Elvio yang menonton Siarang langsung itu merasa kesal. Bagaimana mungkin Shine bisa merencana kan ini semua? Pada hal semua nya sudah di ujung tanduk.
"Sedang berusaha?"
Tapi Elvio tetap santai, patah hati itu manusiawi. Belum tentu juga ucapan itu dari hati Safira. Dia tetap santai, banyak wanita yang antri di hadapan nya, tapi entah kenapa Safira yang cuek dan kadang ceria sangat menarik perhatian nya.
Dia memilih ke club di mana ada sahabat Safira di sana.
"Megan, how are you?" tanya Elvio melihat Megan sebagai bawahan nya ada di sana.
Saat ini Megan harus mengabdi pada Elvio karena sudah membantu perusahaan orang tua nya yang hampir bangkrut. Elvio bisa melaku kan apa saja pada Megan terutama hal ranjang.
Dia langsung menemui Megan yang berada di lantai atas khusus untuk melayani dan merawat diri nya.
Yah bisa di katakan, Elvio saat ini sedang sakit, trauma yang di alami nya semasa kecil masih bersarang di dalam otak nya.
Dia langsung bersandar di sofa tempat jaga Megan. Megan juga saat Inis udah berbeda dengan yang dulu, lebih pendiam dan sedikit bicara, mungkin karena perubahan status sosial yang dulu dengan sekarang.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan?" tanya Megan sambil menunduk.
"Puas kan aku! Pasti sangat menyenang kan," ujar Elvio tersenyum.
Megan menatap sebentar ke arah Elvio. Dia merasa pria di depan nya tiba-tiba berubah.
Tapi Megan tidak punya pilihan lain, dia mulai membuka baju nya.
"Just kidding," ucap Elvio tiba-tiba bangun dari duduk nya.
"Siap kan air mandi ku! Siap kan beberapa wanita di sana" ucap Elvio lagi.
Megan menarik napas merasa lega karena tuan nya hanya bercanda saja.
"Tapi ingat satu hal, kita akan benar-benar berc inta di suat waktu nanti, akan ada surprise untuk mu di tengah kita akan berc inta," ujar Elvio.
Megan merasa kan lutut nya lemah. "Apa ini yang di rasa kan Safira saat dia di rendah kan?" batin Megan melanjut kan pekerjaan nya. Dia ternyata harus merasa kan yang nama nya di leceh kan, ralat bukan di leceh kan tapi menjadi wanita bayaran.
Terutama dia juga mengingat bagaimana tuan nya itu bercinta dengan wanita-wanita yang ada di club. Dia selalu menelanjangi wanita nya di depan umum lalu bercinta di depan semua orang.
Club Elvio terbilang sangat mewah, hanya orang-orang yang benar-benar kaya lah yang bisa masuk ke club ini. Bah kan pelayan nya semua bukan lah wanita-wanita tepis tak berbentuk. Semua nya adalah wanita seksi, pelayan sambil penggoda.
Tapi diri nya tidak termasuk, dia masih bersyukur bisa tinggal di lantai atas dan tidak berhubungan dengan pria hidung belang.
Megan menangis meratapi nasib nya.
Mungkin jika ada Safira teman nya di sini, mereka bisa sama-sama berjuang.
Dia tersenyum pahit, dia hanya menunggu waktu untuk di jadi kan hiburan di panggung club' mahal ini nanti.
Bisa saja Megan mengambil barang-barang mahal yang ada di kamar Elvio, karena kamar ini berisi baang-barang antik yang tak ternilai harga nya
Termasuk sebuah kalung yang berada di kotak yang ada di ujung tempat tidur Elvio, harga kalung Kristal itu lebih amhal dari segala nya, bah kan lebih tinggi dari uang investasi Elvio ke perusahaan ayah nya bahkan lebih mahal dari club' ini. Dan itu benda itu sangat di sayangi oleh Elvio, seperti nya benda warisan dari turun temurun.
Tentu saja Megan tidak berani mengambil nya, nyawa menjadi taruhan nya, bukan hanya diri nya tapi semua keturunan keluarga nya. Megan percaya itu karena di lihat dari sikap Elvio, pria itu tidak pernah main-main dengan ucapan nya.
Jangan lupa like nya 😊👍👍👍
Horas ✋✋✋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Desilia Chisfia Lina
pendek banget
2023-02-18
0
Titin Itin
lnnuuuut thoooor
2023-02-16
0
As Lamiah
semoga safir dan Megan bisa bahagia dan bisa bersama lagi bercanda ria bersama saling membantu dalam susah dan senang 💪💪💪💪 semangat tour semoga sehat selalu 💪😘😘💪 semangat tour
2023-02-16
0