Pukul 09.25
prank......(piring pecah)
Anna terkejut dan langsung terbangun.
"astaga... sudah pagi ternyata. tapi itu suara apa tadi?" ucap Anna langsung bangkit dari kasur menuju ke kamar mandi untuk cuci mukanya.
setelah Anna keluar dari kamar mandi betapa terkejut nya lagi Anna melihat jam yang terpampang di dinding menandakan pukul 09.30.
"ya ampun.. pasti jam nya itu salah." ucap Anna tak percaya sambil mencek jam di ponselnya.
"haissssss Anna." teriak Anna membuat seseorang mendengar.
"nona... apa nona sudah bangun?" ucap seseorang.
"siapa??" Anna terkejut mendengar suara perempuan dan langsung keluar dari kamar.
"pagi nona saya seorang art dan tuan Jho yang mengutus saya kemari untuk membantu melayani nona" ucapnya ramah.
"(Anna membisu dan tak tau harus bicara apa lagi)"
"sebaiknya nona sarapan dulu, mungkin nona sudah lapar saya sudah menyiapkan nya. marii nona" ucap nya begitu lembut.
"panggil saya bi arum saja nona dan jangan terlalu sungkan jika nona butuh bantuan atau keperluan lainnya." sambung nya lagi.
"baiklah bi, maaf merepotkan mu" ucap Anna merasa tidak enak karna ini pertama kali nya dia dilayani seperti tuan putri, terakhir kalinya dia memiliki seseorang asisten pribadi saat umur 9 tahun yang lalu.
"nona tidak perlu sungkan saya sangat menyayangi tuan Jho layaknya seperti anak sendiri, dan kamu sebagai kekasihnya juga akan saya anggap sebagai anak sendiri." ucap nya dengan polos.
"maaf... mungkin bibi salah paham aku dan kak Jho." Anna
"tak perlu malu malu nona" ucap bi arum.
saat Anna hendak makan makanan yang sudah bi arum sediakan, tiba tiba bi arum ingin meninggalkan Anna dan untuk membersihkan kamar Jho.
"nona saya tinggal dulu ya, jika ada keperluan lainya tinggal panggilkan saja" ucapnya.
"bi tetaplah disini dan makan bersama." Anna
"maaf nona tapi saya tidak bisa dan tidak pantas untuk makan bersama nona." bi arum
"kata siapa tidak pantas? ayoo mari duduk disini!" ucap Anna sambil menunjukkan kursi yang disampingnya.
"maaf nona saya tidak bisa melakukan itu" bi arum
"ahhh baiklah aku juga tidak akan makan kalau begitu" ucap Anna merajuk
"baiklah nona saya akan temani nona makan" ucap bi arum mengalah setelah beberapa saat mereka terdiam.
ditempat lain
Davin mondar mandir kesana dan kemari mencari sosok Anna bahkan teman satu kelasnya juga sudah ditanyain dan tidak ada yang melihat.
"kemana ya anak itu, dia seperti roh halus saja susah di cari. ucap nya dalam hati. "mungkin nanti aku cari kerumah nya saja." sambung nya lagi.
Dan saat jam kelas davin sudah selesai, Davin berniat untuk kerumah Anna untuk mencari nya. Namun saat Davin tiba rumahnya tampak sepi dan tetangga Anna keluar melihat ternyata ada seseorang.
"maaf nakk... orang nya tidak dirumah." ucap seorang ibu
"kalau boleh tau kemana ya bu" tanya Davin
"kurang tau nak. tapi sepertinya dari kemarin malam dia tidak pulang biasanya pulang kerja jam tengah 12 malam, tapi kemarin malam tidak ada tanda tanda bahwa Anna pulang." ucap nya
"emang kerja nya dimana buk?" tanya Davin lagi.
"di restoran .... kalau boleh tau kamu siapanya ya nak" ucap nya
"saya teman kampus nya buk, saya penasaran kenapa dia tidak masuk hari ini. Dan terimakasih ya bu saya pamit dulu." ucap Davin
"baiklah" ucap ibu ibu itu
Davin lalu pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ke restoran yang sudah diberi tahukan tadi. Sesampai nya davin disana dia langsung mencari staff nya dan menanyakan langsung.
"maaf pak apa disini ada karyawan bernama Anna?" Davin.
"ya ada tapi sudah keluar." ucapnya
"hahhh??? keluar kapan??" tanya Davin.
"kemarin malam, dirinya sempat membuat keributan disini dan mencelakai seorang pelanggan VIP sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Untung nya tidak ada yang serius dan tiba tiba seorang Pria datang menjemput Anna dan membawa nya dan mengatakan kalau Anna sudah tidak akan bekerja disini lagi." jelas staff itu.
"lantas bagaimana dengan Anna apakah ada yang terluka?" tanya Davin khawatir.
