mereka yang sudah meninggalkan restoran dan kini jho sudah membawa Anna kedalam mobil untuk ke suatu tempat. Anna yang masih ketakutan dan bingung harus apa takut jika dia dituntut dan dipenjara.
Jho melihat Anna yang begitu ketakutan dan gemeteran, mencoba menenangkan nya namun malah Anna semakin menangis sejadi jadinya.
"udahh kamu tenang saja,, gak perlu takut ada aku. pengacara ku sudah mengurus nya. Anna mohon tenanglah!" ucap Jho.
"tapi kak.!" Anna
"udahh pokoknya kamu tenang saja, mereka tidak akan berani mengganggu kamu lagi, ayoo lihat aku.. dan jangan khawatir okk" ucap Jho menenangkan Anna.
Anna yang melihat arah gang rumahnya sudah dilewati namun mereka malah lanjut trus.
"untuk sementara waktu kamu jangan pulang dulu, tunggu keadaannya sudah aman baru kamu bisa kembali" ucap Jho yang sudah menebak isi pikiran Anna.
"trus aku mau tinggal dimana?" tanya Anna
"di apartemenku, untuk sementara kamu tinggal lah disana" Jho
"hahhh...tapi kak!!" Anna
"udahh pokoknya kamu aman dulu." ucap Jho
sesampai nya mereka disebuah gedung mewah dan tinggi, Anna sedikit tertegun melihat bangunan nya begitu tinggi. Jho tersenyum melihat Anna yang begitu polos, dan tanpa aba aba Jho langsung menggenggam tangan nya menuntun jalan.
"tangannya begitu lembut dan hangat, begitu sempurna. oh Tuhan apakah dia manusia" batin Anna yang mengikuti langkah gerakan Jho dan memandangi tangan mereka yang bergandengan.
setelah mereka melewati banyak lorong lorong akhirnya mereka tiba disebuah tempat yang tersendiri yang mungkin terlihat jelas berbeda dari yang lain. Anna memandangi ruangan itu begitu luas dan sangat mewah, sedikit merasa minder Anna untuk memasukinya.
"masuklah Anna!" ucap Jho melihat Anna mematung di depan pintu.
"ahh iya kakk" ucap Anna gugup.
"tinggal lah disini untuk sementara, dan kamu bebas melakukan apa saja anggap rumah kamu sendiri" ucap Jho.
"ahh iyaa kak Jho, maaf ya kak aku merepotkan mu" Anna
"(tersenyum) kamu terlalu polos sekali Anna, kamu gak perlu repot repot minta maaf, aku bahkan begitu senang bisa membantu kamu. pokoknya teruslah seperti ini jika kamu ada masalah hubungi aku saja." ucapnya
"ahh baiklah kak Jho, aku berterima kasih sekali kak. aku tidak tau apa jadinya jika kak Jho tidak datang tadi." ucap Anna.
"baiklah Anna kamu istirahat saja dulu, mungkin kamu masih syok dengan kejadian tadi." Jho
Anna yang melihat sekitar dan bingung ternyata kamarnya hanya ada 1 dan itu sudah pasti kamarnya Jho. Anna begitu kebingungan haruskan dirinya kekamar itu.
"tidur lah di kamar ku Anna. dan jika kamu ingin mengganti baju, untuk satu malam ini pakailah dulu yang ada dilemari itu pilihlah yang sekiranya bisa kamu pakai, besok baru kita ambilkan pakaian mu." terang Jho yang melihat Anna begitu kebingungan.
"terus kak Jho" Anna
"aku akan tidur disofa saja untuk satu malam ini, besok mungkin aku akan ke mansion keluargaku." terang jho lagi.
Anna yang sedikit tidak enakan dan juga bingung harus ngapain terpaksa masuk ke kamar Jho
"wahhhh...." Anna terheran heran melihat kamar Jho yang begitu luas dan super duper mewah. bahkan dibandingkan dengan ruang tamunya yang tadi ini lebih mewah dan sangat luas.
"sumpah ini... astaga ini pertama kalinya aku tidur di tempat mewah dann ini.."batin Anna sedang berperang sedangkan pikiran nya juga sedang beradu memikirkan kejadian yang tadi.
Anna yang merasa badannya begitu lengket akibat keringat nya, ingin mengganti pakaian namun dirinya bingung mana mungkin ada pakaian perempuan di lemari laki laki yang belum beristri. namun Anna tetap mencoba membuka lemari pakaian, barangkali ada yang bisa dia kenakan pikirnya. Namun Anna sedikit bingung kenapa begitu banyak lemari pakaian, padahal yang tinggal hanya satu pria saja. perlahan lahan Anna membuka satu persatu lemari itu.
lagi lagi Anna sangat tertegun melihat begitu banyak pakaian dan bahkan merk nya juga bukan sembarang merk. setelah Anna melihat lihat akhir nya Anna menemukan sesuatu yang bisa dia kenakan. baju kaos yang panjang selutut nya dan celana boxer.
setelah Anna selesai dan mencoba keluar dari kamar hendak ingin mengambil minum.
"kak jho apakah ingin aku buatkan teh?" ucap Anna mencoba basa basi.
" hmm.. tapi aku ingin nya kopi saja Anna." Jho
"baiklah kak Jho" ucap Anna lalu pergi ke sebuah tempat yang menurut Anna seperti dapur.
Dan benar saja itu dapur dengan peralatan yang sangat sangat mewah, lagi lagi Anna sangat takjub dengan apa yang dia lihat disini. dekorasi bahkan peralatan yang sangat bagus. Dan Anna membuat kan secangkir kopi untuk Jho dan susu hangat untuknya.
"kak ini kopinya." ucap Anna
"ahh makasih Anna! ohh ya tadi pengacaraku sudah menghubungi katanya semuanya sudah beres. mereka bahkan sudah tidak menuntut apapun lagi." ucap Jho
"benarkah??? syukurlah Tuhan!" ucap Anna lega dengan apa yang didengar nya. "makasih banyak kak Jho, kkak begitu banyak membantu ku" ucap anna lagi
"(tersenyum) sekarang kamu sudah legahkan." ucap Jho.
"habis ini kamu langsung istirahat ya. ini sudah larut malam dan kamu pasti kecapean." ucap Jho lagi.
deg... deg... deg....
jantung Anna sudah tidak terkendali lagi mungkin akan berpindah tempat, dan pipi nya sudah memerah.
"kamu kenapa? kamu sakittt?" ucap Jho khawatir melihat reaksi Anna begitu aneh dan ditambah pipinya memerah. Jho mencoba mengecek suhu tubuh Anna lewat dahinya, namun Anna langsung berdiri.
"bukan... bukan... aku baik baik saja, aku istirahat dulu ya kak! Selamat malam!" ucap Anna langsung berlari meninggalkan Jho.
"ini susunya diabisin dulu" Jho
"ahhh aku lupaaa!" ucap Anna berhenti lalu kembali mengambil susunya tadi dan meminum nya sampai habis kemudian Anna langsung pergi kembali meninggalkan Jho.
"anehhh..." pikiran Jho
"astaga..." ucap Anna sambil memegangi pipinya yang sudah memerah.
"kenapa jantung ku berdetak kencang sihhh.. ya ampun Anna sadar lahh kamu gak pantas untuk nya." ucap Anna dengan sendirinya.
Tanpa butuh waktu lama Anna langsung terlelap, dia begitu nyenyak tidur di ranjang yang empuk. hingga waktu menandakan pukul 07.00 Anna masih belum bangun, sedangkan Jho membiarkan Anna tertidur dan tak ingin mengganggu nya dan pergi kekantor meninggal kan Anna di apartemen nya.
"mungkin dia masih kecapean" ucap Jho yang melihat Anna masih terlelap.
deg... deg... deg...
"kenapa dia begitu cantikk bahkan saat tidur juga" ucap jho dalam hatinya.
Saat Jho sedang dalam perjalanan ke kantor dirinya menghubungi dosen mengabari bahwa Anna tidak masuk hari ini. Dan juga menghubungi salah seorang art di mansion keluarganya untk melayani Anna di apartemen nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments