masalah 2

mereka yang sudah meninggalkan restoran dan kini jho sudah membawa Anna kedalam mobil untuk ke suatu tempat. Anna yang masih ketakutan dan bingung harus apa takut jika dia dituntut dan dipenjara.

Jho melihat Anna yang begitu ketakutan dan gemeteran, mencoba menenangkan nya namun malah Anna semakin menangis sejadi jadinya.

"udahh kamu tenang saja,, gak perlu takut ada aku. pengacara ku sudah mengurus nya. Anna mohon tenanglah!" ucap Jho.

"tapi kak.!" Anna

"udahh pokoknya kamu tenang saja, mereka tidak akan berani mengganggu kamu lagi, ayoo lihat aku.. dan jangan khawatir okk" ucap Jho menenangkan Anna.

Anna yang melihat arah gang rumahnya sudah dilewati namun mereka malah lanjut trus.

"untuk sementara waktu kamu jangan pulang dulu, tunggu keadaannya sudah aman baru kamu bisa kembali" ucap Jho yang sudah menebak isi pikiran Anna.

"trus aku mau tinggal dimana?" tanya Anna

"di apartemenku, untuk sementara kamu tinggal lah disana" Jho

"hahhh...tapi kak!!" Anna

"udahh pokoknya kamu aman dulu." ucap Jho

sesampai nya mereka disebuah gedung mewah dan tinggi, Anna sedikit tertegun melihat bangunan nya begitu tinggi. Jho tersenyum melihat Anna yang begitu polos, dan tanpa aba aba Jho langsung menggenggam tangan nya menuntun jalan.

"tangannya begitu lembut dan hangat, begitu sempurna. oh Tuhan apakah dia manusia" batin Anna yang mengikuti langkah gerakan Jho dan memandangi tangan mereka yang bergandengan.

setelah mereka melewati banyak lorong lorong akhirnya mereka tiba disebuah tempat yang tersendiri yang mungkin terlihat jelas berbeda dari yang lain. Anna memandangi ruangan itu begitu luas dan sangat mewah, sedikit merasa minder Anna untuk memasukinya.

"masuklah Anna!" ucap Jho melihat Anna mematung di depan pintu.

"ahh iya kakk" ucap Anna gugup.

"tinggal lah disini untuk sementara, dan kamu bebas melakukan apa saja anggap rumah kamu sendiri" ucap Jho.

"ahh iyaa kak Jho, maaf ya kak aku merepotkan mu" Anna

"(tersenyum) kamu terlalu polos sekali Anna, kamu gak perlu repot repot minta maaf, aku bahkan begitu senang bisa membantu kamu. pokoknya teruslah seperti ini jika kamu ada masalah hubungi aku saja." ucapnya

"ahh baiklah kak Jho, aku berterima kasih sekali kak. aku tidak tau apa jadinya jika kak Jho tidak datang tadi." ucap Anna.

"baiklah Anna kamu istirahat saja dulu, mungkin kamu masih syok dengan kejadian tadi." Jho

Anna yang melihat sekitar dan bingung ternyata kamarnya hanya ada 1 dan itu sudah pasti kamarnya Jho. Anna begitu kebingungan haruskan dirinya kekamar itu.

"tidur lah di kamar ku Anna. dan jika kamu ingin mengganti baju, untuk satu malam ini pakailah dulu yang ada dilemari itu pilihlah yang sekiranya bisa kamu pakai, besok baru kita ambilkan pakaian mu." terang Jho yang melihat Anna begitu kebingungan.

"terus kak Jho" Anna

"aku akan tidur disofa saja untuk satu malam ini, besok mungkin aku akan ke mansion keluargaku." terang jho lagi.

Anna yang sedikit tidak enakan dan juga bingung harus ngapain terpaksa masuk ke kamar Jho

"wahhhh...." Anna terheran heran melihat kamar Jho yang begitu luas dan super duper mewah. bahkan dibandingkan dengan ruang tamunya yang tadi ini lebih mewah dan sangat luas.

"sumpah ini... astaga ini pertama kalinya aku tidur di tempat mewah dann ini.."batin Anna sedang berperang sedangkan pikiran nya juga sedang beradu memikirkan kejadian yang tadi.

Anna yang merasa badannya begitu lengket akibat keringat nya, ingin mengganti pakaian namun dirinya bingung mana mungkin ada pakaian perempuan di lemari laki laki yang belum beristri. namun Anna tetap mencoba membuka lemari pakaian, barangkali ada yang bisa dia kenakan pikirnya. Namun Anna sedikit bingung kenapa begitu banyak lemari pakaian, padahal yang tinggal hanya satu pria saja. perlahan lahan Anna membuka satu persatu lemari itu.

lagi lagi Anna sangat tertegun melihat begitu banyak pakaian dan bahkan merk nya juga bukan sembarang merk. setelah Anna melihat lihat akhir nya Anna menemukan sesuatu yang bisa dia kenakan. baju kaos yang panjang selutut nya dan celana boxer.

setelah Anna selesai dan mencoba keluar dari kamar hendak ingin mengambil minum.

"kak jho apakah ingin aku buatkan teh?" ucap Anna mencoba basa basi.

" hmm.. tapi aku ingin nya kopi saja Anna." Jho

"baiklah kak Jho" ucap Anna lalu pergi ke sebuah tempat yang menurut Anna seperti dapur.

Dan benar saja itu dapur dengan peralatan yang sangat sangat mewah, lagi lagi Anna sangat takjub dengan apa yang dia lihat disini. dekorasi bahkan peralatan yang sangat bagus. Dan Anna membuat kan secangkir kopi untuk Jho dan susu hangat untuknya.

"kak ini kopinya." ucap Anna

"ahh makasih Anna! ohh ya tadi pengacaraku sudah menghubungi katanya semuanya sudah beres. mereka bahkan sudah tidak menuntut apapun lagi." ucap Jho

"benarkah??? syukurlah Tuhan!" ucap Anna lega dengan apa yang didengar nya. "makasih banyak kak Jho, kkak begitu banyak membantu ku" ucap anna lagi

"(tersenyum) sekarang kamu sudah legahkan." ucap Jho.

"habis ini kamu langsung istirahat ya. ini sudah larut malam dan kamu pasti kecapean." ucap Jho lagi.

deg... deg... deg....

jantung Anna sudah tidak terkendali lagi mungkin akan berpindah tempat, dan pipi nya sudah memerah.

"kamu kenapa? kamu sakittt?" ucap Jho khawatir melihat reaksi Anna begitu aneh dan ditambah pipinya memerah. Jho mencoba mengecek suhu tubuh Anna lewat dahinya, namun Anna langsung berdiri.

"bukan... bukan... aku baik baik saja, aku istirahat dulu ya kak! Selamat malam!" ucap Anna langsung berlari meninggalkan Jho.

"ini susunya diabisin dulu" Jho

"ahhh aku lupaaa!" ucap Anna berhenti lalu kembali mengambil susunya tadi dan meminum nya sampai habis kemudian Anna langsung pergi kembali meninggalkan Jho.

"anehhh..." pikiran Jho

"astaga..." ucap Anna sambil memegangi pipinya yang sudah memerah.

"kenapa jantung ku berdetak kencang sihhh.. ya ampun Anna sadar lahh kamu gak pantas untuk nya." ucap Anna dengan sendirinya.

Tanpa butuh waktu lama Anna langsung terlelap, dia begitu nyenyak tidur di ranjang yang empuk. hingga waktu menandakan pukul 07.00 Anna masih belum bangun, sedangkan Jho membiarkan Anna tertidur dan tak ingin mengganggu nya dan pergi kekantor meninggal kan Anna di apartemen nya.

"mungkin dia masih kecapean" ucap Jho yang melihat Anna masih terlelap.

deg... deg... deg...

"kenapa dia begitu cantikk bahkan saat tidur juga" ucap jho dalam hatinya.

Saat Jho sedang dalam perjalanan ke kantor dirinya menghubungi dosen mengabari bahwa Anna tidak masuk hari ini. Dan juga menghubungi salah seorang art di mansion keluarganya untk melayani Anna di apartemen nya.

Episodes
1 prolog
2 kehidupan baru
3 Kehidupan baru 2
4 pertemuan 1
5 merindukan ayah & ibu
6 Berteman
7 pertemuan 2
8 Anna yang malang
9 Masalah 1
10 masalah 2
11 Tempat tinggal baru
12 12
13 Bertemu teman lama
14 bersama sahabat
15 sitampan dan sicantik
16 ciuman pertama
17 Berjanji
18 siapa Albert?
19 Ternyata.
20 Bahagia
21 bertemu Selena ibunya
22 Depresi Anna
23 Wanita gila
24 Sang mantan
25 kegabutan cindy
26 membuat onar
27 27
28 kekasihnya dan mantannya bertemu
29 Bingung
30 Penjelasan
31 rencana chelsea
32 32
33 Anna tertusuk
34 34
35 35
36 Cindy patah hati
37 Cindy dan Gabriel
38 Cindy dan Gabriel 2
39 persiapan magang
40 permasalahan Anna
41 Hari bahagia
42 Hari kerja
43 perdebatan
44 pertemuan
45 Selena ibuku
46 kebingungan
47 Berdebat dengan ibuku
48 Anna ingin mengakhiri
49 mencari Anna
50 Kecelakaan Selena
51 Ternyata kamu juga Putrinya
52 Tuan Aaron
53 Anna pergi
54 Anna pergi 2
55 Anna dijodohkan
56 Anna setuju
57 perpisahan sesungguhnya
58 mansion Edward
59 bertemu setelah berpisah
60 Rencana ipar dan calon mertua
61 memilih gaun pengantin
62 Ziva kekasihnya
63 pernikahan
64 masa lalu
65 mertua dan Menantu
66 Tuan Edward meninggal
67 kericuhan
68 pemakaman
69 Calon pewaris
70 Berdebat dengan Adryan
71 Anna dibebaskan
72 Anna pindah kamar
73 Ziva hamil
74 Ziva dengan seorang pria
75 perjamuan malam
76 Inez dan Anna bermain
77 kecurigaan Liora
78 tertarik dengan Anna
79 kekhawatiran Ziva
80 interogasi
81 menjebak Adryan
82 malam pertama Anna
83 keluar bersama kakak ipar
84 Anna hamil
85 Liora mulai bereaksi
86 Anna Depresi
87 makan mie instan bersama
88 Masa kecil.
89 mual mual (ngidam)
90 Tidak suka aroma parfum
91 Anna dan Adryan
92 Misi Liora
93 menggantikan sekretaris
94 Anna ketahuan hamil
95 Ziva melahirkan
96 Bima akan mengungkapkan kebenaran
97 kecelakaan Liora dan Bima
98 Ziva pergi bersantai
99 seperti suami istri yang saling mencintai
100 ketahuan paparazi
101 Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102 Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103 Proses pencarian Livy
104 Keributan Anna dan Ziva
105 menenangkan pikiran
106 Adryan marah
107 Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108 Bima tau siapa Livy
109 perhatian Bima
110 surat perceraian
111 Liora siuman
112 Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113 kecelakaan 2
114 kecelakaan 3
115 Selena dan masa lalunya
116 Masa lalu 2
117 kisah romantis
118 masa lalu 3
119 Masa lalu 4
120 Anna siuman
121 Mencurigai Ziva
122 Anna pulang
123 perubahan Anna
124 Perubahan Anna 2
125 Anna dan kepala pelayan.
126 Pertama bekerja
127 Cemburu Ziva
128 Cemburu Adryan
129 Adryan mabuk
130 Memeluk Livy
131 menggantikan Ziva
132 membujuk Ziva
133 Kalung permata yang indah
134 berkunjung kerumah Eric
135 Bima datang menemui Livy
136 Ziva dan segala kekhawatiran nya
137 khawatir Ziva 2
138 mengajak Anna pulang bersama
139 Kecemburuan suami
140 Ciuman diruangan kantor
141 Berdiskusi dengan Ziva
142 Pernyataan cinta dari sang Suami
143 Eric menolong Anne
144 Anna cemburu
145 Anna meminta kepastian
146 Adryan berbuat onar
147 Anna diculik
148 Kecelakaan Anna dan Ziva
Episodes

Updated 148 Episodes

1
prolog
2
kehidupan baru
3
Kehidupan baru 2
4
pertemuan 1
5
merindukan ayah & ibu
6
Berteman
7
pertemuan 2
8
Anna yang malang
9
Masalah 1
10
masalah 2
11
Tempat tinggal baru
12
12
13
Bertemu teman lama
14
bersama sahabat
15
sitampan dan sicantik
16
ciuman pertama
17
Berjanji
18
siapa Albert?
19
Ternyata.
20
Bahagia
21
bertemu Selena ibunya
22
Depresi Anna
23
Wanita gila
24
Sang mantan
25
kegabutan cindy
26
membuat onar
27
27
28
kekasihnya dan mantannya bertemu
29
Bingung
30
Penjelasan
31
rencana chelsea
32
32
33
Anna tertusuk
34
34
35
35
36
Cindy patah hati
37
Cindy dan Gabriel
38
Cindy dan Gabriel 2
39
persiapan magang
40
permasalahan Anna
41
Hari bahagia
42
Hari kerja
43
perdebatan
44
pertemuan
45
Selena ibuku
46
kebingungan
47
Berdebat dengan ibuku
48
Anna ingin mengakhiri
49
mencari Anna
50
Kecelakaan Selena
51
Ternyata kamu juga Putrinya
52
Tuan Aaron
53
Anna pergi
54
Anna pergi 2
55
Anna dijodohkan
56
Anna setuju
57
perpisahan sesungguhnya
58
mansion Edward
59
bertemu setelah berpisah
60
Rencana ipar dan calon mertua
61
memilih gaun pengantin
62
Ziva kekasihnya
63
pernikahan
64
masa lalu
65
mertua dan Menantu
66
Tuan Edward meninggal
67
kericuhan
68
pemakaman
69
Calon pewaris
70
Berdebat dengan Adryan
71
Anna dibebaskan
72
Anna pindah kamar
73
Ziva hamil
74
Ziva dengan seorang pria
75
perjamuan malam
76
Inez dan Anna bermain
77
kecurigaan Liora
78
tertarik dengan Anna
79
kekhawatiran Ziva
80
interogasi
81
menjebak Adryan
82
malam pertama Anna
83
keluar bersama kakak ipar
84
Anna hamil
85
Liora mulai bereaksi
86
Anna Depresi
87
makan mie instan bersama
88
Masa kecil.
89
mual mual (ngidam)
90
Tidak suka aroma parfum
91
Anna dan Adryan
92
Misi Liora
93
menggantikan sekretaris
94
Anna ketahuan hamil
95
Ziva melahirkan
96
Bima akan mengungkapkan kebenaran
97
kecelakaan Liora dan Bima
98
Ziva pergi bersantai
99
seperti suami istri yang saling mencintai
100
ketahuan paparazi
101
Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102
Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103
Proses pencarian Livy
104
Keributan Anna dan Ziva
105
menenangkan pikiran
106
Adryan marah
107
Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108
Bima tau siapa Livy
109
perhatian Bima
110
surat perceraian
111
Liora siuman
112
Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113
kecelakaan 2
114
kecelakaan 3
115
Selena dan masa lalunya
116
Masa lalu 2
117
kisah romantis
118
masa lalu 3
119
Masa lalu 4
120
Anna siuman
121
Mencurigai Ziva
122
Anna pulang
123
perubahan Anna
124
Perubahan Anna 2
125
Anna dan kepala pelayan.
126
Pertama bekerja
127
Cemburu Ziva
128
Cemburu Adryan
129
Adryan mabuk
130
Memeluk Livy
131
menggantikan Ziva
132
membujuk Ziva
133
Kalung permata yang indah
134
berkunjung kerumah Eric
135
Bima datang menemui Livy
136
Ziva dan segala kekhawatiran nya
137
khawatir Ziva 2
138
mengajak Anna pulang bersama
139
Kecemburuan suami
140
Ciuman diruangan kantor
141
Berdiskusi dengan Ziva
142
Pernyataan cinta dari sang Suami
143
Eric menolong Anne
144
Anna cemburu
145
Anna meminta kepastian
146
Adryan berbuat onar
147
Anna diculik
148
Kecelakaan Anna dan Ziva

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!