Part 19

Xavier meletak kan beberapa foto di depan Shine. "Pria itu adalah seorang dokter di rumah sakit X, dia adalah mantan pacar Nona. Namun hubungan mereka tidak di restui oleh orang tua si pria. Hubungan mereka saat i i hanya sebatas teman saja."

"Lanjut kan!"

"Tuan, Nyonya melamar ke perusahaan milik Elvio dan mendapat kan panggilan interview," lapor Xavier. Dia agak segan mengata kan ini karena permasalahan ini tidak bisa di selesai kan oleh Xavier. Ini juga bermasalah dengan hati ke dua atasan nya.

Shine terdiam sebentar.

"Apa dia mendapat kan obat kontrasepsi itu?" Pertanyaan Shine tidak ada sama sekali dari penjelasan Xavier.

"Tidak Tuan, kami menutup semua akses," jawab Xavier.

"Jangan sampai istri ku mendapat kan obat itu, sesuai permintaan mommy dia akan segera mendapat kan cucu," ucap Shine.

"Baik Tuan."

"Kita fokus pada orang yang menyerang perusahaan Dad dan perusahaan ku, pasti kan jangan terulang lagi," ujar Shine.

Dia bangkit berdiri dan ingin pulang ke mansion. Dia ingin melihat kehebohan di mansion saat sang istri pulang.

**

Sesampai nya di mansion Safira di kaget kan dengan para wartawan yang banyak di gerbang mansion. Bahkan saat ini ada beberapa yang memasuki mansion. Dia melihat sang suami sedang berada di depan kamera.

"Tidak biasa nya dia bekerja di mansion," batin Safira.

Dengan sopan dia berjalan pelan-pelan ke arah tangga.

"Dia istri ku," Safira mendengar suara itu dan menoleh ke belakang.

Para reporter menganga melihat siapa wanita itu. Mereka sering melihat dia bersama penguasa itu, namun tidak berpikir bahwa wanita polos tapi elegan itu adalah sang istri penguasa.

Tapi itu sudah berbeda jauh dari sebelum nya. Pernah di sebuah party Safira seperti badut dan itu adalah hasil karya Sabrina si wanita murahan.

"Aku?" tanya Safira sambil menunjuk kan diri nya.

"Yah, kemarilah Sayang," ujar Shine dengan lembut namun masih terdengar kaku.

Safira sadar dari rasa keget nya, dia kemudian tersenyum. Berita ini pasti terdengar sampai negara Spanyol dan dia tidak mau mengecewa kan mommy mertua.

Safira mendekat dan merapat ke tubuh Sjin, dia seperti memperbaiki rambut dan membelakangi kamera.

"Kau gila Shine, kita sudah resmi bercerai. Apa kau gila, atau otak mu sedang ke masukan Virus?" bisik Safira.

Shine dengan lembut nya memperbaiki helaian rambut yang mengenai wajah Safira.

"Pasang lah wajah senyum mu Sayang, jika tidak ingin mommy kecewa pada mu," bisik Shine. Wajah nya tetap datar di depan kamera

Reporter sangat iri dengan kemesraan yang di lihat oleh mata mereka sendiri. Tapi Meraka tidak tau apa yang sebenar nya terjadi di dalam itu.

"Tuan, jika boleh tau sudah berapa kalian menikah?" tanya seorang reporter. Tapi mereka memilih pertanyaan yang lebih positif, Mereke masih mengingin kan pekerjaan itu, tidak boleh menyinggung orang besar.

"3 tahun," jawab Shine singkat.

Berbagai pertanyaan yang tidak menyulit kan, Shine ternyata suka di wawancara i seperti ini jika berhubungan dengan Safira. Safira juga dengan patuh mau bekerjasama di depan kamera.

"Maaf jika pertanyaan saya terlalu mengganggu privasi Tuan dan Nyonya. Apakah sudah ada rencana memiliki anak?" tanya seorang reporter takut-takut. Reporter lain langsung menggeleng kan kepala pertanda jangan bertanya seperti itu. Reporter yang bertanya mulai merasa bersalah. Dia merasa sebentar lagi akan di keluar kan dari pekerjaan nya.

Wajah Safira langsung memerah mendengar pertanyaan itu. Dia memilin-milin jari nya sendiri. Ini siaran live bukan, tidak bisa di edit. Apa yang akan di jawab Shine nanti nya, pikiran Safira sedang bergelut.

Shine tersenyum dalam hati, ini adalah pertanyaan yang di tunggu nya sejak tadi.

"Sayang, bagaimana pendapat mu?" tanya Shine.

Deg

Jantung Safira berdetak lebih cepat.

"Pria gila ini," batin Safira sambil melihat ke arah Shine yang tanpa ekspresi.

Reporter yang tadi semakin berani ketika dia melihat peluang.

"Apa kami boleh meminta pendapat Nyonya?" tanya reporter itu membuat Safira semakin tersudut.

Dia tersenyum ke arah kamera. Namun jantung nya sudah tidak normal lagi, mungkin sebentar lagi akan ke luar dari tempat nya.

"Ka...kami sedang berusaha," ucap Safira pada akhir nya.

Shine tersenyum dalam hati.

Xavier yang melihat kode yang di beri kan sang Tuan langsung mengakhiri wawancara dan menyuruh para pengawal untuk mengurus para wartawan.

Melihat semua orang di sana sudah pergi, Shine ikut juga naik ke lantai atas sedang kan Safira dia masih terbayang-bayang dengan kejadian tadi. Beberapa saat dia sadar.

"Apa maksud semua ini Shine Damian Browns. Bukan kah kita sudah resmi bercerai?" tanya Safira naik ke meja yang ada di sofa.

Shine berhenti di sana. Dia melihat ke arah Xavier. Asisten itu memberi kan secarik kertas yang sudah di foto copy.

Safira menerima lembaran itu dan membaca nya.

"Breng"sek, kau menipu ku?" teriak Safira.

Shien tidak menggubris ucapan Safira dan melanjut kan perjalanan nya.

PRANG

Safira melempar kan gelas yang berada di sana ke arah Shine. Shine yang tangaks langsung menghindar.

"Kau memang pria sialan Shine, kau mempermain kan ku," marah Safira. Dia membuang semua yang ada di meja.

Pecahan kaca berserak an di sana.

Terkahir ada cemilan di meja itu dan melempar kan nya lagi ke arah Shine dan mengenai sasaran.

"Sial, tidak bisa kah dia melempar kan pit bunga atau gelas seperti sebelum nya?" batin Shine merasa harga diri nya ternodai.

"Ahk," tiba-tiba terdengar suara Safira yang kesakitan. Ternyata dia menginjak pecahan kaca, dia sama sekali tidak mengguna kan alas kaki. Shine berbalik dan melihat Safira yang tetap berdiri di tumpu kan kaca itu.

"Apa yang kau laku kan," ucap Shien dengan dingin. Dia kesal melihat darah yang mulai mengalir dari kaki wanita itu namun tetap berdiri di sana.

Shine maju dan langsung mengangkat Safira seperti karung beras.

"Lepas kan...lepas kan ," teriak Safira memberontak di bawa seperti itu.

"Apa yang kalian laku kan?"

Sebuah suara dingin yang keras terdengar di telinga sepasang suami istri itu.

Jangan lupa like nya 😊👍👍👍

Horas ✋✋✋

Terpopuler

Comments

Riya Aja

Riya Aja

shien dingin tp perhatian

2023-02-16

0

lihat semua
Episodes
1 Flashback 1
2 Flashback 2
3 Flashback 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 51
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 90
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Part 102
103 Part 103
104 Part 104
105 Part 105
106 Part 106
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 114
115 Part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 Part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Flashback 1
2
Flashback 2
3
Flashback 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 51
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 90
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Part 102
103
Part 103
104
Part 104
105
Part 105
106
Part 106
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
114
115
Part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
Part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!