamil
95 Ziva melahirkan
96 Bima akan mengungkapkan kebenaran
97 kecelakaan Liora dan Bima
98 Ziva pergi bersantai
99 seperti suami istri yang saling mencintai
100 ketahuan paparazi
101 Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102 Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103 Proses pencarian Livy
104 Keributan Anna dan Ziva
105 menenangkan pikiran
106 Adryan marah
107 Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108 Bima tau siapa Livy
109 perhatian Bima
110 surat perceraian
111 Liora siuman
112 Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113 kecelakaan 2
114 kecelakaan 3
115 Selena dan masa lalunya
116 Masa lalu 2
117 kisah romantis
118 masa lalu 3
119 Masa lalu 4
120 Anna siuman
121 Mencurigai Ziva
122 Anna pulang
123 perubahan Anna
124 Perubahan Anna 2
125 Anna dan kepala pelayan.
126 Pertama bekerja
127 Cemburu Ziva
128 Cemburu Adryan
129 Adryan mabuk
130 Memeluk Livy
131 menggantikan Ziva
132 membujuk Ziva
133 Kalung permata yang indah
134 berkunjung kerumah Eric
135 Bima datang menemui Livy
136 Ziva dan segala kekhawatiran nya
137 khawatir Ziva 2
138 mengajak Anna pulang bersama
139 Kecemburuan suami
140 Ciuman diruangan kantor
141 Berdiskusi dengan Ziva
142 Pernyataan cinta dari sang Suami
143 Eric menolong Anne
144 Anna cemburu
145 Anna meminta kepastian
146 Adryan berbuat onar
147 Anna diculik
148 Kecelakaan Anna dan Ziva
Episodes

Updated 148 Episodes

1
prolog
2
kehidupan baru
3
Kehidupan baru 2
4
pertemuan 1
5
merindukan ayah & ibu
6
Berteman
7
pertemuan 2
8
Anna yang malang
9
Masalah 1
10
masalah 2
11
Tempat tinggal baru
12
12
13
Bertemu teman lama
14
bersama sahabat
15
sitampan dan sicantik
16
ciuman pertama
17
Berjanji
18
siapa Albert?
19
Ternyata.
20
Bahagia
21
bertemu Selena ibunya
22
Depresi Anna
23
Wanita gila
24
Sang mantan
25
kegabutan cindy
26
membuat onar
27
27
28
kekasihnya dan mantannya bertemu
29
Bingung
30
Penjelasan
31
rencana chelsea
32
32
33
Anna tertusuk
34
34
35
35
36
Cindy patah hati
37
Cindy dan Gabriel
38
Cindy dan Gabriel 2
39
persiapan magang
40
permasalahan Anna
41
Hari bahagia
42
Hari kerja
43
perdebatan
44
pertemuan
45
Selena ibuku
46
kebingungan
47
Berdebat dengan ibuku
48
Anna ingin mengakhiri
49
mencari Anna
50
Kecelakaan Selena
51
Ternyata kamu juga Putrinya
52
Tuan Aaron
53
Anna pergi
54
Anna pergi 2
55
Anna dijodohkan
56
Anna setuju
57
perpisahan sesungguhnya
58
mansion Edward
59
bertemu setelah berpisah
60
Rencana ipar dan calon mertua
61
memilih gaun pengantin
62
Ziva kekasihnya
63
pernikahan
64
masa lalu
65
mertua dan Menantu
66
Tuan Edward meninggal
67
kericuhan
68
pemakaman
69
Calon pewaris
70
Berdebat dengan Adryan
71
Anna dibebaskan
72
Anna pindah kamar
73
Ziva hamil
74
Ziva dengan seorang pria
75
perjamuan malam
76
Inez dan Anna bermain
77
kecurigaan Liora
78
tertarik dengan Anna
79
kekhawatiran Ziva
80
interogasi
81
menjebak Adryan
82
malam pertama Anna
83
keluar bersama kakak ipar
84
Anna hamil
85
Liora mulai bereaksi
86
Anna Depresi
87
makan mie instan bersama
88
Masa kecil.
89
mual mual (ngidam)
90
Tidak suka aroma parfum
91
Anna dan Adryan
92
Misi Liora
93
menggantikan sekretaris
94
Anna ketahuan hamil
95
Ziva melahirkan
96
Bima akan mengungkapkan kebenaran
97
kecelakaan Liora dan Bima
98
Ziva pergi bersantai
99
seperti suami istri yang saling mencintai
100
ketahuan paparazi
101
Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102
Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103
Proses pencarian Livy
104
Keributan Anna dan Ziva
105
menenangkan pikiran
106
Adryan marah
107
Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108
Bima tau siapa Livy
109
perhatian Bima
110
surat perceraian
111
Liora siuman
112
Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113
kecelakaan 2
114
kecelakaan 3
115
Selena dan masa lalunya
116
Masa lalu 2
117
kisah romantis
118
masa lalu 3
119
Masa lalu 4
120
Anna siuman
121
Mencurigai Ziva
122
Anna pulang
123
perubahan Anna
124
Perubahan Anna 2
125
Anna dan kepala pelayan.
126
Pertama bekerja
127
Cemburu Ziva
128
Cemburu Adryan
129
Adryan mabuk
130
Memeluk Livy
131
menggantikan Ziva
132
membujuk Ziva
133
Kalung permata yang indah
134
berkunjung kerumah Eric
135
Bima datang menemui Livy
136
Ziva dan segala kekhawatiran nya
137
khawatir Ziva 2
138
mengajak Anna pulang bersama
139
Kecemburuan suami
140
Ciuman diruangan kantor
141
Berdiskusi dengan Ziva
142
Pernyataan cinta dari sang Suami
143
Eric menolong Anne
144
Anna cemburu
145
Anna meminta kepastian
146
Adryan berbuat onar
147
Anna diculik
148
Kecelakaan Anna dan Ziva

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!