Kehidupan baru 2

Bella yang melihat tangan Anna di gandeng oleh Davin, merasa sangat panas dan risih. Sehingga dalam pikiran nya Anna telah menggoda Davin, "dasar kampungan, awas aja kamu ya gembel." Bella membatin sedangkan dipikiran nya menyumpahi Anna.

Anna yang mengikuti langkah Davin mencoba memberontak, karna dirinya tidak tau kemana akan di bawa Davin.

"kita akan kemana???." tanya Anna

Davin"...." terus berjalan tanpa peduli dengan yang dia bawa.

"heii manusia kecoa.." Anna mencoba melawan tetapi Davin terus menarik tangan nya hingga mereka sampai di suatu counter hp terdekat di kampus mereka.

"harusnya ngomong dulu kalau mau kesini kecoa." Anna berbicara dengan nada kecil, membuat Davin menoleh kearah nya.

"pilihlah.." saut Davin

Anna yang merasa canggung dan bingung, "harusnya aku tidak minta di ganti... uhhh dasar Anna tolol..." Anna membatin menyumpahi dirinya sendiri.

"pak... mau handset yang bagus 1!!" langsung bertindak karena Anna hanya diam.

"nihhh...handset nya" Davin mencoba menyerahkan pada Anna, kemudian di tarik kembali oleh Davin.

"tunggu... aku sudah mengganti barang mu yang rusak. lantas gimana dengan tangan ku nona, ini sangat sakit." davin mencoba merayu Anna.

"ohhh apakah tangan mu patah tuan kecoa." balas Anna yang tidak mau kalah dan melihat handset yang di pegang Davin di sembunyikan di belakang nya.

"heii ini hampir patah, gimana biss..." belum selesai Davin melanjutkan ucapan nya Anna langsung mencekal tangan nya.

"hiyaa.. noonnaa.. au.. tolong ini sakit." menahan sakit Anna mencekal nya dengan kuat.

"jika tangan mu tidak patah lantas harus aku apakan tuan kecoa yang mulia." Anna semakin keras mencekal nya. membuat Davin semakin berteriak. Dan menjadi pusat perhatian di sekitar dan Anna melepas cekalan nya, dan mengambil handset yang jatuh dari tangan Davin.

"makasih.." saut Anna dengan singkat lalu meninggalkan Davin yang kesakitan..

Davin yang melihat Anna semakin jauh, merasa tertarik dengan Anna. Merasa Anna berbeda dengan wanita wanita yang selalu mendekati nya.

"tunggu....Tuan kecoa,, maksudnya aku tuan kecoa..... heiii nona tunggu.." saat Davin hendak mengejar Anna, akan tetapi sudah menghilang.

sepulang dari kampus Anna pulang sebentar untuk mandi, kemudian dia berangkat lagi untuk bekerja.

Restoran.

saat Anna sedang sibuk melayani para tamu dan pelanggan, hingga Anna tidak menyadari bahwa seseorang dari tamu yang dia layani sedang memperhatikan nya.

"bukannya ini wanita yang Davin ganggu tadi pagi ya?" tanya pria itu dalam hati, sambil memperhatikan tanpa kedip mata membuat korban menoleh kearah nya.

Anna yang melihat sepasang mata pria itu seketika terbuai, lalu Anna menggeleng kan kepalanya.

"ayolahh Anna, kamu sadar bukan saat nya mencari pria tampan" batin Anna mencoba menyadarkan dirinya, lalu mencoba melirik kearah pria itu. Dan ternyata Pria belum melepaskan pandangan nya dari Anna, membuat Anna gugup dan hampir menambrak tiang.

"menarik" batin Pria itu. Saat Anna sudah menghilang dari pandangan nya kini dia fokus pada rekan rekan nya.

Waktu menandakan pukul 23.00 dimana restoran akan tutup, para pelayan dan karyawan restoran sudah mulai membersihkan dan merapikan segala tempat. Tapi sepertinya para tamu yang Anna layani tadi sedang asik dan belum ingin keluar dari restoran.

"Anna kamu kemari" panggil salah satu staff restoran.

"iya pak. ada apa. ada yang perlu saya kerjakan?" balas Anna

"tolong kamu ke atas dan minta kepada tamu untuk segera keluar karna restoran kita akan segera tutup." titah staff restoran.

"hahh" Anna terkejut mendengar perintah dari atasan nya itu,

"ahhh.. baik pak akan saya laksanakan." saut Anna kembali, takut membuat staff nya marah.

"(menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya) huuhhhh..."lalu Anna berjalan dengan terpaksa dan berat. membuat staff nya kebingungan, "apakah terlalu sulit melakukannya padahal hanya untuk meminta tamu pulang saja." isi pikiran staff.

Anna melangkah dengan sangat gugup, jantung nya berdegup kencang seolah jantung mau pindah ke ginjal.

"Anna kamu kenapa.. ayolah jantung... hei kaki kenapa kamu gemeteran." Anna berbicara dengan dirinya sendiri lewat batin dan pikiran nya.

Begitu Anna tiba di atas, pandangan Anna tiba tiba saja tertuju pada Pria yang tadi menatap nya. Sontak membuat Anna semakin gugup dikarenakan Pria itu bahkan menatap nya sekarang.

"Tuan tuan maaf jika saya terlalu lancang, restoran akan segera tutup mohon untuk kerja sama nya. agar segera meninggalkan restoran." pinta Anna, mencoba untuk tidak kelihatan gugup Anna menunduk kepala dan tidak berani melihat para pelanggan.

Para tamu mencoba bangkit dan keluar satu persatu, sedangkan Anna masih berdiri dengan menundukkan kepala layaknya seorang pelayan. Tiba tiba saja salah seorang tamu itu mengelus kepala Anna dengan lembut, sontak itu membuat Anna terkejut dan memandang tamu yang mengelus kepalanya. Dan itu membuat nya semakin gugup sebab pandangan mereka beradu, dan Anna melihat ada kehangatan dari tatapan Pria itu.

"ku harap kita akan bertemu lagi nona" ucap Pria itu tersenyum lalu pergi meninggalkan restoran. "(semoga kita bisa berteman nona)" batin Pria itu

Deg... deg... deg....

Jantung Anna kembali mengguncang, di tambah dengan senyuman Pria itu. "tampan sekali..." batin Anna mencoba tenang, dan santai agar tidak ketahuan oleh rekan yang lain nya bahwa dirinya sedang berbunga bunga.

Setibanya Anna sampai dirumah, dia langsung melempar kan tubuh nya ke kasur. Dan tersenyum mengingat kejadian di restoran itu, dan mulai menghalu mungkin Pria itu jatuh cinta padanya. Mungkin mereka akan berjodoh, mungkin juga mereka akan menjadi sepasang kekasih apakah ini yang namanya pandangan pertama.

Hingga Anna melihat ada kecoa yang sedang berjalan jalan di lantai nya.

"dasar kecoa busuk ganggu halu ku saja" kesal Anna lalu menginjak kecoa sampi mati.

Anna kembali menghalu tapi kini yang di halukan nya bukan tentang Pria tampan itu, tapi dia teringat dengan tuan kecoa yang tadi pagi dan siang.

"apa aku terlalu kasar ya padanya?" dia kan sudah mengganti handset ku tapi kenapa aku malah mencekal tangan nya!! Anna merasa bersalah dan kasian.

"biarlah anna, tidak perlu merasa bersalah itu juga kesalahan nya" bantah pikiran Anna lagi.

Seiring berjalannya waktu, Anna kini sudah terbiasa dengan aktivitas dan kehidupan barunya di kota. Walau terkadang dirinya rindu ingin ke panti, tapi dia sering mengirim sumbangan berupa uang untuk membantu perekonomian anak anak panti. Karna dia tau apa saja yang menjadi kebutuhan dan kekurangan disana. Hingga Anna memiliki teman di kampus dan rekan kerja yang jiwa jiwa nya berbagai macam. Tapi Anna cukup bisa mengatasi nya karna dirinya sudah terbiasa dengan manusia manusia yang bermuka dua tiga mungkin lebih.

Terpopuler

Comments

Djo M

Djo M

Jatuh cintanya biasa ya Anna..kejar cita²mu dulu

2023-09-09

0

Yem

Yem

Manusia kecoa 😁
Lucu sekali si Anna

2023-03-26

0

lihat semua
Episodes
1 prolog
2 kehidupan baru
3 Kehidupan baru 2
4 pertemuan 1
5 merindukan ayah & ibu
6 Berteman
7 pertemuan 2
8 Anna yang malang
9 Masalah 1
10 masalah 2
11 Tempat tinggal baru
12 12
13 Bertemu teman lama
14 bersama sahabat
15 sitampan dan sicantik
16 ciuman pertama
17 Berjanji
18 siapa Albert?
19 Ternyata.
20 Bahagia
21 bertemu Selena ibunya
22 Depresi Anna
23 Wanita gila
24 Sang mantan
25 kegabutan cindy
26 membuat onar
27 27
28 kekasihnya dan mantannya bertemu
29 Bingung
30 Penjelasan
31 rencana chelsea
32 32
33 Anna tertusuk
34 34
35 35
36 Cindy patah hati
37 Cindy dan Gabriel
38 Cindy dan Gabriel 2
39 persiapan magang
40 permasalahan Anna
41 Hari bahagia
42 Hari kerja
43 perdebatan
44 pertemuan
45 Selena ibuku
46 kebingungan
47 Berdebat dengan ibuku
48 Anna ingin mengakhiri
49 mencari Anna
50 Kecelakaan Selena
51 Ternyata kamu juga Putrinya
52 Tuan Aaron
53 Anna pergi
54 Anna pergi 2
55 Anna dijodohkan
56 Anna setuju
57 perpisahan sesungguhnya
58 mansion Edward
59 bertemu setelah berpisah
60 Rencana ipar dan calon mertua
61 memilih gaun pengantin
62 Ziva kekasihnya
63 pernikahan
64 masa lalu
65 mertua dan Menantu
66 Tuan Edward meninggal
67 kericuhan
68 pemakaman
69 Calon pewaris
70 Berdebat dengan Adryan
71 Anna dibebaskan
72 Anna pindah kamar
73 Ziva hamil
74 Ziva dengan seorang pria
75 perjamuan malam
76 Inez dan Anna bermain
77 kecurigaan Liora
78 tertarik dengan Anna
79 kekhawatiran Ziva
80 interogasi
81 menjebak Adryan
82 malam pertama Anna
83 keluar bersama kakak ipar
84 Anna hamil
85 Liora mulai bereaksi
86 Anna Depresi
87 makan mie instan bersama
88 Masa kecil.
89 mual mual (ngidam)
90 Tidak suka aroma parfum
91 Anna dan Adryan
92 Misi Liora
93 menggantikan sekretaris
94 Anna ketahuan hamil
95 Ziva melahirkan
96 Bima akan mengungkapkan kebenaran
97 kecelakaan Liora dan Bima
98 Ziva pergi bersantai
99 seperti suami istri yang saling mencintai
100 ketahuan paparazi
101 Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102 Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103 Proses pencarian Livy
104 Keributan Anna dan Ziva
105 menenangkan pikiran
106 Adryan marah
107 Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108 Bima tau siapa Livy
109 perhatian Bima
110 surat perceraian
111 Liora siuman
112 Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113 kecelakaan 2
114 kecelakaan 3
115 Selena dan masa lalunya
116 Masa lalu 2
117 kisah romantis
118 masa lalu 3
119 Masa lalu 4
120 Anna siuman
121 Mencurigai Ziva
122 Anna pulang
123 perubahan Anna
124 Perubahan Anna 2
125 Anna dan kepala pelayan.
126 Pertama bekerja
127 Cemburu Ziva
128 Cemburu Adryan
129 Adryan mabuk
130 Memeluk Livy
131 menggantikan Ziva
132 membujuk Ziva
133 Kalung permata yang indah
134 berkunjung kerumah Eric
135 Bima datang menemui Livy
136 Ziva dan segala kekhawatiran nya
137 khawatir Ziva 2
138 mengajak Anna pulang bersama
139 Kecemburuan suami
140 Ciuman diruangan kantor
141 Berdiskusi dengan Ziva
142 Pernyataan cinta dari sang Suami
143 Eric menolong Anne
144 Anna cemburu
145 Anna meminta kepastian
146 Adryan berbuat onar
147 Anna diculik
148 Kecelakaan Anna dan Ziva
Episodes

Updated 148 Episodes

1
prolog
2
kehidupan baru
3
Kehidupan baru 2
4
pertemuan 1
5
merindukan ayah & ibu
6
Berteman
7
pertemuan 2
8
Anna yang malang
9
Masalah 1
10
masalah 2
11
Tempat tinggal baru
12
12
13
Bertemu teman lama
14
bersama sahabat
15
sitampan dan sicantik
16
ciuman pertama
17
Berjanji
18
siapa Albert?
19
Ternyata.
20
Bahagia
21
bertemu Selena ibunya
22
Depresi Anna
23
Wanita gila
24
Sang mantan
25
kegabutan cindy
26
membuat onar
27
27
28
kekasihnya dan mantannya bertemu
29
Bingung
30
Penjelasan
31
rencana chelsea
32
32
33
Anna tertusuk
34
34
35
35
36
Cindy patah hati
37
Cindy dan Gabriel
38
Cindy dan Gabriel 2
39
persiapan magang
40
permasalahan Anna
41
Hari bahagia
42
Hari kerja
43
perdebatan
44
pertemuan
45
Selena ibuku
46
kebingungan
47
Berdebat dengan ibuku
48
Anna ingin mengakhiri
49
mencari Anna
50
Kecelakaan Selena
51
Ternyata kamu juga Putrinya
52
Tuan Aaron
53
Anna pergi
54
Anna pergi 2
55
Anna dijodohkan
56
Anna setuju
57
perpisahan sesungguhnya
58
mansion Edward
59
bertemu setelah berpisah
60
Rencana ipar dan calon mertua
61
memilih gaun pengantin
62
Ziva kekasihnya
63
pernikahan
64
masa lalu
65
mertua dan Menantu
66
Tuan Edward meninggal
67
kericuhan
68
pemakaman
69
Calon pewaris
70
Berdebat dengan Adryan
71
Anna dibebaskan
72
Anna pindah kamar
73
Ziva hamil
74
Ziva dengan seorang pria
75
perjamuan malam
76
Inez dan Anna bermain
77
kecurigaan Liora
78
tertarik dengan Anna
79
kekhawatiran Ziva
80
interogasi
81
menjebak Adryan
82
malam pertama Anna
83
keluar bersama kakak ipar
84
Anna hamil
85
Liora mulai bereaksi
86
Anna Depresi
87
makan mie instan bersama
88
Masa kecil.
89
mual mual (ngidam)
90
Tidak suka aroma parfum
91
Anna dan Adryan
92
Misi Liora
93
menggantikan sekretaris
94
Anna ketahuan hamil
95
Ziva melahirkan
96
Bima akan mengungkapkan kebenaran
97
kecelakaan Liora dan Bima
98
Ziva pergi bersantai
99
seperti suami istri yang saling mencintai
100
ketahuan paparazi
101
Ziva menyemprot racun tanaman Anna
102
Ziva menduga Anna menggunakan guna guna
103
Proses pencarian Livy
104
Keributan Anna dan Ziva
105
menenangkan pikiran
106
Adryan marah
107
Anna mendapatkan kabar ayahnya.
108
Bima tau siapa Livy
109
perhatian Bima
110
surat perceraian
111
Liora siuman
112
Anna dan kepala pelayan kecelakaan
113
kecelakaan 2
114
kecelakaan 3
115
Selena dan masa lalunya
116
Masa lalu 2
117
kisah romantis
118
masa lalu 3
119
Masa lalu 4
120
Anna siuman
121
Mencurigai Ziva
122
Anna pulang
123
perubahan Anna
124
Perubahan Anna 2
125
Anna dan kepala pelayan.
126
Pertama bekerja
127
Cemburu Ziva
128
Cemburu Adryan
129
Adryan mabuk
130
Memeluk Livy
131
menggantikan Ziva
132
membujuk Ziva
133
Kalung permata yang indah
134
berkunjung kerumah Eric
135
Bima datang menemui Livy
136
Ziva dan segala kekhawatiran nya
137
khawatir Ziva 2
138
mengajak Anna pulang bersama
139
Kecemburuan suami
140
Ciuman diruangan kantor
141
Berdiskusi dengan Ziva
142
Pernyataan cinta dari sang Suami
143
Eric menolong Anne
144
Anna cemburu
145
Anna meminta kepastian
146
Adryan berbuat onar
147
Anna diculik
148
Kecelakaan Anna dan Ziva

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!