libur semester sudah tiba tapi Anna tetap memilih untuk masuk agar segera cepat wisuda.
"naaa!" panggil Davin
"kenapa??" ucap Anna.
"liburan ini kamu kemana?" tanya Davin.
"aku tetap masuk kuliah vin" jawab Anna.
"ahhh... yaa aku paham... kalau begitu aku juga akan masuk" Davin.
Anna hanya tersenyum mendengar ucapan Davin.
"kenapa??? kamu ledekin aku?" Davin
"ckk... aku justru malah senang. aku jadi punya teman nanti." Anna
"kalau kamu pergi berlibur aku jadi kesepian. kamu tau sendiri aku hanya punya teman 1 dikampus." lanjut Anna lagi.
"baiklah baiklah aku tidak akan meninggalkan mu sendirian." ucap Davin sambil merangkul Anna
Anna sengaja tidak mengambil libur kuliah, bahkan setiap harinya Anna terus belajar dan belajar. sehabis kerja Anna juga langsung belajar lagi, namun itu tidak sia sia Anna menjadi siswa dengan nilai tertinggi di kampus nya.
drett... drett... drett....
ponsel Anna berdering seseorang menelpon nya ternyata sahabat nya cindy.
"hallo cin" Anna
"hiya... apakah kamu begitu sibuk bahkan membalas pesan ku juga sangat lama." keluh cindy.
"maaf cin..." ucap Anna
"vy aku dengar pekan depan di panti ada acara. dan aku ingin kita kesana kamu setuju gak." Cindy.
"pekan depan... ahhh tunggu sebentar biar aku lihat dulu" ucap Anna yang melihat kalender nya.
"baiklah seperti nya aku senggang. ayoo" ucap Anna lagi.
"ok.. nanti kamu berkabar yaa. dan kamu jangan lupa mengenalkan aku dengan pria yang kamu maksud itu." Cindy.
"baiklah baiklahhh pasti aku kenalin kok.. kamu cerewet banget" ucap Anna.
"hahaha... kamu yaaa jika kita dekat mungkin kamu sudah jadi mayat" ucap cindy.
"hahaha..." Anna hanya tertawa mendengar temannya yang sentimen.
"jangan bilang kalian sudah pacaran" ucap Cindy
"hayooo ngaku..." lanjut cindy lagi yang tidak direspon oleh Anna.
"cin?" panggil Anna.
"ayooo buruan jawabbb" ucap cindy yang tidak sabaran.
"aku dan dia belom pacaran. dia sungguh baik cin, juga sangat perhatian padaku." ucap Anna
"tapi aku takut" lanjut Anna lagi.
"takut kenapa?? ohh jangan jangan itu istri orang atau tunangan orang?" ucap cindy.
"cin kamu dengar aku dulu.. dia itu masih lajang dan jomblo tapi aku takut. takut hanya aku yang merasakan cinta padanya." Anna
"juga aku kadang mikir. aku yang hanya anak yang dibuang dan aku tidak tau dimana keluarga ku berada, apa aku bisa bersanding dengannya yang punya segalanya." ucap Anna dengan sedih.
"aku terlanjur mencintai nya cin" lanjut Anna lagi.
"astaga Livy ku yang malang....." Cindy.
"dengar... sudah banyak kisah cinta orang yang seperti mu. misalnya si perempuan hanya bekerja sebagai pembantu dan pria nya bos dari si pembantu itu dan mereka bisa bersatu. intinya jika pria itu mau memperjuangkan wanitanya maka mereka pasti bisa mengatasinya." ucap cindy.
"tapi cin... sekarang aku juga tidak tau bagaimana perasaan nya. memang sejauh ini dia bersikap baik terhadap ku.." ucap Anna
"apakah kisah cintaku seperti yang di novel novel!" ucap Anna lagi yang semakin bingung karena cintanya semakin dalam.
Anna tengah sibuk menyusun laporan yang harus Jho tanda tangani dan Anna mengerjakan dengan serius sampai sampai tidak memperhatikan jika Jho melihatnya. Jho juga bingung sepertinya Anna sedikit berubah dari yang biasanya. Anna yang biasanya sangat ceria dan aktif kini seperti hilang semangat.