"dia tidak kenapa hanya saja mungkin dia terlalu syok atas apa yang terjadi. tapi sebelumnya maaf anda siapanya Anna?" ucap staf
"saya hanya teman kampus nya pak, maaf pak sudah merepotkan bapak dan kalau boleh tau pria yang menjemput Anna ciri ciri nya seperti apa ya pak?" tanya davin
"kalau saya lihat mereka seperti sepasang kekasih, dan pria itu tinggi tegap dan pakaian nya pun sangat rapi." terang staf itu.
"ahhh... baiklah kalau begitu terimakasih ya pak atas infonya." ucap davin lalu pergi.
Sementara Jho sudah pulang lebih awal karna pekerjaan nya juga sudah selesai, dan juga dia dan Anna akan mengambil barang barang Anna dari kontrakan nya. Sebenernya dirinya sudah mencintai sosok Anna namun dirinya belum yakin sepenuhnya, dan dirinya ingin lebih dekat dan lebih ingin mengenal jauh Anna.
"bik arum?" panggil Jho yang sudah sampai di apartemen nya.
"anda sudah pulang tuan! apakah tuan ingin sesuatu?" ucap bi arum
"tidak perlu bi.. apa Anna sedang sibuk?" ucap Jho
"ohh nona sedang asik membaca tuan!" ucapnya
"baiklah bi, tolong ya bi buat saya teh yang dingin dingin ya" Jho
Jho langsung pergi mencari Anna dan ternyata benar Anna sedang asyik membaca bahkan Jho yang sudah duduk di sebelah Anna tidak menyadari.
"ehemm." Jho
"ehh kak Jho... sejak kapan??" Anna
"(tersenyum) baru saja, kamu lanjut lah membaca nya" ucap Jho begitu lembut.
"nanti kita akan mengambil barang barang mu ya" sambung Jho lagi.
"kenapa kak??" tanya Anna bingung.
"mulai sekarang kamu tinggal lah disini ini demi keamanan kamu" ucap Jho
"maaf kak tapi aku tidak bisa, aku bahkan tidak sanggup membayar bulanannya." jelas Anna
"kamu gak perlu bayar bayar ini apartemen ku. patuh lah Anna disana kamu akan berbahaya, mungkin secara hukum masalah kemarin sudah beres. tapi mereka itu ada manusia biadap. mereka tidak akan membiarkan mu begitu saja. aku khawatir kamu akan kenapa napa!" ucap Jho panjang lebar.
"tapi ini terlalu mewah kak jho dan aku tidak terbiasa dengan ruangan semewah ini, dan kak Jho akan tinggal dimana? tidak mungkin kan kita satu tempat tinggal" ucap Anna
"aku akan kembali ke mansion keluargaku. dan kamu tidak usah khawatir aku membantu mu dengan tulus Anna. Dan aku sudah mencari kan mu pekerjaan yang bagus untuk mu." Jho
Anna begitu terharu sampai sampai dia menangis, belum pernah dia menemukan seseorang yang mau menolong nya. dan Anna merasa Jho membantu nya dengan tulus.
"terimakasih kak.. kenapa kamu begitu baik padaku. dan aku tidak tau harus bagaimana membalas mu kak" ucap Anna dengan tersendu sendu.
"(tersenyum) kamu tidak perlu membalasnya Anna cukup kamu bahagia saja." ucapnya.
saat mendengar itu Anna semakin menangis, Jho yang melihat nya mendekap Anna dalam pelukan nya. Dan Anna sangat nyaman dengan pelukan itu kemudian Anna kembali tenang.
setelah beberapa saat mereka pergi ke kontrakan Anna untuk mengambil barang barang Anna. Namun selama perjalanan mereka hanya terdiam saja.
sesampai nya disana mereka sudah keluar dari mobil, dan berjalan sedikit karna gang nya terlalu sempit. Dan saat mereka sedang berkemas kemas seseorang mengetuk pintu dan membuat Anna juga Jho berhenti sejenak.
"maaf mengganggu nak Anna. tapi ini kenapa mau beres beres?" tanya seorang ibu tetangga Anna.
"ahhh ini... saya akan pindah bu!" terang Anna
"tapi kenapa terburu buru nak?" tanya ibu itu.
"dia tunangan ku bu dan aku ingin memberi dia tempat yang nyaman buat nya." sambung Jho,
sontak membuat Anna terkejut dengan ucapan Jho tapi Anna langsung nalar itu hanya sebuah alasan agar tidak menaruh curiga.
"ohhh ternyata nak Anna sudah punya tunangan. tapi tadi siang ada yang mencari kamu nak! laki laki katanya sih teman kampus kamu" ucapnya
"Davin mencari ku??" ucap Anna yang langsung tau kalau yang mencari nya itu Davin.
"kalau begitu ibu tinggal ya nak, semoga sukses yaa" ucap ibu itu lalu pergi.
mereka melanjutkan aktivitas nya dan langsung mengangkat barang barang itu satu persatu kedalam mobil. dan mereka langsung melanjutkan perjalanan mereka menuju apartemen Jho.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments