siapa Albert?

"sayang aku berangkat ya." ucap Jho pamit hendak berangkat kerja.

sedangkan Anna tengah sibuk mencuci piring bekas sarapan mereka. Anna kini sudah terbiasa dengan kehidupan nya yang sekarang, ditambah dengan Jho memilih untuk tinggal di samping apartemen yang ditempatin Anna. karna Jho tetap saja tidak tahan tinggal di mansion keluarga nya, selalu saja ayahnya dan Jho ribut.

Anna saat ini juga sudah tidak menjadi asisten nya Jho lagi, karna permintaan Jho. Anna diminta untuk memfokuskan kuliah nya.

" baiklah kamu hati hati." teriak Anna sambil mencuci piring.

drett... drett... drett...

ponsel Anna berbunyi Davin menghubungi nya.

"hallo" ucap Anna.

"heii kamu dimana? ini sebentar lagi seminar nya akan dimulai" ucap Davin yang menunggu Anna sedari tadi.

"ini bntar lagi aku sampai, tolong ambil kan aku bangku yang paling depan vin okk" ucap Anna lalu mematikan ponsel nya.

"Anna?? aishhh... ni anak" Davin kesal karna Anna selalu langsung mematikan telepon saat lagi berbicara.

Davin kini sudah mengambil bangku untuk dua orang setiap ada yang ingin duduk di samping nya maka akan di usir oleh Davin.

drett.. dret... drett... ponsel Davin berdering.

"kamu dimana ini seminar nya sudah dimulai." ucap Davin.

"aku sudah di dalam tapi aku tidak melihat mu." ucap Anna yang sedari tadi mencari sosok Davin.

"heiii dsini" ucap davin yang sudah berdiri dan melambaikan tangan.

Anna langsung berlari kearah Davin dan itu membuat Anna menjadi pusat Perhatian dikarenakan Davin mengambil tempat paling depan.

saat hampir saja Anna sampai ditempat nya, namun naas karna Anna tidak melihat jalanya sehingga tersandung dan terjatuh tepat di depan seseorang bintang tamu yang sudah di undang oleh pihak kampus.

"aduhh gawat!" batin Anna yang sudah kehilangan keseimbangan nya.

buhkk... Anna terjatuh.

"are you ok ladies??" tanya seorang dari hadapan Anna yang sudah mencoba membantu Anna berdiri.

"Anna kamu tidak apa apa?" tanya Davin khawatir yang juga sudah membantu Anna berdiri.

"yaa aku tidak apa apa" ucap Anna yang sudah merasa dirinya seperti telanjang dihadapan semua orang. ingin rasanya Anna segera menghilang karna malu.

"baik kita mulai lagi acaranya, tadi sedikit terjeda" ucap pria yang membantu Anna berdiri.

disaat pembicara tengah sibuk menyampaikan inti dari seminar hari ini dan menyampaikan inspirasi juga masukan masukan untuk para mahasiswa yang ingin sukses dalam berusaha dan berkarir. seseorang tengah sibuk memperhatikan Anna, dan itu langsung kepergok oleh Anna.

"astaga... kenapa dia melihat kesini trus sihh!" ucap Anna dalam hati dan mencoba memaksimalkan mimik wajahnya.

"tuhh kan masih melihat kesini" batin Anna lagi yang mencoba memastikan jika pria itu masih memperhatikan kearahnya.

"jujur tapi dia sangat tampan" lagi lagi Anna membatin.

"dan tadi dia membantu ku berdiri. astagaaaa mana dia sangat cool lagi"

"astaga Anna apa yang kamu pikirkan... ingat kamu sudah punya Jho... ya ampun... " isi pikiran Anna.

"vin aku ke toilet sebentar ya" ucap Anna mencoba me rileks kan hati dan pikiran nya.

"jangan lama lama, habis ini kita pergi makan aku sudah lapar" ucap Davin.

Anna hanya mengangguk kepala lalu pergi, Pria itu masih tetap memandang Anna.

"seperti nya aku pernah bertemu dengan nya, tapi dimana?" isi pikiran pria itu yang mencoba mengingat ingat Anna.

sesampai nya Anna ditoilet dan hendak ingin keluar tiba tiba ada segerombolan geng yang ingin melabrak Anna.

"wahhh gimana rencana kamu pelacur berhasil ya?" b1

"Selamat yaa telah berhasil akting di depan pak Albert." b3

"maksudnya?" tanya Anna bingung.

"hahhhh... sok lugu lu! gak usah sok sok polos di depan kita" b2

"tunggu.. tunggu aku gak paham apa yang sedang kalian bicarakan." ucap Anna.

"heh.. pelacur... pasti kamu sengaja kann tadi pura pura jatuh di depan pak Albert. sengaja kan lu cari kesempatan dasar ******." ucap mereka lagi.

"ohh jadi yang tadi itu namanya Albert... astaga dia sangat tampan" ucap Anna sengaja membuat mereka semakin panas.

"pasti kalian iri aa, tadi dia membantu memapahku... kalian tau aroma parfum nya masih lengket... nihh coba" Anna semakin memanasi.

"dasar ******..." ucap salah satu dari mereka dan hendak ingin menampar Anna.

"heiii.." ucap Anna mengalihkan perhatian lalu berlari keluar.

"sialan.. dia berhasil kabur. tunggu aja ya ******." b3

"lihat lah dia sok lugu dan polos tapi aslinya beda." b2

"dasar wanita tak tau diri... sudah mendekati Davin masih saja mau cari yang lebih kaya dan ganteng.. ckckck.. dasar ******."

mereka tak habis habisnya mengatai Anna dan semakin membenci nya. sedangkan Anna yang berlari menghindari orang orang yang tidak jelas itu.

"sudah bubar yaa" ucap Anna yang baru tiba.

"kamu kenapa?? kok ngosngosan gitu" ucap Davin.

"tadi ada orang yang mencoba mengganggu ku, jadi aku berlari meninggalkan mereka." ucap Anna.

"apa mereka mengganggu mu lagi, apakah hukuman yang dulu dulu masih belom cukup ya" ucap Davin

"tenang lah vin ini,, ini orang orang yang berbeda, dan aku sudah mengatasinya." ucap Anna lalu pergi.

"heii kamu mau kemana?" tanya Davin

"bukan kah tadi katamu lapar" ucap Anna sambil berjalan.

Davin langsung mengikuti langkah Anna dan mengejar nya untuk menyesuaikan langkah nya.

begitu mereka sampai di sebuah restoran dekat kampus, mereka langsung memesan menu yang untuk mereka hidangkan.

dret... dret... drett... ponsel Anna berdering.

"hallo" ucap Anna.

"ohh.. apakah kekasih ku begitu sibuk hingga tak membalas pesan ku" ucap Jho.

"bukannn begitu, ini seminar nya baru selesai dan aku tidak memegang ponsel ku tadi.. maaff" ucap Anna

"apakah kamu sudah makan siang?" tanya Anna.

"emmm... tadi aku berencana untuk makan siang bersama tapi sepertinya kekasih ku sibuk" ucap Jho.

"maaff.. tapi ini aku sedang makan siang dengan teman ku, kamu mau makan bersama?" ucap Anna.

"kamu lanjut aja... aku akan makan disini, aku hanya ingin memastikan apakah kekasih ku sudah makan siang" ucap Jho.

"ya sudah kamu lanjut makan ya, aku akan keluar untuk makan siang juga" lanjut Jho lagi.

"baiklah... see you." Anna.

"dihh..." ucap Davin merasa geli.

"kenapa iri lo yaa... ckckc.. dasar jomblo" ucap Anna.

"sembarang... bukan aku iri... tapi kamu itu noraaa tauu" ucap Davin.

mereka seperti tom dan jerry jika digabung kan maka selalu ribut ribut dan ribut tapi tetap bestian.

disaat mereka tengah berdebat seseorang datang menghampiri mereka.

"maaf bisakah kalian pelan kan sedikit suara! disana sedang ada diskusi dan suara kalian sampai terdengar kesana." ucap nya.

"bukan urusan ku jika mereka diskusi" ucap Anna tanpa melihat orang yang menghampiri mereka.

"tapi nona tolong pelan kan sedikit saja suaranya." ucapnya lagi.

Anna langsung menoleh dan melihat ke arah orang itu.

"kamu... maksud aku tuann?" ucap Anna.

"maaf tapi"

"tuan mungkin sudah lupa tapi aku yang dulu tuan tolong dirumah sakit dan tuan antar ke kampus ku" ucap Anna mencoba menerangkan padanya.

"ahhh.. iya aku ingat nona.. kita bertemu lagi.. salam" ucapnya sambil menundukkan kepalanya.

"astaga apa yang tuan lakukan..." ucap Anna yang sudah berdiri karna tidak enak menundukkan kepala untuk nya.

"siapa naa" tanya Davin.

"ahh ini teman akuu" ucap Anna yang sudah merangkul seseorang pria dengan stelan jas lengkap dan rapi.

"nona ini" ucap pria itu yang merasa canggung saat Anna merangkul nya.

"sudahhh tenang" ucap Anna.

"ahh kamu kesini ngapain?" tanya Anna

" ini aku sedang mengawal tuan ku nona" ucapnya

"panggil saja aku Anna tuan jangan nona, dan mari duduk jangan berdiri saja." ucap Anna

"saya jacob.. dan maaf saya tidak bisa bergabung dengan kalian karna saya harus tetap mengawasi tuan saya" ucapnya.

"baiklah... senang bertemu dengan mu jacob.. oh yaa tolong sampaikan rasa trimakasih ku yang dulu aku lupa ngucapin." ucap Anna.

"baiklah Anna" ucap nya lalu pergi

"siapa wanita yang bersama jacob itu.. sepertinya mereka akrab" ucap seseorang dalam hati yang tak lain tuan nya jacob yaitu Albert.

"tapi itu bukannya wanita yang tadi jatuh pas seminar ya" batinnya lagi.

Terpopuler

Comments

Djo M

Djo M

Thor kenalin anna dgn keluarga jho ,trus siapa lagi albert ?

2023-09-09

0

lihat semua
Episodes
1 prolog
2 kehidupan baru
3 Kehidupan baru 2
4 pertemuan 1
5 merindukan ayah & ibu
6 Berteman
7 pertemuan 2
8 Anna yang malang
9 Masalah 1
10 masalah 2
11 Tempat tinggal baru
12 12
13 Bertemu teman lama
14 bersama sahabat
15 sitampan dan sicantik
16 ciuman pertama
17 Berjanji
18 siapa Albert?
19 Ternyata.
20 Bahagia
21 bertemu Selena ibunya
22 Depresi Anna
23 Wanita gila
24 Sang mantan
25 kegabutan cindy
26 membuat onar
27 27
28 kekasihnya dan mantannya bertemu
29 Bingung
30 Penjelasan
31 rencana chelsea
32 32
33 Anna tertusuk
34 34
35 35
36 Cindy patah hati
37 Cindy dan Gabriel
38 Cindy dan Gabriel 2
39 persiapan magang
40 permasalahan Anna
41 Hari bahagia
42 Hari kerja
43 perdebatan
44 pertemuan
45 Selena ibuku
46 kebingungan
47 Berdebat dengan ibuku
48 Anna ingin mengakhiri
49 mencari Anna
50 Kecelakaan Selena
51 Ternyata kamu juga Putrinya
52 Tuan Aaron
53 Anna pergi
54 Anna pergi 2
55 Anna dijodohkan
56 Anna setuju
57 perpisahan sesungguhnya
58 mansion Edward
59 bertemu setelah berpisah
60 Rencana ipar dan calon mertua
61 memilih gaun pengantin
62 Ziva kekasihnya
63 pernikahan
64 masa lalu
65 mertua dan Menantu
66 Tuan Edward meninggal
67 kericuhan
68 pemakaman
69 Calon pewaris
70 Berdebat dengan Adryan
71 Anna dibebaskan
72 Anna pindah kamar
73 Ziva hamil
74 Ziva dengan seorang pria
75 perjamuan malam
76 Inez dan Anna bermain
77 kecurigaan Liora
78 tertarik dengan Anna
79 kekhawatiran Ziva
80 interogasi
81 menjebak Adryan
82 malam pertama Anna
83 keluar bersama kakak ipar
84 Anna hamil
85 Liora mulai bereaksi
86 Anna Depresi
87 makan mie instan bersama
88 Masa kecil.
89 mual mual (ngidam)
90 Tidak suka aroma parfum
91 Anna dan Adryan
92 Misi Liora
93 menggantikan sekretaris
94 Anna ketahuan hamil
95 Ziva melahirkan
96 Bima akan mengungkapkan kebenaran
97 kecelakaan Liora dan Bima
98 Ziva pergi bersantai
99 seperti suami istri yang saling mencintai
100 ketahuan paparazi
101 Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102 Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103 Proses pencarian Livy
104 Keributan Anna dan Ziva
105 menenangkan pikiran
106 Adryan marah
107 Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108 Bima tau siapa Livy
109 perhatian Bima
110 surat perceraian
111 Liora siuman
112 Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113 kecelakaan 2
114 kecelakaan 3
115 Selena dan masa lalunya
116 Masa lalu 2
117 kisah romantis
118 masa lalu 3
119 Masa lalu 4
120 Anna siuman
121 Mencurigai Ziva
122 Anna pulang
123 perubahan Anna
124 Perubahan Anna 2
125 Anna dan kepala pelayan.
126 Pertama bekerja
127 Cemburu Ziva
128 Cemburu Adryan
129 Adryan mabuk
130 Memeluk Livy
131 menggantikan Ziva
132 membujuk Ziva
133 Kalung permata yang indah
134 berkunjung kerumah Eric
135 Bima datang menemui Livy
136 Ziva dan segala kekhawatiran nya
137 khawatir Ziva 2
138 mengajak Anna pulang bersama
139 Kecemburuan suami
140 Ciuman diruangan kantor
141 Berdiskusi dengan Ziva
142 Pernyataan cinta dari sang Suami
143 Eric menolong Anne
144 Anna cemburu
145 Anna meminta kepastian
146 Adryan berbuat onar
147 Anna diculik
148 Kecelakaan Anna dan Ziva
Episodes

Updated 148 Episodes

1
prolog
2
kehidupan baru
3
Kehidupan baru 2
4
pertemuan 1
5
merindukan ayah & ibu
6
Berteman
7
pertemuan 2
8
Anna yang malang
9
Masalah 1
10
masalah 2
11
Tempat tinggal baru
12
12
13
Bertemu teman lama
14
bersama sahabat
15
sitampan dan sicantik
16
ciuman pertama
17
Berjanji
18
siapa Albert?
19
Ternyata.
20
Bahagia
21
bertemu Selena ibunya
22
Depresi Anna
23
Wanita gila
24
Sang mantan
25
kegabutan cindy
26
membuat onar
27
27
28
kekasihnya dan mantannya bertemu
29
Bingung
30
Penjelasan
31
rencana chelsea
32
32
33
Anna tertusuk
34
34
35
35
36
Cindy patah hati
37
Cindy dan Gabriel
38
Cindy dan Gabriel 2
39
persiapan magang
40
permasalahan Anna
41
Hari bahagia
42
Hari kerja
43
perdebatan
44
pertemuan
45
Selena ibuku
46
kebingungan
47
Berdebat dengan ibuku
48
Anna ingin mengakhiri
49
mencari Anna
50
Kecelakaan Selena
51
Ternyata kamu juga Putrinya
52
Tuan Aaron
53
Anna pergi
54
Anna pergi 2
55
Anna dijodohkan
56
Anna setuju
57
perpisahan sesungguhnya
58
mansion Edward
59
bertemu setelah berpisah
60
Rencana ipar dan calon mertua
61
memilih gaun pengantin
62
Ziva kekasihnya
63
pernikahan
64
masa lalu
65
mertua dan Menantu
66
Tuan Edward meninggal
67
kericuhan
68
pemakaman
69
Calon pewaris
70
Berdebat dengan Adryan
71
Anna dibebaskan
72
Anna pindah kamar
73
Ziva hamil
74
Ziva dengan seorang pria
75
perjamuan malam
76
Inez dan Anna bermain
77
kecurigaan Liora
78
tertarik dengan Anna
79
kekhawatiran Ziva
80
interogasi
81
menjebak Adryan
82
malam pertama Anna
83
keluar bersama kakak ipar
84
Anna hamil
85
Liora mulai bereaksi
86
Anna Depresi
87
makan mie instan bersama
88
Masa kecil.
89
mual mual (ngidam)
90
Tidak suka aroma parfum
91
Anna dan Adryan
92
Misi Liora
93
menggantikan sekretaris
94
Anna ketahuan hamil
95
Ziva melahirkan
96
Bima akan mengungkapkan kebenaran
97
kecelakaan Liora dan Bima
98
Ziva pergi bersantai
99
seperti suami istri yang saling mencintai
100
ketahuan paparazi
101
Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102
Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103
Proses pencarian Livy
104
Keributan Anna dan Ziva
105
menenangkan pikiran
106
Adryan marah
107
Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108
Bima tau siapa Livy
109
perhatian Bima
110
surat perceraian
111
Liora siuman
112
Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113
kecelakaan 2
114
kecelakaan 3
115
Selena dan masa lalunya
116
Masa lalu 2
117
kisah romantis
118
masa lalu 3
119
Masa lalu 4
120
Anna siuman
121
Mencurigai Ziva
122
Anna pulang
123
perubahan Anna
124
Perubahan Anna 2
125
Anna dan kepala pelayan.
126
Pertama bekerja
127
Cemburu Ziva
128
Cemburu Adryan
129
Adryan mabuk
130
Memeluk Livy
131
menggantikan Ziva
132
membujuk Ziva
133
Kalung permata yang indah
134
berkunjung kerumah Eric
135
Bima datang menemui Livy
136
Ziva dan segala kekhawatiran nya
137
khawatir Ziva 2
138
mengajak Anna pulang bersama
139
Kecemburuan suami
140
Ciuman diruangan kantor
141
Berdiskusi dengan Ziva
142
Pernyataan cinta dari sang Suami
143
Eric menolong Anne
144
Anna cemburu
145
Anna meminta kepastian
146
Adryan berbuat onar
147
Anna diculik
148
Kecelakaan Anna dan Ziva

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!