Part 7

"Lepas tidak!" ujar Safira dengan suara tinggi nya.

Shine tetap tidak menjawab Safira, dia dengan setia mengobati tangan istri nya yang terluka.

"Berhenti lah bergerak, atau tangan mu akan terluka lebih banyak!" peringat Shine dengan suara bariton nya.

Safira hanya mendengus kesal. Bagaimana tidak dia bergerak, tangan nya di borgol di terali ranjang. Memang nya dia tahanan yang akan kabur dari jeruji besi.

Setelah semua nya selesai, Shine melepas kan borgol itu. Dengan kesal Safira berdiri dan meninggal kan Shine di sana. Sebelum keluar, Fira tidak lupa sesuatu.

"Dasar gila," maki Fira ke pada Shine.

Shine tertegun mendengar kata kasar sang istri. "Ada apa dengan nya," batin Shine.

Fira keluar dengan kesal di tambah lagi harus melihat wajah mengesal kan asisten suami nya.

"Nona, apa tangan anda sudah..."

"Urus saja urusan mu, dasar. Kau sama saja dengan nya!" kesal Fira bergegas keluar dari sana.

Dia harus segera pulang, dia sudah sangat lapar. Dia tidak makan pagi tadi karena ulah wanita bernama Sabrina itu, dan harus tidka makan juga saat ini karena ulah si suami gila nya.

Saat di lift, Fira mengguna kan masker.

Supir nya sudah menunggu di sana, dan siap membuka kan mobil untuk nya.

Namun Fira menyimpang dari jalan nya dan malah berdiri di depan mobil Lamborghini di depan nya. Melihat orang tidak ada yang melihat nya, dia langsung membanting tas nya dengan keras ke mobil itu. Jelas saja dia membanting nya, itu adalah mobil sang suami.

Otomatis mobil itu berbunyi dan membuat Fira kaget. Dia langsung berlari ke mobil yang di buka kan supir.

"cepat kita pergi, sebelum satpam datang," ucap Fira kaget.

Ternyata Shine pelaku nya, pria itu sudah melihat gerak gerak mencuriga kan sang istri.

Shien twrsne melihat tingkah konyol sang istri.

"Pari kan dia pulang ke mansion!" ucap Shine pada Xavier yang ada di belakang nya.

Fira terus saja mendesak sang sopir agar cepat mengendarai mobil.

"Nyonya, jika boleh tau kenapa anda ingin sekali mengebut?" tanya ang sopir mempercepat laju mobil.

"Aku sudah sangat lapar, cepat lah!" jawab Fira. Dia tidak perlu terlalu sopan karena supir itu kira-kira hanya seumuran dengan diri nya.

Sesampai nya di mansion rasa lapar Fira bertambah ketika melihat wajah seorang wanita menyebal kan yang berada di mansion. Fira mengabai kan nya dan meminta pelayan menyedia kan makanan.

"Cepat siap kan makanan untuk ku! Dan satu lagi jangan panggil aku nyonya di depan wanita itu, beritahu pelayan lain!" ujar Fira ke pada kepala pelayan.

"Dasar tidak tua diri, sudah menumpang di mansion orang lain masih saja tidak tau malu. Makan sudah seperti orang busung lapar!"

Fira menatap orang itu, lalu melanjut kan makan nya. Ternyata wanita itu adalah Sabrina si wanita murahan.

Setelah makan dan melap bibir nya, Fira merasa sangat lega. Dia kemudian menatap Sabrina yang berada di depan nya.

"Bagaiman dengan diri mu, apakah kau sudah tau diri?" tanya Fira enteng. Pernyataan sederhana di jawab dengan pertanyaan pedas.

"Kau?" Sabrina berdiri dari duduk nya.

"Ah aku lupa, sudah waktu nya kau pulang, kekasih mu seperti nya akan membawa wanita lain. Sedang kan aku harus menetap di mansion mewah ini, ah sangat menyedih kan hidup ku," ucap Fira tersenyum senang berlawanan dengan ucapan nya.

Sabrina mengangkat pot bunga yang ada di tangan nya hendak melempar kan nya ke arah Fira. Namun terhenti ketika mendengar suara bariton dari belakang nya.

"Apa yang kau laku kan?" ucap seorang pria dengan dingin.

"Shine, aku tidak bermaksud, maaf kan aku," ucap Sabrina.

Fira yang melihat drama membosan kan itu memilih untuk meninggal kan meja makan. Dia hanya melihat sekilas ke arah Shine dan jengah akan tindakan Sabrina.

"Keluar!" perintah Shine dengan tegas. Langkah Fira terhenti ketika Shine dengan terang-terangan mengusir wanita nya, tidak seperti biasa nya.

Mendengar suara Shine yang dingin dan tegas itu Sabrina memilih undur diri dan mengalah untuk keluar dari mansion besar itu.

Setelah Sabrina keluar, Shine berjalan ke arah sofa ruang tamu. Dia di susul oleh Safira dengan secangkir kopi untuk Shine.

"Di mana wanita mu yang baru?" tanya Fira celingak-celinguk. Dia tetap melayani sang suami meski pun tidak sepenuh nya

"Kau mengharap kan kedatangan mereka?" tanya Shine tidak percaya.

Tidak ada seorang istri yang mengingin kan suami nya dekat dengan istri lain. Tapi jika suami nya player, apa boleh buat?" seru Fira dengan santai.

Shine langsung berdiri dan mencekik Fira.

"Jaga batasan mu, ingat..."

"Enam Minggu lagi!" jawab Fira cepat melepas kan tangan Shine dengan kasar.

Kemudian dia langsung berjalan ke kamar nya. Tiga puluh menit setelah itu, Fira keluar dengan setelah yang berbeda, dia ingin pergi menjernih kan pikiran nya.

Fira lewat begitu saja dari ruang tamu tanpa menyapa sang suami yang masih berada di sofa sejak tadi.

"Kemana?" tanya Shine.

"Bukan urusan mu," jawab Fira tetap berjalan dengan santai.

Dia membawa mobil sendiri, untung saja Megan mengajari nya saat itu. Ternya Fira pergi ke sebuah pantai, dia duduk di sana sambil bersantai. Dia melihat ke arah mobil yang terparkir di belakang nya.

Dia teringat dengan sahabat nya yang selalu mengajari nya membawa mobil saat itu.

"Ah, Megan, aku sangat merindu kan mu," batin Fira tersenyum ke arah mobil itu.

Sayang sekali dia tidak bisa menghubungi Megan, dia memegang ponsel nya yang baru. Dia sama sekali tidak bisa menghubungi siapa pun teman dekat nya di China.

Sebuah kalimat melintas di pikiran Fira.

"Kau tidak menghilang kan stress di sini?" itu adalah ucapan Megan saat Fira putus dengan Patrick di bar tempat Patrick berc inta dengan sahabat SMA nya.

Fira tersenyum, "terimakasih pesan nya Megan," ucap Fira. Dia langsung mencari Bar terdekat melalui ponsel nya. Dia langsung memasuki mobil dan bergegas menuju ke sana. Setelah sampai di bar Safira benar-benar sangat senang. Dia akan sama dengan Megan sahabat nya, sama-sama bisa menikmati dunia malam meski pun hanya melepas kan penat.

Tiba-tiba sebuah notifikasi masuk ke dalam ponsel Fira. Wanita itu penasaran dan melihat siap yang mengirimi dia pesan. Setau nya belum ada kenalan di Miami ini.

Dia melihat isi dari pesan itu. Ternyata sebuah foto. Safira samar mengenal foto itu, dia menzoom foto itu. Dia mengenal nya , ternyata Shine yang seperti nya masih berumur remaja bersama dengan seorang gadis cantik. Mereka terlihat sangat bahagia.

"CK, memuak kan!" batin Fira.

Dia melihat apa saja yang bisa di laku kan di tempat ini. Dia tidak ingin mengingat apa pun tentang pria itu. Dia melihat wanita menari-nari di tengah suara yang memekik telinga itu.

Ternyata ada beberapa pria yang memantau Fira di sana. Para pria itu menyamar sambil mendekati Fira yang sedang menari. Lama wanita itu di sana, dia pergi ke arah mandi.

Para pria itu tidak ikut masuk ke dalam kamar mandi dan menunggu di tempat menari. Tidak mungkin mereka ikut ke kamar mandi, itu sama saja mengantar kan nyawa.

Safira yang sudah sampai di kamar mandi langsung di bekap oleh seseorang. Sebuah pistol di arah kan ke dahi Fira.

Wanita itu bersikap tenang dan menghadap si penembak. Dia tidak menunduk menghadapi masalah di depan nya seperti biasa.

Dia melihat pakaian pria di depan nya sudah tidak jelas lagi. Darah terlihat mengucur dari perut nya.

"Apa yang kau ingin kan dari ku," tanya Fira.

Dia dengan cepat mengambil pistol itu dari si pria hendak menendang perut nya namun tidak tega. Karena pria itu hampir tumbang.

"Bisa kah aku berpura-pura sedang berc inta dengan ku?" tanya pria itu. Dahi Fira mengerut. Terdengar suara henta kan kaki yang ramai dari luar.

"Mmmm, ahhh, pelan-pelan, ahhh, lebih cepat...ah...ah."

Orang-orang berada di luar sana mendengar itu merasa malu. Mereka langsung keluar dari sana.

"Seperti nya kau sudah banyak pengalaman," seru pria itu ke pada Fira.

Wanita itu mengambil tas nya dan meletak kan pistol itu ke tangan pria yang memakai Hoodie di depan nya.

"Tuan.." Tiba-tiba terdengar suara di sekitar kamar mandi.

"Kau membuat ku dalam masalah," ucap Fira. Dia tau pria di depan nya salah orang penting. Jelas saja dia akan masuk dalam masalah besar nanti nya.

Fira membuka kamar mandi. Bertepatan dengan itu pengawal yang di perintah kan Shine juga ada di sana.

"Nyonya?" ucap mereka serempak. Mereka membelalak kan mata karena melihat seorang pria juga keluar dari sana.

Terpopuler

Comments

Lhia Tamor

Lhia Tamor

💪🙏

2023-02-06

0

Titin Itin

Titin Itin

lnjuuuut thooooor

2023-02-06

0

As Lamiah

As Lamiah

🤔🤔🤔 jadi penasaran dan tambah keponih siapa lawan safir yg d toilet ayo tour semangat up nya pengen tau reaksi Shin terhadap keberanian safir yg melawan apakah dia akan merasakan jd seorang istri yg sesungguh nya 🤔🤔🤔 semangat tour semoga sehat selalu 💪💪💪😘

2023-02-06

1

lihat semua
Episodes
1 Flashback 1
2 Flashback 2
3 Flashback 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 51
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 90
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Part 102
103 Part 103
104 Part 104
105 Part 105
106 Part 106
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 114
115 Part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 Part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Flashback 1
2
Flashback 2
3
Flashback 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 51
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 90
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Part 102
103
Part 103
104
Part 104
105
Part 105
106
Part 106
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
114
115
Part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
Part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!