Anna kini tengah sibuk mengurus pekerjaan nya di kantor. karna bosan di rumah Anna pergi ke kantor, dan banyak para pegawai yang mengatainya. kini Anna menjadi buah perbincangan terutama bagi karyawan wanita, ada juga yang laki laki menggosipinya.
"dia itu siapa sih.. seenaknya datang kesini dan keluar masuk ruangan direktur." ucap karyawan 1
"iya aku juga penasaran. padahal kan pak Jho sedang tidak disini." karyawan 2
"tapi aku dengar dengar katanya itu asisten nya pak Jho" karyawan 3
"asisten??? jangan jangan dia itu pelacur.. trus meminta pak Jho untuk menjadikan nya asisten" karyawan 2
"tapi gak mungkin dehh... secara pak Jho itukan laki laki baik tidak brengsek." karyawan 4
"hehh... udah udahh nanti ada yang dengar bahaya lohh" ucap karyawan yang hanya ingin ikut ikutan tapi tidak suka membahas tentang atasannya.
Karena bosan dan tidak ada yang dikerjakan Anna tertidur di sofa ruangan kerja Jho. lalu Jho baru sampai di bandara dan langsung ingin ke kantor karna ada kontrak yang harus ia tanda tangani yang sudah disepakati bersama rekan bisnisnya.
begitu masuk ke ruangan nya Jho melihat semuanya sangat rapi dan bersih. dan saat pandangan nya tertuju pada sudut ruangan yang disana ada sepaket sofa.
"Anna??" batin Jho.
lalu mendekati Anna yang tertidur pulas kemudian Jho melepaskan jasnya dan menyelimuti Anna dengan jasnya itu.
saat sudah menjelang siang Anna mulai merasa perut nya sudah rewel dan terbangun.
"biarkan aku melihat bayang bayang nya sebentar." batin Anna yang melihat Jho sedang sibuk dengan laptop nya. dan Anna menganggap itu hanya bayangan Jho.
"dia sangat keren saat fokus bekerja, dan sangat hangat jika tersenyum " batin Anna lagi yang masih belom menyadarinya.
"sudah bangun?" tanya jho yang melihat kearah Anna yang sudah terbangun.
"ya ampunn ternyata itu bukan bayangannya dan ini nyata." batin Anna yang sudah sadar dan sudah berdiri.
"dia bahkan menyelimuti ku dengan jasnya." batin Anna yang melihat ditubuh nya ada jas Jho
"maaf pakk aku ketiduran dan tidak menyadari kehadiran bapak" ucap Anna
"ohh... ternyata kamu hanya tiduran saja yaa, baiklah kemari biar saya kasih pelajaran buat kamu" ucap Jho dengan pura pura tegas padahal hanya ingin bercanda.
"yaaa??" Anna kebingungan yang baru ini terlihat tegas padanya.
"kemari! malah diam" ucap Jho lagi padahal dirinya sungguh ingin tertawa.
Anna melangkah mendekati beja Jho, dan Jho langsung berdiri menghampiri Anna. dan Anna terlihat gugup. kini posisi mereka berdiri berhadapan, tapi Anna hanya menunduk kan kepalanya, sedangkan Jho hanya tersenyum melihat dirinya mengerjai Anna.
"karna kamu teledor dalam bekerja dan bisa bisanya kamu tertidur dan tidak menyadari kehadiran ku maka aku menghukum mu" ucap Jho.
"baiklah pak saya akan terima hukuman nya" ucap Anna sedih.
"hukuman nya kamu temani aku makan siang"ucap Jho sambil mengelus kepala Anna lalu pergi keluar.
"yeee!!!" Anna kebingungan dan terkejut melihat tingkah bos nya itu.
"bukan kah tadi dia marah? tapii!!" ucap Anna sambil mempraktekkan Jho mengelus kepalanya.
"temani aku makan siang" Anna mengingat ucapan Jho dan langsung keluar mengejar Jho.
sesampai nya di sebuah restoran Anna tidak berani melihat ke arah Jho juga tidak berani bicara. sedangkan Jho yang melihat Anna seperti merasa ketakutan dan kebingungan.