"apa ada masalah?" tanya Jho
"tidak pak. semua baik baik saja" ucap Anna
Jho terdiam dan mengamati sikap Anna juga berubah, Jho berdiri dan berjalan kearah meja Anna.
"katakan apa kamu ada masalah." ucap Jho.
"tidak pak. semua baik baik saja." Anna
"aku sedang tidak bertanya tentang pekerjaan tapi tentang kamu" ucap jho tegas
"saya baik baik saja kak" ucap anna
"kamu bohong.. tatap mataku jika kamu tidak berbohong." ucap Jho lagi
"maaf saya tidak bisa" ucap Anna.
"kamu kenapa Anna?? kenapa tiba tiba kamu berubah." Jho.
"apa kak Jho sebegitu peduli nya sama ku... emang kak Jho menganggap aku siapa nya kak Jho?" ucap Anna.
"sudah seminggu lebih kamu menghindar dari ku Anna! jika aku ada salah kamu bisa langsung katakan jangan seperti ini." Jho.
"yaaa aku memang sengaja menghindar dari kak Jho. aku...." ucap Anna
"aku... sudahh lupakan saja.. ini berkas yang harus ditandatangani pak!" lanjut Anna.
"ada apa sebenarnya" ucap Jho menghentikan Anna dan kini mereka saling berhadapan dan saling bertatapan.
"lepas kak nanti ada yang melihat kita" ucap Anna.
"aku tau kamu menyembunyikan sesuatu dariku. tapi aku berharap kamu segera memberi tauku" ucap Jho yang sudah melepaskan Anna dan berbalik.
"aku mencintai mu kak... aku takut aku semakin dalam mencintai mu" tiba tiba Anna mengucapkan nya karena diluar kendali nya. karena Anna mengingat pesan sahabat nya cindy "(jika kamu takut maka kamu harus menghindari nya supaya rasa cinta mu tidak terlalu dalam atau kamu bisa langsung katakan padanya dan kamu akan tau apa jawaban nya mencintai kamu atau tidak)"
deg...deg...deg...
Tiba tiba Jho langsung berbalik lagi menghadap Anna dan langsung mencium nya... sontak membuat Anna terkejut. karena Anna terkejut Anna langsung melepaskan ciuman itu.
"kenapa??" tanya jho.
"kamu tidak menyukai nya." ucap Jho lagi
dan Jho lagi lagi mencium Anna. Anna juga tidak menolaknya dan membalas ciuman Jho. Anna yang sudah mulai kesesakan mencoba melepaskan ciuman nya namun Jho tidak melepaskan nya sampai sampai Anna memukuli dada Jho.
"apa kak Jho berniat membunuhku." ucap Anna.
"tidak aku hanya senang."balas Jho dan langsung memeluk Anna.
"aku juga mencintai mu naa.. mulai sekarang kamu milikku dan aku milikku!" ucap Jho
tok... tok... tok...
keduanya terkejut karna sebuah suara ketukan pintu dan Jho langsung melepaskan pelukan nya dan kembali ke mejanya begitu juga Anna langsung menyusun berkas berkas yang jatuh dilantai.
"masuk" ucap Jho
"pak saya mendapat laporan bahwa proyek nya sudah hampir jadi, ini video nya." ucap sekretaris nya eric.
"wahhh... bagusss tetap kontrol perkembangan nya ya." ucap Jho.
"baik pak." ucap nya lalu keluar dari ruangan itu.
"seperti ada yang aneh dari mereka" ucap eric dalam hati karena melihat ada kejanggalan didalam.
Jho langsung berdiri lagi dan menghampiri Anna.
"apa kak Jho ingin mencium ku lagi?" tanya Anna
"aku senang Anna ternyata cinta ku terbalas" ucap Jho dan memeluk Anna.
"baiklah mari makan siang." ucap Jho
"apa perlu aku menggendong mu" ucap Jho yang melihat Anna hanya diam saja.
"aku gugup kak," Anna
"kenapa?" tanya jho
"karena ini pertama kali nya aku pacaran." ucap Anna.
"bersikap lah seperti biasanya. karna aku mencintai Anna yang seperti itu." ucap Davin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 148 Episodes
Comments
Djo M
Wah dah lope²
2023-09-09
0