"maaf" ucap Jho
"tadi aku hanya ingin kerjain kamu" ucap Jho lembut lalu mencubit pipi Anna.
"ahh.. yaaa... " ucap Anna yang sudah gugup apalagi kini jantung nya sudah hampir melompat dari tubuhnya.
"(tersenyum) sudah mari makan kamu pasti laparkan?" ucap Jho lembut.
Anna hanya mengangguk kan kepala, dan mulai menyantap makanan yang ada didepannya.
Anna yang sudah siap makan lebih dulu dari Jho, dan Anna sudah berani lagi melihat ke arah Jho, dan melihat ada saus yang belepotan di dekat bibir Jho.
"kak itu..(menunjuk kearah bibir Jho) maaf itu ada saus nya belepotan" ucap Anna.
"tolong" ucap Jho yang menyodorkan wajahnya ke Anna supaya Anna yang membersihkan.
"hahh??" Anna kebingungan kenapa malah menyodorkan wajahnya.
"tolong bersihkan aku tidak tau dimana sausnya" ucap Jho yang sengaja.
"ahh iyaa kak" ucap Anna lalu mengambil tisu dan hendak melapkan nya.. namun tiba tiba Anna berhenti dan melihat jelas wajah Jho dari dekat. dan kini mata Meraka sedang beradu pandang.
"maaf kak aku tidak bisa" ucap Anna lalu berdiri dan pergi.
"kak saya ingin ke toilet sebentar" ucap Anna lalu pergi.
"cantikk juga lucu (tersenyum)" ucap Jho
"astaga... kenapa dia menatap ku seperti itu, mana dia sangat tampan dari dekat." ucap Anna yang berbicara sambil berkaca melihat pipi nya memerah.
"ayoo lahh Anna jangan begini terus,, dikit dikit kamu baper dikit dikit kamu salah tingkah dihadapan nya. aku kan jadi gak bisa kontrol diri" ucapnya lagi.
setelah beberapa menit Anna dikamar mandi menenangkan dirinya, dan kembali lagi ke tempat mereka.
"maaf kak kelamaan." Anna.
Jho hanya mengangguk.
"kak bukannya kemarin kak Jho bilang seminggu ya disana. tapi ini baru 5 hari" ucap Anna penasaran.
"ahhh... pasti kamu tidak senang ya aku pulang, ckkk!" ucap Jho bercanda.
"bukann bukan... bukan begitu kak. aku hanya..." Anna
"hahahaha.... ya ampun kamu polos sekali naa aku hanya bercanda." ucap Jho yang sudah tidak tahan dengan tingkah lucu Anna.
"kak jhoo... kamu" ucap Anna
"aku sudah selesai urusan disana dan aku harus segera pulang karena ada kontrak yang harus ditandatangani dan dikirim besok jadi aku putus kan pulang hari ini." terang Jho
"ohh iya ini aku ada oleh oleh buatmu." ucap Jho lalu menyodorkan sebuah kotak berukuran kecil.
"ini apa kak?" tanya Anna penasaran.
"bukalahh." Jho
"hmm?" Anna.
kemudian Anna membukanya senang dan terharu melihat isinya ternyata sebuah jam yang sangat cantik.
"kak ini..." Anna.
"kamu suka?" tanya Jho
"tapi ini pasti mahal kak" ucap Anna.
"tidak terlalu pakailah atau sini." ucap Jho lalu mengambil jam itu dan memasangkan ke tangan Anna.
"aaa... so sweet banget" ucap seseorang yang duduk di meja samping Jho dan Anna.
"iyaa aku juga pengenn digituin kann jadi iri" ucap temannya.
"mereka sangat serasi sitampan dan sicantik...aaa manis sekali sihh" ucapan mereka lagi.
Anna yang merasa panas mendengar ucapan mereka lalu menarik tangan nya yang sudah dipasang jam oleh Jho.
"kak orang orang melihat ke arah kita" ucap Anna merasa sedikit malu.
"itu karena mereka punya mata." Jho.
"tapi mereka mengira kita pasangan kak" ucap Anna
" ahh.. kamu tidak suka ya di jodokan samaku.. ckk pasti aku bukan tipe mu ya." ucap Jho bercanda lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments